Babinsa 07/Bandar Bersama Warga Kebut Proses Pembuatan Jembatan Garuda

BATANG -(deklarasinews.com)- Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus digencarkan oleh TNI bersama masyarakat. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Tambahrejo  Kecamatan Badar, Kabupaten Batang. Hingga saat ini, progres pengerjaan jembatan masih terus dikebut oleh jajaran Koramil 07/Badar Kodim 0736/Batang  bersama warga setempat, Selasa (19/05/2026).

‎‎Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membuka keterisolasian wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan konektivitas antar desa. Den

‎Danramil 07/Badar, Kapten Cba Suwanto, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam pemerataan pembangunan, khususnya di daerah pedesaan.

‎‎“Pembangunan jembatan ini bukan hanya sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk membuka peluang baru bagi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan akan semakin mudah dijangkau oleh warga,” ujar Kapten Suwanto

‎‎‎Lebih lanjut dijelaskan, saat ini pengerjaan jembatan telah memasuki tahap lanjutan yang difokuskan pada pengecoran  tanggul tiang pondasi sebagai penopang penopang utama.Tahapan ini menjadi bagian krusial dalam memastikan kekuatan dan keamanan struktur jembatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

‎‎‎Dalam pelaksanaannya, seluruh proses pembangunan dilakukan secara gotong royong antara Babinsa dan masyarakat Desa Tambahrejo. Meskipun masih menggunakan peralatan sederhana dan menghadapi berbagai keterbatasan di lapangan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat kerja.”tutupnya.(Red)

Polres Pagar Alam Tegas Berantas Balap Liar

PAGARALAM -(deklarasinews.com)– Polres Pagar Alam di bawah kepemimpinan AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Satuan Lalu Lintas yang dipimpin AKP Windya Feilena, S.H., kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Selasa malam, 19 Mei 2026, personel Satlantas berhasil menindak aksi balap liar yang meresahkan warga di wilayah Kota Pagar Alam.

Dalam kegiatan penertiban tersebut, petugas mengamankan tiga orang pengendara yang diduga terlibat aksi balap liar. Ketiganya yakni Erdanyah Putra (25), Deri (22), dan Rafes (21), yang seluruhnya merupakan warga Desa Pajar Bulan, Kabupaten Lahat. Ketiga pemuda tersebut langsung dibawa untuk dilakukan pendataan dan penindakan lebih lanjut.

Selain mengamankan para pelaku, Satlantas Polres Pagar Alam juga menyita tiga unit sepeda motor yang digunakan dalam aksi balap liar, masing-masing jenis Scoopy, F1ZR, dan Jupiter MX. Kendaraan tersebut kini diamankan sebagai barang bukti untuk proses penegakan hukum sesuai aturan lalu lintas yang berlaku.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar. “Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan tegas terhadap pelaku balap liar demi menciptakan situasi lalu lintas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Pagar Alam,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, A.Md.Kep., S.H., menjelaskan bahwa para pelanggar terancam dikenakan denda minimal Rp1,5 juta hingga Rp3 juta sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan. Selain itu, proses sidang terhadap pelanggaran tersebut diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga bulan.

Polres Pagar Alam juga mengimbau para pemuda agar tidak menjadikan jalan raya sebagai arena balapan karena sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Masyarakat pun diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas balap liar demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama di wilayah hukum Polres Pagar Alam.(Rep)

Kasrem 043/Gatam Hadiri Pembukaan KKDN Fakultas Strategi Pertahanan UNHAN RI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), menghadiri pembukaan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Strategi Pertahanan UNHAN RI TA. 2026 di Provinsi Lampung dibuka langsungsung oleh Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M., D.S., M.A. bertempat di Aula Balai Keratun Kantor Gubernur Jl. Wolter Monginsidi Teluk Betung Bandar Lampung.  Selasa (19/5/2026)

Kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung Dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi” yang dihadiri, Sekda Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI, Dekan dan Wakil Dekan Universitas Pertahanan RI, Dirnarkoba Polda Lampung, Kabinda Lampung, Danlanal Lampung Danbrigif 4 Mar/BS,  Kasi BMN Lanud PM Bunyamin, Asisten I Provinsi Lampung, Kaban Kesbangpol Provinsi Lampung dan Kabag Umum BNNP Lampung.

