Kembangkan Potensi Atlet, Pemkab Lambar Gelar POPKAB 2025

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menyelenggarakan Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (PORKAB) II.

PORKAB dibuka langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, disaksikan Wakil Bupati Mad Hasnurin, Asisten III bidang Administrasi Umum Ismet Inoni, Kepala Perangkat Daerah dan jajaran Koni di Gor Ajisaka Sekuting Terpadu Pekon Watas Kecamatan Balik Bukit, Selasa 22 Juli 2025.

Melibatkan empat cabang olahraga yakni, basket, pencak silat, atletik dan Badminton. Pertandingan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juli 2025. Berlangsung di tiga titik, Gor Ajisaka, stadion Sekala Bekhak dan Gor Sabah Bekhak diikuti siswa SMP dan SMA.

Bupati yang sekaligus ketua Koni Lampung Barat menjelaskan, terselenggaranya kegiatan tersebut guna untuk mengukur pembinaan prestasi dan memotivasi serta mengoptimalkan pengembangan potensi atlet.

Parosil Mabsus mengapresiasi kerja keras panitia, para atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya PORKAB 2025.

Bupati dua periode itu menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sebagai sarana pembinaan karakter generasi muda Lampung Barat.

“PORKAB ini bukan hanya soal menang atau kalah. Lebih dari itu, ini adalah proses membina mental, kejujuran, sportivitas, dan kerja sama yang menjadi pondasi penting bagi generasi muda kita,” kata Parosil Mabsus.

Pak Cik begitu sapaannya bagi bupati asli putra daerah itu menegaskan, melalui PORKAB, pemerintah daerah berkomitmen mencetak atlet-atlet potensial agar mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

“Kepada panitia saya tekankan agar junjung tinggi sportivitas, jujur, jangan berpihak kepada salah satu pihak,” pungkasnya.

Sementara dalam laporan kepala dinas Disporapar Dahlin menjelaskan, PORKAB 2025 diikuti 414 atlet pelajar berasal dari 18 Sekolah di Lampung Barat.

Dahlin berharap, kegiatan tersebut menjadi titik awal yang lebih kuat dalam pembinaan olahraga pelajar di Lampung Barat “akan lahir atlet-atlet berbakat dari PORKAB ini yang ke depan dapat membawa harum nama Kabupaten kita,” pungkasnya.(nsr)

Parosil Mabsus Sebut Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Kehadiran Koperasi Merah Putih di Kabupaten Lampung Barat secara resmi telah dilaunching Bupati Parosil Mabsus pada, Senin (21/7/2025).

Lounching 135 Koperasi Merah Putih di Lampung Barat dilakukan di Pekon Trimulyo Kecamatan Gedung Surian. Dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekda Nukman, ketua DPRD Edi Novial, ketua TP PKK Partinia Parosil Mabsus, perwakilan Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Instansi Vertical, Perbankan dan unsur aparat pekon.

Lounching ditandai pengguntingan pita oleh Bupati Lampung Barat didampingi wakil Bupati beserta Forkopimda, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Akte Notaris kepada pengurus Koperasi Merah Putih di masing-masing pekon.

Parosil Mabsus mengatakan, Koperasi Merah Putih ini menjadi salah satu entitas penggerak roda perekonomian masyarakat, yang dicanangkan dalam program Astacita Presiden Prabowo Subianto.

“Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih di Kabupaten Lampung Barat akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di sektor pertanian, perikanan, peternakan dan usaha mikro berbasis kemasyarakatan lainnya,” ungkap Parosil Mabsus.

Namun, Parosil mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangat bergantung pada kapasitas sumber daya pengelolanya.

Pak Cik begitu sapaan akrabnya menambahkan, agar pengelolaan manajemen koperasi Merah Putih di Lampung Barat benar-benar dilaksanakan dan dikelola dengan baik.

