Perubahan APBD 2025 Dibahas, Ketua DPRD Asahan Sampaikan Ini

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Ketua DPRD Kabupaten Asahan Pimpin Rapat Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 Oleh Badan Anggaran DPRD Kabupaten Asahan, Rabu (18/09/2025).

Rapat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Wakil Ketua dan Anggota Dewan, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah, serta hadirin.

Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M sebagai pimpinan Sidang Mengatakan berdasarkan ketentuan peraturan DPRD Kabupaten Asahan nomor 2 tahun 2018 tentang tata tertib sebagaimana telah diubah dengan peraturan DPRD Kabupaten Asahan Nomor 1 Tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan DPRD Kabupaten Asahan Nomor 2 tahun 2018 tentang tata tertib DPRD, Pasal 35 Ayat (1) menyatakan bahwa Pembicaraan Tingkat II di lakukan dalam rapat paripurna dengan kegiatan.

Penyampaian Laporan hasil pembahasan

Sebagaimana dimaksud dalam pasal 33 selanjutnya ayat (2) memuat tentang penyesuaian atau perubahan atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai APBD yang telah selesai dibahas Badan Anggaran DPRD bersama TAPD.

Di tempat yang sama Rita Marissa Siregar, S.Pd Mewakili Badan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Asahan menyampaikan laporan tentang hasil Pembahasan Rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD Kabupaten Asahan.

Kemudian rapat paripurna ini merupakan bagian dari proses pembahasan perubahan APBD yang bertujuan untuk menyesuaikan anggaran dengan kebutuhan masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik. Dengan demikian, diharapkan perubahan APBD ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Asahan. (Ana)

Minta ZIS Disalurkan Tepat Sasaran, Bupati Asahan Pesan Ini

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Zakat adalah energi kebaikan yang mampu menghubungkan kepedulian dengan kebutuhan. Ia bukan sekadar kewajiban, tetapi hadir sebagai instrumen keadilan sosial yang memberi harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang.

Di Kabupaten Asahan, semangat itu kembali diwujudkan melalui penyaluran Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Triwulan III Tahun 2025 oleh BAZNAS, dengan harapan mampu menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan, Rabu (18/09/2025).

Pada kesempatan ini, bantuan disalurkan kepada 153 penerima dengan beragam kategori. Mulai dari guru mengaji, mahasiswa penyusun skripsi, marbot masjid, fakir miskin, korban kebakaran, mualaf, dan korban bencana alam, hingga program strategis seperti penanganan stunting, pembangunan masjid dan madrasah, serta beasiswa pendidikan jenjang S2 dan S3. Penyaluran ini menunjukkan betapa zakat mampu menyentuh berbagai aspek kehidupan umat.

Kehadiran Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, M.AP., Rektor Universitas Asahan (UNA), Ketua MUI Kabupaten Asahan, serta para pembina BAZNAS Kabupaten Asahan menandai kuatnya dukungan lintas unsur terhadap pengelolaan zakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan, Ir. H. Ansa’ari Margolang, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat dan ASN Pemkab Asahan yang terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Menurutnya, amanah tersebut akan dijaga dengan pengelolaan profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam arahannya, Bupati Asahan menegaskan pentingnya menyalurkan zakat tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. Pesan ini sekaligus memperkuat rekam jejak keberhasilan beliau yang baru-baru ini dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Daerah Pembina BAZNAS Terbaik. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa komitmen Pemkab Asahan dalam mendukung tata kelola zakat yang amanah dan berdaya guna telah diakui secara nasional, serta semakin memotivasi seluruh elemen untuk memperkuat sinergi demi kesejahteraan masyarakat. (Ana)

Wabup Asahan: ASN Harus Kompak, Berintegritas, dan Melayani dengan Sepenuh Hati

ASAHAN -(deklarasinews.com)- ASN adalah ujung tombak pemerintahan. Dedikasi, kekompakan, dan semangat pengabdian yang Bapak/Ibu berikan akan menentukan wajah pelayanan publik kita.

