SMK PGRI Terapkan Daring dan Luring Meski Tak Maksimal

PAGARALAM –(deklarasinews.com)– Menyiasati kegiatan belajar mengajar (KBM) yang tak bisa dihentikan meski   suasana pandemi dalam mencerdaskan anak bangsa memang diperlukan kebijakan dan kearifan dari pihak sekolah.

Berkenaan dengan hal tersehut, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI Pagaralam berinisiatif melaksanakan KBM secara Daring dan Luring. Untuk pembelajaran Daring siswa diberikan tugas sementara Luring bagi siswa yang terkendala dengan paket dan android, mereka (yang terkendala) datang ke sekolah dan mengambil tugas dari guru mata pelajaran.

Diakui Kepala SMK PGRI Pagaralam Tunarmin sistem pembelajaran Daring dan Luring tidak begitu efektif  karena tidak leluasa bila siswa mau bertanya lantaran tugas yang diberikan tidak difahami  atau kurang dimengerti,” tandasnys, Sabtu (08/08).

“Ya memang tidak maksimal tapi apa hendak dikata, disisi lain KBM tidak bisa berhenti disatu sisi kita masih dihantui oleh pandemi Covid 19.”urainya.

Lanjut Tunar, pengumpulan tugas siswa pun diatur jadwalnya, karena tidak boleh serentak sehingga berpotensi keramaian.

“Kita atur jadwalnya sekali dalam seminggu  line dan of line. Karena tidak boleh serentak, berpotensi membuat kerumunan, pengumpulan hasil kerjaan dengan hari tertentu seminggu sekali. Senin kelas XII, Selasa kelas X dan Rabu  kelas XI. Anak anak yang punya HP dan paketpun terkadang kurang mengerti dengan materi  yang diberikan, apalagi yang tak  punya, makanya kita berlakukan sistem pembelajaran Daring dan Luring.

Manakala anak anak mengumpulkan tugas ke sekolah mereka harus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). “semoga pandemi Covid 19 cepat berlalu sehingga keadaan benar-benar normal,”tutupnya. (Repi)

Tinggalkan Balasan