Dengan sistem koperasi yang adil dan berbasis gotong royong, masyarakat diharapkan dapat tercipta kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

“Koperasi Merah Putih dibentuk untuk membantu perekonomian Pekon (Desa) dengan tujuan mendukung ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Bupati dua periode itu mengharapkan, seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan aktif dan semangat kolaborasi, agar keberadaan Koperasi Merah Putih mampu menjadi motor penggerak utama ekonomi lokal.

“Seluruh lapisan masyarakat dengan gotong royong, kolaborasi, dan partisipasi aktif, diharapkan koperasi tumbuh kuat, untuk membangun ekonomi pekon yang berkeadilan, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tutup Parosil Mabsus.(andri)

Mad Hasnurin Sebut Bulan Muharram Momentum Intropeksi Diri Memperbaiki Keimanan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin mengatakan bulan Muharram adalah salah satu dari bulan yang dimuliakan, di mana amal ibadah dilipatgandakan pahalanya, dan perbuatan dosa pun dilipatgandakan dosanya.

“Ini adalah momentum spiritual untuk introspeksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan dan ketakwaan kita. Saatnya yang tepat untuk merenungkan perbuatan di masa lalu, memohon ampunan Allah, dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” kata Mad Hasnurin.

Demikian kata Wakil Bupati Mad Hasnurin saat menghadiri pengajian akbar sekaligus santunan anak yatim piatu Majelis Baitul Mukhlisin di Pekon Giham Kecamatan Sekincau dalam rangka memperingati bulan Muharram 1447 Hijriyah, Minggu 20 Juli 2025.

Melalui pengajian tersebut, pria yang merupakan salah satu tokoh adat itu mengajak lapisan masyarakat untuk lebih mendekatkan diri serta meningkatkan derajat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

“Selain itu, diharapkan dapat memperlancar komunikasi dalam sebuah kerangka silahturahim yang semakin erat antara ulama, umaroh dan ummat sehingga mampu memperkokoh Ukhuwah Islamiyah yang bermuara pada terpeliharahnya persatuan dan kesatuan di Kabupaten Lampung Barat,” jelasnya.

Pun Mad Hasnurin (begitu sapaan akrabnya) menyampaikan ucapan terimakasih kepada penyelenggara kegiatan “atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh panitia, masyarakat, donatur, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara ini,” ucap Mad Hasnurin dengan raut muka penuh rasa syukur.

Menurut Wakil Bupati dua priode itu, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ladang amal, tetapi juga wujud nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi identitas luhur masyarakat Lampung Barat.

Ia juga memberi dukungan kepada anak yatim piatu yang turut hadir dalam kegiatan mulia tersebut agar tetap semangat menuntut ilmu, berakhlak baik, dan rajin berdoa.

“Janganlah berkecil hati, orang tua bukanlah akhir segalanya. Percayalah, Allah bersama kalian. Kami Pemerintahan Daerah akan terus berupaya memperhatikan keberadaan anak yatim, dhuafa, dan kelompok rentan lainnya, melalui program-program yang berpihak dan berkeadilan sosial,” tutup Mad Hasnurin.(andri)

Bupati Parosil Letakkan Batu Pertama Pembangunan Jalan Tugu Ratu–Sukamarga

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat resmi memulai pembangunan ruas jalan penghubung Pekon Tugu Ratu–Sukamarga, Kecamatan Suoh, yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati H. Parosil Mabsus, pada Minggu (20/07/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD, Kepala Perangkat Daerah, Camat Suoh, para Peratin, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut pembangunan jalan yang telah lama dinantikan.

Pembangunan jalan ini akan dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan anggaran daerah.

Di tahun 2025, pembangunan baru dapat dilakukan sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar 5 meter, melalui dana APBD Kabupaten Lampung Barat sebesar Rp4,92 miliar dari total panjang ruas jalan 9,8 kilometer.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Saya minta kepada masyarakat tolong awasi pekerjaannya. Membangun ini bukan hanya tanggung jawabnya pemerintah, tapi tentu tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan pentingnya merawat dan menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami efisiensi anggaran, pembangunan difokuskan pada sektor-sektor prioritas seperti ketahanan pangan dan pelayanan dasar masyarakat.

