Ayo Simak, Apa Saja Strategi Bela Negara untuk Gen Z dari Pangdam XXI/RI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han) membekali 1.350 mahasiswa baru Universitas Teknokrat Indonesia dengan strategi bela negara di tengah berkembangnya ancaman digital melalui penguatan literasi digital, gamifikasi dan war gaming digital, storytelling Pancasila, riset teknologi tepat guna, serta program Duta Digital Pancasila.

Strategi tersebut disampaikan Pangdam XXI/Radin Inten dalam kuliah umum bertajuk “Bela Negara Zaman Now: Relevansi dan Strategi Bela Negara untuk Generasi Z – Bukan Lagi Senapan, Tapi Keyboard dan Karakter”, di Universitas Teknokrat Indonesia, Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026).

Dihadapan ribuan mahasiswa baru, Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan bahwa makna perjuangan membela bangsa terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Jika dahulu bela negara identik dengan kekuatan fisik dan senjata, kini medan pengabdian juga hadir di ruang digital melalui kemampuan berpikir kritis, penguasaan teknologi, literasi informasi, serta karakter yang kuat.

Menurut Pangdam XXI/Radin Inten, ruang siber telah menjadi salah satu medan strategis yang menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda. Disinformasi yang menyebar cepat, ancaman terhadap infrastruktur kritis, proxy war ideologi, manipulasi algoritma, hingga pencurian data nasional merupakan bentuk ancaman yang perlu dipahami dan diantisipasi secara cerdas.

Mengakhiri kuliah umum, Pangdam XXI/Radin Inten mengajak mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia membangun kebiasaan “cek dulu sebelum share”, memperkuat verifikasi informasi, menciptakan narasi positif tentang daerah, serta aktif dalam berbagai komunitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara kepada Universitas Teknokrat Indonesia, Pangdam XXI/Radin Inten mendorong agar literasi siber semakin terintegrasi dalam mata kuliah Kewarganegaraan melalui pendekatan project-based learning. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan teknologi sekaligus menanamkan nilai kebangsaan dalam karya nyata.

UN Medal Tandai Kiprah Prajurit Kodam IV/Diponegoro Dalam Misi PBB

BANGUI, REPUBLIK AFRIKA TENGAH -(deklarasinews.com)– Dedikasi prajurit TNI dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendapat apresiasi melalui Medal Parade Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA bersama Satgas Indo FPU 7 MINUSCA di Garuda Camp, Bangui, Republik Afrika Tengah, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penghargaan atas dedikasi, disiplin dan profesionalisme personel Indonesia dalam menjalankan mandat United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA). Dalam kesempatan itu, para personel menerima UN Medal sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian selama melaksanakan tugas misi perdamaian PBB.

Medal Parade dipimpin Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB sekaligus Head of MINUSCA Ms. Valentine Rugwabiza, Force Commander MINUSCA Lt Gen Humphrey Nyone, serta Deputy Force Commander MINUSCA Mayjen TNI Maychel Asmi, P.S.C., S.E., M.Han., bersama sejumlah pejabat dan undangan MINUSCA.

Bagi Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, penghargaan tersebut tidak sekadar seremoni. Di balik UN Medal terdapat rangkaian pengabdian prajurit yang bekerja jauh dari tanah air, menjalankan tugas dengan disiplin dan tanggung jawab, sekaligus membawa nama baik TNI dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di lingkungan misi internasional.

Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA dengan Main Body dari Yonzipur 4/TK di bawah Kodam IV/Diponegoro yang bermarkas di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Penugasan yang dipimipin oleh Komandan Satgas Letkol Czi Septian Hermawan Saputra, S.I.P., M.Sc., M.Han. tersebut menjadi bagian dari pengabdian prajurit Yonzipur 4/TK dalam menjalankan tugas internasional sekaligus menunjukkan kapasitas prajurit Zeni Indonesia di tengah lingkungan multinasional.