Mari tunjukkan kinerja terbaik, jalankan tanggung jawab sebagai eksekutif dengan penuh integritas, dan jadikan pengabdian ini sebagai ladang amal bagi bangsa dan kabupaten yang kita cintai ini,” demikian penekanan utama yang disampaikan Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP, saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional Bulan September 2025 di Halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu (17/9/2025).

Pada arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan hanya rutinitas setiap tanggal 17, tetapi momentum yang harus dimaknai dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, kegiatan ini menjadi refleksi bagi ASN untuk meneguhkan komitmen, meningkatkan disiplin, serta memperkuat rasa nasionalisme dan loyalitas terhadap bangsa. Dengan begitu, kinerja ASN dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Upacara ini diikuti dengan penuh khidmat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala OPD, serta ASN dari berbagai perangkat daerah. Kehadiran seluruh jajaran menunjukkan solidaritas dan semangat bersama dalam menjaga marwah pemerintahan serta mendukung tercapainya visi Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. Suasana penuh kekompakan ini menjadi bukti nyata semangat kolektif ASN untuk bekerja lebih baik.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan penali asih kepada ASN yang memasuki masa pensiun. Penyerahan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk penghargaan tulus atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas. Hal ini diharapkan menjadi teladan bagi ASN yang masih aktif untuk terus bekerja dengan sepenuh hati, menebarkan semangat pengabdian, serta menorehkan prestasi terbaik bagi Kabupaten Asahan.(ana)

Momentum Maulid Nabi, Pemkab Asahan Terima Hibah Cagar Budaya Tempat Lahirnya MTQ Pertama di Indonesia

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M di Kabupaten Asahan berlangsung khidmat sekaligus bersejarah, Rabu (17/9/2025).

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Masjid Agung H Achmad Bakrie Kisaran ini, Pemerintah Kabupaten Asahan menerima hibah bangunan dan sebahagian tanah yang dahulu menjadi tempat musyawarah panitia penyelenggara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) pertama di Indonesia tahun 1946 di Desa Pondok Bungur, Kecamatan Rawang Panca Arga. Hibah diserahkan oleh Azwar D, S.Sos, ahli waris keluarga pemilik bangunan, untuk dijadikan sebagai cagar budaya religi.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas hibah tersebut. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami berterima kasih kepada keluarga besar Bapak Azwar yang telah dengan tulus menghibahkan bangunan bersejarah ini. Amanah ini akan kami jaga, kami lestarikan, dan kami kembangkan sebagai destinasi wisata religi yang membawa manfaat bagi masyarakat sekitar,” tegas Bupati.

Acara Maulid Nabi turut diisi tausiyah oleh Al Ustadz H. Irfan Yusuf, S.Ag, yang mengajak masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW serta merawat sejarah besar Asahan sebagai tuan rumah MTQ pertama di Indonesia. “Momentum ini bukan hanya peringatan Maulid Nabi, tetapi juga kebanggaan bagi Asahan yang menjadi saksi lahirnya MTQ di Indonesia. Mari kita jadikan warisan ini sebagai penyemangat meningkatkan amal ibadah dan menjaga identitas daerah,” pesannya.

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Asahan, Kajari Asahan, Ketua PN Kisaran, Kapolres Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Danlanal Tanjung Balai Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Aparatur Sipil Negara, Ketua dan Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus, Ketua DWP Kabupaten Asahan, Ketua BKM Agung H Achmad Bakrie Kisaran, Kepala Desa Pondok Bungur, serta jamaah Masjid Agung H Achmad Bakrie Kisaran dan undangan lainnya. Suasana khidmat ini menjadi bukti kebersamaan seluruh unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan umat dalam menjaga tradisi religius dan sejarah besar Kabupaten Asahan.(ana)

Bupati Asahan: Pembangunan Jalan Jadi Prioritas, Kesehatan dan Pelayanan Publik Tetap Jadi Perhatian

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Saat ini masyarakat menunggu hasil kerja kita, karena itu sampaikan kepada mereka bahwa pembangunan infrastruktur jalan adalah prioritas penting Pemerintah Kabupaten Asahan, Rabu (17/9/2025).