“Mudah-mudahan sisanya nanti bisa dilanjutkan di tahun depan. Dan itulah tanggung jawab DPRD juga untuk ikut mengawal,” harap Parosil.

“Harapan saya, Mas Sugeng dan Ibu Mistiana sebagai anggota DPR, bisa menggunakan hak anggaran dan hak pengawasannya untuk memperjuangkan ini bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, mewakili masyarakat, Ahmad Dardiri, tokoh masyarakat Suoh, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terhadap pembangunan di wilayahnya.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih atas kerja keras Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Fasilitas yang telah diberikan, baik infrastruktur, kesehatan, pendidikan hingga program-program lainnya, sangat kami rasakan manfaatnya,” ucapnya.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan ini, masyarakat Suoh bisa lebih mudah beraktivitas dan sejahtera,” tambahnya.

Pembangunan jalan penghubung Tugu Ratu–Sukamarga ini diharapkan menjadi penghubung vital bagi kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat Suoh yang selama ini terkendala oleh kondisi jalan yang kurang layak.

Dengan semangat gotong royong dan pengawasan bersama, harapan besar diletakkan agar pembangunan ini terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi kemajuan Lampung Barat.(andri)

Bupati Parosil Ajak Warga “Bersih Kampung, Bersih Hati” Lewat Pengajian Akbar dan Bersih Desa di Sukamarga

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus mengajak masyarakat untuk menjadikan pengajian sebagai momen memperkuat ikatan sosial dan membersihkan hati, tidak hanya membersihkan lingkungan fisik.

Hal itu disampaikan Parosil saat menghadiri Pengajian Akbar Majelis Dzikir Baitul Mukhlisin dan Bersih Desa di Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, Minggu (20/7/2025).

Acara ini juga dihadiri oleh Partinia Parosil Mabsus, istri bupati sekaligus Ketua Baitul Mukhlisin Al-Islamiyah Kabupaten Lampung Barat.

“Pengajian ini bukan hanya memperingati bulan Muharam, tapi juga bagian dari bersih-bersih kampung,” ungkap Parosil di hadapan ratusan jamaah.

“Namun yang lebih penting lagi adalah membersihkan hati, memperkuat iman dan taqwa, serta menumbuhkan rasa cinta kepada kampung halaman,” tambahnya.

Bupati menegaskan bahwa mencintai kampung tidak cukup hanya lewat kata-kata, melainkan harus ditunjukkan lewat aksi nyata seperti menjaga hasil pembangunan dan meningkatkan semangat gotong royong.

“Ngaji itu bukan soal seberapa sering, tapi seberapa besar manfaatnya. Untuk apa tiap hari ngaji kalau tidak peduli dengan tetangga atau keluarga sendiri?” ujar Parosil.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini adalah ruang silaturahmi yang mempererat warga antarpekon, menambah ilmu agama, dan menata hati agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan itu, Bupati Parosil dan Ketua Baitul Mukhlisin Partinia Parosil turut memberikan santunan kepada anak-anak yatim/piatu sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Camat Suoh, para peratin, tokoh masyarakat, dan jamaah dari berbagai pekon di Kecamatan Suoh turut hadir menyemarakkan kegiatan yang menjadi bagian dari agenda keagamaan dan budaya lokal tersebut.

Kegiatan pengajian dan bersih desa ini menjadi cerminan bahwa pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga menyentuh sisi spiritual dan sosial masyarakat.(Andri)

Festival Sekala Bekhak Ke-11, Pemkab Lambar Panggang Seribu Pancung Lemang

LAMBAR -(deklarasinews.com) Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memanfaatkan Festival Budaya Sekala Bekhak Ke-11 sebagai sarana untuk melestarikan kuliner tradisional, salah satunya lomba ngelemang (memasak lemang).