Rektor Unhan RI, Letjen (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M. D.S., M.A., dalam sambutannya mengusulkan kepada para Gubernur di seluruh Indonesia agar Staf Pemerintah Daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3 dapat mengikuti program pendidikan di Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Tentunya terdapat proses seleksi, dan beasiswa pendidikan tersebut akan dibiayai oleh negara.

“Atas nama pimpinan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Lampung beserta seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh stakeholder di Provinsi Lampung yang telah memberikan dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) ini, “tururnya.

Selanjutnya Rektor Unhan menyampaikan, melalui KKDN ini, mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan tidak hanya memahami teori dan konsep akademik di ruang kelas, tetapi juga mampu melakukan observasi, analisis, dan interaksi langsung dengan para praktisi serta institusi strategis di daerah. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, strategis, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan.

“Tema besar Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Strategi Pertahanan Tahun Akademik 2025–2026 adalah, Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung dalam Menghadapi Ancaman. Tema tersebut sangat relevan dengan dinamika strategis saat ini. Hal ini berdampak pada berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pangan, keamanan, hingga kondisi sosial masyarakat, Namun demikian, kita patut bersyukur karena pemerintah, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, terus melakukan berbagai penguatan mendasar bagi masyarakat, khususnya di bidang ekonomi, ketahanan pangan, dan pembangunan kesejahteraan masyarakat, “tegasnya.

Selanjutnya mewakili Gubernur, Sekda Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., mengucapkan selamat dating kepada para peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Strategi Pertahanan Tahun Akademik 2025–2026 di Provinsi Lampung, gerbang Pulau Sumatera, Semoga kehadiran saudara sekalian di daerah kami tidak hanya menjadi agenda akademik semata, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika pembangunan daerah, tantangan strategis, serta potensi pertahanan yang dimiliki Provinsi Lampung.

“Tema yang diangkat pada kegiatan ini, yaitu “Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung Dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi”, Kita melihat bagaimana dinamika global saat ini mulai dari konflik geopolitik di berbagai kawasan dunia, gangguan rantai pasok global, hingga ketegangan di wilayah perairan internasional memberikan pelajaran bahwa ketahanan nasional harus dibangun secara menyeluruh. Pertahanan negara hari ini bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda, “ tegasnya. (Red)

Bakamla RI Siap Bangun Pos Pemantauan Keamanan di Perairan Asahan

ASAHAN -(deklarasinews.com)– Langkah strategis pengamanan wilayah perairan Kabupaten Asahan semakin nyata. Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) merencanakan pembangunan kantor dan pos pemantauan keamanan di Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Tanjung Balai Asahan. Rencana ini dibahas secara mendalam dalam pertemuan tertutup yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Asahan, Senin (18/5/2026).

Pertemuan yang dimulai pukul 12.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H, M.AP, bersama jajaran pimpinan perangkat daerah. Hadir pula Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Pemukiman Ahli Madya, Dwi Budi Rustanto, S.E, M. Tr . Hanla, beserta rombongan.

Dalam paparannya, Dwi Budi Rustanto menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan pimpinan untuk mempersiapkan pembangunan infrastruktur Bakamla Tanjung Balai Asahan. Kehadiran kantor baru ini nantinya akan berfungsi ganda sebagai pusat komando dan pos pengawasan untuk memastikan keamanan serta ketertiban di jalur perairan wilayah tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Asahan. Keberadaan kantor ini sangat vital untuk pemantauan keamanan laut. Oleh karena itu, kami memohon dukungan penuh dari Pemkab Asahan agar proses pembangunan di Desa Silo Baru ini dapat berjalan lancar dan sesuai jadwal yang telah direncanakan,” ungkap Dwi Budi.

Merespons rencana tersebut, Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyambut baik dan memberikan lampu hijau penuh atas inisiatif Bakamla RI. Ia menegaskan bahwa keamanan perairan merupakan tanggung jawab bersama yang sangat krusial bagi kedaulatan dan kesejahteraan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung sepenuhnya langkah ini demi menjaga kedaulatan dan keamanan di wilayah perairan kita. Terima kasih atas perhatian dan kepercayaan Bakamla RI untuk membangun pos di wilayah kami,” tegas Rianto.

