Tegas, Parosil Mabsus Larang Pengibaran Bendera One Piece di Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Viralnya aksi sebagian masyarakat di media sosial (Medsos) yang mengibarkan bendera bajak laut dari serial One Piece di bawah Bendera Merah Putih jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI) memicu respons dari pemerintah tidak terkecuali Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Senin 11 Agustus 2025.

Aksi ini dimulai saat pemerintah mengeluarkan imbauan agar masyarakat memasang bendera merah-putih sepanjang Agustus. Pengibaran bendera One Piece ini disebut sebagai ekspresi kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah.

Sebagai Kepala Daerah Parosil Mabsus menanggapi gerakan pengibaran bendera One Piece menjelang hari kemerdekaan RI khususnya di Lampung Barat. Ia berpandangan tindakan ini sebagai upaya memecah belah persatuan dan provokasi.

Menurut Parosil Mabsus, tindakan tersebut dinilai mencederai kehormatan simbol negara dan memicu kekhawatiran akan melemahnya penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Parosil Mabsus menilai aksi pengibaran bendera One Piece ini bergerak secara sistematis. Beliau berpendapat saat ini tidak sedikit kelompok yang menginginkan terjadinya kemunduran bagi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Oleh karenanya, Parosil Mabsus menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dalam menegakkan dan menjaga bendera merah putih sebagai simbol harga diri dan kedaulatan bangsa.

“Bayangkan, para pahlawan kita dulu bukan hanya menegakkan bendera. Nyawa pun mereka korbankan, harta mereka serahkan. Mereka berperang di hutan, berjalan dalam kelaparan, bahkan ada yang berhari-hari tanpa makan. Hari ini, kita hanya diminta mengibarkan merah putih. Masa iya kita lupa dengan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia?,” kata Parosil Mabsus pada saat memberi arahan kepada jajarannya beberapa waktu lalu di halaman Kantor Bupati setempat.

Parosil mengingatkan bahwa usia kemerdekaan RI yang kini memasuki 80 tahun bukanlah usia muda. Bangsa ini sudah cukup matang untuk memperkuat rasa nasionalisme, patriotisme, dan kecintaan terhadap tanah air.

“Tantangan hari ini bukan sekadar bicara soal bendera, tetapi bagaimana mengisi kemerdekaan dengan semangat perjuangan dan karya nyata,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut HUT ke-80 RI dengan penuh kebanggaan, menjaga persatuan, serta menghormati simbol-simbol negara sebagai warisan berharga para pejuang.(andri)

PWRI Rayakan HUT ke-63, Teguhkan Persatuan Demi Kesejahteraan Lansia Menuju Indonesia Emas 2045

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 tahun 2025 dengan semangat kebersamaan dan pengabdian. Mengusung tema “Dengan Semangat Merah Putih, PWRI Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Lansia Menuju Indonesia Emas 2045”, organisasi para purnabakti ini bertekad untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa.

Ketua PWRI Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin, Minggu 10 Agustus 2025 di acara  tersebut yang berlangsung di Sekretariat PWRI Lampung Barat jl Raden Intan Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit Lampung Barat menyampaikan bahwa momentum peringatan HUT ini menjadi pengingat pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, peran para lansia tidak berhenti setelah purna tugas, namun tetap memiliki kontribusi nyata dalam memberikan teladan, ide, dan pengalaman untuk generasi penerus.

PWRI, yang selama lebih dari enam dekade hadir sebagai wadah kebersamaan para pensiunan PNS dan tokoh masyarakat, berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Upaya tersebut tidak hanya menyasar bidang sosial dan kesehatan, tetapi juga penguatan solidaritas antaranggota demi terciptanya masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Dengan semangat merah putih, PWRI berharap dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, di mana kesejahteraan lansia menjadi bagian penting dari pembangunan bangsa.(andri)

Partinia Kenalkan Kuliner Khas Lampung Barat Kepada Muli Provinsi Lampung

LAMBAR -(deklarasinews.com)-  Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus mengenalkan berbagai kuliner khas Kabupaten setempat kepada Duta Muli Provinsi Lampung, Jum’at 08 Agustus 2025.