Acara yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Nukman pada hari sabtu 19/7/2025, di Lapangan Merdeka Kelurahan Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyediakan seribu pancung lemang diperuntukan untuk 15 Pekon dari Kecmatan Sukau, Balik Bukit dan Batu Brak.

Seperti diketahui, lomba ngelemang ini seluruhnya disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, yang kemudian diserahkan kepada pihak Pekon untuk di perlombakan.

Kehadiran pria yang kental dengan adat budaya itu menjadi sepirit tersendiri bagi para peserta, seakan tidak menyadari bahwa dirinya merupakan ASN tertinggi di Lampung Barat, Nukman terlihat sedikitpun tidak canggung bersenda gura dengan peserta lomba, bahkan dirinya sempat menghibur para peserta lomba dengan memberi hiburan nyambai bersama masyarakat.

Nukman mengatakan, Lamang merupakan warisan leluhur yang harus dijaga kelestariannya secara turun temurun “Alasan ngelemang ini dilombakan karena sekarang lamang ini semakin langka seiring dengan perkembangan zaman,” kata Nukman.

“Lemang merupakan panganan khas di Kabupaten Lampung Barat. Lemang biasanya di buat atau disajikan pada hari-hari istimewa, termasuk Hari Raya, Juga saat pesta pernikahan dan lainnya,” ungkapnya.

Nukman menyebut, lamang bukan hanya khas tetapi juga sangat erat kaitannya dengan adat istiadat masyarakat Lampung Barat, karena lamang merupakan salah satu komponen yang biasa dipersembahkan atau disajikan pada berbagai acara adat seperti acara kematian, kelahiran, hingga pernikahan.

Sebagai asli putra daerah yang mencintai kekayaan lokal, Nukman berharap keberadaan makanan tradisional ini dapat bertahan selamanya. Namun, trand yang terjadi saat ini ia cukup khawatir, karena sangat sedikit anak-anak masyarakat yang mau membuat lemang.

“Mudah-mudahan tahun selanjutnya peserta lomba ngelamang ini lebih banyak, khususnya dari anak-anak muda, karena generasi muda merupakan garda terdepan dalam pelestarian budaya di daerah kita,” tuturnya.(nsr)

Harapan Bupati Parosil: Kecamatan Kebun Tebu Harus Lebih Baik, Lebih Maju

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Semangat kebersamaan dan optimisme terpancar dalam peringatan Hari Jadi ke-15 Kecamatan Kebun Tebu yang digelar Sabtu pagi (19/7/2025) di Lapangan Kantor Kecamatan Kebun Tebu.

Acara yang dibalut dengan kegiatan senam bersama bertema “Bersatu, Bergerak, Sehat Bersama” ini dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus bersama istri, Partinia Parosil Mabsus, yang juga menjabat sebagai Ketua TP-PKK Lampung Barat.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat Kecamatan Kebun Tebu.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, sejumlah kepala perangkat daerah, camat, lurah, hingga para peratin.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Parosil sebagai simbol rasa syukur dan doa untuk kemajuan Kecamatan Kebun Tebu di usia yang ke-15 tahun.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil menyampaikan ucapan selamat dan menyampaikan harapannya agar momentum hari jadi ini dijadikan sebagai bahan introspeksi dan evaluasi bersama untuk kemajuan wilayah tersebut.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-15 untuk Kecamatan Kebun Tebu. Saya punya mimpi, tentu Kecamatan Kebun Tebu ini harus jadi lebih baik, lebih baik, lebih baik, dan lebih maju,” ujar Parosil.

Ia menekankan pentingnya peningkatan partisipasi masyarakat serta optimalisasi potensi lokal sebagai kunci kemajuan wilayah.

“Kecamatan ini punya semuanya. Kopi kita punya, sawah kita punya, kolam kita punya, SDM mumpuni, sekolah juga lengkap,” sebutnya.

