BEM Universitas Malahayati Gelar Diskusi Publik: Strategi iIntelektual Mencegah Radikalisme dan Terorisme di Perguaruan Tinggi

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)-  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malahayati Lampung menggelar Diskusi Publik bertema “Penguatan Peran Kampus sebagai Benteng Ideologi Bangsa: Strategi Intelektual Mencegah Radikalisme dan Terorisme di Perguruan Tinggi” pada Selasa, 28 Januari 2026 di Aula Gedung MCC Universitas Malahayati, Bandar Lampung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua FKUB Provinsi Lampung Prof. Dr. H. Moh. Baharuddin, M.A., Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Mirza Pahlevi, Kasat Intel Polresta Bandar Lampung Kompol Andi Yunara, serta perwakilan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Sulthon Arifudin. Sekitar 100 peserta dari Aliansi BEM se-Provinsi Lampung dan Pok Cipayung Plus Kota Bandar Lampung turut memeriahkan diskusi.

Dalam pemaparannya, Sulthon Arifudin menjelaskan bahwa radikalisme lahir dari cara berpikir kaku, tertutup, dan menolak perbedaan. Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi muda berada pada fase pencarian jati diri sehingga rentan disusupi ideologi ekstrem. Karena itu, kampus harus menjadi ruang aman untuk menanamkan nilai toleransi, literasi digital, dan penguatan kebangsaan.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Jika mereka terpapar radikalisme, maka masa depan bangsa juga terancam,” tegas Sulthon.

Ketua FKUB Provinsi Lampung, Prof. Baharuddin, menekankan pentingnya keseimbangan antara kebebasan beragama dan toleransi. Ia menyebut bahwa intoleransi dan fanatisme sempit merupakan pintu masuk bagi radikalisme yang berpotensi berkembang menjadi terorisme.

“Moderasi beragama, dialog lintas iman, serta penegakan hukum yang adil adalah kunci utama mencegah radikalisme,” ujarnya.

Sementara itu, Mirza Pahlevi dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menegaskan bahwa mahasiswa merupakan kelompok strategis dalam upaya pencegahan radikalisme. Ia mendorong penguatan nilai Pancasila, NKRI, dan literasi digital agar mahasiswa mampu menyaring informasi dan tidak terpengaruh narasi ekstrem di media sosial.

Dari sisi keamanan, Kompol Andi Yunara mengungkapkan bahwa di wilayah Bandar Lampung terdapat puluhan individu yang masuk dalam pengawasan terkait jaringan radikal dan terorisme. Ia menjelaskan bahwa kelompok radikal menyasar mahasiswa melalui kajian tertutup, pendekatan personal, serta propaganda digital.

“Karena itu kampus harus punya sistem deteksi dini, regulasi yang tegas, serta mendorong mahasiswa dan dosen menjadi agen moderasi,” katanya.

Melalui diskusi ini, BEM Universitas Malahayati berharap kampus tidak hanya menjadi pusat keilmuan, tetapi juga benteng ideologi bangsa yang menanamkan nilai toleransi, moderasi beragama, dan semangat kebangsaan di kalangan mahasiswa.(Red)

Dari Kampus ke Dunia Kerja! IIB Darmajaya Siapkan Mahasiswa Unggul Jadi Problem Solver di Instansi Masing-Masing

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Puluhan mahasiswa Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menjalani pembekalan kerja praktik (KP) di Co Working Space Gedung Darmajaya Society Center (DSC) lantai II pada Selasa, (27/1/26).

KP merupakan mata kuliah Kampus Unggul IIB Darmajaya yang harus ditempuh setiap mahasiswa. Adapun narasumber pembekalan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata, dan Teknologi Abdi Darmawan, S.T., M.T.I., Ph.D., mengatakan Kerja Praktik atau KP merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa khususnya yang telah bekerja selama kuliah di Kampus Unggul IIB Darmajaya. “Dalam KP, adik-adik dapat memberikan inovasi terkait dengan peningkatan produktivitas di tempat kerjanya,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Sementara, Kepala LP2M IIB Darmajaya Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs., mengatakan kerja praktik dilakukan di tempat instansi Anda bekerja. “Jadi ketika Anda bekerja dalam posisi tersebut atau bidang saat ini dalam KP dilakukan dengan bidang lain,” ungkapnya.

