Karena Covid-19, Pemakaman Bambang Suryadi Sempat Ditolak Warga

LAMTENG -(deklarasinews.com)- Jenazah Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi PDIP, Bambang Suryadi sempat ditolak warga Dusun 3 Desa Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Pasalnya, ia meninggal dalam kondisi positif Covid-19 dan tutup usia di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta, pada pukul 03.40 WIB, Senin 4 Januari 2021.

Setelah dilakukan negosiasi oleh Ketua DPRD Lamteng Sumarsono, warga kemudian menerima jenazah dimakamkan di ladang miliknya yang jauh dari rumah penduduk dengan alasan kemanusiaan. Dikatakan M. Noor, tokoh masyarakat Terbanggibesar, warga menolak jenazah Bambang Suryadi karena baik Pemda maupun dari PDIP tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Tapi karena alasan kemanusiaan masyarakat akhirnya mengizinkan,” pungkasnya.

Sementara itu, menurut keluarga Bambang Suryadi, yakni Kadek Joko mengatakan, almarhum awalnya menderita tipes. Tapi setelah diperiksa ternyata positif covid-19. Pesan dari Bambang Suryadi minta dimakamkan di kantor DPC PDIP Lampung Tengah. Namun karena kondisi tidak memungkinkan akhirnya dimakamkan di Dusun 3 Desa Terbanggibesar,” jelasnya.

Tempat terpisah, Anggota Komisi XI DPR dari PDIP, Hendrawan Supratikno membenarkan kabar terjangkit virus Covid-19 tersebut. Hendrawan menyatakan, partainya berduka atas kepergian Bambang Suryadi. “Kami merasa sangat kehilangan,” kata Hendrawan.

Bambang Suryadi merupakan anggota DPR RI 2019-2024 dari daerah pemilihan Lampung II. Ia juga menjadi anggota DPR sejak periode 2014-2019. Sebelum ke Senayan, pria kelahiran Blitar, 1 Oktober 1968 ini merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lampung Tengah periode 2004-2014.

Melansir dpr.go.id, Bambang mengawali kariernya di partai banteng dengan menjadi Ketua PAC PDIP Bandar Jaya (2000-2005). Setelah itu ia mengemban jabatan di DPC PDIP Lampung Tengah sebagai sekretaris (2002-2005) dan ketua (2005-2015).

Dari DPC, kariernya meningkat ke DPD PDIP Lampung dengan menjadi wakil ketua bidang organisasi (2015-2020). Secara bersamaan, sejak 2016-2020 Bambang juga didapuk menjadi Kepala Biro Penugasan Badiklat Pusat PDIP.

Dalam empat hari pertama bulan Januari 2021 ini sudah dua anggota DPR meninggal karena Covid-19. Ahad kemarin, 3 Januari, anggota Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong meninggal karena Covid-19. Ali merupakan politikus Partai Amanat Nasional yang pada periode 2014-2019 menjadi Ketua Komisi VIII yang membidangi di antaranya agama dan sosial. (Pur)

Tinggalkan Balasan