TAF Palembang Disorot, A2KI akan aksi terkait Dugaan Penarikan Kendaraan Tak Sesuai Prosedur

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Ketua Umum Aliansi Aktivis Kritis Indonesia (A2KI), Maulana AHA,S.H mengecam keras Dugaan penarikan kendaraan bermotor yang dilakukan tidak sesuai prosedur hukum di Kota Palembang (29/3/2026).

Kasus ini mencuat setelah adanya penarikan satu unit mobil Toyota Rush milik konsumen berinisial D, yang diduga dilakukan tanpa surat resmi serta tidak melalui mekanisme hukum yang sah.

Menurut Maulana, tindakan tersebut jelas bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Penarikan kendaraan tidak bisa dilakukan sembarangan. Harus ada prosedur yang jelas dan sesuai hukum. Jika dilakukan tanpa surat dan tanpa mekanisme yang sah, maka itu pelanggaran,” tegasnya.

Maulana menjelaskan bahwa praktik penarikan kendaraan diatur dalam:

* UU No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia

* Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019

Yang menegaskan:

* Penarikan hanya boleh jika ada pengakuan wanprestasi dan penyerahan sukarela

* Jika konsumen menolak, harus melalui pengadilan

A2KI menilai penarikan tersebut:

* Tidak dilengkapi surat resmi

* Diduga melibatkan pihak ketiga secara tidak sah

Hal ini berpotensi melanggar hukum dan merugikan masyarakat.

Sebagai bentuk sikap tegas, A2KI menyatakan akan segera menggelar aksi unjuk rasa di kantor Toyota Astra Finance cabang Palembang dalam waktu dekat.

“Aksi akan kami pusatkan di kantor TAF Palembang. Ini sebagai bentuk peringatan keras agar praktik seperti ini tidak terus terjadi,” ujar Maulana.

A2KI juga mendesak:

* DPRD Kota Palembang untuk memanggil pihak perusahaan dalam RDP

* Kepolisian Daerah Sumatera Selatan untuk melakukan penyelidikan dan menindak tegas oknum yang terlibat

Maulana menegaskan bahwa pihaknya menolak keras segala bentuk penarikan kendaraan yang dilakukan secara sepihak dan tidak sesuai prosedur hukum.

“Kami berdiri di atas hukum. Jika prosedur dilanggar, maka itu harus ditindak. Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” tutupnya. (Ning).

Sekda Edward Candra Silaturahmi ke Kantor OPD Usai Libur Lebaran, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Prima

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., melakukan kunjungan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (25/3/2026) pagi.

Kunjungan tersebut dilakukan pada hari kerja pertama setelah cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Tujuannya untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus menjamin pelayanan publik kembali berjalan normal setelah libur panjang. Ia juga menegaskan bahwa meskipun pada 25–27 Maret 2026 masih diberlakukan work from anywhere (WFA), sejumlah layanan yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik tetap sudah dibuka dan berjalan seperti biasa.

Didampingi sejumlah pejabat terkait, Edward Candra meninjau satu per satu ruangan kerja di lingkungan Sekretariat Daerah Pemprov Sumsel. Dalam pantauannya, ia mengapresiasi tingkat kehadiran pegawai yang dinilai sangat baik serta kesiapan mereka kembali menjalankan tugas.

“Hari ini kita ingin memastikan seluruh lini pelayanan sudah aktif kembali. Libur sudah usai, saatnya kita kembali fokus pada target-target pembangunan dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Edward di sela-sela kegiatan.

Selain mengecek kedisiplinan, suasana hangat juga mewarnai kunjungan tersebut. Edward memanfaatkan momentum ini untuk mempererat silaturahmi dengan para pegawai. Di setiap ruangan yang dikunjungi, ia terlihat berjabat tangan dan menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri secara langsung.

“Mumpung masih dalam suasana Syawal, secara pribadi dan atas nama pimpinan, saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh rekan-rekan. Semoga semangat kemenangan Idulfitri membawa energi baru dalam bekerja,” tambahnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menjaga etos kerja birokrasi. Edward menegaskan tidak ada alasan bagi ASN untuk menunda pekerjaan, mengingat berbagai agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat harus segera kembali berjalan secara optimal.(ning)

Cik Ujang Sambut Masyarakat dan Kepala Daerah di Open House Idulfitri 1447 H

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Cik Ujang bersama istri Hj. Lidya Cik Ujang dan keluarga menggelar open house dalam rangka silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah di Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Minggu (22/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan masyarakat, sekaligus sebagai ajang saling bermaafan setelah perayaan Idulfitri.