Masih kata dia, pelaksanaan KP ini juga membantu mahasiswa dalam peningkatan produktivitas kerja di posisi atau bidang tersebut. “Program yang disusun dapat memberikan solusi dan efisiensi atas rencana kerja ataupun terobosan dalam bidang tersebut,” tuturnya.

Doktor lulusan UGM ini menerangkan untuk pelaksanaan KP dimulai 29 Januari – 26 Februari 2026. “Diharapkan dalam pelaporan usai pelaksanaan KP dapat berjalan lancar dan mendapatkan hasil maksimal,” tutupnya.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

PKPM 2025/2026 Siap Dorong Transformasi Digital Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan pembekalan kepada mahasiswa Praktik Kerja Pengabdian kepada Masyarakat (PKPM) periode ganjil 2025/2026 bertempat di Aula Rektorat Lantai III Gedung H. Alfian Husin pada Selasa, (27/1/26).

Pembekalan diberikan kepada 77 peserta yang terbagi dalam 13 kelompok dengan setiap kelompok terdiri dari berbagai program studi. Adapun sebagai narasumber dalam pembekalan yakni Fitria, S.T., M.Kom. dengan materi “Mekanisme Pelaporan PKPM Mahasiswa dan Pemilihan Program Kerja Mahasiswa, serta Etika dan Perilaku Mahasiswa”.

Kemudian, Muhammad Rafiq, S.E., M.Si. menyampaikan materi mengenai “Pemaparan Hasil Survei Lapangan Pelaksanaan PKPM”. Sebelumnya, pembekalan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I.

Dalam sambutannya, Dr. Sutedi berharap mahasiswa dapat menjalankan PKPM dengan sebaik-baiknya khususnya dalam mendukung pembangunan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Kecamatan Jatiagung. “Gali potensi dari setiap desa dengan program dan inovasi masing-masing khususnya dalam transformasi digital,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Fitria menerangkan bahwa masing-masing desa memiliki potensinya yang dapat dimaksimalkan untuk menjadi program kerja bagi setiap kelompok. “Ketika sampai diharapkan setiap kelompok telah melakukan penyusunan program kerja yang dikoordinasikan dengan pamong desa setempat,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Selama pelaksanaan PKPM, lanjut dia, agar mahasiswa juga dapat menjaga etika dan perilaku. “Karena perilaku kalian disana mencerminkan kelompok dan institusi IIB Darmajaya. Jangan melakukan tindakan yang melanggar norma serta aturan yang berlaku,” tuturnya.

Sementara, Muhammad Rafiq, S.E., M.Si., menyampaikan mengenai topografi dari 12 desa yang menjadi lokasi PKPM. Dalam survei yang dilakukan sebagian besar wilayah desa tersebut merupakan lahan persawahan dan perkebunan.

Menurutnya, untuk potensi UMKM yang dapat dikembangkan juga sangat banyak. Setiap kelompok dapat berinovasi untuk mengembangkan UMKM maupun potensi yang ada di desanya masing-masing.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566. (**)

Unila Terima Kunjungan Pendidikan Ponpes Shuffah Hizbulloh dan Madrasah Al- Fatah Lampung

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan pendidikan Pondok Pesantren Shuffah Hizbulloh dan Madrasah Al- Fatah Lampung dalam rangka pengenalan kehidupan kampus, pada Rabu, 28 Januari 2026.

