Penantian Panjang Berbuah Hasil, Pemkab Lampung Barat Terima SK Pelepasan Kawasan Hutan untuk TORA

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menerima salinan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 241 Tahun 2025 tentang penetapan batas areal pelepasan sebagian kawasan hutan produksi tetap, dalam rangka penyelesaian penguasaan tanah pada kawasan hutan (PPTPKH) Provinsi Lampung Tahap I untuk sumber objek reforma agraria (TORA).

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan bahwa terbitnya keputusan tersebut merupakan hasil dari penantian yang cukup lama, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat, khususnya di Pekon Sukapura, Kecamatan Sumberjaya.

“Ini adalah penantian yang cukup lama, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Alhamdulillah, akhirnya tersampaikan juga dengan terbitnya SK ini. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berkontribusi dalam penyelesaian persoalan kawasan hutan di Sukapura,” ujar Parosil Mabsus.

Penyerahan salinan keputusan tersebut berlangsung di Ruang Rapat BPKH Wilayah XX Bandar Lampung dan diserahkan langsung oleh Kepala BPKH Wilayah XX Bandar Lampung, Novie Trionoadi, S.Si., M.Sc., kepada Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Kepala Kantor ATR/BPN Lampung Barat Oki Maradha Pratama, S.H., M.H.

Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor 241 Tahun 2025 menetapkan pelepasan sebagian kawasan Hutan Produksi Tetap Way Tenang Kenali Register 44B dan sebagian kawasan Hutan Produksi Tetap Bukit Rigis Register 45B dengan luas keseluruhan 22,51 hektare. Kawasan tersebut berada di Desa Sukapura, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat.

Acara penyerahan salinan SK tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, S.Kom, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Ir. Y. Ruchyansyah, M.Si., Kepala Kanwil ATR/BPN Provinsi Lampung Hasan Basri Natamenggala, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Plt. Sekretaris Bappeda, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Kepala Bagian SDA, dan perwakilan KPH Liwa.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Berita Acara Penyerahan antara BPKH Wilayah XX Lampung dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, serta Berita Acara Penyerahan antara BPKH Wilayah XX Lampung dengan Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Lampung Barat.

Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa penyerahan salinan SK Menteri Kehutanan RI ini merupakan langkah penting dan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam memberikan kepastian hukum atas penguasaan dan pemanfaatan lahan oleh masyarakat.

“Keputusan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung program reforma agraria dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap lahan yang telah dilepaskan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Parosil Mabsus berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah terus terjalin dengan baik, sehingga penataan kawasan hutan dan pemanfaatan lahan dapat berjalan seimbang antara kepentingan pembangunan dan pelestarian lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berkomitmen untuk menindaklanjuti keputusan tersebut sesuai dengan kewenangannya, serta bersinergi dengan ATR/BPN dalam proses penataan dan legalisasi tanah bagi masyarakat penerima manfaat TORA di wilayah tersebut.(nsr)

Pemkab Lampung Barat Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis, Wabup Mad Hasnurin Ungkap Temuan Penting di Lapangan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat terus menunjukkan keseriusannya dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini terlihat dari keikutsertaan aktif Pemkab Lampung Barat dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program MBG Tahun 2025 dan Persiapan Satgas MBG Tahun 2026 yang digelar secara virtual oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti dari Ruang Rapat Pesagi, Kantor Bupati Lampung Barat, dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, Ketua Satgas MBG Lampung Barat yang juga Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Hikami, para kepala perangkat daerah, serta seluruh kepala SPPG se-Kabupaten Lampung Barat.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung dan diikuti kabupaten/kota se-Provinsi Lampung ini menjadi momentum penting untuk mengulas capaian, tantangan, sekaligus strategi penguatan Program MBG ke depan.

Dalam laporannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin mengungkapkan adanya perkembangan signifikan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lampung Barat.

Jika pada Desember 2025 tercatat sebanyak 24 SPPG yang telah tersinkronisasi dan terverifikasi, maka pada Januari 2026 jumlah tersebut meningkat menjadi 29 SPPG Reguler.

“SPPG yang berdiri di Lampung Barat ini didirikan oleh pihak swasta dan Badan Gizi Nasional. Ini menunjukkan antusiasme dan dukungan terhadap Program MBG terus meningkat,” ujar Mad Hasnurin.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa peningkatan jumlah SPPG juga dibarengi dengan tantangan serius, khususnya dalam hal pengawasan dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).

