Lubang Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Ketua GWI Tubaba Alami Luka Hingga Tembus Tulang

TUBABA –(deklarasinews.com)– Malam yang seharusnya penuh kebahagiaan di hari pertama Lebaran 2026 berubah menjadi tragedi. Seorang warga Panaragan yang juga menjabat sebagai Ketua organisasi pers GWI Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengalami kecelakaan lalu lintas serius, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, di ruas jalan Panaragan–Panaragan Jaya.

Kecelakaan diduga kuat dipicu kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Tiga lubang besar di badan jalan tertutup genangan air, sehingga tidak terlihat oleh pengendara.

Korban yang mengendarai sepeda motor (R2) pertama kali menghantam lubang awal hingga kehilangan kendali. Belum sempat menstabilkan kendaraan, korban kembali masuk ke lubang kedua yang lebih dalam, menyebabkan roda depan terjebak.

Akibatnya, roda belakang terangkat dan korban terpental ke depan, jatuh menghantam lubang ketiga. Wajah dan bahu korban terlebih dahulu membentur permukaan jalan sebelum akhirnya terguling beberapa meter.

Suara benturan keras di tengah hujan membuat warga sekitar bergegas keluar rumah dan memberikan pertolongan. Korban kemudian dilarikan ke PONED Panaragan Jaya.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka cukup serius. Luka pada bagian bibir atas dilaporkan tembus hingga ke tulang gusi, diduga akibat benturan dengan batu di jalan rusak. Selain itu, korban juga mengalami luka pada siku.

Petugas medis menyarankan agar korban dirujuk ke rumah sakit. Korban memilih dirujuk ke RSUD Tubaba. Namun, karena kecelakaan lalu lintas tidak ditanggung BPJS, korban akhirnya memutuskan pulang dan menjalani perawatan seadanya di rumah.

Saat ini, korban mengalami luka jahitan masing-masing lima jahitan di bagian bibir atas dan siku. Ia juga mengeluhkan nyeri hebat pada bagian pinggang dan bahu, sehingga hanya bisa terbaring di rumah.

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan klasik: jalan rusak yang seolah dibiarkan menjadi “jebakan maut”, terlebih saat musim hujan.

Sebelumnya, anggota DPRD Provinsi Lampung, Putra Jaya Umar, dalam kegiatan sosialisasi pada 8 Maret 2026 di Panaragan Jaya, telah menyinggung pentingnya penanganan jalan rusak.

Ia bahkan menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur tanggung jawab penyelenggara jalan. Dalam aturan tersebut, pihak yang lalai memperbaiki jalan hingga menyebabkan kecelakaan dapat dikenakan sanksi pidana.

Pernyataan tersebut kini terasa relevan, bahkan ironis, di tengah kejadian yang menimpa salah satu tokoh pers di Tubaba.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kondisi jalan yang berlubang tersebut, maupun langkah perbaikan yang telah atau akan dilakukan.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan publik:

Apakah harus menunggu korban berikutnya agar jalan tersebut diperbaiki?

Di tengah komitmen pemerintah yang sebelumnya menjanjikan perbaikan jalan sebelum Lebaran, kejadian ini justru menjadi tamparan keras bahwa di lapangan, keselamatan masyarakat masih dipertaruhkan di atas jalan yang rusak.(Mar)

Sambut Idulfitri, DPC KW-RI Pringsewu Serukan Persatuan dan Integritas Insan Pers

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Cabang Koalisi Wartawan Rangking Indonesia (DPC KW-RI) Kabupaten Pringsewu, Lampung menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat, khususnya insan pers di berbagai daerah.

Ketua DPC KW-RI Kabupaten Pringsewu, Lampung, Mulia Sari Dewi, A.Md, menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk saling memaafkan, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan dan kebersamaan demi kemajuan daerah,” ujar Mulia Sari Dewi.

