Gubernur Herman Deru Ajak Pelajar Sumsel Berlomba dalam Kebaikan Saat Harmonisasi Ramadhan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Menjelang H-8 Idulfitri 1447 Hijriah atau memasuki puasa ke-22 Ramadan, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H.Herman Deru mengunjungi SMA Negeri Sumsel, Kamis (12/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Anggota DPD RI sekaligus Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva.

Kehadiran keduanya bertujuan memberikan motivasi sekaligus mood booster bagi para pelajar SMA/SMK/SLB se-Sumatera Selatan dalam kegiatan Harmonisasi Ramadhan.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyampaikan sejumlah pesan positif kepada para pelajar agar tetap bersemangat menjalani aktivitas selama Ramadan.

“Selalu berlomba-lomba dalam kebaikan. Kita harus bisa menjadi orang baik dan menonjol. Jangan lupa selalu bersyukur atas segala nikmat Allah SWT, menjalani hidup dengan sungguh-sungguh, serta memiliki cita-cita setinggi mungkin, jangan tanggung-tanggung,” pesannya.

Menurut Herman Deru, kehidupan sejatinya merupakan sebuah perlombaan. Hidup tidak hanya sekadar mengalir begitu saja, karena setiap perbuatan manusia akan dinilai.

“Saya sengaja hadir di sini bersama anggota DPD RI untuk memberikan motivasi kepada kalian. Ketahuilah, tidak ada sesuatu pun gerak-gerik kalian yang tidak dinilai. Alam pun ikut menilai,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa melalui penelusuran minat dan bakat oleh para guru, potensi serta cita-cita para pelajar dapat diarahkan dengan lebih baik.

“Orang-orang sukses rata-rata adalah orang baik, atau paling tidak memiliki investasi kebaikan,” katanya.

Herman Deru juga berbagi pengalaman pribadinya saat masih bersekolah.

“Saya sendiri tidak pernah juara kelas dari SD hingga SMA, tetapi juga tidak pernah tidak naik kelas. Saya mungkin tidak memiliki kecerdasan akademik yang menonjol, namun bisa jadi karena memiliki investasi kebaikan, seperti selalu menghormati orang tua, terutama ibu saya. Mungkin melalui celah inilah Allah memberikan jalan hingga saya bisa menjadi bupati dan gubernur,” ungkapnya.

Sementara itu, Ratu Tenny Leriva mengaku senang dapat bertemu langsung dengan para pelajar SMA/SMK/SLB Sumsel. Menurutnya, generasi muda merupakan masa depan bangsa Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa sekitar 20 tahun mendatang, tepatnya pada 2045, Indonesia akan memasuki era Indonesia Emas, ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar dan menjadi penggerak pembangunan bangsa.

“Kita harus mempersiapkan diri sejak sekarang dan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki. Saya yakin kalian bisa memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada. Gunakan teknologi dengan baik, karena teknologi bisa menjadi teman kita jika dimanfaatkan secara positif,” katanya.

Ia juga mengutip Surat Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika mereka tidak berusaha mengubah nasibnya sendiri.

“Yang bertanggung jawab atas masa depan Indonesia adalah kita semua, termasuk kalian yang saat ini duduk di bangku sekolah. Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Mondyaboni mengatakan kegiatan Harmonisasi Ramadhan dilaksanakan untuk membentuk karakter peserta didik di jenjang SMA/SMK/SLB.

Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai religius sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar.

“Acara ini dihadiri sekitar 1.500 tamu dan undangan, dengan berbagai kegiatan seperti bazar Ramadan serta perlombaan, di antaranya kultum, saritilawah, dan busana muslim,” jelasnya. (Ning)

Herman Deru Apresiasi Pembangunan Fly Over dan Jalan Khusus Batubara PT Baturona Adimulya

MUBA -(deklarasinews.com)– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru melakukan ground breaking pembangunan fly over sekaligus meresmikan jalan khusus angkutan batubara milik PT Baturona Adimulya di Jalan Palembang–Betung, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet serta jajaran manajemen PT Baturona Adimulya.