Lebih lanjut, Rianto menginstruksikan kepada pihak Kecamatan dan Pemerintah Desa Silo Baru untuk aktif memfasilitasi segala kebutuhan selama tahap persiapan maupun pelaksanaan pembangunan. Dukungan teknis dan administratif juga disiapkan oleh Pemkab Asahan sepanjang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berharap koordinasi yang solid terus terjalin hingga pembangunan selesai dan kantor ini beroperasi. Semoga kehadiran fasilitas ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Asahan dan menjaga wilayah perairan kita tetap aman dan kondusif,” tambahnya.(Jun)

 

Serma Aswan Monitoring Penanaman dan Perkembangan Tanaman Padi Varietas Ciherang

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui peran aktif para Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah binaan. Salah satunya dilakukan oleh Babinsa Kelurahan Palapa, Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat (TKP), Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Serma Aswan, yang melaksanakan monitoring penanaman dan perkembangan tanaman padi varietas Ciherang pada Selasa (19/05/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Palapa yang berlokasi di Jalan Cut Nyak Dhien Gang Surya, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, Serma Aswan meninjau secara langsung kondisi tanaman padi yang baru berusia kurang lebih lima hari setelah tanam. Lahan pertanian seluas 1,06 hektare tersebut dikelola oleh Poktan Palapa yang diketuai oleh Bapak Najim.

Menurut hasil pemantauan, seluruh lahan seluas 1,06 hektare telah ditanami padi varietas Ciherang. Jika pertumbuhan tanaman berjalan optimal, panen diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan September 2026 dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 5 hingga 6 ton gabah. Hasil panen tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga dan anggota kelompok tani.

Serma Aswan menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap para petani guna meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Babinsa akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya mendampingi petani mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Dengan sinergi yang baik antara TNI dan petani, diharapkan ketahanan pangan di wilayah dapat terus terjaga,” ujar Serma Aswan.

Sementara itu, Ketua Poktan Palapa, Bapak Najim, mengapresiasi perhatian dan pendampingan yang diberikan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi dan semangat bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian secara maksimal.

Kegiatan monitoring ini menjadi bukti nyata bahwa TNI melalui jajaran Kodim 0410/Kota Bandar Lampung tidak hanya menjalankan tugas pertahanan wilayah, tetapi juga aktif membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Red)

Danrem 071/Wijayakusuma Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Batang

BATANG -(deklarasinews.com)– Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Lukman Hakim , meninjau langsung lokasi yang disiapkan sebagai lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Sigayam, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Senin (18/05/2026).

Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Lukman Hakim mengatakan pembangunan Yon TP di Kabupaten Batang saat ini telah memasuki tahap awal. Proses yang berjalan meliputi pembukaan lahan sebagai bagian dari pengembangan satuan secara bertahap.

“Di Kabupaten Batang ini sudah memasuki proses awal. Mulai pembukaan lahan dan sebagainya,” ujarnya

Menurut Lukman, pembangunan batalyon tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program prioritas Presiden RI, terutama penguatan ketahanan pangan nasional. Dalam pelaksanaannya, TNI juga bersinergi dengan Perhutani untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan pemberdayaan wilayah.

“Di satuan baru ini, nantinya prajurit TNI yang akan jadi motor penggeraknya. Menjaga ketahanan pangan di wilayahnya,” ucapnya.

Yon TP nantinya akan memiliki sejumlah kompi khusus yang berfokus pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Keberadaannya diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pangan sekaligus memperkuat perekonomian lokal.

Tak hanya itu, keberadaan batalyon baru tersebut diproyeksikan menciptakan peluang usaha baru di sekitar wilayah pembangunan. Mulai dari sektor jasa, kebutuhan harian, hingga tumbuhnya UMKM yang menopang aktivitas satuan dan masyarakat.

“Tentu akan memunculkan ragam peluang usaha baru, contohnya lahirnya UMKM, jasa laundry dan sebagainya. Pasti keberadaan batalyon baru ini secara langsung akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat,” tutupnya. (Red)

Mahasiswa FSP Unhan RI Melaksanakan KKDN di Kodam XXI/Radin Inten

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Dalam rangka memperluas wawasan mengenai dinamika strategi pertahanan wilayah serta tantangan keamanan yang terus berkembang, mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) melaksanakan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) di Kodam XXI/Radin Inten, Provinsi Lampung, Senin (18/05/2026).

Kunjungan rombongan mahasiswa FSP Unhan RI yang dipimpin Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI Mayjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, S.I.P., M.Sc. disambut langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han).

Mengusung tema “Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi”, program KKDN ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi pertahanan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, serta memiliki wawasan strategis di bidang pertahanan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi pertahanan dengan satuan kewilayahan TNI Angkatan Darat guna memperkuat sistem pertahanan negara. Menurutnya, sinergi tersebut sangat diperlukan dalam menghadapi berbagai ancaman multidimensi yang mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hingga keamanan.