Ia pun menyampaikan ucapan tulus kepada masyarakat luas:

“Saya, Mulia Sari Dewi, A.Md, selaku Ketua DPC KW-RI Kabupaten Pringsewu, Lampung, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberikan keberkahan, kesehatan, dan kekuatan untuk terus berbuat kebaikan,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh jajaran anggota DPC KW-RI Kabupaten Pringsewu, Lampung agar terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai wartawan.

“Kepada seluruh anggota KW-RI, saya mengajak untuk menjadikan Idul Fitri ini sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan soliditas organisasi, serta terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam setiap pemberitaan.

Mari kita hadir sebagai wartawan yang profesional, berimbang, dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh anggota tetap kompak, menjaga nama baik organisasi, serta terus berkontribusi positif dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan membangun.

Menutup pernyataannya, Mulia Sari Dewi mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Idul Fitri sebagai awal baru dalam memperkuat persaudaraan dan semangat pengabdian.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, mengampuni segala kesalahan, dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik serta bermanfaat bagi masyarakat, Pungkasnya [KW-RI)

AWPI Pesisir Barat Tebar Kepedulian, 12 Anak Yatim Terima Santunan Jelang Lebaran

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPC AWPI) Pesisir Barat berbagi kebahagiaan dengan menyantuni anak yatim dan piatu menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/03/2026).

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC AWPI Pesisir Barat, Joni Irawan, bersama sejumlah pengurus. Mereka turun langsung secara door to door menyambangi anak-anak yatim dan piatu di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Joni Irawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial AWPI, sekaligus menjalankan pesan Ketua Umum AWPI, Ahmad Hengki Jauzuli, agar organisasi senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya menjelang momen Lebaran.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan piatu. Apalagi ini menjelang Idulfitri, sudah sepatutnya kita saling berbagi dan peduli,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa santunan uang, tetapi juga bingkisan sebagai bentuk perhatian kepada mereka yang membutuhkan.

“Jangan dilihat dari nominalnya, tetapi dari keikhlasan dan kebersamaan. Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan kita juga. Kita sadar bahwa dalam setiap rezeki yang kita terima, ada hak anak-anak yatim dan piatu,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 12 anak yatim dan piatu menerima santunan dari AWPI Pesisir Barat.

Joni berharap kegiatan sosial seperti ini tidak hanya dilakukan saat menjelang hari besar keagamaan, tetapi dapat menjadi program berkelanjutan organisasi ke depan.

“Insya Allah ke depan AWPI Pesisir Barat akan terus hadir melalui berbagai kegiatan sosial, tidak hanya di momen tertentu,” harapnya.

Di akhir kegiatan, seluruh jajaran pengurus AWPI Pesisir Barat turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada masyarakat.

“Mohon maaf lahir dan batin. (Arnandes)

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H di Rutan Palembang

PALEMBANG – (deklarasinews.com)– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Erwedi Supriyatno, melaksanakan pengecekan langsung terhadap persiapan kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang, Kamis (19/03/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut turut didampingi oleh Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, beserta jajaran struktural dan petugas pengamanan.

Pengecekan ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian layanan kunjungan Idul Fitri berjalan dengan tertib, aman, serta sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan. Dalam peninjauan tersebut, Kakanwil menyoroti beberapa aspek penting, di antaranya kesiapan area kunjungan yang telah tertata rapi, bersih, serta memiliki alur keluar masuk yang jelas untuk menghindari penumpukan pengunjung.

Dari sisi pengamanan, seluruh petugas telah disiagakan sesuai ploting masing-masing dengan peningkatan kewaspadaan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Selain itu, prosedur layanan kunjungan juga telah disusun secara sistematis, mulai dari pemeriksaan identitas pengunjung, pengecekan barang bawaan, hingga pengaturan jadwal kunjungan.

Sarana dan prasarana pendukung seperti tenda, tempat duduk, alat pemeriksaan, serta fasilitas kesehatan juga telah dipersiapkan secara optimal guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan kunjungan.

Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, serta mengedepankan pelayanan prima tanpa mengabaikan aspek keamanan. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan sinergi dan pengawasan di lapangan serta segera melaporkan apabila terdapat kendala untuk segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, menyampaikan komitmennya untuk memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal demi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Fitri.

