METRO -(deklarasinews.com – Diduga hasil pengerjaan proyek pemeliharaan jalan lingkungan asal jadi, terkesan hanya membuang uang rakyat saja. Hal ini terlihat, saat teman-teman wartawan memantau pengerjaannya proyek tersebut, Jumat 18 Desember 2020.
Pantauan media ini, kondisi badan jalan Preambul I RT 04 RW 01 Kelurahan Mulyosari Kecamatan Metro Barat sudah di tumbuhi rumput lantaran diduga lapisan aspalnya yang tipisq menyayangkan pengerjaan proyek aspal tersebut karna tidak sesuai spek yang yang sudah ada.
Pantauan dilapangan, seakan akan pihak ketiga yang mengerjakannya tidak memikirkan hasil proyek dan hanya ingin mendapatkan keuntungan semata, kami sangat kecewa dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Metro dan pihak ketiga yang melakukan pengerjaan proyek tersebut.
Pekerjaan proyek ini, kata dia, akan kami laporkan kepada pihak berwajib supaya hal ini ditindak lanjuti. Karena diduga, ada indikasi korupsi dalam pengerjaan proyek tersebut, sedangkan uang yang digunakan adalah uang rakyat,” tegasnya.
Saat awak media mengkonfermasi,
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Dodi terkesan menghindar dan selalu tidak ada di kantornya. Bahkan, nomor pesan WhatsApp salah satu wartawan pun di blokir oleh Dodi.
Sementara itu, Kasi Pemeliharaan Jalan pada DPUTR Kota Metro Dewi mengatakan, tidak memiliki wewenang dalam memberikan informasi kegiatan pemeliharaan jalan yang kerap menuai keluhan warga tersebut. “Saya tidak bisa memberi komentar. Karena yang berwenang kabidnya. Jadi saya tidak tahu,” jelas Dewi.
Menurutnya, jalan Preambul itu sepertinya bukan di bidang kami. Mungkin bisa jadi itu pekerjaan milik dinas Perkim. Tapi jalan itu memang dulu pernah kami tim. Cuma saya kurang tahu juga,” pungkasnya.
Sayangnya, Dewi enggan memberikan informasi lebih lanjut terkait kurang optimalnya hasil pengerjaan proyek jalan lingkungan di sejumlah titik Kota Metro yang baru selesai dikerjakan, namun kembali rusak dan di tumbuhi rumput.(Pur)