TMMD Purwakarta Genjot Infrastruktur dan SDM, Jalan Hingga Pipanisasi Jadi Prioritas

PURWAKARTA -(deklarasinews.com)- Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Inf Ardha Carirova Pariputra, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik lokasi kegiatan di Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam. Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peninjauan mencakup kegiatan fisik, nonfisik, hingga program tambahan yang tengah berjalan. Pada sektor fisik, sejumlah pembangunan menjadi fokus, di antaranya peningkatan jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan sumur bor dan pipanisasi, toren air, perbaikan MCK, pos kamling, sekolah dasar, mushola, pemasangan penerangan jalan umum (PJU), tiang listrik, serta penanaman pohon dan penguatan ketahanan pangan.

Letkol Inf Ardha Carirova Pariputra menjelaskan, Desa Sukajadi dipilih sebagai sasaran TMMD tahun anggaran 2026 karena memiliki kebutuhan mendesak, terutama pada infrastruktur jalan penghubung antarwilayah.

“Perbaikan jalan yang membentang dari Desa Sukajadi hingga Desa Kertasari ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membuka akses alternatif menuju Kecamatan Bojong, termasuk kawasan wisata seperti Taman Batu,” ujarnya. Kamis (30/4).

Selain infrastruktur jalan, program pipanisasi juga menjadi prioritas utama. Jaringan pipanisasi yang ditarik dari wilayah Bojong menuju Sukajadi dengan panjang lebih dari satu kilometer diharapkan mampu mengatasi keterbatasan air bersih, khususnya saat musim kemarau.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga menyentuh aspek nonfisik yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Satgas TMMD mengidentifikasi berbagai persoalan sosial di masyarakat, salah satunya terkait administrasi pernikahan.

“Kami merencanakan nikah massal bagi warga yang telah menikah namun belum memiliki dokumen resmi dari KUA atau Kementerian Agama. Ini penting untuk tertib administrasi dan perlindungan hukum,” jelasnya.

Selain itu, program nonfisik lainnya meliputi sunatan massal, pengobatan gratis, serta penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, administrasi desa, hingga pembinaan sosial, budaya, dan keagamaan.

Kegiatan tersebut menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia. Edukasi kesehatan juga diberikan melalui kerja sama dengan instansi terkait, termasuk pembinaan bagi balita dan peningkatan kesadaran hidup sehat di lingkungan masyarakat.

Di bidang keamanan, Satgas TMMD turut membangun pos kamling serta memberikan edukasi terkait pengamanan lingkungan, termasuk pencegahan pencurian hewan ternak. Masyarakat juga dibekali pengetahuan mengenai kesehatan ternak dan pengelolaannya melalui kolaborasi dengan dinas terkait.

“Kami ingin TMMD ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan,” tambahnya.

Dansatgas pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan TMMD. Partisipasi warga dinilai menjadi kunci keberhasilan program yang mengedepankan semangat gotong royong tersebut.

“TMMD adalah milik bersama. Kami berharap masyarakat Sukajadi dapat ikut terlibat, menjaga hasil pembangunan, serta terus menumbuhkan semangat kebersamaan demi kemajuan desa,” pungkasnya. (DR)

Tinggalkan Balasan