Nilai-nilai yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Jawa Tengah turut menjadi bekal dalam penugasan. Semangat gotong royong, guyub rukun, tepa selira, disiplin dan kerja keras diterapkan dalam membangun soliditas internal maupun kerja sama dengan personel dari berbagai negara yang tergabung dalam MINUSCA.

Jauh dari keluarga dan tanah air, para prajurit dituntut mampu bekerja sebagai satu tim, menghormati perbedaan serta mengutamakan kepentingan tugas. Setiap pekerjaan yang diselesaikan menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam mendukung mandat perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah.

Tidak berhenti pada kemampuan profesional, keberadaan Kontingen Garuda juga menjadi sarana memperkenalkan Indonesia melalui diplomasi budaya. Rangkaian Medal Parade dimeriahkan penampilan pencak silat serta beragam kesenian Nusantara dari Sumatra, Betawi, Jawa, Bali hingga Papua.

Kehadiran budaya Jawa menjadi bagian penting dalam penampilan prajurit Main Body Yonzipur 4/TK. Nilai gotong royong, guyub rukun dan tepa selira ditampilkan sebagai bagian dari identitas sekaligus jembatan interaksi dengan personel dari berbagai negara. Suasana semakin meriah ketika personel Indonesia bersama-sama mengikuti tarian Yerusalema dan Tabola Bale, yang menjadi ruang persahabatan dan kebersamaan lintas negara.

Bagi prajurit Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, UN Medal menjadi simbol penghargaan atas pengabdian sekaligus kebanggaan bagi keluarga dan satuan di tanah air. Dukungan keluarga, doa orang tua, istri dan anak menjadi kekuatan moral yang menyertai setiap langkah prajurit selama menjalankan tugas di daerah misi.

Bagi Yonzipur 4/TK sebagai Main Body, capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari tanggung jawab satuan untuk menjaga kepercayaan negara. Kepemimpinan Letkol Czi Septian Hermawan Saputra bersama seluruh personel menjadi bagian dalam menjaga soliditas, profesionalisme dan kehormatan satuan selama menjalankan misi perdamaian.

Pengabdian tersebut menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya membawa kemampuan dan profesionalisme ketika menjalankan tugas di luar negeri, tetapi juga membawa identitas bangsa. Setiap tugas, pekerjaan dan interaksi menjadi bagian dari wajah Indonesia dalam pergaulan internasional

Dari Banyubiru, Kabupaten Semarang, prajurit Yonzipur 4/TK membawa semangat pengabdian menuju tanah Afrika. Dari Jawa Tengah untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk perdamaian dunia.

Melalui Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA, Yonzipur 4/TK terus menunjukkan komitmennya memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara dan perdamaian dunia. (Pendam IV/Diponegoro)

Pererat Silaturahmi, Kapolda Sulteng Salurkan Bansos kepada Masyarakat Witaponda

MOROWALI -(deklarasinews.com)– Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., bersama Ketua  Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah dan rombongan tiba di Kabupaten Morowali dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara, Kamis (17/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sulteng didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sulteng, di antaranya Dirkrimum Polda Sulteng Kombes Pol. Suryono, S.H., S.I.K., M.H., Dirnarkoba Polda Sulteng Kombes Pol. Sembiring, S.I.K., Dirpolairud Polda Sulteng Kombes Pol. Supriyanto, S.I.K., M.H., Dirpamobvit Polda Sulteng Kombes Pol. Andjas Adipermana, S.I.K., M.H., serta Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Achmad Muhaimin, S.I.K., M.H.

Kedatangan Kapolda Sulteng disambut langsung Bupati Morowali Iksan Abd. Rauf, Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., Kapolres Morowali Utara AKBP Junaidy Antohnius Weken, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Morowali dan Ketua Bhayangkari Cabang Morowali Utara serta jajaran Forkopimda dan pejabat terkait.

Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kapolda Sulawesi Tengah bersama rombongan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus melihat secara langsung situasi kamtibmas dan kondisi masyarakat di wilayah Kabupaten Morowali.

