HANGZHOU -(deklarasinews.com)- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) di kancah internasional. Delegasi mahasiswa UBL yang tengah mengikuti program pertukaran mahasiswa (Student Exchange) di Tiongkok berhasil menembus babak final kompetisi teknologi bergengsi tingkat nasional dan berhasi meraih Juara 2 dan 3 di Negeri Tirai Bambu.
Para mahasiswa UBL tersebut menjalani program pertukaran mahasiswa di Guilin University of Aerospace Technology (GUAT) di Guilin, Guangxi Tiongkok. Di sela kegiatan akademik, mereka dipercaya bergabung dalam tim kolaborasi lintas disiplin untuk mengikuti Kompetisi Inovasi dan Kreativitas Teknik Mesin Tiongkok serta Final Nasional Kompetisi Perakitan Presisi Cerdas “Aobo Cup”.
Kompetisi bergengsi tersebut digelar di Hangzhou Dianzi University (Hangzhou University of Science and Technology) dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi ternama dari seluruh Tiongkok. Keikutsertaan mahasiswa UBL berawal dari undangan resmi Guilin University of Aerospace Technology (GUAT), seiring regulasi kompetisi yang mewajibkan keterlibatan mahasiswa internasional. Melalui program pertukaran mahasiswa di Tiongkok, talenta-talenta UBL dipercaya mengisi peran strategis dalam proses pengembangan hingga perakitan alat berteknologi tinggi.
Adapun delegasi UBL yang tergabung dalam tim tersebut yakni Anita Anggraini dan Falen Titania Putri (Teknik Mesin), Kevin Darmawan (Informatika), serta Muhamad Fadhil Ridwa (Sistem Informasi). Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Teknik Mesin berfokus pada perakitan presisi mekanik, sementara mahasiswa Informatika dan Sistem Informasi bersinergi dalam pemrograman dan sistem kendali cerdas, sehingga alat yang dikembangkan mampu bekerja secara akurat dan efisien. Kolaborasi antara mekanik dan digitalisasi ini menjadi kunci keberhasilan tim melaju hingga babak final.
Ajang ini didukung penuh oleh lembaga otoritas teknologi di Tiongkok, seperti Perhimpunan Teknik Mesin Tiongkok dan Institut Teknologi Beijing, dengan tujuan membangun platform inovasi tingkat tinggi bagi generasi muda di bidang manufaktur cerdas.
Perwakilan tim UBL, Falen Titania Putri, menyampaikan bahwa capaian tersebut bukan semata soal piala dan sertifikat. “Lebih dari itu, kami memperoleh pengalaman akademik internasional, jejaring lintas negara, serta kesempatan mengasah kemampuan berpikir kreatif dan analitis dalam menghadapi tantangan teknologi manufaktur masa depan,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).
Prestasi ini menjadi bukti bahwa program pertukaran mahasiswa UBL mampu memberikan dampak nyata, sekaligus menegaskan daya saing Universitas Bandar Lampung dalam menjawab tantangan industri global. Capaian tersebut diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa Lampung untuk terus berani belajar, berinovasi, dan menorehkan prestasi di tingkat internasional.