TAMIANG LAYANG – (deklarasinews.com) – Mengantisipasi terjadinya korban banjir akibat curah hujan yang terus meningkat sehingga menyebabkan beberapa sungai di Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami peningkatan terhadap permukaan air yang cukup serius.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sigap menurunkan pasukannya serta memberikan imbauan kepada masyarakat guna mengantisipasi timbulnya korban.
Kepala BPBD dan Damkar Bartim, Riza Rahmadi, mengatakan tujuan tim BPBD turun ke lokasi selain mengantisipasi terjadinya korban pihaknya juga memantau peningkatan permukaan air yang sedang meningkat di daerah itu, Kemudian tim juga melakukan tindakan terhadap situasi tersebut guna untuk menanggulangi bencana yang ditimbulkan oleh luapan air yang terdampak pada warga setempat di Tamiang Layang, Senin, (1/02/ 2021).
Adapun beberapa titik sungai yang telah mengalami peningkatan sehingga permukaan air menjadi meluap diantaranya Sungai Kikis sehingga dampaknya menggenangi Desa Pangkan, Paku Beto dan Desa Kalamus di Kecamatan Paku Kab. Bartim.
Lanjut “Sungai Takuam di Desa Lenggang Kecamatan Raren Batuah dan Sungai Patangkep di Desa Bentot Kecamatan Patangkep Tutui Kab. Bartim juga mengalami peluapan, tadi malam,” ucapnya.
Kita juga sudah menyiapakan dapur umum dan juga tenda jika dibutuhkan untuk pengungsian, serta bila ada nantinya yang dievakuasi akibat luapan air tersebut tim dari BPBD selalu siap siaga 1×24 jam.
Reza Rahmadi, “Berikan Imbauan kepada warga masyarakat yang tinggal dekat aliran sungai agar siap siaga untuk melakukan antisipasi terhadap banjir yang meluap secara tiba-tiba guna mencegah timbulnya terjadi korban jiwa, ujarnya
Banjir merupakan suatu kondisi di mana terjadi luapan air yang berlebihan yang mengakibatkan terendamnya suatu wilayah, Banjir juga dapat dikatakan sebagai aliran air yang tidak dapat tertampung lagi oleh sungai, aliran air, dan saluran irigasi dan lainnya. Banjir merupakan air yang berasal dari sungai atau hujan lebat yang terus menerus sehingga dapat menyebabkan meningkatnya peluapan air.
Riza Rahmadi juga menambahkan, Saat bencana banjir ini terjadi, banyak orang-orang yang kehilangan harta benda mereka, bahkan bencana banjir itu juga dapat menimbulkan korban jiwa, dari semua hal itu, sudah sepatutnya kita sebagai manusia menjaga alam kita agar tidak ada lagi terjadinya bencana banjir yang akan merugikan banyak orang,(DH).