BUKITKEMUNING -(deklarasinews.com)- Perselisihan yang terjadi antara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah dengan jajaran dewan guru di SDN 1 Bukitkemuning, Kabupaten Lampung Utara, pada Jumat (10/4/2026), mendapat perhatian serius dari Koordinator Satuan Pendidikan Kecamatan Bukitkemuning.
Koordinator Pendidikan Kecamatan Bukitkemuning menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. Menurutnya, peristiwa semacam ini semestinya tidak terjadi, terlebih di dalam lingkungan pendidikan yang seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan keteladanan.
Peristiwa bermula saat pihak Korwil menerima laporan telepon dari warga yang mengabarkan adanya keributan di SDN 1 Bukitkemuning. Laporan tersebut menyebutkan situasi di sekolah sempat tegang hingga membuat para guru merasa ketakutan.
Merespons laporan tersebut, Koordinator Pendidikan langsung terjun ke lokasi. Di tengah perjalanan, didapat informasi bahwa salah satu pihak yang bertikai tengah berada di Puskesmas Bukitkrmuning untuk melakukan visum, karena mengalami luka gigitan pada lengan kiri nya.
“Saya langsung menuju Puskesmas dan bertemu dengan Ibu Maisarih selaku Plt Kepala Sekolah. Di sana juga sudah ada Kanit Patroli, Kanit Reskrim, serta Babinkamtibmas Kelurahan Bukitkemuning,” ungkapnya.
Langkah Penanganan
Usai dari Puskesmas, Koordinator Pendidikan segera bergegas menuju SDN 1 Bukitkemuning untuk memastikan situasi sekolah kembali tenang. Prioritas utama adalah menjamin proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan kondusif bagi para siswa.
Langkah-langkah strategis yang telah diambil antara lain:
Laporan ke Dinas: Melaporkan kronologi kejadian secara resmi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara untuk ditindaklanjuti.
Imbauan Cooling Down: Memohon kepada kedua belah pihak yang berselisih untuk menenangkan diri dan menahan diri dari tindakan yang dapat memperkeruh suasana sembari menunggu keputusan dinas.
Pendekatan Persuasif: Mengajak kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.
Permohonan Maaf kepada Masyarakat
Selaku Koordinator Satuan Pendidikan, beliau juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para wali murid, atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh insiden ini.
“Terkait penyelesaian masalah, sepenuhnya kami serahkan kepada Dinas Pendidikan selaku instansi yang menaungi kami. Apapun keputusan yang akan dikeluarkan oleh dinas nantinya, kami berharap kedua belah pihak dapat menerima dengan lapang dada atau legowo demi kebaikan dunia pendidikan di Bukitkemuning,” pungkasnya.zainal