Pelabuhan Tanjung Carat Segera Launching 9 April

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat kian menunjukkan progres signifikan di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru. Komitmen kuat terus ditunjukkan dalam mempercepat realisasi proyek strategis tersebut.

Pelabuhan Tanjung Carat dinilai memiliki peran vital bagi Sumatera Selatan. Dari enam gubernur sebelumnya, proyek ini belum berhasil diwujudkan hingga kini memasuki tahap nyata.

“Pada 9 April nanti, kita akan melaksanakan project launching Pelabuhan Tanjung Carat yang akan dilakukan oleh Menteri Perhubungan RI. Selain itu, juga akan dilakukan penandatanganan MoU komitmen dukungan serta pembentukan Badan Usaha Pelabuhan (BUP),” ujar Herman Deru di Griya Agung, Kamis (2/4/2026).

Pemprov Sumsel juga telah melakukan market sounding kepada sejumlah perusahaan, di antaranya PT Pusri, PT Bukit Asam (PTBA), dan PT Hutama Karya, guna memperkuat dukungan terhadap proyek tersebut.

Selain itu, kerja sama strategis turut dijalin dengan PT Bukaka Teknik Utama Tbk dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur pelabuhan.

“Kerja sama ini untuk memantapkan langkah pembangunan bersama Bukaka. Kami telah melakukan pertemuan guna memperkuat sinergi,” tambahnya.

Herman Deru menegaskan, skema business to business (B to B) menjadi pilihan tepat dalam pembangunan pelabuhan. Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Pembangunan pelabuhan ini harus mengikuti tahapan sesuai jadwal. Aspek legal harus tetap dipatuhi. Selanjutnya, kita akan mengikuti arahan Menteri Perhubungan saat project launching nanti,” tegasnya.

Direktur Portofolio PT Bukaka Teknik Utama Tbk, Budi Hartono, menyebutkan pihaknya siap mendukung pembangunan melalui kapabilitas di bidang manufaktur, EPC, dan investasi infrastruktur.

Pelabuhan Tanjung Carat sendiri telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini, proyek berada pada tahap persiapan konstruksi dan diharapkan mampu meningkatkan daya saing ekonomi Sumsel serta menjadi pintu gerbang ekspor komoditas unggulan.(Ning)

Pemprov Sumsel Hibahkan Rp6 Miliar ke Unsri, Herman Deru Tekankan Pengelolaan Transparan dan Tepat Sasaran

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Bumi Sriwijaya. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemprov Sumsel dan Universitas Sriwijaya (Unsri) yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur, Rabu (1/4/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra bersama Rektor Unsri Taufiq Marwa, serta disaksikan langsung oleh Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru.

Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan bahwa pemberian hibah tersebut bukan sekadar penyerahan dana, melainkan amanah yang harus dikelola secara akuntabel. Ia menekankan pentingnya aspek mens rea (niat baik) dalam menjaga kualitas pekerjaan agar terhindar dari praktik mark-up maupun kegiatan fiktif.

“Dana hibah sebesar Rp6 miliar ini harus benar-benar berwujud dan bermanfaat bagi mahasiswa. Jangan sampai terbengkalai,” tegasnya.

Gubernur juga menyarankan agar alokasi dana difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang bersifat fungsional. Adapun hibah tersebut diperuntukkan bagi kelanjutan pembangunan Gedung FISIP serta pembenahan sarana olahraga di lingkungan kampus Unsri.

Selain dukungan fisik, Herman Deru juga mendorong penguatan kolaborasi di sektor nonfisik. Ia berharap Unsri terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai penelitian dan riset yang mampu melahirkan inovasi unggulan bagi kemajuan Sumatera Selatan.

“Ke depan, saya ingin kerja sama riset ini semakin intensif, baik fisik maupun nonfisik, sehingga mampu melahirkan inovasi yang mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unsri Taufiq Marwa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel. Menurutnya, kepedulian Gubernur Herman Deru terhadap dunia pendidikan tetap terasa meskipun kondisi keuangan daerah saat ini sedang dalam keterbatasan.