Mengawali kunjungan, Partinia Parosil Mabsus bersama Muli Provisnis Lampung mengunjungi rumah makan Jejama untuk menikmati salah satu makanan khas Lampung Barat yakni Pekhos Masin Ikan Nila.

Seakan merasa kurang puas jika hanya mengenalkan makanan khas Lampung Barat Pekhos Masin Ikan Nila, Partinia Parosil Mabsus lalu memboyong Muli menuju Caffe Cikwo Resto untuk menikmati olehan sambal halipu (keong).

Kemudian, dilanjutkan menuju dua putri yang merupakan pusat oleh-oleh kue khas Lampung Barat. Disana Partinia bersama Duta Muli Provinsi Lampung tidak hanya menikmati olahan kue cucur dan tat, namun melihat dan mencoba langsung cara pengolahan.

Tidak hanya itu, sebagai kunjungan terakhir di Kecamatan Balik Bukit sebelum menuju Sekolah Kopi Kecamatan Sumber Jaya, wanita yang akrab disapa Mak Cik membawa Muli Provinsi Lampung melihat kerajinan tangan sembari mencoba kenikmatan kopi robusta di gedung pemasaran yang berlokasi di Pelataran Ismalic Center Sekuting Terpadu, Pekon Watas.

Partinia mengaku, hal tersebut dilakukan untuk mempromosikan kuliner khas yang berada di Lampung Barat.

“Mudah-mudah kedatangan Muli Provinsi Lampung ini bisa membawa aura positif untuk kemajuan pariwisata dan kuliner di Lampung Barat,” harap Partinia.

“Semoga ke depan para generasi muda lebih mencintai kuliner khas Lampung Barat dari pada kuliner di luar daerah,”tutupnya.(Andri)

Safari Jum’at, Parosil Bersama Warga Batu Brak Gelar Doa Bersama Untuk Korban Satwa Liar.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama warga Kecamatan Batu Brak melakukan doa bersama usai musibah konflik satwa liar dengan manusia kembali terjadi menimpa warga Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS).

Doa bersama berlangsung usai Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Shalat Jum’at bersama warga Kecamatan Batu Brak di Masjid Nurul Yaqin Pekon Teba Liokh, 08 Agustus 2025.

Musibah yang terjadi dalam waktu terakhir, sampai saat ini masih menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Kabupaten Lampung Barat. Kuat dugaan bahwa korban yang ditemukan meninggal dunia di kebun kopi disebabkan oleh serangan binatang buas yakni Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae).

Dalam kunjungannya, selain melakukan doa bersama untuk para korban dan keselamatan masyarakat Lampung Barat, juga sekaligus Parosil Mabsus menyerahkan tali asih kepada keluarga Zainudin alias pon warga yang tinggal di Kubu Balak Pekon Kegeringan Kecamatan Batu Brak meninggal dunia akibat diduga diterkam oleh hewan berkumis panjang tersebut.

Sebagai kepala daerah, Parosil Mabsus menyampaikan duka yang mendalam atas kejadiaan yang menimpa tujuh orang tersebut.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat saya menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita,” kata Parosil Mabsus.

Untuk itu, pria yang akrab disapa Pak Cik mengajak warga yang hadir pada kegiatan tersebut untuk bersama-sama berdoa agar teror Harimau yang meresahkan warga segera berakhir.

Ia pun mengatakan, pihaknya akan terus berupaya mencari solusi atas kegelisahan masyarakat Lampung Barat dalam kurun beberapa waktu ini, khususnya warga Kecamatan Batu Brak, Bns dan Suoh.

“Selalam ini Pemerintah Daerah tidak hanya diam, sudah berusaha semaksimal mungkin, namun perlu saya sampaikan TNBBS ini milik dunia yang dilindungi bukan milik Pemerintah Daerah maupun pribadi, dan keberadaan hewan buas itu berada di wilayah hutan lindung terssebut sehingga kita tidak bisa mau semaunya saja,” terang Parosil Mabsus.

Untuk itu, sembari Pemerintah Daerah berusaha mencari solusi terhadap kegelisahan masyarakat, Parosil Mabsus minta warga mematuhi himbauan yang telah dibuat oleh pihaknya.