Sejumlah bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, tampak pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sejak para tamu mulai berdatangan. Mereka disambut langsung oleh Cik Ujang beserta keluarga dengan penuh ramah tamah.

Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momen yang tepat untuk memperkuat persaudaraan dan mempererat hubungan antarsesama. Ia berharap melalui kegiatan open house ini dapat semakin meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan di Sumatera Selatan.

“Silaturahmi ini bukan hanya sebagai tradisi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan dalam membangun daerah,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan penuh kekeluargaan, diisi dengan ramah tamah, saling bersalaman, serta menikmati hidangan yang telah disediakan, hingga kegiatan berakhir dalam suasana tertib dan lancar.

Usai menggelar open house, Wakil Gubernur bersama keluarga melanjutkan silaturahmi ke kediaman Forkopimda Sumsel bersama  Gubernur Herman Deru dan Sekda Edward Candra. (ning)

Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Salat Idul Fitri Bersama, Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan

PALEMBANG- (deklarasinews.com)— Gubernur Sumatera Selatan Dr. H Herman Deru melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah Tahun 2026 di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo, Sabtu (21/3/2026) pagi.

Gubernur HD hadir didampingi Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Feby Deru, Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumsel Lidyawati Cik Ujang, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, untuk terus mengumandangkan takbir, tahlil, dan tahmid sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Ia juga mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat iman, Islam, kesehatan, serta kesempatan yang masih diberikan sehingga dapat melaksanakan Salat Idul Fitri bersama.

Selain itu, ia mengingatkan agar umat Islam senantiasa melantunkan selawat dan salam kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW sebagai suri teladan bagi seluruh umat.

Herman Deru mengatakan, dalam kehidupan sehari-hari manusia sering merasa kurang jika membandingkan diri dengan orang yang berada di atas. Namun, ketika melihat orang yang berada di bawah, akan terasa betapa besar nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Melalui momentum Idul Fitri 1447 H/2026 M, Gubernur Herman Deru atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan ucapan, “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.” Ia juga mendoakan agar seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima Allah SWT dan umat Islam dapat dipertemukan kembali dengan Ramadan pada tahun-tahun mendatang.

Lebih lanjut, Herman Deru menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam. Setelah sebulan penuh menahan diri, melatih kesabaran, memperkuat keimanan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, kini saatnya kembali kepada fitrah dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai yang telah dipelajari selama Ramadan tidak berhenti sampai di sini. Semangat kebersamaan, kepedulian sosial, kejujuran, serta pengendalian diri harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen untuk terus menjaga dan memperkuat kerukunan, persatuan, serta keharmonisan masyarakat di Bumi Sriwijaya. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya di Sumsel merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.

Di akhir sambutannya, Herman Deru juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Idul Fitri sebagai kesempatan untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Ia berharap dengan saling memaafkan, seluruh umat dapat kembali bersih dan memperkuat hubungan baik sebagai sesama hamba Allah.

Pada pelaksanaan Salat Idul Fitri tersebut, bertindak sebagai imam Ustaz H. A. Tarmizi Muhaimin, S.Pd.I., Al Hafizh yang juga Wakil Imam Besar Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo. Sementara khatib adalah Ustaz Ki. Kgs. H. M. Nurdin Manshur.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie serta jajaran Forkopimda lainnya. (Ning)

Gubernur Herman Deru Pastikan Mudik Lebaran 2026 Aman dan Antisipasi Daerah Rawan Karhutla di Sumatera Selatan

PALEMBANG- (deklarasinews.com)— Gubernur Sumatera Selatan Dr. H Herman Deru menghadiri video conference Sistem Keamanan dan Ketertiban Lingkungan pada malam takbiran dan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama seluruh stakeholder telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Fokus utama pemerintah daerah, kata dia, adalah memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

Ia menyebutkan, sebanyak 3,87 juta pemudik diprediksi akan melintasi wilayah Sumatera Selatan pada Lebaran tahun ini.

“Sampai sekarang kita bersama Polda dan TNI terus memantau pergerakan kendaraan. Alhamdulillah, situasinya aman dan terkendali,” ujar Herman Deru.