Kegiatan KKDN ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai implementasi strategi pertahanan wilayah, peran satuan kewilayahan, serta tantangan aktual yang dihadapi dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol.,  Wadek Bid. Akademik dan Kemahasiswaan FSP Unhan RI, Brigjen TNI Totok Budhi Sugiarto, S.E., M.A., Wadek Bidang Keuangan dan Umum FSP Unhan RI, Brigjen TNI Tri Setyo Subagyo, S.I.P., M.M., Kolonel Arh. Dr. Bambang Utomo, serta para Pejabat Utama Kodam XXI/Radin Inten.(Red)

Serka Nanang Pimpin Evakuasi dan Pemindahan Muatan Semen 10 Ton

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Kecelakaan lalu lintas yang dramatis terjadi di Jalan Wan Abdurrahman, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, pada Senin sore (18/5/2026). Beruntung, kehadiran Babinsa Koramil 410-02/TBS, Serka Nanang, langsung mengubah situasi panik menjadi aksi penyelamatan yang cepat dan terkoordinasi.

Peristiwa bermula ketika sebuah truk Cold Diesel bermuatan semen 10 ton dengan nomor polisi BE 8330 AMC yang dikemudikan oleh Paryanto (40), warga Garuntang, mengalami kesulitan menanjak. Di belakangnya, melaju sebuah mobil sedan BE 1218 ALC yang dikemudikan oleh Ibu Syaripah (53), seorang ASN warga Perum Cempaka, Sumber Agung.

Akibat tidak kuat menanjak, truk tersebut mundur tak terkendali dan menghantam bagian depan mobil sedan yang berada tepat di belakangnya. “Mobil sedan mengalami kerusakan parah di bagian kepala (depan), namun alhamdulillah, Ibu Syaripah selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” lapor Serka Nanang dalam keterangannya.

Begitu mendengar laporan dari warga, Babinsa Serka Nanang yang tengah melaksanakan kegiatan rutin di wilayahnya langsung bergerak cepat. Tanpa menunggu waktu, ia mengamankan lokasi kejadian, mengevakuasi Ibu Syaripah dari dalam mobil yang ringsek, dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Aksi heroik Babinsa tersebut tidak berhenti sampai di situ. Serka Nanang langsung mengoordinasikan proses pemindahan muatan semen seberat 10 ton dari truk yang mengalami masalah ke truk cadangan. Proses yang melelahkan ini berlangsung dari pukul 16.30 WIB hingga selesai, dipimpin langsung oleh Serka Nanang dan aparat terkait bersama warga sekitar.

“Kami pastikan arus lalu lintas kembali normal dan tidak ada korban tambahan. Yang terpenting, jiwa manusia bisa diselamatkan,” ujar Serka Nanang dengan nada rendah hati.

Warga sekitar yang menyaksikan langsung aksi sigap Babinsa itu pun memberikan apresiasi. “Pak Serka Nanang sangat sigap. Beliau tidak hanya melihat, tapi langsung bertindak. Dari evakuasi korban sampai ngurusin muatan truk, beliau yang komando. Kami merasa aman ada Babinsa seperti beliau,” ujar seorang warga RT 5 LK 3 setempat.

Koramil 410-02/TBS melalui Serka Nanang kembali membuktikan bahwa Babinsa adalah pelindung, penolong, dan solusi pertama bagi masyarakat di tengah kondisi darurat sekalipun.(Red)

Danrem 071/Wijayakusuma Pimpin Sertijab Dandim 0736/Batang

BATANG -(deklarasinews.com)-  Komandan Kodim (Dandim) 0736/Batang resmi berganti, dari pejabat sebelumnya Letkol Inf Andhika Baroto kini digantikan oleh Letkol Inf Didik Sudarmawan  . Pergantian ini ditandai dengan prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma  Kolonel Inf Lukman Hakim, M.Han.,bertempat di Aula Makodim 0736/Batang,Senin (18/05/26).

Letkol Inf Didik Sudarmawan, sebagai Dandim 0736/Batang, yang sebelumnya bertugas sebagai Dan Dodiklatpur (Komandan Depo Pendidikan dan Latihan Pertempuran) Rindam IV/Diponegoro.