“Untuk saat ini bapak ibuk saya minta masyarakat mengikuti himbauan yang sudah dibuat oleh Pemerintah Daerah diantaranya jangan melakukan perluasan perambahan hutan, jangan beraktivitas terlalu sore dan yang tidak kalah penting jangan melakukan aktivitas berkebun secara mandiri, artinya harus berkelompok,” jelas Parosil Mabsus.

Salah satu tokoh masyarakat, Suparnyo menyambut baik kedatangan Parosil Mabsus bersama jajaran.

“Kami selaku warga menyampaikan terimakasih atas kunjungan bapak Bupati, mari kita bersama-sama berdoa untuk keamanan Kabupaten yang kita cintai ini,” tutupnya.(Andri)

Gelar Senam Bersama, Parosil Ajak ASN Jadi Teladan Semarak HUT RI

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah setempat menjadi teladan dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI).

Demikian disampaikan Parosil Mabsus pada saat menggelar senam bersama dengan jajaran di halaman kantor Bupati Lampung Barat, Jum’at 08 Agustus 2025.

Pria yang akrab disapa Pak Cik mengingatkan, bahwa Pemerintah Pusat telah menerbitkan surat edaran untuk mengibarkan bendera merah putih dan memasang umbul-umbul di rumah hingga lingkungan kerja.

“Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Surat Edaran tentang himbauan untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2025,” terang Parosil Mabsus.

Oleh karenanya, Parosil Mabsus menginstruksikan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk mengibarkan bendera Merah Putih di depan OPD dan rumah masing-masing selama bulan Agustus 2025.

“Saya minta kita sebagai ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat di lingkungan masing-masing. Jangan sampai masih ada ASN rumahnya belum memasang bendera,” ucapnya.

“Hari ini kita hanya diminta untuk mengibarkan bendera Merah Putih masa tidak mau, bayangkan para pejuang kita terdahulu rela mengorbankan nyawa mereka demi kemerdekaan RI ini,” tutupnya.(andri)

Partinia Sebut Kader Tingkat Pekon Sebagai Perpanjangan Tangan Pemerintah Kepada Masyarakat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Kabupaten Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus sebut kader PKK dan Posyandu tingkat pekon merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Partinia Parosil Mabsus saat membuka lomba kader PKK Pekon/kelurahan dan lomba kader posyandu Se-Kabupaten Lampung Barat tahun 2025 di kantor PKK Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit, Kamis 07 Agustus 2025.

Menurut wanita yang akrab disapa Mak Cik peran kader PKK Pekon dan Posyandu sangat penting dalam memberikan pelayanan publik khususnya kesehatan bagi masyarakat.

“Kader pekon merupakan ujung tombak dalam berbagai bidang, terutama dalam pelayanan kesehatan dan pembangunan di tingkat Pekon. Mereka berperan penting dalam menjembatani masyarakat dengan berbagai program pemerintah dan pelayanan publik,” sebutnya.

Oleh karenanya, Partinia Parosil Mabsus minta kader PKK, Posyandu Kelurahan dan Pekon agar selalu meningkatkan ilmu pengetahuan sehingga menjadi kader unggul di masyarakat.

“Jadi kader itu berat, harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, kita ini perpanjangan tangan dari pemerintah untuk masyarakat. Mesti bisa menyampaikan program pemerintah Kabupaten Lampung Barat kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, para kader tingkat Kelurahan dan Pekon setelah mengikuti lomba ini bisa memberikan motivasi kepada pengurus posyandu lainnya.

“Setelah mengikuti lomba ini, ibuk-ibuk harus bisa menyalurkan pengetahuan yang didapat disini kepada kader lainnya,” tutupnya.(andri)

 

Bupati Lambar Apresiasi Muli Mekhanai, Harapkan Jadi Duta Peningkatan Pariwisata

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Muli Mekhanai Kabupaten Lampung Barat diharapkan menjadi duta yang dapat meningkatkan daya tarik wisata di Kabupaten yang memiliki selogan beguwai jejama.