Dalam arahannya, Herman Deru mengaku gembira atas dimulainya pembangunan fasilitas pendukung kegiatan pertambangan tersebut. Ia menegaskan bahwa sejak tahun 2018 dirinya telah mengingatkan seluruh perusahaan tambang agar mulai bertransisi menggunakan jalan khusus dan tidak lagi memanfaatkan jalan milik negara untuk angkutan batubara.

“Sejak 2018 saya sudah mengingatkan seluruh perusahaan tambang untuk bertransisi ke jalan khusus dan tidak lagi menggunakan jalan milik negara. Ini bukan sekadar persoalan lalu lintas, tetapi juga didasarkan pada undang-undang pertambangan,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap langkah PT Baturona Adimulya yang mulai membangun infrastruktur angkutan batubara secara mandiri. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pengawasan dari seluruh pihak tetap diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat bagi daerah.

Herman Deru menambahkan, pembangunan jalan khusus angkutan batubara merupakan investasi jangka panjang yang akan mendukung kelancaran distribusi energi sekaligus mengurangi beban jalan umum.

Ia juga menyinggung kebijakan daerah, termasuk Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 74 Tahun 2018 yang mengatur tata kelola angkutan batubara.

Selain itu, Herman Deru meminta seluruh petugas memberikan pelayanan terbaik serta mengingatkan perusahaan tambang untuk transparan dalam aktivitas pengangkutan batubara dan tidak lagi menggunakan kendaraan ilegal.

“Saya mengapresiasi langkah ini. Pemerintah tentu mendukung investasi, tetapi tetap harus memperhatikan lingkungan. Jika ada kerusakan, perbaiki kembali agar alam tetap asri,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumsel atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur tersebut.

Ia juga mengapresiasi PT Baturona Adimulya yang dinilai berkomitmen menjaga lingkungan serta menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

Toha berharap seluruh perusahaan batubara yang beroperasi di Musi Banyuasin dapat menjaga kelestarian lingkungan serta memberdayakan masyarakat lokal. Ia juga mengingatkan agar keluhan masyarakat terkait dampak aktivitas pertambangan, seperti debu, tidak diabaikan oleh perusahaan.

Direktur Utama PT Baturona Adimulya Hari Kristiono mengatakan pembangunan jalan khusus dan fly over tersebut merupakan langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan konektivitas logistik batubara sekaligus mengurangi ketergantungan pada jalan nasional.

“Ke depan kita tidak bisa lagi mengandalkan jalan nasional. Karena itu kami membangun jalan sendiri sehingga produksi PT Baturona Adimulya dapat meningkat sekaligus mendukung konektivitas dan masa depan energi Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas dan Tanggung Jawab Mutlak pembangunan jalan dan overpass oleh PT Baturona Adimulya sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan proyek sesuai ketentuan yang berlaku. (Ning)

SERAMBI 2026: BI Sumsel Hadirkan Layanan Penukaran Uang di Masjid Agung Palembang pada 9–12 Maret 2026

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama lima perbankan di wilayah Sumatera Selatan menyelenggarakan layanan Kas Keliling Terpadu pada tanggal 9–12 Maret 2026 di Halaman Masjid Agung Palembang.

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 di Provinsi Sumatera Selatan.

‎SERAMBI 2026 merupakan rangkaian kegiatan layanan penukaran uang yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang Rupiah dalam pecahan yang sesuai, tepat waktu, dan dalam kondisi layak edar pada momentum bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

‎Dalam pelaksanaannya, BI Sumsel menyediakan 462 titik layanan penukaran uang di wilayah Palembang dan sekitarnya dengan total kuota mencapai 57.000 penukar.

‎Pelaksanaan layanan Kas Keliling Terpadu ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Hal ini tercermin dari jumlah antrean yang mencapai lebih dari 1.000 penukar setiap harinya.

‎Pecahan Rupiah yang paling diminati oleh masyarakat antara lain Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000, dengan batas maksimal penukaran sebesar Rp5.300.000 per orang.

