JAKARTA-(deklarasinews.com)– Lantaran kurang pengawasan dari pihak instansi terkait, sejumlah kali di Jakarta Utara saat ini terus di penuhi oleh penghuni liar untuk mendirikan bangunan atau gubuk liar. Akibatnya lahan kali dan lahan jalan kian menyempit. Ironisnya lagi gubuk-gubuk liar dibantaran kali dan lahan jalan ini dijadikan tempat usaha.
Seperti terpantau di Kali Cakung Draine, Cilincing Kali Cakung Lama Semper Timur, di Kali Cakung Draine kali gubuk di bawah tol pluit penjarigan penghubungnya sudah dipenuhi gubuk-gubuk liar dengan jumlah bangunan maupun gubuk liar ini mencapai ribuan.
“Kalau ini tidak cepat diatasi, kuatir saat hujan deras turun akan memudahkan air meluap hingga menimbulkan banjir” ungkap, salah satu warga Rudi 35, warga Cilincing Jakarta Utara. Begitu juga disampaikan, Murido 35, warga Semper Timur akibat gubuk-gubuk liar itu, lahan kali kian menyempit.
Tak heran jika saat hujan turun menimbulkan banjir. “Saya berharap pemerintah harus bertindak, paling tidak ada solusinya” tuturnya. Seperti diketahui, persoalan bangunan di bantaran kali ini, rencananya Pemda DKI Jakarta akan membangun kawasan rumah deret untuk penataan pembanggunan.
Pemerintah Wali Kota Jakarta Utara dibawah naungan Asisten Pemerintahan yang diduga kurang kordinasi dengan bawahannya untuk melakukan upaya penataan wilayah, dengan adanya bangunan liar ini kami mohon kepada Gubernur Anis dapat meninjau langsung terhadap angotanya atau pun Asisten Pemerintahan jangan hanya diyam aja sementara wilayah semraut. (TIM)