BANDAR LAMPUNG -(deklrasinews,com)- Peringatan Milad ke-98 Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) menjadi momentum penting bagi organisasi Islam ini untuk meneguhkan tradisi sekaligus menatap masa depan.
Ketua PERTI Provinsi Lampung, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengatakan bahwa PERTI harus tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Untuk itu, kata Firmansyah, PERTI Lampung berkomitmen menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri organisasi.
“Tradisi tradisi bukanlah penghalang, melainkan fondasi untuk melangkah lebih jauh. Menggenggam erat tradisi adalah fondasi kita, namun melangkah menuju masa depan adalah kewajiban,” kata Firmansyah yang juga Sekretaris Yayasan Alfian Husin itu.
Firmansyah menambahkan bahwa generasi muda Lampung harus tumbuh dengan pendidikan yang berakar pada tradisi Islam. Namun, lanjutnya, generasi muda harus tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi. “PERTI memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter bangsa melalui tarbiyah, dakwah, dan kegiatan sosial.”
Acara Milad ke-98 PERTI yang digelar secara nasional ini turut menghadirkan tokoh-tokoh besar, termasuk Syech Prof. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., yang akan menyampaikan khutbah milad bertema “Melanjutkan Perjuangan Syech Sulaiman Ar-Rasuli untuk Negeri’. Kehadiran tokoh nasional tersebut semakin menegaskan posisi PERTI sebagai organisasi yang berpengaruh dalam dunia pendidikan Islam.
Buya Firmansyah, panggilan akrab Firmansyah juga menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. “Kami membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sipil agar Perti semakin berkontribusi nyata bagi Lampung dan Indonesia,” kata dia.
Sementara itu, Sekretaris PERTI Provinsi Lampung Muprihan Thaib, S.Sos., M.M. menambahkan bahwa peran PERTI tidak hanya sebatas menjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga harus hadir dalam pembangunan bangsa. “Dengan demikian, PERTI diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif di tengah masyarakat,” kata Muprihan Thaib.
Peringatan Milad ke-98, serentak seluruh Indonesia, melalui zoom, mulai pukul 18.30 WIB menurut rencana juga diisi dengan pembacaan puisi, penayangan perjalanan PERTI dari masa ke masa, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur atas perjalanan panjang organisasi sejak tahun 1928.
“Semoga PERTI terus diberi kekuatan dalam menjalankan amanah besar. Kami berharap momentum menuju satu abad PERTI menjadi titik tolak bagi organisasi untuk semakin berperan aktif dalam membangun bangsa dan menjaga persatuan umat,” kata Muprihan. (**)