Menurutnya, kehadiran Kapolda Sulteng di tengah masyarakat juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian Polri, khususnya dalam memberikan pelayanan serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Selain melaksanakan kunjungan kerja, Bapak Kapolda bersama Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolres Morowali.

Kapolres menambahkan, jajaran Polres Morowali akan terus mendukung setiap kegiatan dan program Polri yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, sekaligus menjaga komunikasi dan kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum Polres Morowali.(Rpdm)

Aksi Kemanusiaan, Personel Satuan Brimob Polda Lampung Ikuti Donor Darah Sambut HUT Lalu Lintas Bhayangkara

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Personel Satuan Brimob Polda Lampung melaksanakan aksi sosial donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Wilayah Hukum Polda Lampung pada Selasa (22/09), yang diikuti oleh puluhan personel sebagai bentuk partisipasi aktif dalam mendukung ketersediaan stok darah nasional.

Partisipasi ini merupakan wujud nyata sinergitas antar fungsi di Kepolisian Daerah Lampung serta manifestasi kepedulian sosial terhadap sesama. Melalui kegiatan donor darah ini, Satuan Brimob Polda Lampung berupaya memberikan kontribusi positif dalam bidang kesehatan, mengingat kebutuhan akan darah di berbagai rumah sakit terus meningkat demi menyelamatkan nyawa masyarakat yang membutuhkan.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan proses skrining kesehatan yang ketat terhadap seluruh personel, mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, serta riwayat kesehatan lainnya oleh tim medis. Setelah dinyatakan memenuhi syarat fisik, para personel kemudian menjalani proses pengambilan darah secara prosedural guna memastikan keamanan dan kenyamanan baik bagi pendonor maupun bagi kualitas kantong darah yang dihasilkan.

Komandan Satuan Brimob Polda Lampung menyampaikan bahwa keterlibatan personel dalam aksi ini adalah bagian dari pengabdian tulus kepada masyarakat dan negara. “Darah yang didonorkan oleh personel hari ini adalah bukti bahwa Polri selalu hadir untuk memberikan manfaat luas, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Kami berharap langkah kecil ini dapat menjadi bantuan besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.

Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat terus memupuk jiwa korsa dan semangat pengabdian bagi seluruh jajaran personel Satuan Brimob Polda Lampung. Dengan semangat HUT Lalu Lintas Bhayangkara, Satuan Brimob Polda Lampung berkomitmen untuk selalu konsisten berada di garis terdepan dalam membantu masyarakat melalui berbagai aksi sosial dan kemanusiaan di masa mendatang.(Red)

Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif

TANGERANG –(deklarasinews.com)- Dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus upaya antisipasi terhadap gangguan Kamtibmas, Babinsa Koramil 04/Ciledug dan Babinsa Koramil 09/Serut bersama Komponen Pendukung (Komduk) intens melaksanakan patroli malam.

Patroli malam ini dalam rangka antisipasi Tawuran, Gank Motor, Balapan liar dan Kejahatan lainnya. Kegiatan di gelar Jumat malam (17/09/ 2026).

Pasi Ops Kodim 0506/Tgr Mayor Inf Heru Susanto menjelaskan, patroli malam bersama Komduk dengan sasaran lokasi yang rentan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Kodim 0506/Tgr melalui jajaran Koramil terus berkomitmen menjaga Kamtibmas di wilayah binaan, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain pemantauan di sejumlah titik lokasi rawan, patroli juga di lakukan di pemukiman warga hingga gang sempit, hal ini di lakukan guna mempersempit ruang gerak bagi orang yang akan melakukan tindak kejahatan di lingkungan.

“Patroli malam ini rutin di lakukan sebagai upaya antisipasi terhadap adanya tawuran, gank motor, balapan liar yang dapat meresahkan masyarakat,” Katanya usai kegiatan

”Melalui patroli malam ini, kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat sedang melaksanakan aktivitas pada malam hari,” ujarnya lagi.

