PESIBAR -(deklarasinews.com)- Menanggapi maraknya pemberitaan viral terkait peredaran uang palsu, Arnandes selaku Kepala Biro (Kabiro) Pers DeklarasiNews.com memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai cara sederhana membedakan uang palsu dan uang asli, khususnya pecahan Rp100.000, tanpa menggunakan alat khusus.
Arnandes menjelaskan bahwa masyarakat dapat menerapkan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) untuk memastikan keaslian uang rupiah. Berikut ciri-ciri uang asli yang perlu diperhatikan:
- Benang Pengaman
Berbentuk anyaman dan akan berubah warna saat dilihat dari sudut pandang berbeda. - Logo Bank Indonesia
Bagian perisai di dalam logo BI akan berubah warna jika dilihat dari sudut tertentu. - Gambar Tersembunyi (Hidden Image)
Terdapat tulisan “BI” dan garis-garis multiwarna yang hanya terlihat dari sudut tertentu di sisi kanan atas uang. - Kualitas Cetakan
Gambar Ir. Soekarno dan Moh. Hatta serta ornamen lainnya terlihat tajam, jelas, tidak buram atau pecah, dengan warna solid dan tidak mudah luntur. - Tekstur Kertas
Saat diraba terasa kasar dan kaku karena dicetak menggunakan teknik intaglio, tidak licin seperti kertas biasa. - Bagian Timbul
Pada gambar wajah pahlawan, Garuda Pancasila, tulisan “Bank Indonesia”, angka nominal, serta frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia” terasa menonjol dan kasar. - Kode Tunanetra
Terdapat dua garis timbul di sisi kanan dan kiri uang yang dapat dirasakan saat diraba. - Watermark
Saat diterawang, akan terlihat gambar R. Supratman dan ornamen yang tampak jelas serta halus. - Benang Pengaman Saat Diterawang
Benang pengaman terlihat menyatu di dalam kertas, bukan hanya tercetak di permukaan. - Logo BI Rectoverso
Jika diterawang, gambar logo Bank Indonesia dari kedua sisi uang akan menyatu dan terlihat utuh.
Selain metode tersebut, Arnandes juga menyarankan masyarakat memanfaatkan senter pada smartphone untuk membantu penerawangan di kondisi cahaya minim. Masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi resmi Bank Indonesia seperti I-COMREDS, dengan mengarahkan kamera ponsel ke uang yang ingin diperiksa.
“Dengan mengenali ciri-ciri uang asli, masyarakat diharapkan lebih waspada dan tidak mudah menjadi korban peredaran uang palsu,” tutup Arnandes.