Wabup Mad Hasnurin secara terbuka memaparkan sejumlah temuan pelanggaran di lapangan yang berhasil diidentifikasi oleh Tim Satgas MBG.

Salah satunya terjadi di SPPG Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, yang ditemukan kurang higienis dalam proses pencucian bahan makanan hingga terdapat ulat pada daun sajian. Atas temuan tersebut, Tim Satgas langsung melakukan pemeriksaan dan memberikan teguran tertulis (SP 1).

Selain itu, pelanggaran juga ditemukan di SPPG Tugu Mulya, Kecamatan Kebun Tebu, serta SPPG Tugu Sari II, Kecamatan Sumber Jaya, yang telah beroperasi meski pembangunan sarana prasarana seperti IPAL dan dapur masak belum sepenuhnya selesai. Kedua SPPG tersebut juga telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan dan pemberian SP 1.

“Semua temuan ini langsung kami tindak lanjuti. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran, apalagi menyangkut kesehatan dan keselamatan penerima manfaat,” tegas Mad Hasnurin.

Meski demikian, ia menyimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Lampung Barat berjalan cukup baik, berkat koordinasi lintas sektor yang solid.

Untuk menjawab tantangan ke depan, Pemkab Lampung Barat terus mendorong kolaborasi dan sinergi antara seluruh unsur Satgas, khususnya para camat, kepala puskesmas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pengawasan di tingkat kecamatan.

Sebagai langkah strategis, Pemkab Lampung Barat juga telah menerbitkan Surat Keputusan Sekretaris Daerah Kabupaten terkait pembagian wilayah kerja Tim Satgas P3 MBG menjadi lima wilayah, berdasarkan kecamatan, guna meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi di lapangan.

Dengan langkah-langkah tegas dan terukur ini, Pemkab Lampung Barat optimistis Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan semakin berkualitas, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.(nsr)

5 OPD Berkinerja Terbaik Terima Penghargaan dari Wakil Bupati Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin memberikan penghargaan kepada lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dianggap punya kinerja terbaik. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, inovasi, dan capaian kinerja selama tahun 2025.

Penghargaan diserahkan disela kegiatan upacara mingguan Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Lampung Barat, Senin 19 Januari 2026. Disaksikan Sekretaris Daerah (SEKDA) Nukman, Asisten, Asisten, Camat, Kepala Perangkat Daerah dan peserta upacara.

Kelima OPD yang menerima penghargaan terbaik diantaranya masing-masing : kategori Dinas, RSUD Alimuridin Umar, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sedangkan tingkat Badan, Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Inspektorat. Lalu, tingkat Kecamatan Sekincau, Gedung Surian, Sukau.

Mad Hasnurin menegaskan penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan motivasi bagi seluruh OPD agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat akuntabilitas, serta bekerja lebih profesional dan berorientasi pada hasil.

Berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring Laporan Capaian Kinerja penyerapan anggaran dan Belanja Daerah Kabupaten Lampung Barat tahun 2025, terealisasi sebesar 92,66 persen atau Rp. 1.013.884.330.641,52 dari pagu anggaran sebesar Rp. 1.094.182.195.169,02.

Menurut Mad Hasnurin, anggaran yang tidak terserap tersebut di karenakan anggaran sisa pada beberapa beberapa belanja yang tidak dapat direalisasikan seperti perjalanan dinas, pembayaran pajak kendaraan bermotor, pembayaran kegiatan umum pemeliharaan dan kegiatan yang tidak dapat dilakukan karena belum keluarnya peraturan terbaru seperti pada Dinas PMD untuk sub kegiatan Penyelenggaraan Pemilihan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa (Peratin).

Wakil Bupati dua periode itu mengatakan, anggaran 2025 merupakan tahun yang penuh tantangan sekaligus peluang dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Di tengah dinamika kebijakan, tuntutan efektivitas belanja, serta kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks dituntut untuk mampu mengelola anggaran secara tepat sasaran, tepat waktu, dan bertanggung jawab.

Pada Tahun 2025 Capaian Realisasi Penyerapan Anggaran Belanja Pemerintah Kabupaten Lampung Barat sebesar 92,66 persen atau Rp 1.013 Milyar dari jumlah pagu anggaran Rp 1.094 Milyar dengan jumlah realisasi fisik sebesar 1874 sub kegiatan dari total 1967 sub kegiatan.