Selain pengamanan arus mudik, Gubernur Herman Deru juga menaruh perhatian serius terhadap potensi bencana, khususnya daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menegaskan bahwa wilayah-wilayah rawan di Sumsel telah dipetakan, terutama menjelang datangnya fenomena El Nino.

“Kita juga mengantisipasi dampak El Nino, termasuk potensi karhutla. Daerah rawan sudah kita petakan dan menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Sementara itu, kegiatan video conference diawali dengan laporan Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah kemacetan di titik-titik rawan.

Menurutnya, arus lalu lintas di jalan tol secara umum masih aman dan terkendali. Selain itu, rekayasa lalu lintas juga telah diterapkan, termasuk sistem buka-tutup di sejumlah titik tertentu.

Kapolri Jenderal Polisi  Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si dalam arahannya menegaskan bahwa arus mudik Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025. Meski terjadi lonjakan pergerakan masyarakat, pelaksanaan mudik dinilai tetap berjalan dengan baik dan terkendali.

Ia juga mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pemudik tidak diikuti dengan kenaikan angka kecelakaan lalu lintas. Sebaliknya, angka kecelakaan justru mengalami penurunan, yang menunjukkan keberhasilan pengamanan dan pelayanan seluruh pihak terkait.

“Ini menjadi keberhasilan kita bersama, seluruh stakeholder yang terlibat, baik dari TNI, Polri, kementerian, hingga pemerintah daerah yang bekerja secara sinergis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolri.

Menurutnya, pengamanan mudik bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya besar negara untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman. Pengamanan tersebut juga mencakup aktivitas masyarakat di berbagai daerah, termasuk kunjungan ke tempat wisata dan pusat keramaian.

Meski demikian, Kapolri mengakui masih terdapat sejumlah catatan yang perlu dievaluasi, salah satunya kemacetan yang sempat terjadi di jalur penyeberangan, khususnya di kawasan Gilimanuk. Hal tersebut dinilai perlu menjadi perhatian untuk mengantisipasi arus balik.

Selain itu, ia juga menyoroti kendala pada sistem pembayaran tol, terutama terkait saldo kartu elektronik pengguna jalan yang tidak mencukupi. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat kelancaran arus lalu lintas di gerbang tol.

Untuk itu, masyarakat diimbau memastikan saldo kartu tol dalam kondisi cukup sebelum melakukan perjalanan, khususnya saat arus balik Lebaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. , Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Candra, serta unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan.(ning)

Babe Zainal Program Bagi Ayam Gratis Tahun Ke-Enam Mengalami Peningkatan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Ketua RT.35 RW.10 Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Zainal Arifin kembali membagikan 180 ayam potong merah kepada warga secara gratis, yang merupakan agenda rutin setiap tahun. Kamis (19/03/2026).

Program yang pelopori Zainal Arifin (Babe) ini sudah memasuki tahun yang ke-enam di tahun ini, yang mana pelaksanaannya dilakukan di penghujung Ramadhan, dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi antara warga dilingkungan RT, tokoh masyarakat dalam rangka meningkatkan semangat gotong royong untuk berbagi sesama, serta menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, kegiatan ini dilakukan sebagai ungkapan berbagi rasa syukur kepada warga,” ujarnya.

Menurut Zainal Arifin yang akrab disapa Babe, berbagi ayam merah kepada warga yang telah menjadi program tahunan selaku ketua RT.35 RW.10 dimana setiap tahun pembagian diberikan bagi warga yang berhak, tanpa pilih kasih karena warga yang memperoleh itu adalah warga yang patut diberikan, termasuk warga dilingkungan sekitar yang meliputi RT.36, 37 dan RT.50, terang zainal.

Adapun ayam merah didapat dari para donatur sebanyak 180 ekor ayam, tampak setelah Ashar antusias warga yang telah mendapat kupon antri di lokasi pembagian ayam merah gratis dan untuk tahun ini ayam yang kita bagikan meningkat jumlahnya dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.

Saya juga mengucapkan terimakasih kepada semua donatur baik itu warga dan pelaku usaha di wilayah RT. 35/10 sehingga kegiatan rutin ini bisa terlaksana sesuai harapan. Semoga di lebaran tahun depan akan bertambah banyak para donatur menyumbang untuk kegiatan pembagian ayam merah gratis ini,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang ikut menerima Rohaya dan Madon mengatakan, kegiatan ini sangat membantu masyarakat ditengah kondisi ekonomi yang sulit saat ini, kami sangat senang dan terima kasih dan berharap tahun mendatang kegiatan ini terus berlanjut, pungkasnya. (Ning).