“Kami sangat berterima kasih atas alokasi anggaran ini. Walaupun saat ini sedang dilakukan efisiensi anggaran daerah, namun Pak Gubernur tetap memprioritaskan pembangunan di Universitas Sriwijaya. Dukungan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. (Ning)

Gubernur Sumsel Dorong BPJS Kesehatan Ciptakan Terobosan Inovatif untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Selatan Dr.H Herman Deru menerima audiensi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah III, Anurman Muda, beserta jajaran di ruang tamu Gubernur, Selasa (31/03/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan BPJS Kesehatan guna menjamin hak layanan kesehatan masyarakat secara maksimal.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjajaki berbagai peluang kolaborasi strategis dalam menciptakan terobosan baru pada sistem pelayanan kesehatan di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Herman Deru menyampaikan sejumlah catatan penting kepada jajaran BPJS Kesehatan. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk kolaborasi dan inovasi yang direncanakan harus bermuara pada satu tujuan utama, yakni memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.

“Saya menyambut baik niat kolaborasi ini. Namun, saya menekankan agar BPJS benar-benar memprioritaskan kualitas pelayanan di lapangan. Realitanya, kita tidak bisa menutup mata bahwa masih ada masyarakat yang merasa belum terlayani secara optimal,” ujar Herman Deru.

Gubernur berharap, melalui koordinasi yang lebih intensif antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan BPJS Kesehatan, berbagai kendala administratif maupun teknis yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat dapat segera dicarikan solusi.

Menanggapi hal tersebut, Anurman Muda menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi. Ia menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan Wilayah III siap bersinergi dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih responsif dan berkualitas.(Ning)

Unsri Umumkan Hasil SNBP 2026, 23 Ribu Siswa Berebut 2.294 Kursi

PALEMBANG– ‎(deklarasinews.com)– ‎Universitas Sriwijaya (Unsri) secara resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 pada Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB. Pengumuman ini dilakukan serentak di seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia.

‎‎Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu Unsri yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi (SMBP) 2026, Rujito Agus Suwignyo, menjelaskan bahwa sebelum pengumuman, pihak pusat telah lebih dahulu menggelar konferensi pers pada pukul 11.00 WIB.

‎‎Ia menegaskan bahwa pengumuman SNBP merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kampus negeri, termasuk Unsri.

‎‎Pada tahun 2026, Unsri membuka tiga jalur penerimaan mahasiswa baru, yakni SNBP (jalur prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan jalur Mandiri. Ketiga jalur tersebut memiliki proporsi kuota yang telah ditetapkan.

‎‎Adapun rincian kuota penerimaan mahasiswa baru Unsri tahun ini adalah:

‎‎SNBP: 24,51 persen

‎SNBT: minimal 40,45 persen

‎Jalur Mandiri: 35,04 persen

‎‎Untuk jalur SNBP, Unsri menyediakan daya tampung sebanyak 2.294 kursi. Namun, jumlah pendaftar mencapai 23.432 orang.

‎‎Tingginya angka pendaftar tersebut menunjukkan ketatnya persaingan bagi calon mahasiswa yang ingin lolos melalui jalur prestasi.

‎‎Bagi peserta yang dinyatakan lulus, proses daftar ulang dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 30 April 2026. Peserta diimbau untuk segera melakukan verifikasi dan melengkapi seluruh berkas administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

‎‎Hasil seleksi dapat diakses melalui laman resmi Unsri. Pihak kampus juga mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan daftar ulang secara cermat dan tepat waktu, guna menghindari risiko kehilangan kesempatan menjadi bagian dari Unsri.(Ning)

Gubernur Sumsel Pastikan PPPK Sumsel Aman, Efisiensi Tidak Berujung PHK

PALEMBANG –(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memastikan kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah tidak akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Penegasan tersebut disampaikan saat apel gabungan dan kegiatan halal bihalal Pemprov Sumsel Tahun 2026/1447 Hijriah yang digelar usai libur panjang Idulfitri di Palembang, Senin (30/3/2026) pagi.

Dalam arahannya, Herman Deru menekankan bahwa efisiensi harus dimaknai sebagai bentuk kontribusi nyata ASN kepada negara, namun tidak boleh menimbulkan persoalan baru, termasuk meningkatnya angka pengangguran.