Penghargaan yang diberikan pada hari ini merupakan bentuk apresiasi Pemda kepada Perangkat Daerah yang telah menunjukkan kinerja terbaik, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan program dan kegiatan, hingga penyusunan laporan kinerja dan realisasi penyerapan anggaran.

Capaian tersebut mencerminkan komitmen kuat dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. Ia menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada Perangkat Daerah yang menerima penghargaan.

Prestasi ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, serta mempertahankan konsistensi dalam pengelolaan anggaran dan pencapaian target pembangunan daerah.

Ke depan Mad Hasnurin menegaskan, bahwa keberhasilan penyerapan anggaran tidak hanya diukur dari tingginya realisasi, tetapi juga dari kualitas output dan outcome yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh Perangkat Daerah untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta memastikan setiap program dan kegiatan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah sehingga apa yang menjadi target bersama di Tahun 2026 ini dapat kita laksanakan semaksimal mungkin dan terealisasi dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama.(andri)

Tinjau Korban Kebakaran, Bupati Parosil Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Bencana

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana saat meninjau korban kebakaran rumah di Pekon Canggu, Kecamatan Batu Brak, Jumat (16/1/2026).

Kebakaran tersebut menimpa rumah milik Abdul Jalal, warga Pekon Canggu, yang terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 11.15 WIB.

Rumah panggung berbahan kayu semi tembok itu diduga terbakar akibat korsleting listrik.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Parosil didampingi Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan, Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, Camat, Peratin, serta anggota PKH.

Rombongan juga menyerahkan bantuan berupa sembako, peralatan rumah tangga, dan pakaian layak pakai yang bersumber dari Pemerintah Daerah dan donasi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami turut berbela sungkawa atas musibah yang dialami Pak Abdul Jalal. Tentu di balik musibah ini ada hikmah, bukan hanya bagi Pak Jalal, tetapi untuk kita semua, yaitu pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” ujar Parosil.

Menurutnya, kewaspadaan dan kesiapsiagaan tidak hanya berkaitan dengan kebakaran, tetapi juga bencana lain seperti longsor, banjir, dan berbagai potensi bencana alam lainnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pihak untuk terus meningkatkan kesiapan, khususnya aparat pekon dan tim Satgas Tagana agar selalu siaga.

“Kita sama-sama tahu saat ini Indonesia sedang mengalami perubahan iklim, cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan lebat. Maka dari itu saya minta bantuan kita semua, aparat kepolisian, TNI, aparat pekon, karang taruna, risma, serta seluruh tokoh masyarakat,” tegasnya.

Bupati Parosil juga mengingatkan masyarakat, khususnya para petani yang berangkat pagi dan pulang sore, agar selalu memastikan kondisi rumah sebelum ditinggalkan.

Ia menekankan pentingnya memeriksa dapur serta jaringan listrik, termasuk peralatan elektronik.

“Sekarang ini banyak kejadian kebakaran bukan hanya karena instalasi listrik, tetapi juga karena peralatan elektronik seperti HP yang dicas lalu ditinggal, magicom, kulkas, dan peralatan lain yang sudah usang. Harapan saya, semua peralatan itu dicek secara berkala,” pesan Parosil.

Sementara itu, Abdul Jalal selaku korban kebakaran mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Lampung Barat, Bupati dan jajaran, serta unsur Forkopimda yang telah hadir dan membantu kami,” ungkapnya.(andri)

Pesona Wisata Gerbang Langit Kian Memikat, Bupati Parosil Dampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti Berkunjung

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dingin yang menusuk berpadu dengan hamparan awan dan semburat jingga matahari terbit. Dari ketinggian perbukitan Lampung Barat, Wisata Gerbang Langit seolah menjadi panggung alam yang memamerkan keindahan terbaiknya.

Siapa pun yang datang, akan sulit untuk tidak jatuh cinta.

Keindahan tersebut dinikmati langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang mendampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Dr. Hj. Winarti, SE., MH., beserta rombongan, saat berkunjung ke Wisata Gerbang Langit yang berlokasi di Pekon Sedampah Indah, Kecamatan Balik Bukit, Jumat (16/1/2026).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial, S.Kom., jajaran perangkat daerah Lampung Barat, para camat, serta peratin setempat.

Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang memperkenalkan potensi pariwisata Lampung Barat yang berbasis alam, sejuk, dan menenangkan.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti, tampak terpukau dengan panorama Gerbang Langit, terutama saat menikmati momen matahari terbit.

