Kapolda Lampung Pimpin Sertijab 12 Pejabat Strategis, Perkuat Organisasi dan Pelayanan Polri Presisi

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)-  Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) terhadap 12 pejabat strategis di lingkungan Polda Lampung yang berlangsung di Gedung Serbaguna Presisi Polda Lampung, Senin (3/8/2026). Pergantian pejabat tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi guna memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebanyak 12 jabatan yang diserahterimakan terdiri atas empat Pejabat Utama Polda Lampung dan delapan Kapolres jajaran. Jabatan tersebut meliputi Karo Log, Direktur Samapta, Direktur Polairud, Kepala SPKT, Kapolresta Bandar Lampung, Kapolres Lampung Selatan, Kapolres Lampung Utara, Kapolres Lampung Timur, Kapolres Tulang Bawang, Kapolres Way Kanan, Kapolres Pringsewu, serta Kapolres Tulang Bawang Barat.

Prosesi Sertijab diawali dengan pembacaan keputusan Kapolri tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah dan pakta integritas, serta penyematan dan pelepasan tanda jabatan sebagai simbol estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Lampung.

Pada jajaran Pejabat Utama, jabatan Karo Log diserahterimakan dari Kombes Pol Supriadi kepada Kombes Pol Atot Irawan. Jabatan Direktur Samapta kini diemban Kombes Pol Prayudha Widiatmoko menggantikan Kombes Pol Bramono Purnomo. Selanjutnya, jabatan Direktur Polairud diserahterimakan dari Kombes Pol Boby Pa’ludin Tambunan kepada Kombes Pol Erick Sartani Marbun, sedangkan jabatan Kepala SPKT kini dijabat AKBP Tri Hendro Prasetyo menggantikan AKBP Fenza.

Di jajaran kewilayahan, Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar dipercaya menjabat Kapolresta Bandar Lampung menggantikan Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay. Jabatan Kapolres Lampung Selatan diserahterimakan dari AKBP Toni Kasmiri kepada AKBP Deddy Kurniawan, sementara jabatan Kapolres Lampung Utara kini diemban AKBP Raswidiati Anggraini menggantikan AKBP Deddy Kurniawan.

Rotasi juga berlangsung pada jabatan Kapolres Lampung Timur dari AKBP Heti Patmawati kepada AKBP Yuliansyah, Kapolres Tulang Bawang dari AKBP Yuliansyah kepada AKBP Adri Bhirawasto, Kapolres Way Kanan dari AKBP Didik Kurnianto kepada AKBP Ramadhona, Kapolres Pringsewu dari AKBP Mochammad Yunnus Saputra kepada AKBP Dadi Perdana Putra, serta Kapolres Tulang Bawang Barat dari AKBP Sendi Antoni kepada AKBP Himmawan Setiawan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, mutasi dan serah terima jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi yang rutin dilaksanakan untuk menjaga dinamika, regenerasi kepemimpinan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan Polri.

“Pergantian pejabat merupakan proses yang alamiah dalam organisasi Polri. Melalui penyegaran ini diharapkan setiap pejabat dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya, memperkuat sinergi internal maupun eksternal, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

Ia menambahkan, dengan hadirnya kepemimpinan baru pada sejumlah fungsi dan kewilayahan, Polda Lampung optimistis pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal sejalan dengan implementasi Polri Presisi.

Pelaksanaan Sertijab berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolda Lampung, Irwasda Polda Lampung, para Pejabat Utama Polda Lampung, para Kapolres jajaran, Ketua Bhayangkari Daerah Lampung beserta pengurus, serta tamu undangan lainnya.

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL Percepat Pembangunan Jalan Rabat Beton dan Renovasi Mushola Baitul Saudah Demi Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Ke-129 Kodim 0410/KBL terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Berbagai sasaran fisik dikerjakan secara maksimal oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat sebagai bentuk nyata sinergi TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan di wilayah Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Salah satu sasaran utama yang saat ini terus dipercepat adalah pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat II RT 04 dengan ukuran panjang 210 meter dan lebar 2 meter. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan yang kuat dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang lama.