“PPPK di Sumsel tetap berkelanjutan sebagai bagian dari ASN. Kita tidak akan melakukan efisiensi dengan cara merumahkan pegawai karena itu justru menimbulkan masalah baru,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa di sejumlah daerah lain terdapat kebijakan merumahkan PPPK dengan alasan efisiensi. Namun, hal tersebut dipastikan tidak akan terjadi di Sumatera Selatan. Menurutnya, efisiensi masih dapat dilakukan di sektor lain tanpa harus mengorbankan tenaga kerja.

Selain menjamin keberlanjutan PPPK, Herman Deru juga menegaskan bahwa Pemprov Sumsel tidak melakukan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) maupun tunjangan kinerja (tukin). Karena itu, ia meminta seluruh ASN, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk tetap bekerja maksimal dan meningkatkan kinerja.

Dalam suasana halal bihalal yang masih kental, Gubernur juga mengajak seluruh ASN menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat serta menjaga profesionalisme dalam memberikan pelayanan publik.

Mengakhiri sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa ASN merupakan panutan masyarakat yang harus mampu menjadi contoh dalam mendukung program pemerintah pusat dan daerah secara konsisten.

Usai apel, Gubernur didampingi Sekretaris Daerah dan jajaran kepala OPD melaksanakan halal bihalal bersama seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel. (ning)

TAF Palembang Disorot, A2KI akan aksi terkait Dugaan Penarikan Kendaraan Tak Sesuai Prosedur

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Ketua Umum Aliansi Aktivis Kritis Indonesia (A2KI), Maulana AHA,S.H mengecam keras Dugaan penarikan kendaraan bermotor yang dilakukan tidak sesuai prosedur hukum di Kota Palembang (29/3/2026).

Kasus ini mencuat setelah adanya penarikan satu unit mobil Toyota Rush milik konsumen berinisial D, yang diduga dilakukan tanpa surat resmi serta tidak melalui mekanisme hukum yang sah.

Menurut Maulana, tindakan tersebut jelas bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Penarikan kendaraan tidak bisa dilakukan sembarangan. Harus ada prosedur yang jelas dan sesuai hukum. Jika dilakukan tanpa surat dan tanpa mekanisme yang sah, maka itu pelanggaran,” tegasnya.

Maulana menjelaskan bahwa praktik penarikan kendaraan diatur dalam:

* UU No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia

* Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019

Yang menegaskan:

* Penarikan hanya boleh jika ada pengakuan wanprestasi dan penyerahan sukarela

* Jika konsumen menolak, harus melalui pengadilan

A2KI menilai penarikan tersebut:

* Tidak dilengkapi surat resmi

* Diduga melibatkan pihak ketiga secara tidak sah

Hal ini berpotensi melanggar hukum dan merugikan masyarakat.

Sebagai bentuk sikap tegas, A2KI menyatakan akan segera menggelar aksi unjuk rasa di kantor Toyota Astra Finance cabang Palembang dalam waktu dekat.

“Aksi akan kami pusatkan di kantor TAF Palembang. Ini sebagai bentuk peringatan keras agar praktik seperti ini tidak terus terjadi,” ujar Maulana.

A2KI juga mendesak:

* DPRD Kota Palembang untuk memanggil pihak perusahaan dalam RDP

* Kepolisian Daerah Sumatera Selatan untuk melakukan penyelidikan dan menindak tegas oknum yang terlibat

Maulana menegaskan bahwa pihaknya menolak keras segala bentuk penarikan kendaraan yang dilakukan secara sepihak dan tidak sesuai prosedur hukum.

“Kami berdiri di atas hukum. Jika prosedur dilanggar, maka itu harus ditindak. Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” tutupnya. (Ning).

Sekda Edward Candra Silaturahmi ke Kantor OPD Usai Libur Lebaran, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Prima

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., melakukan kunjungan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (25/3/2026) pagi.

Kunjungan tersebut dilakukan pada hari kerja pertama setelah cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Tujuannya untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus menjamin pelayanan publik kembali berjalan normal setelah libur panjang. Ia juga menegaskan bahwa meskipun pada 25–27 Maret 2026 masih diberlakukan work from anywhere (WFA), sejumlah layanan yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik tetap sudah dibuka dan berjalan seperti biasa.