“Aduh dingin banget, Lampung Barat emang keren. Kita ada di Gerbang Langit, yang kita bisa lihat itu sunrisenya, warnanya oranye, menarik,” ungkapnya.

Winarti mengaku memiliki ketertarikan tersendiri pada sunrise karena memberikan energi dan semangat baru.

“Saya memang suka dengan sunrise karena lebih segar dan lebih memberikan harapan yang keren. Kalau ke sini dari Bandar Lampung hanya sekitar empat jam, jadi Lampung Barat punya wisata yang cukup keren dan kami benar-benar menikmatinya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas kunjungan Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung beserta rombongan ke daerah yang dipimpinnya.

“Terima kasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung dan rombongan yang telah berkunjung ke Lampung Barat. Mudah-mudahan selama berada di sini dapat merasakan kenikmatan, kenyamanan, dan kebahagiaan,” kata Parosil.

Menurut Parosil, Wisata Gerbang Langit merupakan salah satu potensi unggulan Lampung Barat yang terus dikembangkan dengan tetap mengedepankan kelestarian alam.

“Lampung Barat dianugerahi alam yang luar biasa indah. Ini adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama. Pemerintah daerah berkomitmen mengembangkan pariwisata yang ramah lingkungan agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia pun mengajak wisatawan dari berbagai daerah untuk datang dan menikmati keindahan Lampung Barat.

“Silakan datang ke Lampung Barat, nikmati udaranya yang sejuk, alamnya yang indah, dan keramahan masyarakatnya. Merdeka!” tutup Parosil.

Pesona Gerbang Langit juga meninggalkan kesan mendalam bagi wisatawan. Amir, pengunjung asal Bogor, mengaku tak menyangka keindahan alam Liwa begitu memukau.

“Ini baru pertama kali ke Gerbang Langit, Pak Bupati. Jadi Gerbang Langit itu adanya di Liwa,” ujarnya.

Ia merasa terkesan bisa bertemu langsung dengan Bupati Lampung Barat.

“Alhamdulillah, apalagi bisa ketemu Pak Bupati. Luar biasa. Saya sebelumnya hanya melihat gambarnya di baleho, sekarang bisa bertemu langsung. Suasananya bersahabat, nyaman, dan sangat segar,” katanya.

Amir menilai keindahan alam Lampung Barat sebagai anugerah besar yang patut disyukuri dan dijaga.

“Ini adalah anugerah dari Allah yang luar biasa, khususnya untuk Liwa dan bangsa Indonesia. Alam yang indah ini menjadi amanah untuk kita jaga dan pelihara bersama,” ucapnya.

Ia pun berharap Lampung Barat terus lestari di bawah kepemimpinan Parosil Mabsus.

“InsyaAllah di bawah kepemimpinan Bapak Bupati, Liwa akan tetap terjaga kelestarian alamnya dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Kita doakan beliau menjadi pemimpin yang amanah dan membawa kesejahteraan,” pungkas Amir.

Dengan panorama alam yang menawan, udara sejuk pegunungan, serta akses yang semakin mudah, Wisata Gerbang Langit kian menegaskan diri sebagai destinasi unggulan Lampung Barat, tempat terbaik menikmati sunrise, menenangkan pikiran, dan menumbuhkan harapan baru.(andri)

Parosil Mabsus Ingatkan Kader PDIP Lampung Barat Turun dan Berbuat Untuk Masyarakat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan supaya aktif turun langsung di tengah masyarakat dalam rangka membangun Lampung Barat.

Hal itu disampaikan Bupati Lampung Barat yang juga merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat H. Parosil Mabsus pada acara Musyawarah Anak Cabang ke-6 PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Barat tahun 2026 di Gor Ajisaka Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit, Kamis (15/01).

Musyawarah Anak Cabang ke-6 PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Barat tahun 2026 di buka langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung Dr. Hj. Winarti turut dihadiri Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Ketua DPRD Edi Novial, S.Kom Kepala Perangkat Daerah dan jajaran pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Lampung Barat.

Sebagai kepala daerah, Parosil Mabsus memandang PDI Perjuangan sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dalam membangun Kabupaten Lampung Barat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan partai politik yang berideologi kuat akan melahirkan kebijakan-kebijakan publik yang berpihak kepada rakyat, menjaga persatuan, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“Pembangunan daerah tidak boleh menjauh dari nilai Pancasila. Pembangunan harus berorientasi pada keadilan sosial, pemerataan, dan penguatan ekonomi kerakyatan, sebagaimana dicita-citakan Bung Karno dan diperjuangkan oleh PDI Perjuangan,” kata dia.

