Motif Pembacokan Pasutri di Sidomulyo Belum Terungkap, Polisi Terus Uber Pelaku

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Hingga saat ini petugas kepolisian dari Polsek Sidomulyo bersama Tim Sat Reskrim Polres Lampung Selatan masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku pembacokan pasangan suami istri (Pasutri) yang terjadi didusun Katibung 2 desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (12/2/2026) lalu.

Peristiwa pembacokan yang menimpa pasutri Fajri (62) yang mengalami luka pada lengan kanannya dan Rohimah (61) yang mengalami luka pada paha kirinya hingga saat ini belum diketahui motif pelaku hingga berbuat sadis terhadap kedua korban.

Dalam peristiwa yang sempat menggegerkan warga tersebut beredar informasi bahwa pelaku datang ketoko milik korban. Selanjutnya menanyakan harga salah satu golok beberapa menit kemudian dibacokkan kearah paha istri korban. Fajri (62) suaminya mencoba membantu istrinya namun pelaku dengan gerak cepat membacok lengan kanan korban .

Usai membacok kedua korban, pelaku orang tak dikenal (OTK) tersebut tidak membawa barang atau uang milik korban. Sang OTK dengan tenang berjalan kearah jalan raya dan menghilang dalam kegelapan. Beberapa tetangga yang mendengan jeritan minta tolong korban berdatangan dan mencoba mengejar pelaku namun tidak ditemukan. Sementara tetangga lainya bersama Aparatur desa setempat langsung membawa korban ke RS Bob Bazar Kalianda.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKBP Noviarif Kurniawan, Kamis (12/2/2026) melalui pesan Whatshappnya menerangkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mengetahui motif pelaku hingga tega melakukan pembacokan kepada kedua korban warga dusun Katibung 2 desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo Lamsel itu didalam tokonya.

” Untuk motif pelaku hingga kini belum dipastikan pak”.

Namun demikian pihak kami masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku, ” tutur Kasat Reskrim Polres Lamsel ini kepada media Tim media ini.

Plt Kepala desa Sidomulyo Gunawan kepada pihak kepolisian berharap agar segera dapat mengungkap pelaku sadis yang tega melakukan pembacokan kepada pasutri warganya. Selain itu kalau berhasil diungkap pelakunya agar diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatanya, ” ungkapnya. (Cak Ton)

Tinggalkan Balasan