Anev Ops Ketupat Musi 2026, Kapolda Sumsel Dorong Pelayanan Humanis dan Respons Cepat di Lapangan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)— Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho memimpin langsung Analisa dan Evaluasi (Anev) Konsolidasi Operasi Ketupat Musi 2026 sebagai bagian dari pengendalian pengamanan arus mudik nasional. Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, Kapolda menegaskan bahwa seluruh Pos Pengamanan (Pospam) harus berfungsi sebagai pusat solusi dan pelayanan masyarakat, bukan sekadar titik penjagaan.

Kapolda Sumsel mengarahkan seluruh jajaran untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menekankan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Sumatera Selatan.

Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan agar setiap personel tidak hanya menjalankan rutinitas pengamanan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Pospam harus menjadi pusat informasi, bantuan, serta solusi bagi pemudik yang menghadapi kendala selama perjalanan.

“Pos Pengamanan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas di depannya, tetapi harus memberikan layanan informasi dan solusi. Jangan sampai hanya menjadi simbol tanpa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Kapolda.

Seiring meningkatnya volume kendaraan pada arus mudik, Kapolda memberikan penekanan strategis kepada seluruh jajaran agar memastikan pergerakan kendaraan tetap berjalan. Ia menegaskan bahwa kepadatan arus merupakan hal yang wajar, namun kondisi berhenti total harus diantisipasi secara maksimal.

“Kepadatan arus saat mudik adalah hal yang biasa, tetapi yang harus kita cegah adalah kondisi berhenti total. Selama kendaraan masih bergerak, situasi masih terkendali,” ujarnya.

Untuk mendukung pengamanan, Polda Sumsel telah mengerahkan sebanyak 2.361 personel yang didukung teknologi pemantauan modern. Kapolda menginstruksikan pemanfaatan drone serta sistem overlay peta kerawanan guna memantau titik-titik rawan secara presisi.

Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya langkah antisipatif. Ia meminta seluruh jajaran hadir lebih awal di titik-titik rawan, termasuk kawasan pasar tumpah, sehingga potensi perlambatan arus dapat diurai sebelum berkembang menjadi kepadatan panjang.

Dalam arahannya, Kapolda juga menyoroti pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah momentum mudik yang berdekatan dengan perayaan keagamaan lainnya.

“Kami mengedepankan empati dan toleransi. Pastikan saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah dapat menjalankan kegiatan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Hal ini menunjukkan bahwa pengamanan Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada lalu lintas, tetapi juga pada stabilitas sosial dan kerukunan masyarakat secara luas.

Kapolda memastikan bahwa sistem pengendalian operasi berjalan optimal melalui pemantauan berkelanjutan. Polda Sumsel juga mengantisipasi kendala komunikasi di lapangan dengan menyiapkan dukungan teknologi, termasuk internet satelit di wilayah blank spot.

Langkah ini bertujuan menjaga koordinasi antar personel tetap solid dan respons terhadap dinamika lapangan dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi hingga periode arus balik.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi 2026 harus dijalankan secara profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Polda Sumatera Selatan berkomitmen memastikan setiap pemudik mendapatkan rasa aman, nyaman, dan pelayanan terbaik sebagai bagian dari pengamanan mudik nasional hingga seluruh rangkaian Lebaran selesai. (ning).

M. Hidayat, “Konsolidasi Dan Buka Puasa Bersama Menjadi Momentum Mempererat Silaturahmi Serta Memperkuat Soliditas Kader Partai Golkar”

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Palembang menggelar kegiatan konsolidasi sekaligus buka puasa bersama dalam rangka Ramadhan 1447 H / 2026 M. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat soliditas kader Partai Golkar di Kota Palembang (14/3/2026).

‎‎Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Palembang sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Palembang, M. Hidayat, S.E., M.Si, yang didampingi Ketua IIPG Kota Palembang, Micha Casovia, S.E.

‎‎Turut hadir Ketua BAPILU Sumatera Bagian Selatan, Anggota DPR-RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua Karang Taruna Sumatera Selatan, Yudha Novanza Utama. Selain itu, hadir pula Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel, Muhammad Yansuri, S.IP, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan, Deny Zainal,

‎‎Turut hadir Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Palembang yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta, S.H., M.H, Bendahara DPD Partai Golkar Kota Palembang, Hendra Tedi Gunawan, S.H, seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang, Ketua Bapilu DPD Partai Golkar Kota Palembang, Dr. Azwar Agus, S.H., M.Hum, serta para pimpinan Partai Golkar tingkat kecamatan se-Kota Palembang.