Sejak pagi hingga sore hari, personel Satgas TMMD bersama warga tampak bergotong royong melakukan pengecoran, perataan material, hingga proses penyempurnaan badan jalan. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi cerminan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi roh utama pelaksanaan TMMD.

Keberadaan jalan rabat beton tersebut nantinya akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Selain memperlancar aktivitas sehari-hari, akses jalan yang sebelumnya belum memadai akan berubah menjadi lebih aman, nyaman, dan mudah dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Jalan ini juga akan mempercepat mobilitas warga menuju permukiman, sekolah, tempat ibadah, serta memperlancar distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjadi pendorong meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi pelayanan sosial dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. Dengan akses jalan yang semakin baik, kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut juga diyakini akan semakin meningkat.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik TMMD. Kehadiran masyarakat yang secara sukarela turut membantu pekerjaan membuktikan bahwa program TMMD telah menjadi milik bersama dan memberikan dampak positif bagi kehidupan warga.

Pisah Sambut Kapolres Pringsewu Berlangsung Haru

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Pisah sambut Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pringsewu antara pejabat sebelumnya AKBP M.Yunnus Saputra dengan pejabat penggantinya AKBP Dadi Perdana Putra, serta Ketua Bhayangkari Pringsewu antara Ny.Ayu Yunnus Saputra dengan Ny.Yana Dadi Perdana berlangsung di Lobi Kantor Bupati Pringsewu, Komplek Perkantoran Pemkab setempat, pada Senin, 3 Agustus 2026 sore.

Acara pisah sambut berlangsung penuh haru, dihadiri Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Wabup Umi Laila, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, Kajari Pringsewu Anggiat AP Pardede, Pabung Kodim 0424/TGM Mayor Inf. Agus Supriyadi, Wakapolres Pringsewu Komisaris Pol. Samsuri, Sekda Pringsewu M.Andi Purwanto beserta jajaran pemerintah daerah dan instansi vertikal lainnya, Ketua TP-PKK Ny.Rahayu Pamungkas dan Ketua DWP Ny.Nisma Andi, tokoh agama dan masyarakat serta berbagai elemen lainnya.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan pergantian kepemimpinan di tubuh Polri adalah sebuah sunatullah organisasi demi penyegaran dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Bagi Pemkab Pringsewu, momentum ini adalah jembatan estafet bagi terus menjaga dan meningkatkan sinergitas. Atas nama pribadi, pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu, ia mengapresiasi setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada M.Yunnus Saputra, dimana selama bertugas di Pringsewu, masyarakat betul-betul merasakan kehadiran Polri.

“Selamat bertugas di tempat yang baru di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri kepada bapak M.Yunnus Saputra. Doa kami menyertai langkah kesuksesan bapak ke depan, dan tali silaturahmi yang telah terjalin selama ini tidak terputus sampai disini, namun tetap berkesinambungan. Selanjutnya, kami ucapkan selamat datang ke Bumi Jejama Secancanan kepada bapak Dadi Perdana Putra. Kami menyambut kehadiran bapak dengan tangan terbuka dan penuh rasa optimisme,” ucap Bupati Riyanto Pamungkas.

Bupati Pringsewu juga menyampaikan sekilas gambaran mengenai Kabupaten Pringsewu, dimana meskipun masyarakatnya sangat beragam, namun selalu rukun, damai dan memiliki semangat serta potensi yang luar biasa. Kabupaten Pringsewu memiliki luas wilayah 625 km² berpenduduk ± 451.586 jiwa, tersebar di 128 pekon dan 5 kelurahan dalam 9 kecamatan. Pringsewu merupakan kabupaten terkecil di Provinsi Lampung dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi.