Dengan dilaksanakannya pengecekan ini, diharapkan pelaksanaan kunjungan Idul Fitri 1447 H di Rutan Kelas I Palembang dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung dan warga binaan. (Ril/Ning)

Cek Langsung ke Pasar, Sekda Supriyanto Pastikan Harga Sembako di Lampung Selatan Masih Terkendali

KALIANDA – (deklarasinews.com)– Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan mendapat kabar baik.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional masih relatif stabil.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, yang turun langsung melakukan pemantauan di Pasar Inpres Kalianda, Selasa (17/3/2026).

Dalam kegiatan itu, Sekda didampingi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tri Umaryani serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Tim melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan bahan pangan sekaligus memantau pergerakan harga di lapangan.

Supriyanto mengatakan, pemantauan tidak hanya dilakukan di Pasar Kalianda, tetapi juga di sejumlah pasar lain di wilayah Lampung Selatan guna memastikan kondisi pasokan menjelang Lebaran tetap terkendali.

“Kami ingin memastikan dua hal utama, yaitu ketersediaan barang dan perkembangan harga. Secara umum, stok kebutuhan pokok masih cukup dan harga cenderung stabil,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan, hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Daging tercatat naik sekitar Rp5.000 per kilogram, sementara telur mengalami kenaikan berkisar Rp1.000 hingga Rp2.000.

Namun demikian, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tidak signifikan dibandingkan lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.

“Alhamdulillah, beberapa hari menjelang Lebaran ini, kebutuhan pokok masih tersedia cukup banyak dan harga relatif stabil. Kenaikan hanya terjadi pada beberapa komoditas dan tidak terlalu besar,” jelas Supriyanto.

Selain melakukan pemantauan, Sekda juga berdialog langsung dengan para pedagang. Ia memberikan semangat agar aktivitas jual beli semakin meningkat seiring mendekatnya Idulfitri.

“Semoga pembeli semakin ramai, apalagi ini sudah mendekati Lebaran. Insyaallah pasar akan semakin hidup,” katanya.

Pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Lampung Selatan dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan lebih tenang. (Red)

 

Pererat Silaturahmi Ramadan, PWI Pagaralam Gelar Buka Bersama Anggota

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Momentum buka bersama pengurus dan anggota Persatuan wartawan Indonesia (PWI) kota Pagaralam menunjukan makin solid dan kompaknya PWI kota Pagaralam.

Acara buka bersama (bukber) Senin (16/03) dilaksanakan di Zayan Coffee and Resto di Jalan Air Perikan Pagaralam Selatan.

Buka bersama ini merupakan agenda rutin PWI kota Pagaralam  pada bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan.

Ketua PWI kota Pagaralam Agustinus Gusti menjelaskan,agenda rutin ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar anggota  PWI. ‘hari hari kerja kita sibuk dengan tugas masing masing,tak jarang ada yang kejar proyeksi dan sebagainya, moment ini tentu dinantikan untuk kumpul bareng agar makin kompak dan solid.”ungkapnya.

Buka bersama yang jauh dari kesan mewah tapi khidmat dan sarat makna ini ditutup dengan fose bersama. (Rep)

PMI Lampung Tunjuk dr. Zam Zanariah sebagai Plt Kepala UDD

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) provinsi Lampung melakukan penataan sementara pada kepemimpinan Unit Donor Darah (UDD) Pembina Provinsi Lampung seiring dengan proses pendalaman terhadap hasil audit internal yang sedang berlangsung. Dalam rangka memberikan ruang bagi proses evalusi tersebut, dr. Mars Dwi Tjahjo, Sp.U., untuk sementarat tidak menjalankan tugasnya sebagai Kepala UDD hingga proses pendalaman hasil audit internal selesai dilakukan.

