Wujudkan SDM Unggul, Pemprov Lampung Dorong Pendidikan Berkualitas dan Merata

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mewujudkan Peningkatan Sumber Daya Manusia melalui Pendidikan Bermutu yang menjunjung asas keadilan.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Yayan Ruchyansah saat membacakan sambutan Gubernur Lampung pada Apel Mingguan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang berlangsung di Lapangan Korpri Kantor Gubernur, Senin (11/05/2026).

Pemerintah Provinsi Lamping saat ini terus berupaya memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif serta merata, guna memberikan kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Gubernur menekankan bahwa akses pendidikan dasar dan menengah yang gratis serta berkualitas harus menjadi prioritas. Hal ini mencakup seluruh anak tanpa memandang latar belakang ekonomi, jenis kelamin, maupun kondisi disabilitas, agar mendapatkan hasil pembelajaran yang relevan dan efektif.

Secara khusus, perhatian saat ini ditujukan pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Gubernur menginstruksikan pengawasan ketat untuk menjamin proses penerimaan berjalan adil, transparan, dan bebas dari penyalahgunaan wewenang.

“Saya mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara untuk berkomitmen bersama mencegah dan memberantas segala bentuk praktik suap serta gratifikasi dalam seluruh tahapan penerimaan murid baru. Jangan memanfaatkan pelaksanaan SPMB untuk tindakan koruptif yang menimbulkan konflik kepentingan,” tegas Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Terkait jadwal pelaksanaan, SPMB SMA/SMK di Provinsi Lampung akan dimulai pada 2 Juni 2026 untuk SMAN Unggul. Sementara itu, untuk jenjang SMAN Reguler dan SMK akan dimulai serentak pada tanggal 15 hingga 19 Juni 2026 melalui empat jalur utama: Zonasi (Domisili), Afirmasi, Perpindahan Tugas Orang Tua (Mutasi), dan Jalur Prestasi.

Gubernur berharap dengan dukungan semua pihak, pelaksanaan SPMB di Provinsi Lampung dapat berjalan lancar guna mewujudkan sistem pendidikan yang adil dan inklusif bagi generasi penerus bangsa.

Tinggalkan Balasan