Cara Merawat Motor Setelah Menerjang Banjir Agar Tetap Prima

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Curah hujan yang tinggi belakangan ini kerap menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut membuat sebagian pengendara motor terpaksa menerjang genangan air demi melanjutkan perjalanan. Namun, setelah melewati banjir, motor membutuhkan perawatan khusus agar tidak mengalami kerusakan serius.

Mekanik bengkel resmi AHASS Jaya Sakti Motor Lampung Utara menyarankan pemilik kendaraan segera mencuci motor untuk menghilangkan lumpur dan kotoran yang menempel, terutama di bagian bawah mesin, roda, dan komponen penggerak. Kotoran yang dibiarkan terlalu lama dapat memicu karat dan mengganggu kinerja mesin.

Selain itu, pemilik motor perlu memeriksa kondisi oli mesin dan oli gardan bagi pengguna motor matic. Jika oli berubah warna menjadi putih susu, hal tersebut menandakan adanya campuran air dan oli sehingga harus segera diganti untuk mencegah kerusakan komponen mesin.

Sistem kelistrikan juga perlu dikeringkan sebelum motor dinyalakan kembali. Air yang tersisa dapat menyebabkan korsleting, terutama pada bagian aki dan soket kabel.

Filter udara wajib dicek karena jika basah dapat menghambat proses pembakaran. Filter sebaiknya dikeringkan atau diganti apabila kondisinya sudah tidak layak pakai.

Untuk motor jenis sport dan cub, rantai harus dibersihkan dan dilumasi kembali agar tidak cepat berkarat. Sementara itu, sistem pengereman perlu diperiksa dari sisa lumpur yang bisa mengganggu fungsi rem.

Knalpot pun harus dipastikan tidak terisi air. Pengendara disarankan memiringkan motor dan menyalakan mesin perlahan agar air keluar dari saluran knalpot.

Tak kalah penting, sistem bahan bakar perlu diperiksa. Jika motor terendam cukup lama, air bisa masuk ke tangki bensin dan mengganggu proses pembakaran.

Apabila setelah pemeriksaan motor masih menunjukkan gejala tidak normal, pemilik kendaraan dianjurkan segera membawa motor ke bengkel resmi AHASS untuk penanganan lebih lanjut oleh teknisi profesional.

Dengan perawatan yang tepat setelah menerjang banjir, performa motor dapat tetap terjaga dan risiko kerusakan besar bisa dihindari.

 

Tinggalkan Balasan