RPJMD kita baru selesai disusun, dan dengan pedoman tersebut kita akan bekerja selama lima tahun ke depan untuk memastikan pembangunan berjalan terarah, terukur, dan menjawab kebutuhan masyarakat. Selain jalan, perhatian kita juga menyentuh persoalan kesehatan, pendidikan, dan pelayanan umum yang menjadi kebutuhan mendasar rakyat. Tentu semua akan kita lakukan secara bertahap sesuai skala prioritas, namun komitmen kita jelas: pembangunan harus terus bergerak dan hasilnya harus dirasakan rakyat,” tegas Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., saat memimpin Rakorpem di Aula Melati.

Bupati kemudian menekankan pentingnya percepatan birokrasi agar hasil pembangunan benar-benar bisa segera dirasakan masyarakat. “Program tidak boleh berjalan lambat, rakyat menunggu hasil nyata. Karena itu, aktualisasi tugas birokrasi bersama Satgas yang kita bentuk hari ini harus menjadi mesin percepatan perubahan. Jangan ada lagi kebijakan atau tindak lanjut yang berhenti di meja rapat, semuanya harus turun ke lapangan dan direalisasikan menjadi kerja nyata,” ujarnya.

Sebagai benang merah, Bupati menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak cukup diukur dari terbentuknya Satgas atau dari pembangunan fisik semata, melainkan dari kesungguhan birokrasi menjawab kebutuhan rakyat. Pemerintah harus bergerak dengan ukuran yang jelas, komunikasi dengan masyarakat harus terbuka, dan setiap kebijakan harus memberi manfaat nyata. “Yang kita bangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah hadir dengan solusi dan kerja nyata,” tambahnya.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP., memperkuat arahan Bupati dengan menekankan pentingnya respons cepat dari seluruh perangkat daerah. “Program nasional adalah peluang besar yang harus kita jemput. OPD dan Camat harus responsif, tidak boleh ada yang terlewat. Saudara juga dituntut menjawab tantangan di lapangan, menggali potensi PAD, dan mengubahnya menjadi kekuatan ekonomi daerah,” tegas Wabup. Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak boleh alergi terhadap masukan publik. “Ingat, kita bukan antikritik. Kritik adalah vitamin yang harus kita jawab dengan kerja keras dan kerja nyata. Di samping itu, buka akses informasi seluas-luasnya agar masyarakat mengetahui apa yang kita kerjakan dan sejauh mana capaian yang sudah diraih,” ungkapnya.

Dengan strategi baru ini, Pemkab Asahan menegaskan bahwa visi Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan bukan sekadar slogan. Setiap kebijakan akan dipantau, setiap program dievaluasi, dan setiap hasil diukur dari kepuasan masyarakat. Rakorpem yang biasanya hanya menjadi forum evaluasi rutin kini menjadi panggung percepatan, tempat lahirnya instruksi tegas agar pemerintah bekerja lebih lincah, responsif, dan berdampak nyata bagi rakyat.(ana)

Pembangunan Jalan Jadi Prioritas, Kesehatan dan Pelayanan Publik Tetap Jadi Perhatian Di Kabupaten Asahan

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Saat ini masyarakat menunggu hasil kerja kita, karena itu sampaikan kepada mereka bahwa pembangunan infrastruktur jalan adalah prioritas penting Pemerintah Kabupaten Asahan, Selasa (17/9/2025).

RPJMD kita baru selesai disusun, dan dengan pedoman tersebut kita akan bekerja selama lima tahun ke depan untuk memastikan pembangunan berjalan terarah, terukur, dan menjawab kebutuhan masyarakat. Selain jalan, perhatian kita juga menyentuh persoalan kesehatan, pendidikan, dan pelayanan umum yang menjadi kebutuhan mendasar rakyat. Tentu semua akan kita lakukan secara bertahap sesuai skala prioritas, namun komitmen kita jelas: pembangunan harus terus bergerak dan hasilnya harus dirasakan rakyat,” tegas Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., saat memimpin Rakorpem di Aula Melati.