‎‎Layanan penukaran ini diperuntukkan bagi masyarakat yang telah melakukan pendaftaran melalui aplikasi PINTAR, yaitu platform yang disediakan oleh Bank Indonesia untuk memudahkan masyarakat melakukan pemesanan layanan penukaran uang secara tertib, aman, dan nyaman.

‎‎Untuk mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan memastikan kecukupan persediaan uang kartal bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

‎Tingginya kebutuhan uang Kartal pada periode Ramadan ini mencerminkan tetap kuatnya aktivitas ekonomi masyarakat, mengingat permintaan uang kartal merupakan salah satu indikator meningkatnya kegiatan ekonomi, khususnya pada periode Ramadan dan Idulfitri.

‎‎Dalam rangka memperluas akses layanan penukaran uang kepada masyarakat, kegiatan SERAMBI 2026 tidak hanya dilaksanakan di Halaman Masjid Agung Palembang.

‎Selama periode Ramadan, BI Sumsel juga menyediakan layanan penukaran uang di berbagai lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, antara lain pasar tradisional, pusat perbelanjaan modern (mall), rest area tol, stasiun kereta api, serta Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

‎‎Selain itu, layanan Kas Keliling juga disediakan di Pelabuhan Bom Baru untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik melalui jalur transportasi air.

‎Bank Indonesia juga berupaya menjangkau masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses distribusi uang kartal melalui kegiatan Susur Sungai Musi, yang dilaksanakan bekerja sama dengan TNI AL Palembang. Kegiatan tersebut menjangkau enam desa di wilayah pesisir Sungai Musi, yaitu Desa Upang, Muara Talang, Makarti, Sungsang, Bunga Karang, dan Pulau Borang.

‎Melalui berbagai layanan tersebut, Bank Indonesia terus mendorong masyarakat untuk semakin mencintai dan menghargai Rupiah melalui kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

‎Masyarakat juga diimbau untuk menerapkan prinsip 5J dalam memperlakukan uang Rupiah, yaitu Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan distapler, Jangan diremas, dan Jangan dibasahi.

‎‎Selain itu, masyarakat diharapkan dapat melakukan penukaran uang Rupiah hanya di tempat resmi, seperti Bank Indonesia dan perbankan, guna menghindari potensi peredaran uang palsu.

‎Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk membelanjakan Rupiah secara bijak, yakni dengan berbelanja sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan, khususnya dalam menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 Hijriah.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan penukaran uang Rupiah serta berbagai kegiatan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dapat dilihat pada akun Instagram @bank_indonesia_sumsel dan @cbp_rupiah_sumsel.  (Ning)

Sekda Sumsel Edward Candra Terima Audiensi BBPOM Palembang, Perkuat Sinergi Program Keamanan Pangan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. Drs. H. Edward Candra M.H menerima audiensi Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang dalam rangka penguatan dukungan dan kolaborasi pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program keamanan pangan di wilayah Sumsel. Pertemuan tersebut berlangsung di Palembang, Selasa (10/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan pengawasan serta memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi antara BBPOM Palembang dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan guna melindungi masyarakat dari pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.

Sekda Sumsel Edward Candra menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap penguatan program keamanan pangan di daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan BBPOM Palembang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat serta pengawasan terhadap produk pangan.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tentu mendukung penuh langkah-langkah pengawasan dan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan pangan. Kolaborasi ini penting agar masyarakat dapat mengonsumsi pangan yang aman, sehat, dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Palembang Yani Ardiyanti menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan dalam memperkuat pelaksanaan program keamanan pangan. Dukungan tersebut, menurutnya, dapat dilakukan melalui pembinaan terhadap pelaku usaha serta peningkatan pengawasan di berbagai sektor pangan.

Melalui kolaborasi tersebut diharapkan program keamanan pangan di Sumatera Selatan dapat berjalan lebih optimal, sehingga masyarakat semakin terlindungi dari risiko pangan yang tidak layak konsumsi.(Ning)

Kisah Inspiratif Kiyai H. Jamak! Dari Perusahaan Keamanan hingga Bangun Sekolah Gratis untuk Anak Tak Mampu

PALEMBANG–  ‎(deklarasinews.com)– ‎Dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian, keluarga besar PT Pengamanan Anak Bangsa (PAB) yang dipimpin oleh H. Jamak Udin, SH menggelar kegiatan buka puasa bersama anak-anak yatim piatu serta masyarakat kurang mampu, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Amaris, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang.

