PALEMBANG -(deklarasinews.com)- SMA Negeri 8 Palembang kembali menjadi tuan rumah perhelatan akbar tahunan bertajuk Unbeatable in Diversity (UNITY) Part V tahun 2025. Acara yang digelar di lingkungan sekolah tersebut menghadirkan puluhan cabang lomba, mulai dari bidang akademik, seni, hingga olahraga, dengan partisipasi luas dari pelajar SMA/SMK/MA se-Sumatera Selatan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga momentum silaturahmi antar pelajar lintas daerah. Ratusan siswa dari berbagai sekolah datang membawa semangat kompetisi yang sehat sekaligus persaudaraan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Zulkarnain, SE., MM., turut hadir dalam pembukaan kegiatan. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada SMA Negeri 8 Palembang yang konsisten menggelar UNITY setiap tahun.
“Kami dari Dinas Pendidikan Sumsel mengucapkan terima kasih kepada SMA 8 sebagai tuan rumah. Ajang seperti ini sangat penting karena memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan keterampilan mereka, baik dalam pidato, seni, maupun olahraga. Dengan adanya kompetisi ini, anak-anak semakin termotivasi untuk berlatih, semangat, dan menjaga sportivitas. Kalau kalah jangan berkecil hati, kalau menang jangan sampai berlebihan,” jelas Zulkarnain, Rabu (3/9/2025).
Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter pelajar yang berintegritas, sportif, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Kepala SMA Negeri 8 Palembang, Hj. Maryati, S.Pd., MM., menuturkan bahwa UNITY sudah menjadi agenda rutin sejak 2018. Hanya pada masa pandemi kegiatan ini sempat vakum, namun kembali bangkit dengan antusiasme yang lebih besar.
“Tahun ini tercatat sekitar 60 sekolah ikut serta, tidak hanya dari Palembang, tetapi juga dari daerah lain seperti Ogan Komering Ilir, Muara Enim, Prabumulih, hingga Banyuasin. Pesertanya pun beragam, ada SMA, SMK, hingga Madrasah Aliyah,” ungkap Maryati.
Ia menekankan bahwa tujuan utama kegiatan bukan hanya kompetisi, melainkan membangun jaringan silaturahmi antar pelajar.
“Kami ingin anak-anak berkompetisi secara sehat, menjaga sportivitas, dan jangan sampai ada gesekan. Situasi remaja sekarang memang cukup menantang, tapi dengan wadah yang positif seperti ini, kami yakin semuanya bisa berjalan kondusif,” tegasnya.
UNITY Part V menghadirkan 20 cabang lomba yang terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari bidang akademik seperti debat dan pidato, seni seperti tari tradisional, musik, dan lukis, hingga cabang olahraga seperti futsal, basket, dan bulutangkis.
Panitia berharap keberagaman cabang lomba tersebut dapat mengakomodasi minat dan bakat seluruh peserta. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan diri bagi generasi muda Sumsel.
“Melalui UNITY, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri, kebersamaan, dan juga persaudaraan antar siswa. Harapannya, anak-anak tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga pengalaman berharga yang bisa mereka bawa untuk masa depan,” ujar salah satu panitia (Ning)