‎‎Kegiatan konsolidasi dan buka puasa bersama juga dihadiri oleh organisasi sayap yang mendirikan dan didirikan oleh Partai Golkar, seperti Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Kosgoro 1957, serta Himpunan Wanita Karya (HWK) Kota Palembang.

‎‎Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Palembang, M. Hidayat, S.E., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini merupakan momentum penting untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat soliditas seluruh kader Partai Golkar.

‎‎Ia menegaskan bahwa bulan suci Ramadan harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antar kader partai. Menurutnya, kekompakan dan solidaritas menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi dan kekuatan Partai Golkar di tengah masyarakat.

‎‎“Melalui momentum Ramadhan ini kita perkuat silaturahmi, menjaga kekompakan serta terus bekerja dan hadir di tengah masyarakat. Partai Golkar harus selalu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di Kota Palembang,” ujar M. Hidayat.

‎‎Sementara itu, Ketua Pelaksana, Yustin Kurniawan Zendrato, S.E., M.M, yang juga merupakan Sekretaris Fraksi Partai Golkar dan Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Palembang menyampaikan bahwa Kegiatan konsolidasi dan buka puasa bersama ini merupakan ajang silaturahmi bagi seluruh kader dan pengurus Partai Golkar di Kota Palembang dan beliau mengucapkan terimakasih kepada pihak panitia yang sudah bekerja keras dalam mensukseskan acara ini.

‎‎Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin mempererat hubungan antar kader serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Partai Golkar yang semakin solid ke depan. (Ning).

‎Wali Kota Palembang Tinjau SMA PAB, Sekolah Gratis untuk Anak Kurang Mampu Jadi Harapan Baru Warga Kertapati ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Menengah Atas Pendidikan Anak Bangsa (SMA PAB) yang terletak di Jalan Nilakandi, Lorong Semendo No.1, Kelurahan Karyajaya, Kecamatan Kertapati, Kamis (12/3/2026).

‎‎Kedatangan orang nomor satu di kota ini disambut hangat oleh Pendiri SMA PAB sekaligus Direktur Utama PT PAB, H. Jamak Udin SH (Kiyai Jamak), serta Kepala SMA PAB Palembang, Ilyas Matra Jaya SPd.

‎‎Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan dukungan pemerintah terhadap hadirnya lembaga pendidikan baru yang menyediakan akses sekolah gratis bagi anak-anak kurang mampu.

‎Kiyai Jamak, pendiri sekolah, mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran Wali Kota di sekolah yang baru saja dibuka ini.

‎‎“Alhamdulillah, meski jadwal beliau padat, Wali Kota Palembang masih menyempatkan diri untuk melihat langsung proses belajar mengajar di sini,” ujarnya.

‎‎SMA PAB Palembang menawarkan pendidikan gratis selama tiga tahun, tanpa biaya pendaftaran maupun iuran pembangunan. Bahkan, seragam dan perlengkapan olahraga siswa juga disediakan tanpa biaya tambahan.

‎‎Pendirian sekolah ini dilatarbelakangi keprihatinan Kiyai Jamak terhadap banyaknya anak-anak di wilayah Karyajaya dan Keramasan yang terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya dan akses transportasi.

‎‎“Sejak lama saya bercita-cita mendirikan sekolah untuk masyarakat di sini. Masih banyak anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena masalah ekonomi. Dari situlah muncul keinginan menghadirkan sekolah yang bisa membantu mereka meraih cita-cita,” kata Kiyai Jamak, yang juga menjabat sebagai Kepala Yayasan Kemanusiaan Sosial Akas Dahlan.

‎‎Meskipun baru berdiri, SMA PAB Palembang telah dilengkapi fasilitas memadai, termasuk ruang kelas ber-AC dan tenaga pengajar yang sebagian besar berpendidikan Sarjana (S1) dengan pengalaman mengajar yang mumpuni. “Berkat doa dan dukungan banyak pihak, sekolah ini sudah memiliki fasilitas yang cukup baik serta guru-guru kompeten,” jelasnya.