‎‎Acara yang berlangsung hangat tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus ajang silaturahmi antara manajemen PT PAB dengan masyarakat. Sejumlah anak yatim dan warga kurang mampu tampak hadir untuk menikmati kebersamaan dalam momen berbuka puasa.

‎‎Direktur Utama PT Pengamanan Anak Bangsa, H. Jamak Udin, SH yang akrab disapa Kiyai H. Jamak menjelaskan bahwa perusahaan yang ia dirikan sejak tahun 2012 itu memiliki visi untuk memberikan pelayanan terbaik di bidang jasa pengamanan. Selain itu, PT PAB juga memiliki misi untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi para mitra perusahaan.

‎‎Menurutnya, sejak berdiri hingga saat ini PT PAB terus berkomitmen menjaga kualitas serta profesionalisme dalam memberikan layanan keamanan kepada berbagai perusahaan.

‎‎“Alhamdulillah, sejak berdirinya PT PAB kami juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi para lulusan sekolah yang ingin bekerja di bidang keamanan,” ujar Kiyai H. Jamak.

‎‎Ia menjelaskan, hingga saat ini perusahaan yang dipimpinnya telah menyalurkan sekitar 700 tenaga kerja yang tersebar di berbagai perusahaan, baik di dalam maupun luar Kota Palembang. Beberapa daerah yang menjadi tempat penempatan tenaga kerja tersebut antara lain Jakarta, Lampung,Lubuklinggau hingga ‎Kalimantan.

‎‎Kiyai H. Jamak berharap PT PAB ke depan dapat terus berkembang dan semakin sukses, sekaligus mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

‎‎Tidak hanya bergerak di sektor jasa pengamanan, H. Jamak juga aktif di bidang sosial dan pendidikan. Ia mendirikan Yayasan Akas Haji Khotib Dahlan yang menaungi lembaga pendidikan Pendidikan Anak Bangsa (PAB) tingkat SMA.

‎‎Sekolah tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan tidak memungut biaya pendidikan. Para siswa dibebaskan dari biaya pembangunan serta SPP selama tiga tahun masa pendidikan.

‎‎Keberadaan sekolah gratis tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya orang tua yang mengalami kesulitan membiayai pendidikan anak-anak mereka. Banyak orang tua murid menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh Kiyai H. Jamak melalui program pendidikan tersebut.

‎‎Ke depan, ia juga memiliki cita-cita untuk mengembangkan lembaga pendidikan PAB agar tidak hanya berhenti di tingkat SMA, tetapi juga membuka jenjang pendidikan lain mulai dari TK, SD, SMP hingga perguruan tinggi.

‎‎Sekolah tersebut diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tinggal di wilayah Kertapati dan sekitarnya. Meski demikian, pihaknya tetap membuka kesempatan bagi warga Palembang maupun dari luar daerah yang memiliki keinginan bersekolah tetapi terkendala biaya.

‎‎“Kami berharap ke depan sekolah PAB bisa terus eksis, berkembang, dan mampu melahirkan generasi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Siapa tahu di antara mereka kelak ada yang menjadi pemimpin atau pejabat daerah. Kita tidak pernah tahu masa depan seseorang,” pungkasnya. (Ning)

Kapolri Kunjungi SPPG Paakri Polda Sumsel, Relawan Terima Tali Asih

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paakri Polda Sumatera Selatan di Palembang, Minggu (8/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. yang memastikan kesiapan operasional fasilitas pelayanan gizi yang berada di bawah koordinasi Polda Sumsel.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri bersama Kapolda Sumsel menyerahkan tali asih kepada para relawan SPPG Paakri sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung program pelayanan gizi.

Para relawan dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan program sosial yang menyasar masyarakat penerima manfaat.