Selama kegiatan berlangsung tidak di temukan aktivitas yang menonjol di wilayah. Situasi keamanan kondusif. Melalui kegiatan patroli ini, Koramil 04/Ciledug dan Koramil 09/Serut menunjukan komitmennya dalam mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif.(Nan)

Hari ini, 133 Ribu Liter Air Bersih Di Salurkan Kodim Bojonegoro ke 6 Kecamatan Terparah Kekeringan

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Dampak musim kemarau panjang yang memicu kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro mendapat perhatian serius dari jajaran TNI.

Sebagai bentuk kepedulian dan aksi nyata membantu masyarakat, Kodim 0813 Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan air bersih secara masif pada Kamis (17/9/2026).

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 133.000 liter air bersih disalurkan dengan menggunakan armada truk tangki untuk menyasar warga dan fasilitas pendidikan di 6 wilayah kecamatan binaan yang terdampak paling parah.

Penyaluran air bersih ini tersebar secara proporsional sesuai tingkat kebutuhan warga di wilayah sasaran, meliputi Kecamatan Tambakrejo: sebanyak 16.000 liter disalurkan untuk warga Dusun Kramanan RT.011/RW.005, Desa Jatimulyo.

Kecamatan Ngambon: sebanyak 16.000 liter dialokasikan bagi warga Desa Nglampin dan Desa Sengon. Kecamatan Ngasem: sebanyak 16.000 liter dipasok untuk warga Desa Butoh.

Kecamatan Malo: sebanyak 21.000 liter dialirkan ke beberapa titik, yaitu Dusun Kidangan RT.004 dan RT.005/RW.002 Desa Sukorejo (5.000 liter), serta Desa Ngujung dan Desa Petak masing-masing mendapat 8.000 liter.

Diwilayah Kecamatan Kapas: sebanyak 32.000 liter disalurkan merata ke Desa Tapelan (16.000 liter) dan Desa Bendo (16.000 liter).

Sedangkan di wilayah Kecamatan Dander: sebanyak 32.000 liter air bersih disalurkan dengan rincian 8.000 liter untuk warga Desa Sumodikaran, serta 24.000 liter khusus menunjang kebutuhan para Santri dan Pengurus Ponpes Izzatul Ummah Dusun Kedungrejo Desa Ngumpakdalem.

Koordinator kegiatan, Kapten Inf Surahmat, menyampaikan bahwa aksi tanggap darurat ini merupakan bagian dari komitmen sosial serta tanggung jawab moral TNI AD untuk hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat.

“Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial yang kita lakukan bersama. Harapannya, pasokan air ini dapat meringankan beban kebutuhan harian warga di wilayah binaan, khususnya mereka yang sangat kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau,” ujar Kapten Inf Surahmat.

Pihak Kodim 0813 Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus memantau situasi kekeringan dan bersiap menyalurkan bantuan lanjutan selama kondisi musim kemarau masih berlangsung. Tak lupa, warga juga diimbau untuk bijak dalam mengonsumsi serta memanfaatkan ketersediaan air yang ada.

“Kami mengimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan bantuan air bersih ini secara bijak dan sesuai skala prioritas kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.(Red)

Korem 043/Gatam Matangkan Persiapan TMMD ke-130 di Way Kanan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Korem 043/Garuda Hitam mematangkan persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.

Pemantapan dilakukan melalui rapat koordinasi secara video conference yang berlangsung di Aula Kompi B Yonif 143, Jalan Imam Bonjol, Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026).

Rapat dipimpin Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Taufiq Shobri, M.Han., dan diikuti Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav. Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sofrianes, Pabandya Bakti Kodam XXI/Radin Inten Letkol Inf Fredi Simon Pasaribu, Wakapendam XXI/Radin Inten Letkol Inf Oki S., serta unsur Pemerintah Kabupaten Way Kanan.

TMMD ke-130 akan dilaksanakan mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026 dengan sasaran pembangunan yang diarahkan untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar.

