PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara pelepasan serta perpisahan siswa kelas XII angkatan XI SMK Bhakti Persada Palembang tahun ajaran 2025–2026 yang digelar di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sabtu (16/5/2026). Sebanyak 30 siswa resmi dinyatakan lulus dan siap melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja di sektor kesehatan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para siswa setelah menempuh pendidikan dan praktik kejuruan di bidang kesehatan. Para lulusan berasal dari dua program keahlian unggulan, yakni layanan kesehatan keperawatan dan layanan kesehatan kefarmasian.
Kepala SMK Bhakti Persada Palembang, Saidina Khalifahtur Rachman, S.Kep., yang dikenal sebagai kepala sekolah termuda di Indonesia yang berusia 22 tahun, hadir didampingi Ketua Yayasan Pondok Pesantren Yayasan Al Istighfar, Anita Andriani, serta jajaran guru, di antaranya Irhamna Sri Romadhoan, S.Pd., Gr. dan Marvira, S.Pd., Gr.
Dalam sambutannya, Saidina menyampaikan rasa bangga atas perjuangan para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia berharap seluruh lulusan mampu melanjutkan cita-cita mereka dan menjadi tenaga kesehatan profesional yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Pada hari ini kami meluluskan 30 siswa dari jurusan keperawatan dan farmasi. Kami berharap seluruh alumni dapat melanjutkan cita-cita mereka dan menjadi tenaga kesehatan yang profesional serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, SMK Bhakti Persada Palembang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi kesehatan melalui sistem pembelajaran yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga diperkuat dengan praktik lapangan secara langsung di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.
Menurutnya, pengalaman praktik menjadi salah satu bekal penting agar lulusan memiliki kemampuan dan kesiapan ketika memasuki dunia kerja. Terlebih, banyak siswa memiliki impian besar untuk melanjutkan pendidikan menjadi perawat profesional, apoteker, bahkan dokter.
“Praktik mereka kami perkuat agar setelah lulus memiliki kemampuan yang baik ketika terjun langsung di dunia kerja kesehatan,” katanya.
Tak hanya fokus pada pembelajaran, SMK Bhakti Persada Palembang juga terus menorehkan berbagai prestasi membanggakan. Sekolah tersebut pernah meraih juara 1 tingkat nasional pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) serta kompetisi kreativitas siswa di bidang keperawatan dan farmasi.
Selain itu, para siswa juga aktif mengikuti berbagai perlombaan lain, mulai dari lomba baca puisi, debat antar sekolah, hingga kompetisi games edukatif yang semakin mengasah kemampuan akademik dan non-akademik mereka.
Prestasi membanggakan lainnya juga datang dari jalur pendidikan tinggi. Sebanyak delapan siswa SMK Bhakti Persada Palembang berhasil lolos Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SMBT) dan diterima di sejumlah perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Sriwijaya dan Politeknik Kesehatan.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa sekolah vokasi kesehatan ini mampu mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Saidina berharap SMK Bhakti Persada Palembang ke depan terus berkembang menjadi sekolah vokasi kesehatan unggulan yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas, profesional, dan berkontribusi bagi dunia kesehatan di Indonesia.
“Harapan kami sekolah ini semakin maju, dan para alumni dapat memanfaatkan ilmu yang didapat selama belajar di SMK Bhakti Persada Palembang untuk masa depan mereka,” tandasnya. (Ning)