Ratusan Kepsek dan Guru Terindikasi Belum Bisa Isi Sensus Berbasis Digital

KOTA TANGERANG –(deklarasinews.com)- Ratusan kepala sekolah dan guru pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang terindikasi masih belum dapat mengisi sensus berbasis digital. Hal tersebut terungkap saat dinas pendidikan menggelar sosialisasi tata cara pengisian sensus yang disebut dapat mempermudah masyarakat dalam pengisiannya.

Drs. H Jamalludin, Sekretaris dinas pendidikan kota Tangerang membenarkan, hal tersebut, menurut dia kendala yang kerap kali ditemui guru adalah memanfaatkan informasi teknologi lantaran usia yang tidak lagi muda. “Memang tidak seluruhnya, untuk itu kami menggelar sosialisasi sekaligus menuntun para guru dan dan kepala sekolah tata cara mengisi sensus tersebut,”kata Jamall usai membuka kegiatan sosialisasi pengisian sensus yang dipusatkan di Aula SMPN 6 Kota Tangerang selasa (03/03/2020).

Menurutnya, dengan kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan dapat kondisi tersebut dapat diminimalisir dengan baik. “Kami paparkan mulai dari awal hingga tahap penyelesaian pengisian sensus tersebut, targetnya memang tuntas namun minimal delapan atau sembilan puluh persen dapat kita tuntaskan,”tegas Jamal yang juga tercatat sebagai ketua PGRI Kota Tangerang.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengajak seluruh warganya untuk menyukseskan sensus penduduk online 2020. Menurutnya, data-data kependudukan yang telah diisi pada situs sensus penduduk sangat berguna bagi pembangunan Kota Tangerang dan Indonesia.

“Mudah-mudahan dengan data sensus nasional yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bisa mewujudkan Indonesia Maju, jadi ayo sama-sama kita sukseskan Sensus Penduduk 2020,” ujarnya.

Arief mengisi pendataan sensus penduduk 2020 secara online di kediamannya di Jalan Sinar Hati, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Ia pun mengajak seluruh warganya untuk melakukan pengisian melalui situs https://sensus.bps.go.id.

“Kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang mari kita sukseskan sensus penduduk secara online. Tadi saya sudah menggunakannya ternyata sangat mudah, hanya 30 menit kelar. Makanya segera di update data kependudukannya di situs online BPS waktunya sampai 31 Maret 2020,” ungkapnya.

Sementara, Kepala BPS Kota Tangerang Budi Supriyanto, mengatakan pengisian data sensus penduduk di situs BPS sangat mudah dan cepat. Untuk itu, ia mengharapkan agar seluruh warga Kota Tangerang mengisi data kependudukan sesuai tanggal yang ditetapkan.

“Sensus penduduk 2020 adalah salah satu kegiatan pemerintah yang bertujuan untuk menghitung penduduk Indonesia. Hasil dari sensus penduduk akan digunakan sebagai pijakan pemerintah dalam menyelenggarakan pembangunan serta caranya pun sangat mudah dan efisien dari segi waktu,” jelas Budi.

Sensus penduduk online 2020 telah dimulai dari 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020. BPS Kota Tangerang nantinya akan melakukan sosialisasi di seluruh kecamatan di Kota Tangerang.

Perlu diketahui, beberapa berkas yang harus disiapkan sebelum melakukan pengisian sensus penduduk 2020 diantaranya KTP, KK, buku nikah (jika sudah menikah), surat cerai (jika bercerai) dan akta kelahiran.(nan)

 

Tinggalkan Balasan