BANDARLAMPUNG-(deklarasinews.com) -DPP.KP.KUM-HAM Provinsi Lampung hari ini membentuk satu perkumpulan baru sebagai lembaga otonom yaitu DPP Ekonomi kerakyatan Nusantara Bangkit di akte Notaris Fahrul Rozi.SH.Jalan sisinga mangaraja kota Bandar Lampung, hal tersebut sebagai gerakan sosial dan moral dimana kita harus kembali kepada ekonomi kerakyatan bukan ekonomi feodal.
Hal tersebut di sampaikan oleh ketua Umum DPP KP.KUM-HAM Provinsi Lampung, dimana kita semua harus bangkit dan memiliki karakter pancasila dan UUD 1945, karena kita adalah negara yang merdeka dan kesejahteraan harus di rasakan oleh rakyat dan rakyat harus kita berikan solusi di tengah-tengah ekonomi kita yang sedang sulit serta masih banyaknya angka pengangguran khususnya di provinsi Lampung di 15 kab/kota sambung ketua umum DPP KP.KUM-HAM Riswan Mura yang beliau juga masih sebagai anak generasi kerajaan Tulang-Bawang Prov.Lampung.
Hal senada juga di sampaikan oleh masyarakat yaitu Rudi Saputra
dimana saat ini ekonomi kami sedang sulit dan betul-betul menderita sandang pangan, harga karet murah, singkong murah, sawit murah, sembako mahal, lapangan kerja sulit, kami mendukung program Ekonomi kerakyatan Nusantara Bangkit yang di dirikan oleh Pak Riswan Mura dan kami sangat mengapresiasi, harapan kami kepada DPP.Ekonomi kerakyatan Nusantara Bangkit bisa membantu masyarakat kecil mensosialisasikan semua bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.
Harapan kami DPP Ekonomi kerakyatan juga bisa mencarikan solusi kami sebagai masyarakat dengan pemerintah dan bisa meningkatkan ekonomi kita yang sedang terpuruk dan mencari investasi yang bisa bermitra dengan masyarakat jelas Rudi Saputra.(Ris)