BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kecepatan dan ketanggapan seorang Babinsa kembali membuktikan peran vital TNI dalam menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat. Insiden keributan antar kelompok suporter di halaman Cafe Wiseman, Jalan Way Rarem, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, pada Minggu (10/5) malam, dapat segera dikendalikan berkat tindakan sigap Babinsa Pahoman, Pelda Hermanto.
Peristiwa berawal dari nobar pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta yang digelar di dua lokasi berbeda. Pasca kekalahan Persija, sekitar pukul 18.00 WIB, kelompok suporter The Jack Mania (Jakmania) yang berjumlah kurang lebih 50 orang mendatangi Cafe Wiseman—lokasi berkumpulnya The Viking/Bobotoh—dengan membawa senjata tajam. Mereka berniat mencari dan menyerang kelompok lawan, namun sesampainya di lokasi, Bobotoh sudah meninggalkan tempat. Frustrasi, kelompok Jakmania melampiaskan amarah dengan menyerang petugas keamanan dan parkir cafe.
Akibatnya, Suhendi (54), satpam Cafe Wiseman, mengalami luka di kepala akibat pukulan, dan Afan Johar Ardiansyah (28), juru parkir, mengalami luka memar di wajah. Suasana sempat mencekam.
Mendapat informasi, Babinsa Pelda Hermanto langsung bergerak. Tepat pukul 18.25 WIB, beliau bersama aparat terkait Teluk Betung Timur (TKB) tiba di lokasi. Dengan koordinasi dan kewibawaan khas seorang Babinsa, Pelda Hermanto segera membubarkan sisa keributan, mengamankan area, dan menenangkan warga sekitar yang panik.
Berkat kesigapan beliau, situasi yang berpotensi meluas menjadi bentrok besar dapat diredam hanya dalam hitungan menit. Hingga berita ini diturunkan, kondisi di sekitar Cafe Wiseman dan Kelurahan Pahoman dinyatakan aman dan kondusif.
Saksi mata, Wahadi Bin Nurhadi (38), Ketua RT 03 Lingkungan 1 Kelurahan Pahoman, menyampaikan:
“Jika Babinsa tidak cepat datang, bisa jadi lebih parah. Pak Hermanto langsung memisahkan massa dan memanggil aparat terkait, Kami warga sangat bersyukur.”
Korban, Suhendi, yang masih mendapat perawatan luka kepala, juga mengucapkan terima kasih. “Saya sempat ketakutan, tidak tahu mau lari ke mana. Lalu Pak Babinsa datang, melindungi saya, dan segera mengamankan tempat. Beliau benar-benar pahlawan di sini.”
Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa peran Babinsa tidak hanya sebatas pembinaan teritorial, tetapi juga ujung tombak keamanan rakyat. Pelda Hermanto dinilai mampu menunjukkan profesionalisme, kecepatan, dan jiwa kemanusiaan yang tinggi. Tindakannya mencerminkan semangat “Radin Inten…!!!” – cepat, tegas, dan berwibawa.
Dandim 0410/KBL, melalui pesan singkat yang diterima awak media, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Babinsa Pahoman. “Pelda Hermanto adalah contoh nyata Babinsa yang hadir untuk rakyat. Kami akan menjadikan ini sebagai best practice di jajaran Kodim 0410.”
Saat ini, Polsek Teluk Betung Timur terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berkoordinasi dengan Babinsa setempat untuk mengidentifikasi pelaku pengeroyokan.