Dalam keterangannya di Markas PMI Provinsi Lampung pada Senin (16/3/2026) Wakil Ketua PMI Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, menyerahkan Surat Keputusan (SK) terkait penugasan sementara kepempimpinan di UDD sekaligus menunjuk dr. Zam Zanariah Ibrahim, Sp.S., M.Kes., sebagai Pelaksana Tugas Lanjutan (PLT) Kepala UDD guna memastikan kelangsungan operasional pelayanan darah tetap berjalan dengan baik. Rudy menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari laporan Satuan Pengawas Internal (SPI) PMI Provinsi Lampung yang merekomendasikan perlunya penelaahan lebih lanjut terhadap beberapa aspek tata kelola di lingkungan UDD.

“Berdasarkan hasil audit internal SPI PMI Provinsi Lampung, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut, khususnya terkait pelaksanaan sejumlah kebijakan strategis yang dalam mekanismenya berada pada kewenangan pimpinan PMI Provinsi Lampung,” ujarnya.

Selain itu, audit internal juga mencatat adanya sejumlah penggunaan anggaran yang perlu di telaah kembali kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, PMI Provinsi Lampung memandang perlu untuk melakukan pendalaman audit secara menyeluruh guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.

Dalam kesempatan yang sama, Rudy juga menyampaikan bahwa kondisi keuangan UDD PMI Lampung saat ini sedang dalam proses evaluasi, dengan kewajiban keuangan yang tercatat sekitar Rp27 Miliar serta posisi kas yang terbatas. Kondisi tersebut mendorong organisasi untuk melakukan penyesuaian terhadap beberapa komponen pembiayaan, termasuk penghitungan kembali tunjangan kinerja pegawai agar selaras dengan kemampuan keuangan lembaga. Meski demikian PMI Provinsi Lampung memastikan bahwa hak-hak dasar pegawai tetap menjadi perhatian utama organisasi.

“Gaji pegawai dari bulan Januari hingga Februari, serta gaji bulan Maret termasuk gaji ke-14, telah dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Menutup keterangannya, pengurus PMI Provinsi Lampung mengimbau seluruh jajaran UDD untuk tetap menjaga profesionalitas kerja, memperkuat kebersamaan, serta tetap fokus pada misi kemanusiaan dalam memberikan pelayanan darah kepada masyarakat.

PMI Provinsi Lampung menegaskan bahwa Langkah pembenahan internal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi dan memastikan pelayanan darah kepada masyarakat Lampung dapat terus berjalan secara profesional dan berkelanjutan.(red)

 

Arus Mudik Lebaran Makin Ramai, Bupati Egi Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman di Jalur Trans Sumatra

BAKAUHENI -(deklarasinews.com) –Menjelang puncak arus mudik Idulfitri, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memastikan kesiapan layanan bagi para pemudik yang melintas di jalur Trans Sumatra. Lonjakan kendaraan yang terus meningkat menjadi perhatian utama dalam pemantauan tersebut.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung meninjau langsung sejumlah posko pelayanan mudik di titik-titik vital jalur lintas Sumatra, Senin (16/3/2025).

Rombongan yang turut diikuti Pangdam XXI/Radin Inten, Kapolda Lampung, Wakapolda Lampung, serta Danrem 043/Gatam tersebut menyambangi beberapa lokasi strategis, mulai dari Rest Area KM 49, Rest Area KM 20, hingga Pelabuhan Bakauheni.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus kesiapan fasilitas pelayanan bagi pemudik, terutama di jalur utama yang menjadi pintu gerbang masuk Pulau Sumatra.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga memeriksa kesiapan Posko Pelayanan Kesehatan yang disiagakan di rest area KM 49 dan KM 20. Posko tersebut disiapkan untuk memberikan penanganan medis bagi pemudik yang mengalami kelelahan selama perjalanan maupun membutuhkan pemeriksaan kesehatan ringan.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan di tiga titik utama tersebut, kondisi arus lalu lintas masih terpantau aman dan kondusif meski volume kendaraan terus mengalami peningkatan signifikan.