Pada sasaran fisik, TMMD mencakup pembangunan jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 15 meter, pembangunan lima titik sumur bor, pembangunan onderlagh dan fasilitas masyarakat, serta rehabilitasi MCK dan tempat wudu Masjid Al-Ikhlas.

Selain sasaran fisik, sejumlah kegiatan nonfisik juga disiapkan, antara lain pengobatan gratis, pelayanan keluarga berencana (KB), penyuluhan UMKM dan pertanian, penyuluhan kamtibmas dan bahaya narkoba, penyuluhan perkawinan dan perceraian, serta edukasi stunting, Posyandu dan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM).

Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Taufiq Shobri, M.Han., dalam arahannya mengatakan TMMD merupakan Operasi Bhakti TNI yang dilaksanakan untuk membantu mempercepat pembangunan daerah, membuka akses layanan dasar, serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Menurut dia, pelaksanaan TMMD perlu disinergikan dengan Program Unggulan TNI AD, termasuk penyediaan air bersih, ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan MCK, percepatan penurunan stunting, serta penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh sinergi yang kokoh antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan yang paling utama adalah partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, masyarakat harus dilibatkan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga tahap akhir,” ujar Brigjen TNI Taufiq Shobri.

Korem 043/Gatam selanjutnya memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan seluruh unsur terkait guna memastikan pelaksanaan TMMD ke-130 berjalan terarah dan tepat sasaran.

TMMD tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, pelaksanaan TMMD ke-130 di Kampung Gunung Sangkaran diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan layanan dasar sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut dan sekitarnya.

Koramil 12/Rajeg Perkuat Budaya Kebersihan, Bersihkan Sampah

KAB. TANGERANG -(deklarasinews.com)- Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs terus menunjukan komitmennya dalam mendukung penanganan darurat sampah di wilayah Koramil 12/Rajeg.

Hal tersebut menindak lanjuti instruksi Danrem 052/Wijayakrama, personel Koramil 12/Rajeg berama unsur terkait melaksanakan kegiatan Satgas Sampah di Jalan Raya Tanjakan Mekar – Mauk Desa Tanjakan Mekar Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/09/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 Wib ini melibatkan personel Koramil Rajeg, Komponen Pendukung, Dinas LH dan Masyarakat setempat.

Selain melaksanakan aksi Kebersihan lingkungan, petugas juga mengedukasi Warga untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan dan membiasakan diri memilah sampah organik dan anorganik agar dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi.

Berbagai peralatan pendukung seperti truck sampah, sekop, sapu, dan alat pembersih, lainnya digunakan untuk mempercepat proses pemukiman tetap bersih, sehat dan nyaman.

Danramil 12/Rajeg Kapten Inf Kus Fiananda Yusup mengatakan bahwa penanganan. sampah tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah atau Pejabat saja, tetapi membutuhkan partisipasi aktif dari semua elemen Masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen Koramil 12/Rajeg tidak hanya dalam menjaga Keamanan Wilayah tetapi juga berperan aktif dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Korem 043/Gatam Tegaskan Prajurit Harus Hadir Saat Rakyat Kesulitan, Ini Pesan Pangdam XXI/Radin Inten

METRO -(deklarasinews.com)- Korem 043/Garuda Hitam menegaskan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai dinamika wilayah, termasuk bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak erupsi Anak Gunung Krakatau.

Pesan tersebut disampaikan dalam Upacara Bendera Bulanan September 2026 yang digelar di Lapangan Makorem 043/Gatam, Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Kamis (17/9/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kasi Ops Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf A. Wakhid Dedy Setyawan, S.I.P., M.H.I., membacakan amanat Pangdam XXI/Radin Inten.

Dalam amanatnya, Pangdam XXI/Radin Inten menekankan pentingnya kesiapsiagaan, profesionalisme, dan kepedulian prajurit terhadap masyarakat di wilayah.

“Prajurit harus senantiasa hadir di tengah kesulitan rakyat. Tunjukkan kepedulian, kesiapsiagaan, dan kecepatan bertindak. Jadilah prajurit yang profesional, disiplin, dan selalu hadir untuk rakyat,” demikian amanat Pangdam XXI/Radin Inten yang dibacakan pada upacara tersebut.