“Letak Pringsewu sangat strategis dan menjadi jalur perlintasan utama interkoneksi antarkabupaten di koridor barat Lampung. Posisi interkoneksi ini menjadikan Pringsewu sebagai pusat aglomerasi yang sangat hidup, namun di sisi lain memiliki kerawanan lalu lintas serta potensi mobilitas penduduk yang tinggi yang memerlukan pengawasan kamtibmas ekstra dari jajaran kepolisian,” ujarnya.

Riyanto meyakini dengan pengalaman, kapabilitas, dan integritas yang dimiliki, Polres Pringsewu di bawah kepemimpinan AKBP Dadi Perdana Putra akan mampu mempertahankan prestasi yang ada, bahkan membawa inovasi baru dalam menjaga pelayanan publik dan penegakan hukum yang humanis. Pihaknya siap mendukung penuh, bersinergi, berkoordinasi, dan berkolaborasi dengan Polres Pringsewu dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pringsewu.

Sementara itu, Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, yang sebelumnya bertugas sebagai Kepala Unit 5 Sub Direktorat (Subdit) V Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri, pada kesempatan tersebut memohon dukungan jajaran pemerintah daerah dan forkopimda serta seluruh masyarakat agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya di Kabupaten Pringsewu. Sedangkan AKBP M.Yunnus Saputra pada kesempatan itu juga menyampaikan ucapan terima kasih atas segala bantuan dan dukungan baik jajaran pemerintah daerah, forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat selama melaksanakan tugas. Sekaligus memohon maaf atas segala kesilafan selama mengabdi di Kabupaten Pringsewu. ( MM, KW-RI )

Serka Mohammad Ramli Latih Fisik dan Kedisiplinan Para Calon Paskibra

BATANG -(deklarasinews.com)– Terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pelajar di Kabupaten Batang. Bagi mereka, kesempatan mengibarkan Sang Merah Putih bukan sekadar amanah pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi bekal untuk menggapai cita-cita di masa depan.

Salah seorang Capaska, Zaza mengaku bangga bisa melewati proses seleksi yang panjang. Siswi SMA Negeri 1 Batang ini berharap pengalaman menjadi Paskibraka dapat menjadi langkah awal mewujudkan impiannya menjadi dokter militer.

“Alhamdulillah terpilih jadi Capaska, walaupun prosesnya sangat panjang. Insyaallah setelah bertugas, ingin jadi dokter militer karena cita-cita dari kecil,” ujarnya saat ditemui di halaman Rumah Dinas Bupati Batang, Senin (3/08/26).

Semangat serupa juga disampaikan Alfian, siswa SMK Negeri 1 Warungasem. Ia menilai pengalaman sebagai Paskibraka akan menjadi modal berharga untuk mengejar cita-citanya menjadi anggota TNI atau Polri.

Selama mengikuti pelatihan, ia bersama rekan-rekannya menjalani latihan fisik dan baris-berbaris dengan disiplin setiap hari. “Yang jelas harus siapkan fisik yang bugar, lolos psikotes dan khusus persiapan upacara HUT ke-81 RI, dari pagi sudah lari, push up, sit up, istirahat sebentar dilanjut baris berbaris,” katanya.

Keduanya juga mengajak para pelajar lain yang memiliki impian menjadi Paskibraka untuk tidak ragu mencoba. Menurut mereka, kunci utama adalah disiplin, kerja keras, dan terus mempersiapkan diri sejak dini.

Pelatih Paskibraka Kabupaten Batang, Serka Muhammad Ramli, mengatakan pengalaman sebagai Paskibraka memang dapat menjadi nilai tambah bagi para pelajar. “Nantinya setelah mereka jadi purna paskibraka, biasanya akan lebih mudah melanjutkan ke jenjang pendidikan di institusi kedinasan, TNI/Polri maupun universitas negeri di tanah air,” ucapnya.