Bupati kemudian menekankan pentingnya percepatan birokrasi agar hasil pembangunan benar-benar bisa segera dirasakan masyarakat. “Program tidak boleh berjalan lambat, rakyat menunggu hasil nyata. Karena itu, aktualisasi tugas birokrasi bersama Satgas yang kita bentuk hari ini harus menjadi mesin percepatan perubahan. Jangan ada lagi kebijakan atau tindak lanjut yang berhenti di meja rapat, semuanya harus turun ke lapangan dan direalisasikan menjadi kerja nyata,” ujarnya.

Sebagai benang merah, Bupati menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak cukup diukur dari terbentuknya Satgas atau dari pembangunan fisik semata, melainkan dari kesungguhan birokrasi menjawab kebutuhan rakyat. Pemerintah harus bergerak dengan ukuran yang jelas, komunikasi dengan masyarakat harus terbuka, dan setiap kebijakan harus memberi manfaat nyata. “Yang kita bangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah hadir dengan solusi dan kerja nyata,” tambahnya.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP., memperkuat arahan Bupati dengan menekankan pentingnya respons cepat dari seluruh perangkat daerah. “Program nasional adalah peluang besar yang harus kita jemput. OPD dan Camat harus responsif, tidak boleh ada yang terlewat. Saudara juga dituntut menjawab tantangan di lapangan, menggali potensi PAD, dan mengubahnya menjadi kekuatan ekonomi daerah,” tegas Wabup. Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak boleh alergi terhadap masukan publik. “Ingat, kita bukan antikritik. Kritik adalah vitamin yang harus kita jawab dengan kerja keras dan kerja nyata. Di samping itu, buka akses informasi seluas-luasnya agar masyarakat mengetahui apa yang kita kerjakan dan sejauh mana capaian yang sudah diraih,” ungkapnya.

Dengan strategi baru ini, Pemkab Asahan menegaskan bahwa visi Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan bukan sekadar slogan. Setiap kebijakan akan dipantau, setiap program dievaluasi, dan setiap hasil diukur dari kepuasan masyarakat. Rakorpem yang biasanya hanya menjadi forum evaluasi rutin kini menjadi panggung percepatan, tempat lahirnya instruksi tegas agar pemerintah bekerja lebih lincah, responsif, dan berdampak nyata bagi rakyat. (Ana)

Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Wabup Asahan : ASN Harus Melayani Masyarakat dengan Sepenuh Hati

ASAHAN -(deklarasinews.com)- ASN adalah ujung tombak pemerintahan. Dedikasi, kekompakan, dan semangat pengabdian yang Bapak/Ibu berikan akan menentukan wajah pelayanan publik kita. Mari tunjukkan kinerja terbaik, jalankan tanggung jawab sebagai eksekutif dengan penuh integritas, dan jadikan pengabdian ini sebagai ladang amal bagi bangsa dan kabupaten yang kita cintai ini,” demikian penekanan utama yang disampaikan Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP, saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional Bulan September 2025 di Halaman Kantor Bupati Asahan, Selasa (17/09/2025)

Pada arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan hanya rutinitas setiap tanggal 17, tetapi momentum yang harus dimaknai dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, kegiatan ini menjadi refleksi bagi ASN untuk meneguhkan komitmen, meningkatkan disiplin, serta memperkuat rasa nasionalisme dan loyalitas terhadap bangsa. Dengan begitu, kinerja ASN dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Upacara ini diikuti dengan penuh khidmat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala OPD, serta ASN dari berbagai perangkat daerah. Kehadiran seluruh jajaran menunjukkan solidaritas dan semangat bersama dalam menjaga marwah pemerintahan serta mendukung tercapainya visi Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. Suasana penuh kekompakan ini menjadi bukti nyata semangat kolektif ASN untuk bekerja lebih baik.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan penali asih kepada ASN yang memasuki masa pensiun. Penyerahan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk penghargaan tulus atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas. Hal ini diharapkan menjadi teladan bagi ASN yang masih aktif untuk terus bekerja dengan sepenuh hati, menebarkan semangat pengabdian, serta menorehkan prestasi terbaik bagi Kabupaten Asahan. (Ana)

 

Bupati Asahan Dianugerahi BAZNAS Awards 2025

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Gerakan penguatan Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) di Kabupaten Asahan mendapatkan pengakuan nasional. Dalam ajang BAZNAS Awards 2025, Kabupaten Asahan diapresiasi atas keberhasilannya membangun tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat. Atas capaian tersebut, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., selaku Pembina BAZNAS Kabupaten Asahan, dianugerahi penghargaan pada Kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia, Kamis (28/8/2025).

