PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Palembang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kota Palembang yang dipusatkan di Grand Atyasa Convention Center, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini menjadi agenda strategis partai dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan kepemimpinan di tingkat kecamatan untuk periode mendatang.
Muscab tersebut dihadiri oleh Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sumatera Selatan, Muhammad Toha, S.Ag, jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Palembang, serta perwakilan pengurus DPC dari seluruh kecamatan di Kota Palembang. Kehadiran unsur struktural partai dari berbagai tingkatan ini menegaskan pentingnya Muscab sebagai forum penguatan arah perjuangan PKS di daerah.
Dalam arahannya, Muhammad Toha menegaskan bahwa para pengurus DPC yang dikukuhkan merupakan kader-kader terpilih yang telah memenuhi standar kaderisasi PKS. Menurutnya, proses penetapan pengurus dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen terhadap nilai-nilai dan perjuangan partai.
“Pengurus yang hari ini dikukuhkan adalah kader yang telah melalui proses pembinaan dan penilaian. Mereka memiliki pengalaman, kapasitas, serta komitmen perjuangan yang dibutuhkan untuk mengemban amanah partai,” ujar Toha.
Pada kesempatan tersebut, Toha juga memaparkan arah perjuangan PKS yang dirumuskan dalam konsep lima rumah perjuangan. Konsep ini menjadi pedoman kerja kader PKS dalam menjalankan peran politik sekaligus pelayanan sosial di tengah masyarakat.
Lima rumah perjuangan tersebut meliputi Rumah Tangga, yang berfokus pada penguatan institusi keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. Selanjutnya Rumah Ibadah, yang bertujuan menjaga dan meningkatkan kualitas spiritualitas kader serta masyarakat.
Kemudian Rumah PKS, yang menjadi wadah penguatan internal partai sekaligus pusat aktivitas pemberdayaan masyarakat. Rumah Kebangsaan dimaknai sebagai kontribusi nyata PKS dalam mewujudkan cita-cita nasional sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Adapun Rumah Kemanusiaan merupakan manifestasi pelayanan publik PKS yang berlandaskan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
“PKS harus tampil sebagai pelopor dalam memakmurkan bangsa, mencerdaskan kehidupan masyarakat, serta menghadirkan solusi kemanusiaan tanpa sekat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Muhammad Toha berharap seluruh pengurus DPC yang baru dikukuhkan mampu menjaga dan memperkuat tiga ciri khas utama PKS. Ketiga karakter tersebut meliputi struktur organisasi yang solid, kader yang militan, serta budaya kerja kolektif yang berkesinambungan.
Menurutnya, ketiga pilar tersebut merupakan kekuatan utama PKS dalam menjaga konsistensi perjuangan dan keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat. Dengan struktur yang rapi dan solid, militansi kader yang terjaga, serta kerja kolektif yang terus berjalan, PKS diyakini mampu menghadapi tantangan sosial dan politik yang semakin kompleks.
“Dengan soliditas struktur, militansi kader, dan kerja kolektif yang terjaga, insya Allah PKS akan semakin kokoh dalam melayani masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi Palembang dan Indonesia,” pungkasnya.(Ning)