“Maka saya minta, ayo kita bersama-sama introspeksi, evaluasi, agar ke depan Kecamatan Kebun Tebu ini lebih baik lagi. Karena tantangan ke depan tentu akan semakin berat,” tegasnya.

Menurut Parosil, peringatan HUT ke-15 ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memetakan persoalan, mencari solusi, dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan senam bersama ini sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mempererat ikatan sosial sebagai modal penting membangun daerah.(andri)

Wabup Mad Hasnurin Pimpin Rakor PAD Anggaran Tahun 2025

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin memimpin Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah (RAKOR PAD) anggaran tahun 2025 di Aula Kagungan Setdakab, Kamis 17 Juli 2025.

Rakor diikuti seluruh unsur Camat dan Peratin se-Kabupaten Lampung Barat, pihak Samsat dan Polres. Dalam sambutannya Mad Hasnurin mengatakan, dalam acara terdebut pihaknya sengaja mengundang para Camat beserta Lurah dan Peratin yang notabanenya sebagai ujung tombak dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah.

“Pemerintah Daerah sangat berharap adanya peran serta dan dukungan dari bapak, ibu camat , lurah dan Peratin. Dukungan ini sangat penting mengingat target PAD tahun 2025 secara umum mengalami peningkatan yang cukup besar bila dibandingkan dengan target tahun lalu,” jelasnya.

Mad Hasnurin mengatakan, mulai tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Lampung Barat diberi kewenangan untuk melakukan pemungutan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Sesuai amanat Undang undang Nomor 1 tahun 2022 dan peraturan Daerah Kabupaten Lampung Barat Nomor 1 tahun 2024 tentang pajak daerah dan retribusi daerah,” ungkapnya.

Dikatakan Mad Hasnurin Pemberian kewenangan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Kabupaten Lampung Barat untuk meningkatkan kemadirian daerah, karena dengan adanya opsen PKB dan opsen BBNKB, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tidak lagi mendapatkan dana bagi hasil PKB dan bagi hasil BBNKB dari Pemerintah Provinsi Lampung.

“Tetapi pembayaran opsen PKB dan opsen BBNKB akan langsung masuk ke kas daerah Kabupaten Lampung Barat secara langsung,” tuturnya.

Menurut Mad Hasnurin, hal itu selain berdampak pada APBD Kabupaten Lampung Barat, penerimaan opsen PKB dan BBNKB juga memberikan dampak langsung kepada APBD pekon.

“Saat ini Pemerintah Kabupaten Lampung Barat telah menganggarkan 3,7 milyard lebih untuk dana bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah kepada pemerintah pekon. Angka ini naik 100 persen lebih bila dibandingkan dengan anggaran tahun lalu yang hanya 1,8 milyard,” papar Mad Hasnurin.

“Adapun realisasi dana bagi hasil yang akan disalurkan kepada pemerintah pekon sangat tergantung dari pencapaian realisasi pajak masing masing pekon. Mengingat formula pembagian dana bagi hasil tersebut 40 persen dibagikan secara merata dan 60 persen secara proporsional,” sambungnya.

Wakil Bupati dua periode itu meminta agar masing masing camat, lurah dan peratin ikut berperan aktif dalam upaya pendataan, sosialisasi dan penagihan pajak daerah diwilayah masing-masing.

“Saya berharap peratin dapat mengalokasikan sebagian dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah untuk kegiatan yang dapat meningkatkan pendapatan pajak daerah dan retribusi karena jika melihat potensi yang ada saat ini, saya masih berkeyakinan bahwa peningkatan pendapatan daerah masih bisa dilakukan, yang apada khirnya akan meningkatkan tingkat kemndirian Kabupaten Lampung Barat sekaligus meningkatkan pendapatan pekon masing-masing,” tegasnya.(Andri)

Rakor POP Triwulan II: Pemkab Lampung Barat Fokus Evaluasi Anggaran dan Solusi Pembangunan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan (Rakor POP) Triwulan II 2025 yang dibuka dan dipimpin Langsung Bupati Parosil Mabsus di Aula Kagungan Setdakab setempat, Rabu (16/7).