Penghargaan ini sekaligus menegaskan peran strategis BAZNAS sebagai lembaga resmi negara yang hadir dari umat, untuk umat, dan kembali kepada umat. BAZNAS tidak hanya mengelola zakat sebagai kewajiban syariah, tetapi juga menempatkannya sebagai instrumen pembangunan nasional. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ikut menjadi bagian dalam pengentasan kemiskinan, memperkuat kemandirian ekonomi bangsa, menyatukan keguyuban umat, serta bahkan ikut mewarnai perjuangan kemanusiaan dalam membantu masyarakat Gaza.

Keberhasilan Kabupaten Asahan tidak terlepas dari partisipasi masyarakat. Para muzakki yang konsisten menunaikan zakat, para amil yang bekerja penuh amanah, dan para mustahik yang memanfaatkannya secara produktif telah menjadikan ZIS sebagai gerakan kolektif. Dukungan masyarakat inilah yang menjadikan zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi sebuah kekuatan sosial yang nyata dalam memperkuat solidaritas, meningkatkan daya tahan ekonomi, dan menghadirkan keadilan sosial di tengah-tengah umat.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, dalam komentarnya menyampaikan rasa syukur sekaligus penegasan komitmen bahwa penghargaan ini adalah milik bersama. “Penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat Asahan. Zakat, infaq, dan shadaqah bukan hanya kewajiban ibadah, melainkan kekuatan nyata untuk mengangkat derajat umat, membantu yang lemah, serta membangun kemandirian. Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung BAZNAS agar manfaat zakat semakin luas, baik untuk masyarakat kita maupun sebagai wujud solidaritas untuk perjuangan umat di dunia, termasuk saudara-saudara kita di Gaza,” ujarnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan yang turut hadir menambahkan bahwa penghargaan ini adalah hasil nyata sinergi pemerintah daerah, amil, dan masyarakat. “Dukungan penuh Bupati Asahan sebagai Pembina BAZNAS membuat gerakan zakat di Asahan semakin kokoh. Zakat kita arahkan untuk memberdayakan masyarakat, mengurangi kemiskinan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial lintas batas. Inilah wujud nyata zakat sebagai kekuatan umat,” ungkapnya. Prestasi ini juga sejalan dengan Visi Kabupaten Asahan, yakni mewujudkan masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan, serta mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat kemandirian ekonomi, dan menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.(Doni)

 

Bupati Terima Audensi Al-Washliyah Kabupaten Asahan

ASAHAN -(deklrasinews.com)- Al-Washliyah Kabupaten Asahan melakukan audiensi dengan Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, di Rumah Dinas Bupati Asahan. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan membahas potensi Al-Washliyah dan Pemerintah Kabupaten Asahan, Selasa (16/09/2025).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Administrasi Umum Setdakab Asahan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan, Pengurus Besar Al-washliyah Kabupaten Asahan, Muslimat Al-washliyah Kabupaten Asahan, Ketua Himmah Kabupaten Asahan, Ketua IPA Kabupaten Asahan, Ketua Pemuda Al-washliyah Kabupaten Asahan dan Pengurus Al-washliyah lainnya.

Dalam pertemuan ini, Ketua Al-Washliyah Kabupaten Asahan, H. Syahrul Nasution, menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Asahan meminta dukungan untuk beberapa program Al-Washliyah, seperti pembangunan taman pendidikan anak dan pelatihan dai dan pemasangan tiang listrik ke pusat sekolah al-washliyah.

Hal tersebut merupakan salah satu untuk mencapai program al-washliyah dan ikut mensukseskan visi misi pemerintah kabupaten Asahan yak Masyarakat Asahan Sejahtera Religius Maju dan Berkelanjutan.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menyambut baik pertemuan ini dan mengucapakan terimakasih atas silaturahmi ini terus terjalin. Terkait yang di sampaikan oleh ketua Al-Washliyah dan menyatakan kesediaannya untuk membantu. Beliau juga meminta data tentang aset-aset Al-Washliyah yang akan Pemkab Asahan bantu sesuai dengan kewenangan dan aturan yang berlaku.