“Dalam konteks Lampung Barat, semangat gotong royong, kebersamaan, dan kearifan lokal harus terus kita jags ebagai modal sosial yang sangat berharga,” sambungnya.

Ia berharap, melalui Musyawarah Anak Cabang ke-6 ini, akan lahir kepengurusan anak cabang yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga kokoh secara ideologi, disiplin dalam organisasi, dan konsisten dalam kerjakerja kerakyatan.

Kepengurusan yang mampu menjadi penggerak, pemersatu, serta teladan di tengah masyarakat  “Kepada para kader PDI Perjuangan, saya berpesan agar terus menjaga marwah partai, menjunjung tinggi etika politik, serta menjadikan kekuasaan dan jabata semata-mata sebagai alat untuk mengabdi kepada rakyat. Karena perjuangan sejati adalah ketika kehadiran kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” Pungkasnya.

Sementara, Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan di Kabupaten Lampung Barat menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan terus berkembang sebagai partai yang matang dan demokratis.

Winarti menegaskan bahwa PDI Perjuangan menjalankan proses regenerasi kepemimpinan tanpa menyinggung atau menafikan peran partai politik lain. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang selama ini turut menjaga iklim demokrasi di Lampung Barat.

“Regenerasi kepemimpinan di Lampung Barat ini adalah bukti PDI Perjuangan terus berkembang. Kami juga menitipkan partai kepada Pak Bupati dan menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan partai lain, instansi, serta seluruh elemen masyarakat,” tutup Winarti.(andri)

Panen Raya MT Perdana, Sekda Nukman Apresiasi Program Petani Mitra Adhyaksa

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Barat, Drs. Nukman, menghadiri kegiatan panen raya padi bersama Petani Mitra Adhyaksa di Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Lampung Barat.

Dalam kesempatan itu, Nukman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat atas kemitraan yang telah terjalin dengan para petani melalui program Petani Mitra Adhyaksa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kajati Lampung dan Kajari Lampung Barat atas dukungan dan kemitraannya bersama petani di Lampung Barat,” ujar Nukman.

Ia menyebutkan, panen raya padi yang dilaksanakan di Pekon Tanjung Raya tersebut merupakan panen perdana pada musim tanam tahun ini. Nukman berharap panen perdana ini dapat berjalan lancar sesuai jadwal dan memberikan dampak positif bagi peningkatan swasembada pangan.

“Semoga panen perdana ini dapat meningkatkan swasembada pangan sekaligus kesejahteraan petani,” katanya.

Panen raya itu merupakan bagian dari Musim Tanam (MT) Perdana tahun 2026 yang dilakukan kelompok tani setempat dengan total luas lahan sawah mencapai 1 hektare lebih, kegiatan ini juga sekaligus menandai dimulainya MT Perdana melalui penanaman benih padi pada lahan yang sama.

Nukman menilai, program Petani Mitra Adhyaksa menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta memberikan kepastian bagi petani, baik dari sisi pendampingan maupun pemasaran hasil panen.

Ia mengapresiasi peran Kejaksaan Tinggi Lampung yang turut aktif mendampingi petani, mulai dari penyediaan dan bantuan bibit hingga upaya penyerapan gabah dengan harga yang layak.

Menurut Nukman, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta kelompok tani perlu berjalan seiring agar program pertanian dapat berjalan optimal.

Dalam sambutannya, Nukman juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal dan mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Mari kita bersama-sama mendukung agar program ini bisa diterapkan secara luas dan diikuti oleh instansi lain di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ia optimistis, dengan kerja keras dan kebersamaan, para petani di Lampung Barat akan semakin makmur dan mampu berkontribusi besar dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.

“Nukman menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk terus mendorong terwujudnya petani yang sejahtera, pangan yang tercukupi, serta menjaga ketahanan pangan”tutupnya.( nsr)

Pemkab Lampung Barat Ubah Arah Pendidikan, Disiplin, Literasi, dan Inovasi Diperketat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama staf jajaran saat menggelar rapat koordinasi Pendidikan Tahun 2026, Rapat koordinasi yang dihadiri kepala OPD, camat, serta kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat di Aula Kagungan Setdakab setempat.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan komitmen memperkuat kualitas pendidikan melalui sinergi lintas sektor. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, saat memimpin Rapat Koordinasi Pendidikan Tahun 2026, di Aula Kagungan Rabu (14/1/2026).

