Abadil : Catin harus Pertahankan ‘Segel’

PAGARALAM.-(deklarasinews.com)–  Pemahaman  dan pengertian seseorang akan bertanya perjuangan dalam menjalankan  bahtera rumah tangga haruslah benar-benar  dicamkan sebelum melepas masa remaja. Apalagi dizaman yang  serba  modern sebutannya saat ini, yang dipengaruhi tekhnologi sehingga    berbagai  Informasi begitu gampang diakses.

Kemajuan zaman dan pesat nya kemajuan teknologi haruslah difilter agar tidak kebablasan.
Berkiatan dengan hal diatas, Plt.Kakanwil Kemenag Propinsi Sumsel, Abadil Tarmuni saat  kunjungan ke MAN Pagaralam baru-baru ini dihadapan peserta Calon Pengantin (Catin) mengungkapkan, kemajuan zaman harus kita siasati dengan Arif dan bijaksana. Pergaulan yang  cenderung bebas   tidak jarang membawa dampak negatif .

“karena itu sebagai Catin harus menjaga ‘segel’ agar tidak terjadi rasa penyesalan nantinya.”nasihat nya.

Selain itu juga perlu difahami oleh anak-anak (peserta-red) banyak kerikil-kerikil tajam dan rintangan dalam suatu rumah tangga,bila dirasakan belum mampu menghadapinya sebaiknya jangan dulu melangsungkan kehidupan berumah tangga. Belum lagi soal ekonomi, anak bila sudah saatnya punya, kebutuhan lain termasuk juga saat kita berada di tengah-tengah masyarakat.

“begitu banyak persoalan yang harus kita siapkan dalam membentuk suatu rumah tangga,,ini semua harus dipersiapkan agar rumah tangga yang dibentuk berjalan sesuai dengan yang diharapkan.”tuturnya.

Tidak jarang karena menikah usia muda, baru seumur jagung akhirnya berantakan.”untuk itu camkan apa yang diberikan ini sebagai bekal ketika hendak berkeluarga.”tutupnya.

Nampak terlihat para peserta yang mengikuti pembekalan mengikuti dengan seksama apa yang dipaparkan oleh Abadil.Salah seorang peserta, Budi mengaku senang dan tertarik terhadap apa yang dipaparkan  oleh Plt.Kakanwil Kemenag Propinsi Sumsel.

“sebagai generasi muda kita memang perlu pengetahuan tentang ilmu menghadapi setelah remaja “membentuk rumah tangga itu tidaklah gampang karena memang perlu persiapan yang matang “Tukasnya (Repi)

Tinggalkan Balasan