Saat ini, kata Ramli, kesiapan 75 Capaska telah mencapai sekitar 80 persen. Tim pelatih kini memfokuskan latihan pada penyempurnaan formasi angka 81 yang akan ditampilkan saat upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Kesiapan sudah 80 persen. Sekarang difokuskan untuk membentuk formasi angka 81 sesuai usia kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Meski sempat mengalami kendala saat menyusun formasi, para Capaska kini mulai mampu menampilkan gerakan dengan lebih kompak berkat latihan yang dilakukan secara intensif. “Kendalanya keluar masuknya barisan, tapi berkat ketelatenan, mereka bisa melakukannya,” Imbuh Ramli.

Sebagai informasi, sebanyak 75 pelajar yang lolos seleksi kini menjalani pemusatan latihan intensif. Selain ditempa kemampuan baris-berbaris, mereka juga dibekali kedisiplinan, ketahanan fisik, dan mental sebagai persiapan menghadapi upacara pengibaran bendera di lapangan Alun-alun Batang tannggal 17 Agustus besok.(Red)

Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Perkuat Keamanan Wilayah, Bangun Sinergi Bersama Warga

TANGERANG -(deklarasinews.com)– Personel Kodim 0506/Tangerang melaksanakan patroli malam demi menjaga keamanan wilayah dengan cara membangun sinergi dengan warga masyarakat.

Patroli malam di wilayah teritorial Kodim 0506/Tgr menyambangi warga yang sedang melaksanakan ronda malam sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli pada Senin malam (3/8/2026) tersebut dilaksanakan oleh personel Koramil 02/Batuceper dan Koramil 09/Serpong Utara (Serut) bersama Komponen Pendukung (Komduk), Linmas dan Mitra Koramil.

Selain memantau situasi wilayah, para prajurit juga berdialog dengan warga, memberikan imbauan kamtibmas, serta mengajak masyarakat untuk terus mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Pasi Ops Kodim 0506/Tangerang, Mayor Inf Herru Susanto, mengatakan bahwa patroli malam merupakan wujud kehadiran TNI di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Melalui patroli malam dan komunikasi langsung dengan warga, kami ingin memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Partisipasi masyarakat dalam ronda malam menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan,” ujar Mayor Herru Susanto.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari warga. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.(Nan)

Satres Narkoba Polres Asahan Amankan Pengedar Sabu, 19,60 Gram Barang Bukti Diamankan

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Asahan kembali mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial A.P.O. (55) berhasil diamankan dalam operasi yang digelar di sebuah rumah di Desa Padang Mahondang, Dusun IX, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Senin (3/8/2026).

Pengungkapan bermula dari informasi yang diterima pihak kepolisian dari masyarakat mengenai adanya dugaan aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim Operasi Khusus (Opsnal) Satres Narkoba Polres Asahan yang dipimpin Kanit I segera melakukan penyelidikan hingga melaksanakan penggerebekan.

Saat penggeledahan berlangsung, petugas menemukan sejumlah paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu di beberapa bagian rumah, termasuk di dapur dan kamar tidur. Selain itu, turut diamankan barang bukti berupa timbangan digital, pipet berbentuk skop, serta sejumlah uang tunai yang diduga merupakan hasil transaksi penjualan narkotika.

Berdasarkan hasil penimbangan awal, keseluruhan barang bukti yang disita memiliki berat bruto mencapai 19,60 gram.

Kasat Reserse Narkoba Polres Asahan, AKP Gunawan Effendi, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya masih terus mendalami perkara ini, termasuk menelusuri asal-usul barang bukti dan memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut atas informasi yang disampaikan oleh masyarakat. Kami sangat mengapresiasi partisipasi yang diberikan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja sama dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Setiap informasi yang diberikan akan segera kami tindak lanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar AKP Gunawan Effendi.

Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satres Narkoba Polres Asahan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap keterlibatan pihak lain dalam jaringan ini.