Rapat koordinasi yang dihadiri kepala OPD, camat, serta kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat itu menjadi forum strategis menyatukan langkah meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.

Bupati Parosil menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan kurikulum, tetapi juga oleh keteladanan para pimpinan sekolah. Menurutnya, kepala sekolah memegang peran sentral dalam membangun budaya disiplin.

“Kepala sekolah harus menjadi contoh. Disiplin itu dimulai dari pimpinan. Kalau kepala sekolah datang pagi dan menyambut siswa, itu memberi pesan kuat tentang kepedulian dan tanggung jawab,” ujar Parosil.

Ia menilai kehadiran kepala sekolah di pagi hari bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol pengawasan dan pembentukan karakter peserta didik sejak dini. Hal tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim sekolah yang lebih tertib dan humanis.

Selain kedisiplinan, Parosil juga menyoroti pentingnya penguatan budaya literasi. Ia meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan merancang program kunjungan sekolah ke perpustakaan daerah sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas.

“Literasi tidak boleh berhenti di ruang kelas. Kita dorong anak-anak datang ke perpustakaan, membaca, dan menjadikan literasi sebagai kebiasaan,” kata Parosil.

Optimalisasi pojok baca di setiap sekolah juga menjadi perhatian. Bupati menegaskan fasilitas literasi harus benar-benar dimanfaatkan, bukan hanya sebagai pajangan, demi meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Lampung Barat.

Di bidang kesehatan, Parosil menekankan peran puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat melalui optimalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). “Sekolah harus menjadi tempat yang bersih, sehat, dan aman. Kesehatan fisik dan mental anak-anak harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Penguatan program gizi anak juga disebut sebagai langkah penting untuk mendukung penurunan angka stunting. Menurut Parosil, pemenuhan gizi yang baik akan berdampak langsung pada kualitas belajar siswa.

Dalam aspek tata kelola wilayah, Bupati meminta kepala sekolah menjalin koordinasi yang aktif dengan pihak kecamatan. Ia menilai dukungan kecamatan sangat dibutuhkan untuk memastikan layanan pendidikan berjalan optimal hingga ke tingkat bawah.

“Saya ingin sekolah menjadi ruang lahirnya inovasi. Kalau perlu dilombakan, satu sekolah satu inovasi. Saya ingin melihat penemu-penemu muda lahir dari Bumi Sekala Brak ini,” kata Parosil.

Dalam menghadapi potensi bencana, Bupati menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana di sekolah melalui peran BPBD. Sekolah diminta memiliki jalur evakuasi serta rutin melakukan simulasi kebencanaan.

Sementara itu, penguatan karakter peduli lingkungan didorong melalui sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup. Parosil meminta sekolah aktif mengedukasi siswa tentang pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah.

“Anak-anak harus terbiasa memegang tanah, menanam, dan menjaga lingkungan, bukan hanya memegang gawai,” ujarnya.

Di sektor perlindungan sosial, Parosil meminta Dinas Sosial bersinergi dengan sekolah untuk memvalidasi data siswa kurang mampu serta memastikan bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar tepat sasaran dan cair tepat waktu.

Perlindungan anak juga menjadi perhatian serius. Melalui peran Dinas PPKB–PPA, Bupati menegaskan sekolah harus menjadi ruang aman yang bebas dari perundungan dan diskriminasi.

“Jangan menunggu kasus terjadi. Lakukan pencegahan sejak dini. Jika ada kasus, pastikan pemulihan korban dilakukan secara tuntas dan rahasia mereka dijaga,” tegas Parosil.

Menutup arahannya, Parosil meminta Disdukcapil mendukung sektor pendidikan melalui integrasi data administrasi siswa dan menghadirkan layanan jemput bola ke sekolah-sekolah.

“Kita pastikan hak dasar anak-anak terpenuhi, termasuk administrasi kependudukan, karena itu juga bagian dari pelayanan pendidikan,” pungkasnya.(andri)

Penuh Kehangatan, Bupati Parosil Lepas AKBP Rinaldo dan Sambut Kapolres Baru Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Suasana hangat dan keakraban mewarnai acara pisah sambut Kapolres Lampung Barat yang digelar di Lamban Gedung Pancasila, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Selasa (13/1/2026) malam.