Menggantikan Letkol Inf Andhika Baroto Chrishastantyo yang kini menjabat sebagai Kasrem 073/Makutarama, yang sebelumnya telah menjabat Dandim 0736/Batang sejak 27 Mei 2025 hingga 13 Maret 2026.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim, M.Han. menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama Letkol Inf Andhika Baroto beserta istri atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Korem 071/Wijayakusuma. Ia juga mengucapkan selamat kepada pejabat baru dan keluarga yang resmi bergabung di lingkungan Korem 071/Wijayakusuma.

Kepada Letkol Inf Didik Sudarmawan, diharapkan dapat memperkuat sinergi bersama Forkopimda.”Semoga Dandim yang baru ini bisa bekerja sama dengan baik, Menurutnya, kolaborasi yang baik dibutuhkan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Batang yang berkelanjutan.,” tandasnya.

Dalam prosesi Sertijab hadir para Kasi Korem 071/Wijayakusuma, para Dandim sejajaran Korem 071/Wijayakusum, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro dan para Ketua Cabang Persit Kartika Chandra Kirana sejajaran Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro.(Pen-0736)

TNI AL Gadungan di Bandar Lampung Buat Laporan Palsu Dibegal, Ternyata Motor Dijual ke Temannya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Seorang pria berinisial MRP (21), warga Kemiling diamankan polisi setelah nekat membuat laporan palsu terkait dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal di Polresta Bandar Lampung. Pelaku bahkan sempat mengaku sebagai anggota TNI AL untuk meyakinkan petugas.

Kasus ini terungkap pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di SPKT Polresta Bandar Lampung, Jalan MT Haryono, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung.

Awalnya, pelaku datang bersama seorang perempuan untuk membuat laporan polisi terkait kehilangan sepeda motor. Kepada petugas, MRP mengaku dirinya menjadi korban begal di kawasan PJR Panjang, Jalan Soekarno-Hatta, Bandar Lampung.

Dalam laporannya, pelaku mengaku sepeda motornya dirampas oleh tiga orang tak dikenal. Ia juga menyebut para pelaku menodongnya menggunakan senjata tajam dan senjata api sebelum membawa kabur sepeda motornya.

Setelah kejadian itu, keesokan harinya MRP mendatangi Polresta Bandar Lampung untuk melaporkan peristiwa tersebut. Saat itu, ia juga mengaku sebagai anggota TNI AL.

Petugas kemudian melakukan pengecekan ke lokasi serta berkoordinasi dengan TNI AL di Lampung guna memastikan identitas pelaku.

Hasilnya, diketahui bahwa MRP bukan anggota aktif TNI AL, melainkan anggota Komponen Cadangan (Komcad) TNI AL. Polisi lalu melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan.

Dari hasil interogasi, pelaku akhirnya mengakui bahwa peristiwa pencurian dengan kekerasan tersebut tidak pernah terjadi. Ia sengaja membuat laporan palsu karena sepeda motor tersebut sebenarnya telah dijual kepada temannya seharga Rp 6,5 juta.

Diketahui, motor tersebut baru berjalan satu bulan masa kredit. Pelaku mengaku nekat menjual kendaraan itu karena membutuhkan uang setelah tidak lagi bekerja sebagai petugas security.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

“Benar, yang bersangkutan membuat laporan palsu terkait dugaan pencurian dengan kekerasan. Setelah dilakukan pendalaman, ternyata kejadian itu tidak pernah ada dan motor tersebut dijual sendiri oleh pelaku kepada rekannya,” kata Kompol Gigih, Jumat (15/5/2026).

Gigih menjelaskan, pelaku sengaja mengarang cerita seolah dirinya menjadi korban begal agar terhindar dari kewajiban membayar cicilan motor.

“Pelaku mengaku dibegal oleh tiga orang tak dikenal yang menodongkan senjata tajam dan senjata api. Setelah kami dalami, ternyata itu hanya cerita yang dibuat-buat. Motifnya karena pelaku butuh uang dan ingin lepas dari beban cicilan kendaraan,” jelasnya.

Selain itu, pelaku juga sempat mengaku sebagai anggota TNI AL untuk memperkuat laporannya di hadapan petugas.

“Yang bersangkutan bukan anggota aktif TNI AL, melainkan Komcad. Saat ini proses penyidikan masih berjalan,” tegasnya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone merek Oppo warna biru, satu baju kaos loreng, dan satu celana panjang loreng.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan dugaan tindak pidana memberikan laporan palsu kepada pejabat yang berwenang sebagaimana diatur dalam Pasal 361 KUHP atau Pasal 394 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.(Red)