MALAKA-(deklarasinews.com)-Peduli kondisi alam Kabupaten Malaka – NTT, yang akhir-akhir ini dilanda cuaca panas hingga bencana angin puting beliung, Emanuel Bria dan Mama Aleta Baun yang sama-sama merupakan pengurus DPP Partai Kebangkitan Bangsa turun ke Malaka melakukan aksi Rabu, (12/2/2019).
Keprihatinan EB, julukan Emanuel beralasan karena predikat yang disandang serta tanggungjawab sebagai pengurus DPP PKB Bidang Energi dan Sumber Daya Alam; sedangkan mama Aleta sebagai pengurus DPP PKB Bidang Lingkungan Hidup.
EB dan Mama Aleta, telah menyiapkan 20.000 anakan pohon yang terdiri dari pohon mahoni, pohon jati putih, pohon sengong dan cendana. Hanya untuk tahapan pertama penanaman pohon yang dilakukan di tiga titik lokasi, EB, mama Aleta, dan relawan EB menanam 3000 pohon bersama rekan-rekan seperjuangan dari DPC PDIP Malaka dan Relawan RTS.
Di sela aksi tanam pohon di tiga lokasi pada hari rabu 2 Februari 2020, Emanuel yang juga mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Malaka dari Partai PKB menegaskan bahwa aksi tanam pohon ini adalah program yang sudah dicanangkan partai. Di tahun ini, partai yang dipimpin Cak Imin tersebut memang tengah gencar melakukan penghijauan di berbagai daerah. Oleh karenanya, PKB harus terus hadir di tengah masyarakat sebagai partai Hijau atau Green Party demi bumi Indonesia yang kembali hijau.
Sayangnya, aksi tanam pohon di daerah Welaus, Kletek dan Rabasa Wemean tersebut tidak dihadiri oleh pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa Malaka. Padahal EB dan Mama Aleta sudah berulangkali menghubungi ketua dan jajarannya.
Ini yang disesalkan Mama Aleta, pengurus DPP PKB yang juga dikenal luas sebagai aktivis lingkungan hidup.
“saya sendiri sudah tiga kali ke kantor DPC PKB Malaka, tapi kantor selalu tutup,” ungkap Mama Aleta.
“Bagaimana mungkin kita disebut sebagai green party tapi partisipasi dari DPC PKB Malaka sama sekali tidak ada. Ini bukan soal politik karena kita belum menuju kepada politik pilkada karena SK belum ada, tapi ini kepedulian terhadap lingkungan. Kami sudah mencoba menelpon tapi tidak direspon dengan antusias. Bagi saya struktur DPC ini perlu dilihat lagi oleh DPW dan DPP PKB untuk dibenahi.” Tandas Mama Aleta dengan raut wajah kecewa.
Untuk gelombang kedua aksi tanam 17.000 anakan pohon yang direncanakan akan dilakukan di daerah aliran sungai Benenai, EB dan Mama Aleta harapkan keterlibatan Pengurus DPC PKB Malaka. Jika tidak, kita akan lihat lagi sejauh mana para pengurus DPC PKB Malaka komitmen terhadap arahan Ketua DPP PKB, Cak Imin, sebagai partai hijau (Green Party), tandasnya.