‎‎Hadirnya SMA PAB diharapkan menjadi angin segar bagi generasi muda, khususnya mereka yang sebelumnya tidak mampu melanjutkan pendidikan. Pihak yayasan juga memastikan bahwa anak-anak yatim piatu akan mendapatkan pendidikan lengkap tanpa terbebani biaya, sehingga mereka dapat belajar dengan tenang.

‎‎Sementara itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengaku terharu melihat inisiatif Kiyai Jamak dalam membangun sekolah untuk kemajuan pendidikan kota. “Saya sangat terharu dengan apa yang dilakukan Kiyai Jamak. Tentu kami sangat mengapresiasi dan mendukung keberadaan SMA PAB ini,” ucapnya saat berdialog dengan pendiri sekolah.(Ning)

PGK Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Palembang, Perkuat Persaudaraan dan Kepedulian Sosial ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama di Ballroom Hotel Harper, Palembang, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di wilayah Sumatera Selatan.

‎‎Acara dihadiri oleh Ketua Umum DPP PGK, Bursah Zarnubi; Ketua DPW PGK Sumatera Selatan, Firdaus Hasbullah; jajaran pengurus DPP dan DPW PGK; anak-anak yatim dari panti asuhan; serta sejumlah tokoh dan tamu undangan lainnya.

‎‎Bursah Zarnubi menyatakan bahwa kunjungannya ke Palembang merupakan undangan resmi dari DPW PGK Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan Firdaus Hasbullah.

‎“Kami hadir bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk memperkuat kebersamaan dan solidaritas antaranggota,” ujarnya.

‎Menurut Bursah, agenda buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana untuk menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial. “Silaturahmi ini sekaligus membangun ketakwaan, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Ketika ada bangsa yang dizalimi, seperti Palestina, kita harus bersimpati. ‎Begitu juga masyarakat yang membutuhkan, kita wajib membantu,” tambahnya.

‎‎Bursah juga menegaskan bahwa basis utama PGK berasal dari kalangan mahasiswa dan generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan bangsa. “Mahasiswa berkumpul di PGK untuk berdiskusi, menyampaikan gagasan, dan berkontribusi bagi kemajuan negara,” katanya.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP PGK juga diperkenalkan dengan jajaran pengurus PGK di Sumatera Selatan. Ia optimistis bahwa organisasi ini akan terus berkembang dan semakin kuat di daerah. “Insya Allah, PGK akan semakin solid di Sumatera Selatan,” ujarnya.

‎‎Selain itu, Bursah menekankan pentingnya ketahanan Indonesia dalam menghadapi dinamika global, termasuk situasi geopolitik di Timur Tengah. Menurutnya, pembangunan nasional harus tetap berjalan dengan fokus pada pemerataan kesejahteraan masyarakat. “Pembangunan harus merata dari desa hingga kota, dan hak-hak masyarakat kecil harus diperjuangkan secara adil,” tegasnya.

‎‎Sementara itu, Ketua DPW PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah, menyampaikan bahwa PGK di Sumatera Selatan secara resmi dikukuhkan pada 25 Agustus 2025 oleh Ketua Umum DPP PGK. Sejak pengukuhan, organisasi ini terus melakukan konsolidasi dan memperluas jaringan di berbagai daerah.

‎“Saat ini PGK sudah terbentuk di 10 kabupaten dan kota. Kami menargetkan hingga akhir 2026 bisa hadir di seluruh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan,” katanya.

‎‎Firdaus menambahkan, PGK hadir sebagai rumah bersama bagi generasi muda dan mahasiswa, untuk berdialog, berkolaborasi, dan menyatukan elemen-elemen yang sebelumnya terpecah. “Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk mempererat kebersamaan dan membangun solidaritas antaranggota,” ujar Firdaus.

‎Organisasi ini juga memiliki sejumlah program kerja yang fokus pada bidang lingkungan hidup, pertanian, dan penguatan kapasitas generasi muda.

‎“PGK berperan sebagai ruang untuk memberikan masukan kepada pemerintah sekaligus melahirkan pemimpin-pemimpin berkualitas di masa depan,” jelasnya.

‎‎Firdaus berharap seluruh anggota dan pengurus PGK terus menjaga soliditas organisasi serta berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan daerah. “Terus jaga semangat, soliditas, dan pikirkan bagaimana memberikan kontribusi nyata bagi negara dan masyarakat,” pungkasnya.

‎‎Pada kegiatan buka puasa bersama ini, PGK Sumsel juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim, menegaskan komitmen organisasi terhadap kepedulian sosial di tengah masyarakat. (ning)