Demikian disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat menghdiri Grand Final Muli Mekhanai Lampung Barat tahun 2025 di Gor Ajisaka Sekuting Terpadu Kecamatan Balik Bukit, Rabu (6/08) malam.

“Kami berharap akan terpilih duta wisata muda yang kreatif, memiliki potensi dan SDM yang unggul, serta proaktif dalam mempromosikan program Pariwisata,” kata Parosil Mabsus.

“Seperti kita ketahui Lampung Barat memiliki banyak sekali objek wisata, oleh karena itu diharapkan salah satu tugas Muli Mekhanai dapat menjadi motor penggerak menarik minat para wisatawan,” terangnya.

Karena menurut Parosil Mabsus Muli Mekhanai memiliki peran penting dalam mempromosikan potensi wisata daerah.

Selain itu, Parosil Mabsus juga berharap Muli Mekhanai dapat memberikan kontribusi positif terhadap keanekaragaman seni dan budaya di Kabupaten Lampung Barat.

Rasa bangga diekspresikan Parosil Mabsus atas antusias putra-putri di Kabupaten Lampung Barat mengikuti pemilihan Muli Mekhanai.

“Pemeilihan Muli Mekhanai ini memang sempat tidak digelar karena keterbatasan anggaran, namun di tahun ini antusias anak-anak kita untuk mengikuti pemilihan Muli Mekhanai diluar dugaan pak Bupati,” ujarnya.

Melihat begitu antusiasnya putra-putri di Lampung Barat untuk mengikuti kegiatan tersebut, ke depan Bupati Lampung Barat berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa.

Pak Cik begitu sapaan karibnya bagi bupati dua periode menyampaikan pesan terhadap finalis Muli Mekhanai agar menjunjung tinggi etika dan sopan santun.

“Bukan hanya secara fisik tapi juga pengetahuan dan wawasan serta memiliki adap dan etika yang baik,” tutup Parosil Mabsus.(andri)

Bupati Parosil Mabsus Lantik Pengurus GOW Lampung Barat 2025–2029, Tekankan Peran Strategis Perempuan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus, secara resmi melantik Ketua dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lampung Barat masa bhakti 2025–2029 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Aula Kagungan, Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Lampung Barat, Rabu (6/8/2025).

Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Lampung Barat Nomor: B/25/KPTS/GOW/-LB/2025 tentang Kepengurusan Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Lampung Barat Periode 2025–2029.

Hj. Gurti Komarawati Mad Hasnurin ditetapkan sebagai Ketua GOW terpilih, dengan Sri Ekowati sebagai Sekretaris dan Desi Haironi sebagai Bendahara.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Ketua TP-PKK Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus, Ketua Dharma Wanita Zelda Naturi Nukman, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, serta perwakilan organisasi wanita seperti Fatayat, Aisyiyah, dan lainnya.

Bupati Parosil Mabsus menekankan bahwa GOW harus menjadi wadah strategis bagi seluruh organisasi wanita yang ada di Lampung Barat.

Ia berharap kehadiran GOW dapat memperkuat solidaritas dan sinergi antarorganisasi perempuan demi kemajuan daerah.

“GOW harus menjadi media pemersatu dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Lampung Barat,” ujar Parosil.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya peran GOW dalam memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan di berbagai bidang kehidupan, khususnya dalam isu-isu perempuan dan anak.

“GOW harus bisa menjadi warna yang memberi kontribusi positif bagi pembangunan, khususnya di bidang perempuan, anak, dan ketahanan keluarga. Keberadaan GOW harus mampu menjadi penopang dalam menciptakan masyarakat yang lebih berdaya,” imbuhnya.

Bupati Parosil juga berpesan agar GOW tidak bersifat eksklusif, melainkan mampu menjembatani dan merangkul semua elemen.

“Organisasi ini jangan sampai eksklusif, hanya fokus pada kelompoknya sendiri. GOW harus terbuka, inklusif, dan mampu mengajak semua pihak untuk bergerak bersama demi kemajuan Lampung Barat,” tegasnya.