Acara tersebut menandai peralihan tongkat kepemimpinan Polres Lampung Barat dari AKBP Rinaldo Aser, SH., S.Ik., M.Si., kepada AKBP Samsu Wirman, SH., S.Ik., M.H., yang dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Drs. Mas Hasnurin, Sekda Drs. Nukman, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD dan anggota, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita, serta para kepala instansi vertikal.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas pengabdian AKBP Rinaldo Aser selama menjabat sebagai Kapolres Lampung Barat.

Ia menilai kepemimpinan Rinaldo telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Bumi Sekala Bekhak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak AKBP Rinaldo Aser atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas,” ujar Parosil.

Dengan gaya khasnya, Parosil juga menyampaikan pantun perpisahan yang disambut tepuk tangan hadirin.

Mekar berseri bunga kamboja,
Harum semerbak di taman kota,
Selamat bertugas di Polda Metro Jaya,
Semoga Pak Rinaldo semakin sukses dan bahagia.

Bupati Parosil turut mengucapkan selamat atas amanah baru yang diemban AKBP Rinaldo Aser sebagai Kepala Bagian Pengendalian Operasi Biro Operasional Polda Metro Jaya.

Ia berharap, pengalaman selama bertugas di Lampung Barat menjadi bekal berharga dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru.

Di momen yang sama, Parosil Mabsus menyambut hangat kehadiran Kapolres Lampung Barat yang baru, AKBP Samsu Wirman.

Ia berharap kehadiran Kapolres baru dapat semakin memperkuat sinergi antara Polres dan Pemerintah Daerah.

“Kami menyambut Bapak AKBP Samsu Wirman sebagai bagian dari keluarga besar Lampung Barat. Kehadiran Bapak kami harapkan dapat memperkuat peran Polres sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah,” ucap Parosil.

Sambutan tersebut juga disampaikan melalui pantun selamat datang yang sarat makna kebersamaan.

Jalan pagi di Kebun Raya,
Udaranya sejuk terasa,
Kami sambut Pak Samsu dengan gembira,
Menjadi keluarga di Bumi Sekala Bekhak tercinta.

Parosil menegaskan pentingnya integritas, kebijaksanaan, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat Lampung Barat.

Sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan, acara pisah sambut tersebut juga diisi dengan penyerahan cendera mata kepada AKBP Rinaldo Aser dari seluruh unsur yang hadir.(nsr)

Lakukan Sidak, Wabup Lambar Mad Hasnurin Temukan Sejumlah ASN Tak Masuk Kerja

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Hari ketiga Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin melakukan Inspeksi Mendadak (SIDAK) pada Perangkat Daerah, menemukan sejumlah pegawai Aparatur Sipil Negera (ASN) tidak masuk kerja tanpa keterangan, Kamis 08 Januari 2026.

Sebagai informasi, Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin didampingi Asisten III bidang administrasi umum Ismet Inoni dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah telah melakukan Sidak di seluruh Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Daerah Lampung Barat selama tiga hari.

Sidak pertama pada, Jum’at 02 Januari kemudian dilanjutkan Rabu 07 Januari dan Kamis 08 Januari 2026.

Usai melakukan kunjungan terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Alimuddin Umar, Mad Hasnurin menuturkan sidak tersebut untuk memastikan semua ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat seluruhnya masuk kerja.

Dalam sidak itu, Wabup Mad Hasnurin melakukan pengecekan tingkat kehadiran pegawai melalui absensi. Ia menemukan sejumlah ASN yang tidak hadir dengan keterangan izin, sakit bahkan tanpa keterangan.

“Tingkat kehadiran para pegawai umumnya baik, hanya ada beberapa yang tidak hadir tanpa keterangan mungkin ada hal penting yang membuat mereka tidak bisa hadir untuk melakukan aktifitas seperti biasanya,” kata Mad Hasnurin.

Ditegaskannya, terkait pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan pihaknya akan melakukan teguran berjenjang, mulai dari kepala yunit hingga inspektorat.

Dengan adanya pengecekan tingkat kehadiran tersebut, Wakil Bupati Lampung Barat berharap dapat meningkatkan kedisiplinan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Lampung Barat.

Menurut Mad Hasnurin, keberhasilan sebuah Perangkat Daerah tidak terlepas dari kinerja para pegawai yang disiplin “Saya minta berikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada lapisan masyarakat,” pungkasnya.(nsr)