Kegiatan berlangsung di sidang utama lantai empat Gedung Rektorat. Sebanyak 40 siswa hadir mengikuti kegiatan ini dengan didampingi para dewan guru.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan gambaran kepada para siswa mengenai dunia perguruan tinggi, khususnya kehidupan akademik di Unila sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Dr. Eng. Lukmanul Hakim, S.T., M.Sc., dan Koordinator Humas PMB Dr. M. Komarudin, S.T., M.T. menyampaikan paparan mengenai profil Unila.

Materi yang disampaikan meliputi sistem penerimaan mahasiswa baru, fakultas-fakultas yang ada di Unila, jumlah program studi, hingga berbagai prestasi yang telah diraih Unila di tingkat nasional maupun internasional. Paparan disampaikan secara komunikatif dan interaktif sehingga mudah dipahami para siswa.

Antusiasme peserta terlihat jelas saat memasuki sesi tanya jawab. Para siswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar jalur masuk perguruan tinggi, pilihan program studi, serta peluang berprestasi selama menempuh pendidikan di Unila.

Melalui kegiatan kunjungan pendidikan ini, diharapkan para siswa Ponpes Shuffah Hizbulloh dan Madrasah Al- Fatah memperoleh motivasi dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dunia perkuliahan, sekaligus dapat mempersiapkan diri sejak dini untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.(Red)

Merubah Sampah Jadi Berkah melalui Peran Bank Sampah Sekolah Kita bersama BRI di SMAN 2 Bandar Lampung

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Inisiatif “Bank Sampah Sekolah Kita” merupakan langkah progresif untuk mengubah sampah yang dihasilkan dilingkungan sekolah memiliki nilai ekonomi sekaligus sarana edukasi bagi para siswa. Launching yang diselenggarakan Selasa, 27 Januari 2026 di Aula GSG Kampus SMAN 2 Bandar Lampung, merupakan kelanjutan program sebelumnya yang dirintis dipertengahan tahun 2025.  Program ini resmi diluncurkan sebagai proyek percontohan pada 21 Agustus 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) SMAN 2 Bandar Lampung oleh Wakil Gubernur Lampung.

Tahapan lahirnya bank sampah di SMAN 2 merupakan perjalanan panjang melalui pendampingan yang diberikan langsung oleh Bank Sampah Sahabat Gajah, Bank Sampah Disabilitas dan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia  mulai dari, pemahaman lingkungan, dampak perubahan iklim, waste management,  pelatihan sumber daya manusia tentang komunikasi, kreatifitas, kolaborasi, berfikir kritis dan komersial yang melibatkan siswa siswi kelas 10 dan 11 sebagai duta lingkungan yang selanjutnya kami sebut the next youth green leader.

Program kolaborasi ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan  SMAN 2 Bandar Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI, Bank Sampah Sahabat Gajah, Bank Sampah Disabilitas, dan Forum CSR Lampung, DPP APINDO Provinsi Lampung, Perhumas BPC Lampung, Perguruan Tinggi IBI Darmajaya serta dukungan kuat dunia industri Coca-Cola Europacific Partners Indonesia sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dalam kesempatan ini BRI sebagai mitra Bank Sampah Sekolah Kita di SMAN 2 Bandar Lampung secara simbolis telah menyerahkan bantuan sarana dan prasarana Pilah Timbang Tabung Sampah untuk SMAN 2 Bandar Lampung. Dengan harapan dpat dimanfaatkan untuk peningkatan layanan pemilahan sampah yang memiliki nilai ekonomi dari sumbernya.

Semangat para siswa SMAN 2 Bandar Lampung ini mencerminkan penerapan nyata dari profil pelajar hebat, di mana masalah lingkungan tidak lagi dilihat sebagai beban, melainkan sebagai tantangan dan peluang untuk menciptakan inovasi baru,Melalui peluncuran Bank Sampah Sekolah Kita, siswa SMAN 2 membuktikan bahwa mereka bukan sekadar objek edukasi, melainkan aktor perubahan yang mampu menggeser paradigma dari “buang sampah” menjadi “tabung sampah”, secara otomatis memberikan nilai ekonomi pada setiap sampah yang dihasilkan.