Penyerahan tali asih ini sekaligus menjadi simbol penghargaan institusi kepada masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen mendukung program pemenuhan gizi sebagai bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program sosial ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis institusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Polda Sumsel juga memastikan seluruh pengelolaan SPPG Paakri berjalan sesuai standar pelayanan yang ditetapkan.

Kunjungan Kapolri ke fasilitas pelayanan gizi di Palembang ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen Polri dalam mendukung program sosial kemasyarakatan.

SPPG Paakri Polda Sumsel diharapkan dapat menjadi model pelayanan gizi yang dapat dikembangkan di wilayah lain.

Program ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung pembangunan manusia melalui kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran para relawan yang bekerja di lapangan.

“Polda Sumsel sepenuhnya mendukung program pemenuhan gizi nasional ini. Para relawan adalah ujung tombak pelayanan, dan apresiasi kepada mereka merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan kepada masyarakat,” ujar Kapolda Sumsel.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyatakan bahwa kunjungan Kapolri menjadi momentum penting dalam penguatan program pelayanan sosial Polri di wilayah Sumatera Selatan.

“Kunjungan ini memperkuat komitmen Polda Sumsel dalam menjalankan program pelayanan kepada masyarakat serta menjadi bagian dari transparansi komunikasi publik kepada masyarakat,” ujarnya. (Ning).

Kapolri Pimpin Apel Kamtibmas Ojol dan Buruh di Sumsel, Herman Deru Dukung Penguatan Ketertiban

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menghadiri Apel Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bersama ojek online (ojol) dan buruh yang digelar Polda Sumatera Selatan di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Minggu (8/3/2026).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan diikuti ribuan buruh serta pengemudi ojol dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan arahan Kapolri kepada seluruh peserta apel.

Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan sejumlah layanan kepada masyarakat, khususnya bagi pengemudi ojol dan buruh, seperti bakti sosial, bakti kesehatan, serta pelayanan pembayaran SIM dan STNK.

Dalam arahannya, Kapolri menyampaikan bahwa apel kamtibmas tersebut mengusung tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumsel.

“Saya mengucapkan apresiasi kepada Polda Sumsel yang telah menciptakan keamanan,” ujar Kapolri.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk pemerintah daerah, panitia, tokoh masyarakat, serta peserta dari kalangan buruh dan ojol.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada gubernur, seluruh peserta, panitia, serta para tokoh yang telah bersama dalam kegiatan ini,” katanya.

Kapolri berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat, khususnya buruh dan pengemudi ojol.

Menurutnya, pemerintah pusat terus berupaya mendorong terciptanya keamanan, ketertiban, serta kesejahteraan bagi para buruh dan pengemudi ojol di seluruh Indonesia.

“Terima kasih kepada ojol dan buruh yang telah bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan. Jadikan Polri sebagai sahabat yang akan terus mengayomi dan melayani masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada Polda Sumsel yang telah melibatkan buruh dan pengemudi ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya mewakili masyarakat dan Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan terima kasih atas inisiasi Polda Sumsel yang menjadikan ojol dan buruh sebagai kekuatan dalam menjaga kamtibmas,” ujar Herman Deru.

Ia menilai kolaborasi tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumatera Selatan, terutama dalam menjaga stabilitas daerah sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan baik.

“Ini tentu sangat menguntungkan bagi masyarakat Sumsel. Ketertiban terjaga, ekonomi berjalan dengan baik, inflasi tetap terkendali, dan pertumbuhan ekonomi terus melaju,” katanya.

Herman Deru juga mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu global karena pemerintah terus berupaya melindungi masyarakat.

“Kita tidak perlu terlalu terpengaruh dengan isu di luar negeri karena kita yakin presiden dan jajaran terus berupaya melindungi masyarakat agar selalu dalam kondisi yang baik,” tandasnya. (Ning)

Herman Deru Tancap Gas Wujudkan Pelabuhan Tanjung Carat, Siapkan Gerbang Ekonomi Baru Sumatera

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel untuk segera merealisasikan pembangunan Pelabuhan Samudra Tanjung Carat. Hal tersebut mengemuka saat ia menerima audiensi Direktur Utama PT Pelindo, Achmad Muchtasyar, di Griya Agung Palembang, Sabtu (7/3/2026) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru menekankan bahwa keberadaan pelabuhan samudra merupakan kebutuhan mendesak guna menghentikan “kebocoran” potensi ekonomi Sumatera Selatan.