Kesiapsiagaan prajurit, menurut amanat tersebut, tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas kedinasan.

Prajurit juga dituntut memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat serta mampu memberikan respons cepat ketika warga menghadapi kesulitan.

Penekanan ini menjadi penting dalam menghadapi potensi bencana di wilayah, termasuk karhutla dan dampak erupsi Anak Gunung Krakatau.

Melalui upacara bulanan tersebut, Korem 043/Gatam kembali mengingatkan seluruh personel untuk menjaga disiplin, soliditas, dan kesiapan melaksanakan tugas.

Selain kesiapsiagaan menghadapi bencana, Pangdam XXI/Radin Inten juga menekankan pentingnya evaluasi program kerja dan anggaran.

Menjelang akhir Triwulan III TA 2026, seluruh unsur satuan diminta memastikan setiap target program dapat dicapai secara optimal.

Tertib administrasi dan pertanggungjawaban keuangan turut menjadi perhatian.

Setiap pelaksanaan program harus didukung administrasi yang tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas serta mencegah terjadinya kesalahan dan temuan pemeriksaan.

Upacara Bendera Bulanan September 2026 diikuti personel Korem 043/Gatam, Kodim 0411/Metro, Kodim 0429/Lampung Timur, Subdenpom Persiapan Metro, serta Timintel Korem 043/Gatam.

Turut hadir Dandenmarem 043/Gatam Mayor Inf Agus Waluyo, Kasdim 0411/Metro Mayor Cke M. Taufik, dan Kakurem 043/Gatam Mayor Chk Fadly Yahri Sitorus, S.I.P., S.H.

Bagi Korem 043/Gatam, upacara bendera bulanan menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat disiplin dan soliditas satuan, sekaligus memastikan setiap prajurit memahami arah kebijakan pimpinan.

Kesiapsiagaan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan, terutama ketika masyarakat membutuhkan kehadiran dan bantuan prajurit.

Dengan semangat profesional, disiplin, responsif, dan peduli, Korem 043/Gatam berkomitmen untuk terus menjaga kesiapsiagaan satuan serta memperkuat pengabdian TNI kepada masyarakat di wilayah Lampung.

Bela Negara Era Digital, Ini Pesan Pangdam XXI/RI untuk Generasi Muda

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Sebanyak 445 mahasiswa mengikuti pembekalan dalam rangkaian Hanuang UI MANDIRI 2026 (Harmoni Akademik Nagamandala untuk Anak Unggul Negeri) di Lampung Selatan, Rabu (16/9/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), sebagai pemateri.

Para peserta berasal dari berbagai program studi, yakni Informatika, Teknik Industri, Administrasi Publik, Administrasi Bisnis, Perpajakan, Manajemen, dan Kebidanan.

Dalam pembekalannya, Pangdam mengajak mahasiswa memaknai bela negara sesuai dengan tantangan kehidupan masa kini. Menurutnya, semangat tersebut tidak selalu diwujudkan melalui perjuangan fisik, tetapi dapat dimulai dari sikap dan tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Di era digital, mahasiswa memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi melalui penggunaan media sosial secara bijak, kemampuan menyaring informasi, tidak mudah terprovokasi oleh hoaks, menghargai perbedaan, serta memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang produktif dan memberikan nilai tambah.

Generasi muda juga didorong terus memperkuat kompetensi, integritas, dan kepedulian terhadap lingkungan sesuai bidang keilmuan masing-masing. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu melahirkan inovasi dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Bela negara di era sekarang dapat dimulai dari hal sederhana, yaitu menjadi generasi yang berkarakter, kritis, produktif, dan mampu memberikan manfaat bagi bangsa,” pesan Pangdam.

Rangkaian materi tersebut menjadi bekal bagi peserta untuk membangun karakter, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di tengah perkembangan zaman.