Rakor POP ini dihadiri seluruh pejabat Pemkab Lampung Barat, mulai dari Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekda Nukman, seluruh Assisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat hingga Kepala Puskesmas.

Sebagai pimpinan Rakor, Bupati Parosil Mabsus meminta Rakor POP menjadi wadah untuk menemukan inovasi program yang berpihak kepada rakyat, termasuk juga menemukan solusi-solusi yang tengah menjadi persoalan.

Parosil menyatakan, Rakor POP mempunyai peran pentang dan strategis dalam pelaksanaan evaluasi pelaporan APBD, karena menurutnya kinerja perangkat daerah dalam pengelolaan anggaran saat ini menduduki posisi penting.

“Karena penyelenggaraan pembangunan daerah bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Parosil meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk lebih peduli serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkesinambungan di OPD masing-masing demi meningkatnya hasil kinerja di tahun 2025 ini sesuai target yang ditetapkan.

“Saya menyadari tentu ada penyebab dan hambatan dalam pelaksanaan program dan kegiatan, namun itulah tantangannya, bagaimana berinovasi maupun mencari solusinya, sehingga target kinerja pembangunan dan kinerja anggaran dapat tercapai tepat waktu,” jelasnya.

Di Rakor POP itu, Parosil menekankan para kepala dinas untuk proaktif dalam menanggapi persoalan-persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Jadi kepala dinas ini maunya turun ke lapangan. Jangan cuma dibebankan ke camat aja,” tegasnya.

Selain turun ke lapangan, Parosil juga meminta kepala dinas untuk peka terhadap isu-isu yang tengah terjadi dengan memanfaatkan media sosial sebagai counter agar masyarakat memahami terkait persoalan yang dihadapi.

“Sekarang ini zamannya sosial media, masyarakat kalau kita liat informasi ini kiblatnya di TikTok. Jadi bisa kita gunain TikTok membuat konten untuk memberi pemahaman ke masyarakat,” paparnya.

“Mari kita sama-sama gerak cepat dalam mengemban tugas yang telah diamanahkan ini,” pungkasnya.(andri)

Bupati Parosil Mabsus Sidak MPP, Pastikan Layanan Publik Berjalan Normal

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melaksanakan sidak di Mall Pelayanan Publik (MPP) untuk melihat langsung fasilitas dan aktivitas layanan kepada masyarakat, Senin 14 Juli 2025.

Begitu sampai di MPP, Parosil Mabsus langsung meninjau lokasi pelayana mulai dari tempat pegawai melayani masyarakat hingga tempat pengunjung antrin pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), selanjutnya bupati dua periode itu meninjau tempat pelayanan BPJS.

Dari hasil kunjungannya Parosil Mabsus menilai kedisiplinan pegawai terbilang disiplin, kendati setibanya di pelataran Parosil Mabsus menyoroti adanya tumpukan sampah yang tertumpuk pas di gerbang masuk MPP.

“Gundukan sampah ini sangat mengganggu pemandangan, kenapa tidak dilakukan pengangkutan. Selain sebagai kebersihan juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan,” kata Parosil Mabsus sesaat turun dari mobilnya.

Terlebih, keberadaan gedung MPP berada tepat di bundaran tugu kota Liwa yang merupakam pusat kota Kabupaten Lampung Barat.

Selain menyoroti adanya tumpukan sampah, Parosil Mabsus berpesan kepada pegawai MPP agar selalu memberikan pelayanan perima kepada masyarakat.

“Kalau ada masyarakat yang datang berikan senyuman dan salim, kita sebagai pelayan masyarakat harus berikan pelayananan sebaik-baiknya kepada masyarakat, jika masyarakat ada yang kurang paham berikan penjelasan pelan-pelan,” tutupnya.(andri)