“Selama ini banyak komoditas unggulan Sumsel yang harus diekspor melalui pelabuhan di provinsi lain, sehingga nilai tambahnya tidak tercatat sebagai pendapatan daerah,” kata Herman Deru.

Ia mengungkapkan, Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi yang aktivitas logistiknya masih sangat bergantung pada pelabuhan sungai yang berada di tengah kota. Kondisi ini dinilai memicu kemacetan lalu lintas serta meningkatkan biaya logistik.

“Karet kita ada sekitar 1,4 juta hektare, kopi kita terbesar ketiga di dunia, belum lagi sawit dan batu bara. Selama ini semuanya tercecer diekspor melalui berbagai pelabuhan di luar daerah. Kita butuh pelabuhan samudra agar kekayaan Sumsel dapat terintegrasi dan terinventarisasi dengan baik di rumah sendiri,” ujarnya.

Herman Deru juga optimistis pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat dapat kembali masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, sehingga dukungan fiskal dan operasional dapat diperkuat.

“Saya mengajak Pak Dirut sebagai sesama warga Sumsel untuk meninggalkan legacy pembangunan ini. Kita membutuhkan mitra kuat karena keterbatasan finansial daerah. Pelindo menjadi jangkar utamanya,” tambah Herman Deru.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo Achmad Muchtasyar menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengakselerasi pembangunan pelabuhan tersebut. Ia menilai Palembang secara historis merupakan daerah bahari yang kuat, namun kondisi Sungai Musi yang mengalami pendangkalan serta perkembangan kota membuat pelabuhan lama tidak lagi ideal untuk perdagangan internasional.

Sebagai langkah konkret, Achmad mengungkapkan bahwa Pelindo akan segera melakukan penandatanganan Head of Agreement (HOA) dalam waktu dekat.

“Pada tanggal 9 nanti kita akan melakukan HOA. Ini menjadi tonggak sejarah untuk menentukan porsi konsorsium serta komitmen masing-masing pihak. Kami juga berharap BUMN yang beroperasi di wilayah ini, mulai dari sektor pupuk, semen hingga batu bara, dapat menjadi anchor buyer atau pengguna utama pelabuhan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Achmad menambahkan bahwa Pelabuhan Tanjung Carat tidak hanya akan berfungsi sebagai pelabuhan komoditas, tetapi juga menjadi solusi bagi ketahanan energi di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

“Tanjung Carat akan menjadi solusi distribusi BBM dan LPG untuk wilayah Jambi, Bengkulu hingga Bangka Belitung. Jalur distribusi akan lebih ideal sehingga potensi kelangkaan energi di masa depan dapat diminimalkan,” pungkasnya.

Ke depan, pembangunan pelabuhan ini dirancang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi, termasuk jalur kereta api, guna menciptakan ekosistem logistik yang lebih efisien dan kompetitif di tingkat global. (Ning)

Wyndham Opi Hotel Palembang Sambut Lebaran 2026 dengan Promo Spesial

‎(pelitaekspres.com) –PALEMBANG- Dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah, Wyndham Opi Hotel Palembang menghadirkan program promo kamar. Penawaran tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan akomodasi tamu selama periode libur lebaran.

‎‎Paket Pulang Kampung menawarkan satu malam menginap di Deluxe room termasuk sarapan untuk dua orang, kue marmer, serta bingkisan pempek khas Palembang yang dapat dibawa pulang dengan harga Rp1.368.000.

‎‎Adapun Paket Open House menyediakan dua malam menginap di tipe kamar yang sama dengan tambahan sajian Raya Ketupat Platter berisi ketupat, opor ayam, rendang, acar, kerupuk, es teh, dan sajian kue basah untuk dua orang seharga Rp2.228.000. Hidangan khas lebaran tersebut dapat dinikmati satu kali selama menginap.

