Mirwansyah: Kesadaran Masyarakat Pagaralam Bayar Pajak Masih Rendah

PAGARALAM –(deklarasinews.com)– Pajak yang setiap tahun kita bayar merupakan modal membangun, dengan kita membayar pajak berarti kita telah berpartisipasi dalam pembangunan. Dan sering kita temukan tulisan ‘pembamgunan ini berkat pajak yang anda kumpulkan

Namun demikian kesadaran masyarakat Pagaralam membayar pajak  masih rendah. Entah alasan apa keengganan  ini muncul yang pasti perlu pembenahan dan sosialisasi sehingga setiap tahunnya pendapatan dari sektor pajak bisa meningkat.

Kondisi ini diungkapkan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) kota Pagaralam.Iwan Mike Wijaya melalui Kabid Pendapatan ,Mirwansyah saat disambangi media ini di ruang kerjanya baru-baru ini. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)  belum pernah mencapai seratus persen.

“Tahun lalu dalam kondisi normal tidak tercapai target, apalagi Pandemi Covid 19 sekarang.”urainya. Paling antara 65  persen  dan 70 persen terpenuhi dari yang ditargetkan,” hingga Oktober baru mencapai 44 persen,jelasnya.Lanjut Mirwan, guna meningkatkan Pajak pihaknya akan turun ke lapangan bersama pihak Kecamatan dan Kelurahan.

“ya akan kita libatkan hingga RT dan RW dengan harapan  pajak meningkat,karena pajak yang dibayarkan akan dinikmati  kembali oleh masyarakat dalam bentuk pembangunan. Karenanya, ayo dengan penuh kesadaran bila SPT diterima langsung kita bayar karena manfaatnya sangatlah besar”.Ditambahkan Mirwan, untuk tahun 2020 ini batas pembayaran PBB 31 Desember. Manfaat yang lain dengan lunas pajak, sejumlah urusan memerlukan tanda lunas pajak seperti berangkat ke tanah suci, atau juga turunnya bantuan pemerintah untuk masyarakat, karenanya ayo bayar pajak, ajaknya. (Rep)

Tinggalkan Balasan