Didampingi sejumlah pejabat terkait, Edward Candra meninjau satu per satu ruangan kerja di lingkungan Sekretariat Daerah Pemprov Sumsel. Dalam pantauannya, ia mengapresiasi tingkat kehadiran pegawai yang dinilai sangat baik serta kesiapan mereka kembali menjalankan tugas.

“Hari ini kita ingin memastikan seluruh lini pelayanan sudah aktif kembali. Libur sudah usai, saatnya kita kembali fokus pada target-target pembangunan dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Edward di sela-sela kegiatan.

Selain mengecek kedisiplinan, suasana hangat juga mewarnai kunjungan tersebut. Edward memanfaatkan momentum ini untuk mempererat silaturahmi dengan para pegawai. Di setiap ruangan yang dikunjungi, ia terlihat berjabat tangan dan menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri secara langsung.

“Mumpung masih dalam suasana Syawal, secara pribadi dan atas nama pimpinan, saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh rekan-rekan. Semoga semangat kemenangan Idulfitri membawa energi baru dalam bekerja,” tambahnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menjaga etos kerja birokrasi. Edward menegaskan tidak ada alasan bagi ASN untuk menunda pekerjaan, mengingat berbagai agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat harus segera kembali berjalan secara optimal.(ning)

Cik Ujang Sambut Masyarakat dan Kepala Daerah di Open House Idulfitri 1447 H

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Cik Ujang bersama istri Hj. Lidya Cik Ujang dan keluarga menggelar open house dalam rangka silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah di Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Minggu (22/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan masyarakat, sekaligus sebagai ajang saling bermaafan setelah perayaan Idulfitri.

Sejumlah bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, tampak pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sejak para tamu mulai berdatangan. Mereka disambut langsung oleh Cik Ujang beserta keluarga dengan penuh ramah tamah.

Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momen yang tepat untuk memperkuat persaudaraan dan mempererat hubungan antarsesama. Ia berharap melalui kegiatan open house ini dapat semakin meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan di Sumatera Selatan.

“Silaturahmi ini bukan hanya sebagai tradisi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan dalam membangun daerah,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan penuh kekeluargaan, diisi dengan ramah tamah, saling bersalaman, serta menikmati hidangan yang telah disediakan, hingga kegiatan berakhir dalam suasana tertib dan lancar.

Usai menggelar open house, Wakil Gubernur bersama keluarga melanjutkan silaturahmi ke kediaman Forkopimda Sumsel bersama  Gubernur Herman Deru dan Sekda Edward Candra. (ning)

Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Salat Idul Fitri Bersama, Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan

PALEMBANG- (deklarasinews.com)— Gubernur Sumatera Selatan Dr. H Herman Deru melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah Tahun 2026 di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo, Sabtu (21/3/2026) pagi.

Gubernur HD hadir didampingi Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Feby Deru, Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumsel Lidyawati Cik Ujang, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, untuk terus mengumandangkan takbir, tahlil, dan tahmid sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Ia juga mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat iman, Islam, kesehatan, serta kesempatan yang masih diberikan sehingga dapat melaksanakan Salat Idul Fitri bersama.

Selain itu, ia mengingatkan agar umat Islam senantiasa melantunkan selawat dan salam kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW sebagai suri teladan bagi seluruh umat.

Herman Deru mengatakan, dalam kehidupan sehari-hari manusia sering merasa kurang jika membandingkan diri dengan orang yang berada di atas. Namun, ketika melihat orang yang berada di bawah, akan terasa betapa besar nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Melalui momentum Idul Fitri 1447 H/2026 M, Gubernur Herman Deru atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan ucapan, “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.” Ia juga mendoakan agar seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima Allah SWT dan umat Islam dapat dipertemukan kembali dengan Ramadan pada tahun-tahun mendatang.