Polres Asahan menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif. Masyarakat pun diimbau agar tidak ragu melaporkan setiap dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya.(Doni)

 

Smash Hangat Turnamen Voli TMMD 129 Bojonegoro Rajut Kebersamaan Warga Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro tak hanya menghadirkan deretan pembangunan fisik seperti jalan dan drainase.

Di sela-sela cucuran keringat pengerjaan infrastruktur, hadir kehangatan sosial yang menyatukan hati warga melalui turnamen bola voli antar dusun.

Setiap sore menjelang matahari terbenam, lapangan voli tepat di depan Balai Desa Kesongo mendadak disesaki ratusan warga.

Anak-anak, pemuda, hingga para tetua desa berbondong-bondong tumpah ruah di pinggir lapangan.

Mereka hadir bukan sekadar mencari hiburan gratis, melainkan membawa gelora kebanggaan demi mendukung tim dari dusunnya masing-masing.

Antusiasme masyarakat yang luar biasa ini mengubah arena desa menjadi panggung penuh riuh dan semangat.

Kompetisi yang diikuti perwakilan seluruh dusun di Desa Kesongo ini berlangsung sengit namun sarat akan nilai sportivitas.

Para pemain tampil all-out melancarkan smash dan aksi penyelamatan bola demi mengharumkan nama dusun.

Diiringi sorak-sorai penonton yang tak henti membahana, atmosfer pertandingan terasa begitu hidup layaknya kejuaraan tingkat kabupaten.

Agar seluruh rangkaian turnamen berjalan aman, nyaman, dan tertib, personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro diterjunkan langsung untuk mengawal jalannya acara, Minggu (2/8/2026).

Dipimpin oleh Komandan SSK Satgas TMMD, Lettu Ckm Purnomo, para prajurit dengan ramah dan sigap berjaga setiap sore di sekitar arena.

Lettu Ckm Purnomo menegaskan bahwa turnamen bola voli ini merupakan sarana efektif untuk merekatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mengokohkan persaudaraan warga.

“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kami ingin membangun kebersamaan dan kekompakan warga. Karena itu, kami juga memastikan seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat bisa menikmati setiap laga dengan nyaman,” ujar Lettu Ckm Purnomo.

Ia menambahkan, melonjaknya animo masyarakat menjadi bukti nyata bahwa keberadaan TMMD tak sekadar mengubah wajah fisik desa, tetapi juga mampu menghidupkan kembali denyut sosial yang mempererat jalinan tali silaturahmi.

Turnamen voli ini menjadi salah satu program nonfisik TMMD ke-129 yang paling berkesan dan disambut hangat oleh warga Kesongo.

Lebih dari sekadar ajang olahraga, riuh sorak sore di Desa Kesongo ini berhasil menyemai kembali semangat gotong royong, persatuan, dan kebersamaan ruh sejati kemanunggalan TNI bersama rakyat.

Menjaga Napas Jalan Baru: Dedikasi Satgas TMMD 129 Bojonegoro Merawat Impian Warga Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Suara gemericik air yang disiramkan dari ember-ember plastik memecah keheningan pagi di Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Bagi sebagian orang, pekerjaan meratakan semen dan merampungkan pengecoran adalah akhir dari sebuah proyek pembangunan.

Namun, bagi prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, selesainya pengecoran justru menjadi awal dari babak baru yaitu menjaga kualitas karya agar bertahan melintasi zaman.

Di bawah terik matahari pedesaan Bojonegoro, Minggu (2/8/2026), para personel Satgas TMMD bersama warga setempat tampak bahu-membahu menyiram permukaan jalan cor beton yang baru selesai dibangun.

Langkah yang sepintas terlihat sederhana ini merupakan proses teknis vital yang dikenal sebagai curing atau perawatan beton.

Penyiraman rutin dilakukan untuk memastikan jalan cor tetap berada dalam kondisi lembap selama masa pengerasan (hydration process).