Pelantikan ini menandai awal baru bagi kepengurusan GOW dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang pemberdayaan perempuan dan pembangunan keluarga.(andri)

Wujudkan Swasembada Pangan, Polres Lambar Tanam Jagung Bersama Pemkab dan Ponpes

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Lampung Barat, Drs. Ahmad Hikami, mewakili Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, menghadiri kegiatan penanaman jagung yang diselenggarakan oleh Polres Lampung Barat di lahan milik Pondok Pesantren Daruth Tholibin, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (6/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk konkret dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Lahan seluas 1.200 meter persegi ditanami jagung sebagai bagian dari langkah awal menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Badan Pusat Statistik (BPS), Bulog, serta sejumlah instansi vertikal lainnya.

Personel Polres Lampung Barat bersama pengurus dan santri pondok pesantren, perangkat kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Kapolres Lampung Barat, AKBP Rinaldo Aser, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendorong pemanfaatan lahan secara produktif oleh masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam memanfaatkan lahan untuk kegiatan produktif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Ahmad Hikami mewakili Bupati Lampung Baray menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif yang dilakukan oleh Polres Lampung Barat.

Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mewujudkan program swasembada pangan nasional.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat sangat mendukung kegiatan penanaman jagung ini. Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, pondok pesantren, dan masyarakat adalah bentuk sinergi nyata dalam membangun ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Hikami.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi contoh dan inspirasi bagi wilayah lain di Lampung Barat untuk turut ambil bagian dalam program ketahanan pangan nasional yang telah menjadi prioritas Presiden Prabowo,” tambahnya.

Ahmad Hikami juga menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan sektor pertanian semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

“Dengan pemanfaatan lahan-lahan yang ada, termasuk di lingkungan pondok pesantren, kita tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberdayakan masyarakat dan menciptakan nilai ekonomi baru di tengah tantangan global saat ini,” pungkasnya.(nsr)

Sekda Lampung Barat Buka Bimtek Inovasi Daerah 2025: Wujudkan Pelayanan Publik yang Lebih Berkualitas

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Kagungan, Rabu (6/8).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat, Drs. Nukman, M.M., dan dihadiri oleh peserta dari berbagai perangkat daerah serta Analis Kebijakan Ahli Madya Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri yang mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam sambutannya, Sekda Drs. Nukman menegaskan bahwa Pemkab Lampung Barat terus menunjukkan komitmen tinggi terhadap pembangunan dan penguatan inovasi di berbagai sektor. Menurutnya, inovasi menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja pemerintah, pelayanan publik, serta daya saing daerah.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus berupaya menunjukkan komitmen dalam pembangunan dan inovasi di berbagai sektor,” ujar Nukman.

Ia menjelaskan bahwa sejak tahun 2019, Pemkab Lampung Barat telah mendorong pengembangan inovasi melalui pembinaan perangkat daerah agar mampu mengimplementasikan praktik-praktik inovatif dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.

Tujuannya adalah untuk mendorong kreativitas dan menciptakan pelayanan yang lebih efisien, responsif, dan berkualitas bagi masyarakat.

Keberhasilan upaya tersebut terlihat dari capaian prestasi pada tahun 2024, di mana Kabupaten Lampung Barat berhasil meraih predikat sebagai Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA).

Pemerintah daerah mencatat sebanyak 132 inovasi yang dihasilkan oleh berbagai perangkat daerah.

“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki komitmen tinggi untuk terus berinovasi dalam layanan publik dan tata kelola pemerintahan,” ungkap Nukman.

Kegiatan Bimtek tahun 2025 ini, lanjutnya, menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang lebih berkualitas, sekaligus mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, para pamong inovasi di lingkungan pemerintah daerah dapat lebih termotivasi, memiliki wawasan yang lebih luas, serta mampu mengidentifikasi program kerja yang dapat dikembangkan menjadi inovasi unggulan.

“Saya berharap Bimtek ini menjadi sumber keilmuan dan inspirasi bagi pamong inovasi daerah. Sehingga hasilnya dapat segera diterapkan di perangkat daerah masing-masing dan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik,” tutup Sekda.

Dengan pelaksanaan Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat ingin membangun ekosistem kompetisi yang sehat antar perangkat daerah dalam menciptakan inovasi, memperkuat tata kelola, serta mendorong pertumbuhan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.(andri)