Pertemuan ini juga membahas tentang potensi beberapa poin diantaranya dalam bidang pendidikan dan keagamaan. Bupati Asahan mengundang Al-Washliyah untuk berpartisipasi dalam program-program pembangunan kabupaten, seperti master plan Kota Kisaran dan pengembangan rumah sakit standar nasional.

Dengan adanya audiensi ini, diharapkan Al-Washliyah Kabupaten Asahan dan Pemerintah Kabupaten Asahan dapat bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan, keagamaan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Asahan.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen Bupati Asahan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai kemajuan kabupaten. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan Kabupaten Asahan dapat menjadi lebih maju dan sejahtera.

Al-Washliyah Kabupaten Asahan berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan keagamaan di kabupaten melalui program-program yang dijalankan. Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan, diharapkan Al-Washliyah dapat menjalankan program-programnya dengan lebih efektif.

Dalam pertemuan ini Bupati Asahan mengajak Al-Washliyah Kabupaten Asahan untuk membangun Kabupaten Asahan yang lebih baik. Dengan silaturahmi ini diharapkan Kabupaten Asahan dapat menjadi Masyarakat Asahan Sejahtera Religius Maju dan Berkelanjutan. (Ana)

Dorong Penguatan Jaminan Sosial dan Sekolah Rakyat, Pemkab Asahan Temui Mensos

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar audiensi resmi dengan Menteri Sosial Republik Indonesia Dr. H. Syaifullah Yusup, di Kantor Kementerian Sosial RI Jakarta, Senin (15/9/2025).

Pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P yang juga didampingi dengan jajaran pejabat daerah, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam mendorong efektivitas program-program kesejahteraan sosial.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan menyampaikan sejumlah usulan strategis, salah satunya adalah perlunya dukungan Kementerian Sosial untuk memperluas cakupan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi warga miskin yang telah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Menurut Pemkab Asahan, meski DTKS telah diperbarui secara berkala, masih banyak warga rentan yang belum memperoleh jaminan kesehatan karena keterbatasan kuota nasional.

Wakil Bupati Rianto menegaskan bahwa jaminan kesehatan menjadi kebutuhan dasar yang mutlak dan mendesak untuk dipenuhi, terutama bagi masyarakat prasejahtera yang seringkali menghadapi kendala biaya saat mengakses layanan medis.

Selain isu kesehatan, Pemkab Asahan juga menggagas program Sekolah Rakyat sebagai solusi pendidikan alternatif bagi anak-anak dari keluarga miskin, kelompok putus sekolah, dan masyarakat marginal. Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi instrumen pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pendidikan karakter, keterampilan hidup, serta penguatan nilai sosial dan budaya lokal.

Tak hanya itu, Asahan turut menyampaikan permintaan dukungan terhadap berbagai program sosial lainnya, seperti penguatan peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), penyediaan alat bantu bagi penyandang disabilitas, bantuan untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), hingga program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui pendekatan Rumah Sejahtera Terpadu.

Menteri Sosial RI, Dr. H. Syaifullah Yusup juga menyambut baik kunjungan Pemkab Asahan dan mengapresiasi langkah proaktif daerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakatnya. Ia menekankan bahwa Kementerian Sosial terbuka terhadap usulan-usulan konstruktif dari pemerintah daerah, terutama yang berbasis data dan terintegrasi dalam sistem nasional kesejahteraan sosial.

“Saya sangat menghargai inisiatif dari Asahan. Data yang akurat dan program yang berpihak pada masyarakat adalah fondasi penting untuk kita bisa bergerak bersama membangun keadilan sosial”. Ujarnya.

Pertemuan ini diakhiri dengan penyerahan dokumen resmi dari Pemkab Asahan kepada Menteri Sosial, serta sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi yang berkelanjutan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Asahan dalam mengakselerasi pelayanan publik yang inklusif dan responsif, sekaligus mempertegas peran strategis daerah dalam menyukseskan agenda kesejahteraan nasional. (Ana)