Lebih lanjut, Herman Deru menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam. Setelah sebulan penuh menahan diri, melatih kesabaran, memperkuat keimanan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, kini saatnya kembali kepada fitrah dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai yang telah dipelajari selama Ramadan tidak berhenti sampai di sini. Semangat kebersamaan, kepedulian sosial, kejujuran, serta pengendalian diri harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen untuk terus menjaga dan memperkuat kerukunan, persatuan, serta keharmonisan masyarakat di Bumi Sriwijaya. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya di Sumsel merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.

Di akhir sambutannya, Herman Deru juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Idul Fitri sebagai kesempatan untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Ia berharap dengan saling memaafkan, seluruh umat dapat kembali bersih dan memperkuat hubungan baik sebagai sesama hamba Allah.

Pada pelaksanaan Salat Idul Fitri tersebut, bertindak sebagai imam Ustaz H. A. Tarmizi Muhaimin, S.Pd.I., Al Hafizh yang juga Wakil Imam Besar Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo. Sementara khatib adalah Ustaz Ki. Kgs. H. M. Nurdin Manshur.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie serta jajaran Forkopimda lainnya. (Ning)

Gubernur Herman Deru Pastikan Mudik Lebaran 2026 Aman dan Antisipasi Daerah Rawan Karhutla di Sumatera Selatan

PALEMBANG- (deklarasinews.com)— Gubernur Sumatera Selatan Dr. H Herman Deru menghadiri video conference Sistem Keamanan dan Ketertiban Lingkungan pada malam takbiran dan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama seluruh stakeholder telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Fokus utama pemerintah daerah, kata dia, adalah memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

Ia menyebutkan, sebanyak 3,87 juta pemudik diprediksi akan melintasi wilayah Sumatera Selatan pada Lebaran tahun ini.

“Sampai sekarang kita bersama Polda dan TNI terus memantau pergerakan kendaraan. Alhamdulillah, situasinya aman dan terkendali,” ujar Herman Deru.

Selain pengamanan arus mudik, Gubernur Herman Deru juga menaruh perhatian serius terhadap potensi bencana, khususnya daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menegaskan bahwa wilayah-wilayah rawan di Sumsel telah dipetakan, terutama menjelang datangnya fenomena El Nino.

“Kita juga mengantisipasi dampak El Nino, termasuk potensi karhutla. Daerah rawan sudah kita petakan dan menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Sementara itu, kegiatan video conference diawali dengan laporan Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah kemacetan di titik-titik rawan.

Menurutnya, arus lalu lintas di jalan tol secara umum masih aman dan terkendali. Selain itu, rekayasa lalu lintas juga telah diterapkan, termasuk sistem buka-tutup di sejumlah titik tertentu.

Kapolri Jenderal Polisi  Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si dalam arahannya menegaskan bahwa arus mudik Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025. Meski terjadi lonjakan pergerakan masyarakat, pelaksanaan mudik dinilai tetap berjalan dengan baik dan terkendali.

Ia juga mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pemudik tidak diikuti dengan kenaikan angka kecelakaan lalu lintas. Sebaliknya, angka kecelakaan justru mengalami penurunan, yang menunjukkan keberhasilan pengamanan dan pelayanan seluruh pihak terkait.

“Ini menjadi keberhasilan kita bersama, seluruh stakeholder yang terlibat, baik dari TNI, Polri, kementerian, hingga pemerintah daerah yang bekerja secara sinergis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolri.

Menurutnya, pengamanan mudik bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya besar negara untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman. Pengamanan tersebut juga mencakup aktivitas masyarakat di berbagai daerah, termasuk kunjungan ke tempat wisata dan pusat keramaian.

Meski demikian, Kapolri mengakui masih terdapat sejumlah catatan yang perlu dievaluasi, salah satunya kemacetan yang sempat terjadi di jalur penyeberangan, khususnya di kawasan Gilimanuk. Hal tersebut dinilai perlu menjadi perhatian untuk mengantisipasi arus balik.

Selain itu, ia juga menyoroti kendala pada sistem pembayaran tol, terutama terkait saldo kartu elektronik pengguna jalan yang tidak mencukupi. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat kelancaran arus lalu lintas di gerbang tol.

Untuk itu, masyarakat diimbau memastikan saldo kartu tol dalam kondisi cukup sebelum melakukan perjalanan, khususnya saat arus balik Lebaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. , Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Candra, serta unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan.(ning)