Kepala Sekolah SMAN 2 Bandar Lampung Sevensari, S.Pd., M.M. dalam keterangan persnya menyatakan launching kolaborasi bank sampah sekolah kita di SMAN 2 Bandar Lampung merupakan praktek baik dan positif bagi pembentukan karakter siswa-siswi, dengan merubah mindset dan cara pandang siswa-siswi didik kami. Sevensari berharap partisipasi dan peran serta siswa-siswi SMAN 2 Bandar Lampung belajar untuk berbagi peran dan tanggung jawab bersama sebagai warga SMAN 2 Bandar Lampung. Harapan kita semua bisa mengurangi sampah yang kita hasilkan setiap harinya dari sekolah dan  Inisiatif ini secara langsung mendukung target pemerintah daerah dalam menekan volume sampah yang masuk ke TPA dan memberikan dampak sosial bagi masyarakat.  Dengan demikian melalui program ini, kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang bersih sehat tertata asri sehingga susana belajar menjadi lebih nyaman..(Red)

Siap Tempur ke Dunia Kerja! 106 Mahasiswa Manajemen IIB Darmajaya Kantongi Sertifikasi Internasional Microsoft Excel

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya terus memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja. Sebanyak 106 mahasiswa tingkat akhir Program Studi Manajemen mengikuti pelatihan sertifikasi internasional Microsoft Excel sebagai salah satu bagian peningkatan kompetensi lulusan dan tercatat dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Pelatihan ini dilaksanakan pada 26–27 Januari 2026 dalam empat sesi pertemuan intensif dengan materi yang dirancang sesuai kebutuhan industri, mulai dari pengolahan data, analisis laporan, hingga penggunaan fungsi dan formula excel tingkat lanjut.

Sebagai pemateri, Nursiyanto, S.Kom., M.T.I., menekankan pentingnya penguasaan aplikasi pengolah data bagi mahasiswa manajemen. “Excel sekarang bukan hanya alat hitung, tetapi sudah menjadi tools analisis di berbagai bidang pekerjaan. Mahasiswa harus mampu mengolah dan membaca data dengan cepat, tepat, dan profesional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa latihan yang diberikan selama pelatihan dirancang menyerupai standar ujian sertifikasi internasional, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga siap menghadapi uji kompetensi secara nyata. Menurutnya, kemampuan teknis seperti ini akan menjadi pembeda saat lulusan bersaing di dunia kerja.

Sementara itu, Kepala UPT Pelatihan IIB Darmajaya, Cahyani Pratisti, S.Pi., MBA, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan nilai tambah lulusan.

Cahyani menjelaskan bahwa sertifikasi internasional Microsoft Excel akan dicantumkan dalam SKPI mahasiswa sebagai bukti kompetensi tambahan di luar ijazah akademik. Ia menilai, dunia industri kini semakin menuntut lulusan yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang terukur.

“Kami ingin lulusan Manajemen Darmajaya benar-benar siap kerja. Sertifikasi internasional seperti ini menjadi jembatan antara pembelajaran di kampus dan kebutuhan nyata di dunia industri,” ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat di setiap sesi pelatihan. Mahasiswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti praktik langsung dan simulasi soal sertifikasi, sehingga pemahaman mereka semakin kuat. Melalui kegiatan ini, IIB Darmajaya kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing global.(**)

Tembus Kemenaker hingga BUMN! Alumni Sistem Informasi IIB Darmajaya Kuasai Posisi Strategis Nasional

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Daya saing lulusan Program Studi Sistem Informasi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya di tingkat nasional kembali terbukti. Sejumlah alumni berhasil lolos dalam Program Magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Tahun 2025 –2026 serta menempati berbagai posisi strategis di instansi pemerintah dan perusahaan nasional maupun internasional.
Capaian ini menunjukkan bahwa lulusan Sistem Informasi IIB Darmajaya tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang dibutuhkan di dunia kerja berbasis teknologi informasi dan sistem digital.

