KEP. YAPEN – (deklarasinews.com) – Sukacita yang begitu besar dirasakan oleh umat Tuhan Gereja Pantekosta di Indonesia khususnya warga jemaat GPdI se wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen, Tepat genap satu abad (100 tahun) GPdI di bumi Indonesia yang bermula pada tahun 1921 di Pulau Dewata Bali, dan saat ini di Papua ke 73 tahun dan 65 Tahun di Pulau Yapen.
Kegiatan Kirab Obor Pantekosta yang disambut meriah oleh warga GPdI di Kabupaten Kepulauan Yapen memberikan sukacita yang begitu besar bagi seluruh umat. Umat Tuhan diatas tanah ini bersyukur atas lawatan Tuhan yang menghadirkan Kebenaran Firman melalui hamba-hamba Tuhan.
Kirab Obor Pantekosta yang dikawal dari Waropen, dan telah bertahan semalam di Kampung Kawipi Kepulauan Seribu Ambai Yapen, kemudian diusung ke Serui Kota tepat Sabtu pagi 27 Februari 2021 diterima langsung oleh Pdt. Ny. Sofientje M. Dawir didampingi Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Tony Tessar, S.Sos, Ketua Komisi Pemuda GPdI yang juga Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen Roy Palunga dan Para hamba-hamba Tuhan diatas jembatan 3000 Serui. Sabtu, 27/02/2021.
Dengan sukacita dan semangat Pantekosta, Kirab Obor Pantekosta diusung mengelilingi Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Yapen Serui. Sepanjang perjalanan warga jemaat menyanyikan pujian-pujian sukacita sebagai bentuk ungkapan syukur yang telah menghadirkan momen besar ini.
Kirab Obor Pantekosta yang dikawal mengelilingi Kota Serui berakhir di Gedung GPdI Eklesia Serui Kota, selanjutnya dilakukan Ibadah syukur dan proses perayaan HUT GPdI Ke 100 Tahun di Indonesia, 73 Tahun di Papua dan 65 Tahun di Kabupaten Kepulauan Yapen terhitung 10 Januari 1965.
Kepada warga Jemaat GPdI, Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen dalam sambutan yang dibacakan Asisten 1 P. Numberi bahwa atas nama pemerintah Kabupaten mengapresiasi acara yang berlangsung dan memberikan penghargaan kepada seluruh jemaat-jemaat GPdI di Kabupaten atas kontribusi nyata dengan terus membangun hubungan yang baik selama ini urainya.
Pelaksanaan Kirab Obor Pantekosta yang dimulai dari Pulau Dewata Bali dan Provinsi-provinsi lain di Indonesia termasuk Provinsi Papua. Perlu kita sambut baik dan memberikan dukungan pertanda solidnya persatuan GPdI yang masih tetap eksis hingga tahun 2021 ini ungkap Asisten 1.
“Melalui momentum perjalanan Kirab Obor Api Pantekosta, semangat kebersamaan dalam pelayanan GPdI akan terus berkorbar, seperti nyala Api Obor Pantekosta yang diarak-arakan saat ini demi Kemulyaan nama Tuhan di Indonesia, di Tanah Papua dan khususnya di Kabupaten tercinta Kabupaten Kepulauan Yapen”
Sebagai satu rangkaian momen penting ini, dilakukan peletakan Karangan Bunga di Pusara Pionir GPdI mendiang Pdt. Mesakh Dawir yang didampingi oleh Gembala Jemaat Pdt. Ny. Sofientje M. Dawir dan Para hamba-hamba Tuhan GPdI Se Wilayah Yapen Selatan dan disaksikan oleh semua umat.
Selaku Asisten 1 Pemda Yapen P. Numberi melepaskan rombongan Kirab Obor Pantekosta untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju Pantai Utara dan menyeberang laut menuju Kabupaten Biak Numfor. (rep.zri).