Bersama Gubernur, Kapolda dan Forkopimda Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI Pentau Malam Pergantian Tahun

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Raden Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), bersama Gubernur, Kapolda dan Forkopimda Provinsi Lampung, Rabu malam (31/12/2025) memonitoring sekaligus memantau malam pergantian tahun, bertempat di di Polresta Bandar Lampung.

Kegiatan pemantauan dilaksanakan secara virtual, kegiatan ini langsung di pimpin Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.S., dilaksakan guna memastikan malam pergantian Tahun Baru 2026 di sejumlah titik keramaian, dan jalur transportasi di wilayah Provinsi Lampung berjalan aman, tertib, dan kondusif, tanpa kejadian menonjol.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., di kesempatan tersebut terkait situasi terkini di Provinsi Lampung menyampaikan, sampai dengan hari ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Lampung dalam keadaan aman dan kondusif, tidak terdapat hal-hal menonjol.

Selanjutnya Kapolda menyampaikan dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Lampung telah melaksanakan Apel Gelar Pasukan sejak tanggal 20 Desember, dengan melibatkan personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait, berjumlah kurang lebih 11.285 personel. Pengamanan tersebut didukung dengan penggelaran 42 Pos Pengamanan, 26 Pos Pelayanan, dan 2 Pos Terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Lampung, mencakup 15 Polres jajaran.

” Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera menjadi perhatian khusus, mengingat tingginya arus masyarakat dari Jakarta dan sekitarnya. Pemerintah telah menyiapkan sekitar 28 unit sarana transportasi laut eksekutif, ditambah 5 unit kapal tambahan untuk mendukung kelancaran penyeberangan, “katanya.

Lebih lanjut dalam penyampaiannya Kapolda menerangkan bahwa rata-rata waktu penyeberangan sekitar 114 menit, dengan jumlah penumpang per hari berkisar 36.000–40.000 orang, serta kendaraan sekitar 7.000–9.000 unit per hari. Puncak arus terjadi pada 25 Desember, dengan jumlah kendaraan mencapai 14.500 unit dan penumpang sekitar 53.000 orang.

“Di lokasi pelabuhan, personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan sebanyak lebih kurang 150 personel untuk pengamanan dan pengaturan arus. Pada malam Tahun Baru, terdapat 19 titik kumpul masyarakat di Kota Bandar Lampung, dengan jumlah massa sekitar 19.000 orang, di mana titik terbanyak berada di Tugu Adipura dengan estimasi ±5.000 orang. Di luar Bandar Lampung, antara lain di Lampung Selatan terdapat sekitar 5.500 orang di 7 titik, di Lampung Utara beberapa titik kumpul, serta di Kabupaten Mesuji terdapat satu titik dengan jumlah sekitar 800 orang. Seluruh kegiatan hingga saat ini berjalan aman dan terkendali, “pungkasnya.

Kegiatan pengamanan malam pergantian tahun 2026 yang dilaksanakan bersama sama ini membuktikan TNI–Polri, Forkopimda, serta instansi terkait terus bersinergi demi terwujudnya Provinsi Lampung yang aman, nyaman dan damai.

Tinggalkan Balasan