“Data pantauan menunjukkan tren peningkatan. Pada tanggal 13 tercatat sekitar 5.000 kendaraan, hari berikutnya naik menjadi 11.000 kendaraan, tadi malam mencapai 19.000 kendaraan, dan hari ini menyentuh sekitar 20.000 kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” ujar Helfi.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah penumpang kapal penyeberangan rata-rata mencapai 2.000 hingga 2.500 orang per perjalanan.

Untuk menjaga keamanan pemudik, khususnya pengendara roda dua, pihak kepolisian telah melakukan pengawalan sebanyak empat kali dari pelabuhan menuju jalur reguler.

Koordinasi tersebut akan terus dilakukan secara serentak bersama seluruh pemangku kepentingan selama masa arus mudik.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan layanan mudik tahun ini.

Menurutnya, berbagai fasilitas pelayanan yang disiapkan, mulai dari pengamanan hingga layanan kesehatan, menunjukkan kesiapan yang matang dalam menghadapi lonjakan pemudik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polda, Polres Lampung Selatan, serta tim kesehatan dari provinsi dan kabupaten yang telah bersiaga. Persiapan pelayanan mudik ini sudah sangat matang,” kata Egi.

Bupati Egi juga mengingatkan para pemudik agar selalu menjaga kondisi tubuh dan memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan selama perjalanan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara ketika merasa lelah dan memanfaatkan posko istirahat yang telah disediakan di sepanjang jalur mudik.

“Saya berpesan kepada seluruh pemudik untuk selalu menjaga kesehatan agar kondisi tubuh tetap prima, pastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan, dan yang terpenting jangan memaksakan diri. Jika lelah, istirahatlah sejenak di posko yang tersedia,” ujarnya.(Red)

IWAPI Lampung Kembali Gelar Webinar Srategi Manajemen, Aspek Hukum dan Relasi Transformasi Digital

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Di Minggu terakhir di bulan Ramadan, Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Pengusaha (DPD IWAPI Provinsi Lampung, kembali menggelar webinar yang mengangkat tema ‘Smart Women 2026 : Strategi Manajemen, Aspek Hukum dan Relasi Transformasi Digital’ di pandu oleh moderator, Dra. Hj. Syarifah., MH dengan narasumber para pakar dibidangnya yaitu Rahmawati Dzaelani dan Fatmawati, SH., MH melalui zoom, Senin (16/3).

Webinar kali ini implementasi program kerja bersama dari WKU I, WKU VIII dan WKU IX DPD IWAPI Provinsi Lampung.

Rahmawati Dzaelani, yang dalam kesehariannya menjabat sebagai WKU bidang IT dan Digitalisasi DPP IWAPI, mengangkat materi tentang Strategi Bangun Personal/Produk. Branding yang Powerfull.

“Memilih niche yang jelas membantu meningkatkan ‘retention rate’, karena audiens relevan dan membangun loyalitas pelanggan karena penawaran yang lebih personal,”paparnya.

Lebih lanjut Rahmawati menjelaskan Niche adalah topik, tema, atau segmen pasar yang spesifik dan terfokus, dipilih untuk dibahas secara mendalam dalam konten salah satunya pada blog/media sosial atau target bisnis. Niche bertujuan memenuhi kebutuhan unik audiens tertentu, membangun personal branding yang kuat, serta membedakan diri dari kompetitor di pasar yang lebih luas.

“Teknik SMART Goals adalah metode perumusan tujuan yang efektif, terstruktur, dan terukur, terdiri dari Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound. Pendekatan ini membantu mengubah tujuan abstrak menjadi rencana kerja konkret yang jelas, terfokus, serta meningkatkan motivasi untuk mencapai hasil yang diinginkan tepat waktu,”ujarnya.

Narasumber selanjutnya di sampaikan oleh, Fatmawati,SH., MH, membahas topik Perlindungan Hukum dan Kekayaan Intelektual di Indonesia.

Dalam paparannya, wanita yg menjabat WKU VIII bidang Hukum dan HAM DPD IWAPI Lampung menyampaikan proses lahirnya Kekayaan Intelektual (KI) atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah berawal dari kemampuan daya pikir, rasio, karya, cipta, dan karsa manusia yang diekspresikan dalam berbagai bentuk karya.

