Kemarahan  Bawa Berkah Meri Service

(pelitaekspres.com)-PAGARALAM-Meski ilmu vis service alias  montir didapat nya secara Otodidak, namun kepiawaian Meri memperbaiki kendaraan roda empat baik berbahan bakar bensin maupun solar tidak bisa dianggap sebelah mata.

Terbukti, dengan banyaknya pengguna jasa service lelaki asal desa Penanggiran Kabupaten Muaraenim ini. Bahkan pengguna jasa lelaki dua anak ini tidak hanya dari dalam tetapi juga luar kota Pagaralam, cerita nya, Sabtu (27/09) saat media ini berkunjung di bengkelnya yang terletak di dusun Tinggihari Kecamatan Pagaralam Selatan.

Menurut Meri, ilmu mechanical yang didapatnya bermula saat ia membantu di bengkel pamannya.

“kala itu saya  membantu paman di.bengkel karena sejak kelas dua SMP akulah stop sekolah.” terangnya mengenang masa kecil nya.

“Saya sering kena semprot alias dimarahi oleh paman, namun kemarahan itu malah berbuah manis dan bisa buka bengkel sendiri,” urainya.

Mengapa tidak jalin kontrak dengan perusahaan ? Menurut dia, system kontrak tidak diminati karena pertimbangan untung rugi. Kan manakala ramai seperti saat lebaran kedua belah pihak sama-sama untung, tapi kalau lagi sepi perusahaan dirugikan, selain juga setiap saat harus siap kerja, sementara terkadang ada rasa penat, ada hajatan dan sejumlah kegiatan masyarakat.

“Alasan inilah yang  membuat saya lebih betah dan senang  bekerja  solo.” Tandasnya.

Ia pun berharap kedua belahan jiwanya tidak malas sekolah seperti bapaknya.

“cukup lah aku bae SMP dide namat, anak ku jangan.” penuh harap. (Repi)

Tinggalkan Balasan