LUBUK LINGGAU – (deklarasinews.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan ( sum-sel ) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi lV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Sumsel , dalam rangka koordinasi pelaksanaan bantuan Gubernur Sumsel kepada kabupaten/kota serta koordinasi pelaksanaan kegiatan Organisasi Prangkat Daerah ( OPD ) mitra kerja Komisi lV di wilayah Kota Lubuklinggau .
Selanjutnya terkait pembahasan nota keuangan serta Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanjah Daerah ( APBD ) Tahun anggaran 2019 .
Kungker anggota Komisi lV DPRD Provinsi Sumsel ke Kota Lubuklinggau yakni R A Anita Noeringhati.SH.MH (Koordinator/Ketua DPRD), Muhamad F. Ridho ST, MT (Ketua Komisi IV), H. Hasbi Asadiki, S.Sos, MM (Wakil Ketua Komisi IV), Nasrul Halim, SH (Sekretaris Komisi IV), Nadia Basjir, SE, H. David Hadrianto Aljufri, SH, Ir. H. Zulfikri Kadir, SH, Hj. Meli Mustika, SE, MM, Maliono, SH, H. Efrans Effendi, SH, Ir. Holda, M.Si, M. Oktafiansyah, ST, MM, Dr. Ir. H. Syamsul Bahri, MM, H. Nopianto, S.Sos, MM, H. M. Subhan, SE, H. Askweni, S.Pd, Junaidi, SE, Rudi Hartono.
Dan disambut langsung oleh Wali Kota, H SN Prana Putra Sohe didampingi Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya dan Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani.
H SN Prana Putra Sohe dalam paparannya di hadapan anggota Komisi IV DPRD Sumsel, melaporkan ada beberapa yang ingin saya sampaikan saat ini terkait kondisi terkini di Kota Lubuklinggau saat masa transisi pademi wabah bencana nasional non alam Corona Virus Desease ( Covid 19 ) .
Pertama berkaitan dengan Covid-19 di Kota Lubuklinggau jumlah pasien yang positif terpapar Covid-19 sebanyak 98 orang.Hanya saja dari 98 itu, yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 92 orang. Artinya tinggal tujuh orang lagi yang masih menjalani isolasi di Rumah Sehat Silampari (RSS) maupun isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Saat ini Kota Lubuklinggau belum memasuki new normal, tetapi sejumlah fasilitas umum (fasum) sudah dibuka untuk masyarakat. Hanya saja tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan,” lapor Nanan .
Wali Kota Lubuk Linggau H SN Prana Putra Sohe juga mengatakan dalam penanganan Covid-19, Pemkot Lubuklinggau telah mendirikan posko induk GTPP Covid-19 Kota Lubuklinggau yang berada di eks Perkantoran Pemkab Mura Taba Pingin yang kini telah menjadi aset Kota Lubuklinggau.
Mengenai anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kota Lubuklinggau sangat kecil, tetapi pemerintah semaksimal mungkin untuk mengatasi pandemi ini.
“Begitu pula dengan pendistribusian bantuan sembako kepada masyarakat juga berjalan lancar, aman dan kondusif dengan tetap mematuhi protocol kesehatan ,” kata Nanan .
Ketua Komisi lV DPRD Provinsi Sumsel, Muhamad Ridho menerangkan kegiatan kunker adalah amanah rapat dan rancangan anggaran APBD melalui bantuan Gubernur untuk Kota Lubuklinggau.
” Pada 2020, bantuan Gubernur untuk Pemkot Lubuklinggau sebesar Rp 27 M, sedangkan bantuan melalui Dinas Perkim Sumsel berupa peningkatan jaringan kepipaan dan peningkatan akses jalan di Kelurahan Petanang , ” terangnya . ( Zul )