Pemulihan Trauma Anak, Dinsos Bakal Gandeng Pramuka

KOTA TANGERANG –(deklarasinewes.com)– Dinas sosial Kota Tangerang berencana bakal menggandeng gerakan pramuka untuk melakukan serangkaian pemulihan trauma bagi anak anak yang Terdampak banjir.

Kepala dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi mengklaim, dengan menggandeng pramuka diharapkan dapat mengembalikan keceriaan anak anak yang terkena dampak banjir secara langsung.

“Trauma healing ini kan dari para relawan,  yang diharapkan dapat mengembalikan psikologi anak, minimal kita dapat mengerahkan anggota anggota pramuka,”tukas Suli kepada wartawan di Pusat pemerintahan kota Tangerang Rabu (05/02/2020).

Menurutnya, trauma healling yang melibatkan pramuka diharapkan dapat membantu dinas pendidikan dan DP3AB yang sebelumnya telah melakukan hal serupa.

“Apa teman teman dari dinas lain lakukan dan kami lakukan pada dasarnya tujuannya adalah satu yakni memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat kota Tangerang,”jelasnya.

Diutarakannya, bentuk kerjasama yang melibatkan seluruh instansi dan SKPD yang ada dikota Tangerang untuk bersama sama menanggulangi bencana banjir yang melanda adalah bentuk dari pengabdian kepada masyakat.

“Alhamdulillah selama proses perjalan itu semua bahu membahu sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang terkena dampak banjir,”ujarnya.

Ia mencontohkan, saat ini terdapat beberapa dapur umum yang didirikan oleh jajaran TNI/Polri dan pemerintah kota Tangerang juga turut mendirikan benerapa titik dapur umum.

“Di gedung PKK dan di Pusat pemerintahan kota Tangerang yang kami yakin dapat memenuhi kebutuhan korban banjir di kecamatan periuk,”tuturnya.

Saat disinggung jumlah dan lokasi yang paling Terdampak dari musibah banjir, dirinya mengungkapkan saat ini yang paling terdampak adalah kecamatan periuk

“hanya saja kita tidak cuma fokus dikecamatan periuk karna terdapat beberapa titik lainnya seperti di kecamatan benda namun camat disana mampu untuk mengatasi dan menanggulanginya,”tukasnya.

Dia mengklaim kebutuhan pokok masyarakat yang terkena dampak langsung dari banjir di kecamatan Periuk hampir seluruhnya terpenuhi, namun demikian dia menyebut tidak menutup kemungkinan terdapat beberapa masyarakat yang belum terpenuhi.

“Karna keterbatasan orang, tapi insya Allah kami terus berupaya menyalurkan bantuan dengan segala daya dengan dibantu dari seluruh masyarakat dan teman teman SKPD lainnya,”jelasnya.(nan)

Tinggalkan Balasan