“Karya-karya intelektual ini mencakup bidang ilmu pengetahuan, seni, sastra, hingga teknologi yang dihasilkan melalui pengorbanan waktu, tenaga, dan biaya, sehingga memiliki nilai ekonomi,”jelasnya.

Selanjutnya, Fatmawati menjelaskan poin-poin penting proses lahirnya kekayaan intelektual.

“Secara historis, perlindungan HAKI pertama kali muncul di Venice, Italia, pada tahun 1470 yang menyangkut masalah paten. Di Indonesia, perkembangan HKI mengikuti konvensi internasional (TRIPs) dan mencakup berbagai undang-undang Hak Cipta, Paten, Merek, Desain Industri, dan lain sebagainya,”lanjutnya.

Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Lampung mengapresiasi program kerja dari WKU I, WKU VIII dan WKU IX DPD IWAPI Lampung yang diimplementasikan dalam bentuk webinar.

“Dunia usaha saat ini tidak lagi berjalan linear. Kita berada di tengah arus perubahan yang sangat cepat. Sebagai Smart Women, kita dituntut tidak hanya sekadar ‘bertahan’, tetapi harus mampu melakukan lompatan strategis. Tema hari ini Strategi Manajemen, Aspek Hukum, dan Transformasi Digital adalah tiga pilar utama yang akan menentukan seberapa jauh bisnis kita bisa melaju di masa depan,”kata Bunda Reny, sapaan akrabnya.

Wanita yang kesehariannya menjabat sebagai Rektor Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) dan Koordinator Global Surya Islamic School menyampaikan transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Namun, digitalisasi bukan hanya soal memiliki media sosial atau berjualan di marketplace, memanfaatkan teknologi untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan, menyederhanakan rantai pasok, dan memperluas jejaring pasar hingga ke kancah global.

“Perempuan mandiri secara ekonomi adalah pilar kekuatan bangsa. Dan perempuan yang cerdas teknologi serta hukum adalah pemimpin masa depan. Saya berharap webinar ini menjadi wadah diskusi yang tajam dan aplikatif. Jangan ragu untuk menggali ilmu sedalam-dalamnya dari para narasumber kita. Mari kita buktikan bahwa anggota IWAPI adalah pengusaha yang cerdas, tangguh, dan siap menyongsong ekonomi digital dengan penuh percaya diri,”pungkasnya.

Saat sesi tanya jawab, WKU IX, Bidang Humas, Promosi dan IT, Yuliantari, SE berpesan kepada seluruh peserta yang hadir pada webinar, bahwa seluruh medsos IWAPI, bisa dimanfaatkan sebagai sarana promosi dan informasi bagi pengurus dan pelaku UMKM dibawah naungan IWAPI.

Webinar yang di gelar oleh IWAPI Lampung selalu diminati, dibuktikan dengan jumlah participants yang tergabung dalam zoom hingga lebih dari 150 peserta. (rls/*)

Pemdes Gunung Betuah Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga

ABUNG BARAT -(deklarasinews.com)– Pemerintah Desa Gunung Betuah, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Pada Minggu (15/3/2026), bertempat di Balai Desa setempat, dilaksanakan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari Pemerintah Provinsi Lampung kepada warga yang berhak menerima.

Sebanyak 269 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hadir untuk menerima bantuan tersebut. Penyaluran ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan kebutuhan pokok di tingkat desa tetap terpenuhi.

Kegiatan penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh jajaran aparatur desa guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Desa Gunung Betuah, Murni, didampingi Sekretaris Desa Anggi serta Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Yosse Rizal.

Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh seluruh perangkat desa yang turut membantu mengatur jalannya proses pembagian bantuan, sehingga tetap tertib, lancar, dan transparan.

Pemerintah desa memastikan bahwa setiap warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan memperoleh haknya sesuai dengan data verifikasi terbaru yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.(Zainal)