Beberapa alumni yang berkiprah melalui program nasional maupun penempatan profesional tersebut antara lain Anisya Tri Octavia yang berkarier di BPS Provinsi Lampung sebagai Analis Sistem Informasi Statistik, Prakom, dan Humas. Nur Aisah bergabung di Kementerian Komunikasi dan Digital pada Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Batam sebagai Pengendali Frekuensi Radio Ahli Pertama.

Yusnita Dahlia Putri menjalankan peran sebagai Pengelola Teknologi Informasi di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Di sektor perbankan, Roy Saputra AS berkontribusi pada IT Department BRI Region 5 Bandar Lampung. Sementara itu, Asmarani berkarier di PT Tunas Dwipa Matra pada bidang Human Capital Information System. Novriyan Ferdiyanto menjalankan tugas pada Asset Management PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) KC Bandara Radin Inten II Lampung.

Lulusan lainnya juga menorehkan capaian di sektor industri teknologi dan layanan publik. Agung Dharma Jaya bekerja sebagai ERP Software Consultant di PT Yonyou Network Indonesia. Anggita Rhamadani berkiprah di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotabumi sebagai Pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, sedangkan Fidiyah Sabila Wijaya bertugas sebagai Counter Officer Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian di instansi yang sama.

Ketua Program Studi Sistem Informasi IIB Darmajaya, Dr. Wasilah, S.Kom., M.T., menegaskan bahwa keberhasilan para alumni dalam Program Magang Kemenaker maupun penempatan profesional tersebut menjadi indikator nyata kesiapan lulusan dalam menghadapi seleksi kompetitif di tingkat nasional.

“Capaian ini menunjukkan bahwa lulusan Sistem Informasi IIB Darmajaya mampu bersaing secara nasional dan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan instansi pemerintah maupun industri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program studi terus mengarahkan proses pembelajaran pada penguatan kompetensi teknologi informasi, analisis sistem, pengelolaan data, serta kesiapan kerja berbasis kebutuhan industri dan pemerintahan. Pendekatan tersebut memberikan nilai tambah bagi mahasiswa saat mengikuti seleksi program nasional maupun rekrutmen profesional.

Dr. Wasilah berharap keberhasilan para alumni ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa aktif untuk lebih percaya diri dan mempersiapkan diri secara matang.

“Mahasiswa perlu yakin bahwa dengan kompetensi dan persiapan yang tepat, mereka juga memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi di tingkat nasional,” tambahnya.

Melalui keterlibatan alumni dalam Program Magang Kemenaker 2025–2026 serta kiprah mereka di berbagai lembaga strategis, lulusan Sistem Informasi IIB Darmajaya semakin menegaskan perannya sebagai talenta digital yang adaptif, profesional, dan siap bersaing di kancah nasional. (*)

Unila Gelar FGD Renstra, Visi-Misi, dan Pengembangan Kurikulum PSPPI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan focus group discussion (FGD) rencana strategis (renstra), visi-misi, dan pengembangan kurikulum Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI), pada Selasa, 27 Januari 2026, di ruang sidang lantai dua, Dekanat Fakultas Teknik (FT) kampus setempat.

FGD dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T.

Ia dalam sambutannya menyampaikan, sejak menerima mandat pada tahun 2016 dan diperkuat dengan izin operasional pada 2018, PSPPI Unila telah bertransformasi menjadi salah satu pilar penting di fakultas teknik dalam mendukung penguatan sumber daya manusia keinsinyuran.

Ia menegaskan, capaian 1.150 mahasiswa dan alumni hingga angkatan ke-15 bukan sekadar angka statistik. Sebaran lulusan PSPPI Unila yang telah berkiprah sebagai Rektor, Dekan, Kepala Daerah, hingga jajaran direksi BUMN menjadi bukti nyata kontribusi signifikan program ini dalam pembangunan nasional, khususnya di wilayah Sumatra bagian Selatan.

