KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan resmi membuka kegiatan peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan pada Kamis (09/04/2026) ini bertujuan memperkuat kompetensi komunikasi para pelayan masyarakat agar menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam penyusunan dokumen pemerintahan maupun interaksi sehari-hari.
Pembukaan kegiatan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H., mewakili Bupati Asahan. Turut hadir pejabat dari Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara serta para peserta yang berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Asahan. Kegiatan ini diagendakan berlangsung selama dua hari, yakni pada 09 hingga 10 April 2026, dengan materi meliputi tata bahasa, penyusunan naskah dinas, hingga teknik komunikasi efektif.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan tepat merupakan syarat mutlak dan kunci utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab besar untuk menyampaikan informasi secara jelas, tepat, dan profesional kepada masyarakat maupun sesama rekan kerja.
“Kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar tidak hanya mencerminkan tingkat profesionalisme seorang aparatur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita menjaga marwah bahasa nasional sebagai identitas bangsa. Kesalahan dalam berbahasa bisa menimbulkan salah tafsir, oleh karena itu pemahaman kaidah kebahasaan harus terus diperdalam,” tegas Sekda Zainal Aripin Sinaga.
Ia berharap, melalui pelatihan ini, seluruh peserta mampu meningkatkan keterampilan berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan, sehingga mampu mendukung kelancaran administrasi pemerintahan dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara, Agus Bambang Hermanto, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan yang konsisten memperhatikan kualitas penggunaan bahasa Indonesia di kalangan aparatur.
Agus menekankan posisi strategis ASN sebagai teladan di tengah masyarakat. Penggunaan bahasa yang baku dan benar dalam naskah dinas maupun percakapan resmi adalah wujud nyata pemartabatan bahasa negara.
“ASN adalah ujung tombak yang harus menjadi contoh. Kami berharap peserta tidak hanya memahami kaidah kebahasaan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Balai Bahasa siap mendukung berbagai program sejenis sebagai bentuk pelindungan dan pengembangan bahasa Indonesia di daerah,” ungkap Agus Bambang Hermanto.
Di akhir arahannya, Sekretaris Daerah mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu yang disampaikan narasumber, dan menerapkannya di lingkungan kerja masing-masing agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan pemerintahan Kabupaten Asahan.(Jun)