‎‎Selain menjadi bagian dari paket, sajian Raya Ketupat Platter juga tersedia secara terpisah dengan harga Rp299.000 untuk dua orang dan dapat disantap di Lotus Lounge ataupun melalui layanan kamar.

‎Selama periode menginap, tamu memperoleh akses ke berbagai fasilitas, termasuk kolam renang ramah anak dan area rekreasi keluarga terpadu yang terhubung langsung dengan Opi Mall.

‎Lebaran merupakan momen yang selalu dinantikan oleh keluarga untuk berkumpul dan merayakan kebersamaan.

‎‎” Hotel kami adalah tempat yang tepat bagi keluarga menikmati Idul Fitri dengan hangat melalui berbagai paket spesial,” ujar Jumin Hidayat, Hotel Manager Wyndham Opi Hotel Palembang.

‎‎Reservasi dapat dilakukan melalui telepon (0711) 5541777 atau akun Instagram resmi @wyndhamopi (ning)

RUPS di Palembang, PT Tirta Sriwijaya Maju Catat Tren Kinerja Positif Tiga Tahun Berturut-turut

PALEMBANG- –‎(deklarasinews.com)– ‎Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Tirta Sriwijaya Maju (Perseroda) digelar di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (4/3/2026). Forum tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi perusahaan daerah itu dalam mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan strategi ke depan.

‎‎RUPS dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, yang bertindak sebagai Kuasa Pemegang Saham. Turut hadir sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Biro Perekonomian Provinsi Sumatera Selatan, Inspektorat Provinsi Sumatera Selatan, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan.

‎‎Dalam arahannya, Cik Ujang menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat serta perhatian terhadap kesejahteraan pegawai. Ia juga mengingatkan bahwa pada tahun berjalan, PT Tirta Sriwijaya Maju (PT TSM) tidak mendapatkan penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

‎‎“Tanpa adanya suntikan dana dari pemprov, PT TSM harus mampu mengoptimalkan anggaran internal untuk meningkatkan performa kerja dan kualitas pelayanan,” tegasnya.

‎‎Menurutnya, RUPS bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja perusahaan sekaligus menetapkan arah kebijakan dan rencana kerja yang lebih progresif. Ia berharap, melalui RUPS tersebut, PT TSM semakin profesional, transparan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

‎‎“Semoga PT Tirta Sriwijaya Maju semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta berkontribusi optimal bagi kemajuan Sumatera Selatan,” ujarnya.

‎‎Sementara itu, Direktur Utama PT TSM (Perseroda), Adib Ubaidillah, SE., MM., CRGP., menjelaskan bahwa terdapat sembilan agenda utama yang dibahas dalam RUPS. Seluruh agenda tersebut merupakan bentuk akuntabilitas jajaran komisaris dan direksi kepada pemegang saham.

‎‎Salah satu poin krusial yang mengemuka adalah rencana penguatan investasi di Kabupaten Banyuasin serta perluasan kapasitas layanan di Kota Palembang. Adib menegaskan, seluruh program pengembangan tersebut akan dibiayai melalui dana internal perusahaan tanpa tambahan modal dari Pemprov Sumsel.

‎‎Dari sisi kinerja keuangan, PT TSM menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir. Perusahaan secara konsisten memberikan kontribusi kepada daerah melalui dividen. Untuk tahun buku 2024 yang dibayarkan pada 2025, dividen yang disetorkan mencapai Rp5 miliar meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3,4 miliar.

‎‎“Evaluasi kesehatan perusahaan dilakukan oleh BPKP, dan hasilnya menunjukkan PT TSM mengalami peningkatan signifikan,” jelas Adib.

‎‎Capaian tersebut menjadi indikator bahwa perusahaan daerah ini mampu menjaga stabilitas dan pertumbuhan kinerja, meskipun tanpa dukungan tambahan penyertaan modal pada tahun berjalan.

‎‎Ke depan, manajemen optimistis PT TSM dapat terus memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus meningkatkan pelayanan publik secara berkelanjutan. (Ning)