Menurutnya, perubahan dunia industri yang berlangsung sangat cepat menuntut program profesi insinyur untuk terus adaptif. Oleh karena itu, peninjauan renstra, visi, dan misi, melalui FGD ini dinilai bukan sebagai formalitas administratif, melainkan langkah strategis dalam merespons tantangan industri yang semakin kompleks dan dinamis.

FGD tersebut dihadiri Ketua Forum Komunikasi Program Profesi Insinyur (Forkom PPPI), Dr. Ir. Taufik Nur, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Lampung, Dr. Ir. Mulyadi Irsan, M.T., IPU., para pimpinan fakultas, Ketua Program Studi PSPPI, Ketua Tim Renstra, para narasumber, pemangku kepentingan, serta alumni.

Dalam diskusi, sejumlah isu strategis menjadi perhatian utama, antara lain pengembangan kurikulum 24 sks yang perlu dimantapkan baik untuk jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) maupun jalur Reguler.

Selain itu, kepatuhan terhadap regulasi, khususnya Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2022, juga menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan Program Studi Program Profesi Insinyur.

Peningkatan kualitas pembelajaran turut menjadi fokus, seiring dukungan 16 dosen bersertifikat Insinyur Profesional yang telah memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI).

Dengan dukungan tersebut, diharapkan tujuh mata kuliah inti PSPPI dapat disampaikan dengan standar mutu tertinggi dan relevan dengan kebutuhan industri.

Melalui sinergi antara akademisi dan praktisi yang terlibat dalam FGD ini, Unila berharap dapat merumuskan kurikulum PSPPI yang tidak hanya aplikatif secara teknis, tetapi juga visioner dalam mencetak insinyur profesional yang beretika, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.(Red)

BPU Unila Targetkan Pendapatan Rp15 Miliar per Tahun

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) menargetkan pendapatan Badan Pengelola Usaha (BPU) mencapai Rp15 miliar per tahun sebagai langkah memperkuat kemandirian finansial kampus di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Target tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi pengelolaan badan usaha sekaligus penyerahan Surat Keputusan Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua BPU, yang digelar Selasa, 27 Januari 2026, di ruang sidang Wisma Unila.

Kegiatan ini dihadiri langsung Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., beserta jajaran wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Kepala Biro, Kepala Unit Penunjang Akademik, serta seluruh tenaga kependidikan di lingkungan BPU.

Rektor Unila menyampaikan, tren pendapatan Unila dari sektor non-UKT, khususnya BPU, menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun, meski dinilai belum optimal.

“Pendapatan BPU terus naik dan saat ini sudah menembus kisaran Rp5 miliar. Namun, itu belum cukup. Kita harus berani menaikkan target agar BPU benar-benar menjadi penopang keuangan universitas,” ujar Prof. Lusmeilia.

Menurutnya, target Rp15 miliar per tahun bukan angka yang mustahil jika dikelola dengan perencanaan yang matang dan eksekusi yang cepat.

“Untuk mencapai Rp15 miliar, kuncinya ada pada rencana bisnis yang jelas, target yang terukur, serta evaluasi kinerja yang konsisten. Kita ingin BPU bergerak lebih cepat dan lebih fokus,” tegasnya.

Seiring dengan target tersebut, Unila secara resmi menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua BPU sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi. Penunjukan Plt. dilakukan untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan sekaligus mempercepat proses perencanaan dan pengambilan keputusan.

“Plt. ini kami pilih dari bidang perencanaan agar perencanaan dan eksekusi bisa berjalan seiring, jadi keputusan bisnis bisa lebih cepat dan tepat,” jelas rektor.

Plt. Ketua BPU Unila Prof. Ayi menyatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah penyusunan business plan andalan sebagai peta jalan pencapaian target pendapatan.