Secara teknis, jika permukaan beton mengering terlalu cepat akibat sengatan matahari, jalan rentan mengalami retak rambut (hairline cracks) yang kelak dapat mengurangi kekuatan strukturnya.

Komandan SST-1 Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, menegaskan bahwa tahap perawatan ini adalah komitmen moral Satgas agar fasilitas publik yang dibangun memiliki kualitas terbaik.

“Perawatan beton melalui penyiraman sangat penting agar proses pengerasan berlangsung maksimal. Dengan begitu, kualitas jalan tetap terjaga sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang lama,” ujar Letda Inf Ady Yuniarto di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, kesempurnaan sebuah infrastruktur tidak hanya ditentukan saat adonan semen ditumpahkan, melainkan dari konsistensi pengawalan hingga fisik jalan benar-benar matang dan siap dilintasi.

“Keberhasilan pembangunan bukan hanya ditentukan saat proses pengerjaan, tetapi juga dipengaruhi oleh perawatan setelah konstruksi selesai. Karena itu, kami terus memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar teknis,” tegasnya.

Dedikasi tak setengah-setengah yang ditunjukkan jajaran Kodim 0813 Bojonegoro ini menuai simpati dan apresiasi mendalam dari pemerintah desa maupun warga lokal.

Jalan cor yang dulunya mungkin sulit dilalui kini tidak hanya berdiri kokoh, tetapi juga dirawat bak milik pribadi oleh para prajurit.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengungkapkan rasa bangganya atas keseriusan dan ketelitian para prajurit TNI yang memperhatikan hingga detail terkecil dalam proses pembangunan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD yang tidak hanya membangun, tetapi juga merawat hasil pekerjaannya. Harapan kami, jalan ini nantinya bisa bertahan lama dan semakin mempermudah aktivitas serta mobilitas perekonomian warga,” tutur Kusnadi dengan senyum mengembang.

Aksi melempar air dari ember ke permukaan beton ini menjadi simbol persatuan dan ketulusan.

Di Dusun Kedungpandan, jalan cor baru itu bukan sekadar hamparan semen dan batu, melainkan rajutan kemanunggalan TNI dan rakyat yang dibangun dengan ketelitian, keringat, serta kepedulian demi masa depan desa yang lebih sejahtera.

Sentuhan Warna Baru untuk Impian Pak Koko: Satgas TMMD 129 Bojonegoro Pacu Finishing RTLH di Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Terik matahari di bawah langit cerah Dusun Krebet tak menyurutkan semangat kebersamaan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.

Hari itu, Minggu (2/8/2026), goresan kuas cat putih mulai menghiasi dinding-dinding kokoh rumah milik Bapak Koko Margono, warga RT.013 RW.006.

Rumah yang dulunya jauh dari kata layak kini berdiri tegap, memasuki babak akhir dari proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.

Memasuki tahap finishing, suasana bahu-membahu antara personel Satgas TMMD dan warga setempat kian terasa hangat.

Tak hanya merias tampilan luar melalui pengecatan dinding bagian depan, prajurit TNI bersama masyarakat juga merampungkan pengecoran kuda-kuda dan ring balok penyangga atap.

Langkah ini dilakukan guna memastikan hunian tak sekadar estetik, tetapi juga memiliki struktur konstruksi yang aman, kokoh, dan tahan lama untuk jangka panjang.

“Setiap tahapan dikerjakan secara maksimal. Saat ini proses sudah memasuki tahap finishing berupa pengecatan, sementara pekerjaan struktur seperti pengecoran kuda-kuda juga diselesaikan agar bangunan benar-benar kuat dan siap dihuni. Harapannya rumah ini segera bisa ditempati dengan nyaman oleh keluarga Bapak Koko Margono,” ungkap Komandan SSK Satgas TMMD ke-129, Lettu Ckm Purnomo.

Beliau menegaskan bahwa keberadaan program RTLH bukan semata-mata pembangunan fisik dinding dan atap, melainkan wujud nyata kepedulian TNI dalam meningkatkan derajat serta kualitas hidup masyarakat pedesaan melalui penyediaan hunian yang sehat dan layak.

Bagi Bapak Koko Margono, derap langkah para prajurit dan tetangga yang bekerja tanpa kenal lelah di rumahnya adalah wujud kebaikan yang tak terhingga.

Rasa haru dan syukur terpancar jelas saat ia melihat rumah impiannya kini hampir selesai disempurnakan.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI serta semua yang telah membantu. Rumah kami kini jauh lebih baik dan nyaman untuk ditempati. Semoga seluruh personel Satgas TMMD selalu diberikan kesehatan dan kalancaran dalam bertugas,” tutur Koko Margono penuh keharuan.

Melalui goresan cat dan cucuran keringat di Desa Kesongo, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kembali membuktikan bahwa manunggalnya TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan.

Lebih dari sekadar merenovasi bangunan, program ini telah merajut kembali tali persaudaraan, menghidupkan kembali tradisi gotong royong, dan memberikan asa baru bagi keluarga yang membutuhkan.

Ketika Seragam Loreng dan Jaket Almamater Berpadu: TMMD 129 Bojonegoro Jadi Ajang Gembleng Generasi Muda

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang digelar Kodim 0813 Bojonegoro terbukti tak sekadar tentang adukan semen, perbaikan jalan, atau pembangunan fisik semata.

Lebih jauh dari itu, TMMD hadir sebagai wadah hangat tempat bertemunya semangat kepemimpinan, pengabdian, dan pembelajaran bagi generasi muda.

Suasana penuh keakraban itu terpancar jelas di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (2/8/2026).

Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD, Lettu Ckm Purnomo, hadir di tengah-tengah para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-TK) 01 Universitas Bojonegoro (Unigoro) untuk memberikan pengarahan, motivasi, sekaligus pendampingan langsung.

Dalam tatap muka yang akrab dan komunikatif tersebut, Lettu Ckm Purnomo menekankan bahwa masa KKN adalah momentum emas bagi mahasiswa untuk menyelami realitas kehidupan masyarakat desa secara langsung.

Menurutnya, pemuda adalah kunci perubahan yang mampu menyuntikkan gagasan segar dan inovasi di wilayah pedesaan.

“Jadikan KKN ini sebagai pengalaman berharga. Belajarlah dari masyarakat, hormati budaya setempat, dan berikan kontribusi terbaik sesuai kemampuan yang dimiliki. Kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan manfaat serta meninggalkan kesan positif bagi desa,” tegas Lettu Ckm Purnomo di hadapan puluhan mahasiswa.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan para mahasiswa untuk senantiasa menjaga etika, mengedepankan tanggung jawab, dan melatih kemampuan berkomunikasi dengan warga sekitar.

Selain aspek kepemimpinan, pesan utama yang ditanamkan adalah nilai gotong royong roh utama yang menjaga keberhasilan TMMD selama ini.

“Sinergi antara TNI, mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat akan menghasilkan dampak yang jauh lebih besar bagi pembangunan desa,” tambah Lettu Purnomo.

Amanat tersebut disambut hangat dan antusias oleh para mahasiswa KKN-TK 01 Unigoro.

Kehadiran Satgas TMMD membakar semangat mereka untuk tidak hanya menjalankan program kampus, tetapi juga aktif berkolaborasi dalam berbagai aksi sosial, pembangunan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Kesongo.

Melalui pendampingan ini, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kembali membuktikan bahwa batas antara aparat, akademisi, dan masyarakat bisa dilebur demi satu tujuan bersama: kemajuan desa.

Kolaborasi manis antara seragam loreng TNI dan almamater mahasiswa ini menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan tak hanya menyasar infrastruktur jalan dan fasilitas umum, melainkan juga investasi jangka panjang pada human capital mencetak generasi muda yang berkarakter, berjiwa sosial tinggi, dan siap mengabdi untuk bangsa.