“Target Rp15 miliar harus ditopang dengan rencana bisnis yang realistis. Kami akan memulai dari pembenahan internal, menindaklanjuti keluhan pengguna layanan, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh unit usaha BPU,” ujarnya.

Ia menambahkan, optimalisasi unit-unit usaha yang sudah berjalan, seperti wisma, fasilitas olah raga, kantin, taman kuliner, hingga layanan pendukung lainnya, akan menjadi fokus utama.

“Potensinya ada, tinggal kita maksimalkan dengan tata kelola yang lebih rapi dan pelayanan yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor BUK Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., Unila menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan peningkatan kinerja seluruh pegawai BPU.

“Capaian Rp10–14 miliar saja sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Tapi target Rp15 miliar harus menjadi pemicu semangat bersama. Seluruh pegawai akan dievaluasi, termasuk kemungkinan rotasi, agar pelayanan dan produktivitas semakin maksimal,” ujarnya.

Selain aspek pendapatan, rapat koordinasi juga menyoroti peningkatan kualitas layanan dan keselamatan pengunjung, khususnya di fasilitas publik seperti rusunawa, kolam renang, dan lapangan olah raga.

Pembenahan kebersihan, keamanan, serta kesiapsiagaan penanganan kecelakaan menjadi perhatian serius. Ke depan, Unila juga mendorong adanya pelatihan dan workshop bagi petugas lapangan guna memastikan standar pelayanan dan keselamatan terpenuhi.(Red)

 

Tak Hanya Disiplin, Bintara Polri Kini Dibekali AI: Peran IIB Darmajaya Cetak Aparat Presisi Masa Depan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menunjukkan kontribusinya dalam penguatan sumber daya manusia nasional melalui keikutsertaan sebagai narasumber kegiatan Orientasi Pra Tugas dan Sosialisasi 13 Komponen kepada Lulusan Bintara Polri Tahun 2025/2026 yang digelar di GSG Presisi Mapolda Lampung, Senin, (26/1/26).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Teknik Informatika IIB Darmajaya, Dr. Chairani, S.Kom., M.Eng., hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi bertajuk “Membangun Fondasi Masa Depan dengan Peningkatan Ilmu: AI dan Visi Indonesia 2045.”

Materi yang disampaikan menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), sebagai bekal strategis bagi lulusan Bintara Polri dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian di era digital. Dr. Chairani menjelaskan bahwa transformasi teknologi telah memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk sistem keamanan, pelayanan publik, dan penegakan hukum.

“AI bukan lagi teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari realitas hari ini. Aparat kepolisian perlu memiliki literasi digital dan pemahaman dasar teknologi agar mampu bekerja lebih efektif, adaptif, dan profesional,” ujar Dr. Chairani saat dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Dosen dengan kepakaran bidang AI ini juga mengaitkan pemanfaatan teknologi AI dengan Visi Indonesia 2045, khususnya dalam mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul, penguatan keamanan nasional, serta pelayanan publik yang berbasis data dan teknologi. Menurutnya, peningkatan kapasitas intelektual dan keterampilan digital menjadi fondasi penting bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas secara presisi dan berintegritas.

Kegiatan Orientasi Pra Tugas ini bertujuan memberikan pembekalan awal kepada lulusan Bintara Polri sebelum terjun ke lapangan, sekaligus menyosialisasikan 13 Komponen yan

g menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kehadiran akademisi dari IIB Darmajaya diharapkan dapat memberikan perspektif ilmiah dan strategis dalam memperkaya wawasan peserta.

Para peserta terlihat antusias mengikuti pemaparan materi dan diskusi yang berlangsung interaktif. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan tantangan tugas Polri di era digital, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan keamanan siber.

Melalui partisipasi ini, IIB Darmajaya sebagai kampus Unggul menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai institusi, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia, dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Binkar Biro SDM Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.I.K., M.M.; Direktur Humas Kerja Sama, dan Pemasaran Dian Eka Darma Wahyuni, S.E. M.M. dan anggota Biro SDM Polda Lampung.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)