Tingkatkan Harkamtibmas, Personel Komposit Gegana Brimob Lampung Gelar Patroli Dialogis di Pusat Keramaian dan Rumah Ibadah

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Personel siaga komposit Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Lampung melaksanakan kegiatan patroli dialogis di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Bandar Lampung guna menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Kegiatan yang dipimpin oleh Brigpol Bagus Arya ini menyasar pusat keramaian, pos kepolisian, hingga rumah ibadah guna memastikan situasi wilayah tetap kondusif bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Minggu, 2 Agustus 2026

Rangkaian patroli diawali dengan menyambangi Masjid Al Bakri Bandar Lampung untuk menjalin komunikasi dengan para jamaah serta warga sekitar. Setelah itu, personel bergerak menuju Pos Polisi Tanjung Karang Barat guna melakukan koordinasi kewilayahan serta memantau perkembangan situasi keamanan di area perkotaan. Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di titik-titik yang memiliki mobilitas tinggi.

Tim patroli kemudian melanjutkan penyisiran ke pusat ekonomi masyarakat di Pasar Bambu Kuning guna memberikan rasa aman kepada para pedagang dan pengunjung pasar. Lokasi terakhir yang menjadi sasaran patroli adalah Gereja Katedral, di mana personel melakukan dialog dengan pengurus rumah ibadah sebagai upaya memastikan keamanan dan kenyamanan umat dalam beribadah sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Tapis Berseri.

Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso mengungkapkan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif yang mengedepankan sisi humanis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Pihaknya menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk menyerap informasi langsung dari masyarakat serta memberikan edukasi terkait pentingnya peran aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Ditempat Berbeda Danden Gegana Kompol Sonep menyampaikan, Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan terkendali. Dengan terjaganya stabilitas keamanan, seluruh aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat di Kota Bandar Lampung diharapkan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan yang berarti.(Red)

Lettu Inf Sumijan Pimpin Baksos kesehatan Jaga Jakarta On The Spot

KAB TANGERANG -(deklarasinews.com)- Lettu Inf Sumijan Plh Danramil 11/Pasar Kemis, Kodim 0510/Trs memimpin langsung Baksos kesehatan dengan tema “Jaga Jakarta On The Spot”, kegiatan di gelar di Jalan Cempaka tahap 3 Bumi Indah Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (02/08/2026).

Kegiatan Baksos Kesehatan menjadi wadah komunikasi sosial antara aparat kewilayahan dan warga setempat. ‎Sejak pagi hari, warga berdatangan memanfaatkan layanan yang tersedia, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan ringan, hingga pemberian obat sesuai anjuran tenaga medis. Semua layanan diberikan secara cuma – cuma alias gratis.

Lettu Inf Sumijan Plh Danramil 11/Pasar Kemis menjelaskan, ‎‎Program tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mempererat kemanunggalan dengan masyarakat melalui pelayanan kesehatan dasar yang mudah diakses oleh warga masyarakat.

‎‎”Baksos melibatkan berbagai unsur, antara lain tim medis Puskesmas Kecamatan Pasar Kemis, Babinsa Koramil 11/Pasar Kemis dan warga masyarakat,” terangnya.

‎‎Ia juga menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelayanan medis, melainkan juga momentum membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat. Kesehatan adalah fondasi utama terciptanya lingkungan yang produktif dan kondusif.

‎‎”Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan dasar sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga. Kehadiran kami harus mampu memberikan manfaat serta rasa aman bagi masyarakat,” katanya.

‎‎Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga, Koramil 11/Pasar Kemis juga membagikan 30 paket Sembako kepada warga, berupa beras, minyak goreng, mie instan, teh dan gula pasir. (Nan)

Danrem 043/Gatam Motivasi Kontingen Balakrem dan Yonif 143/TWEJ pada Pembukaan Lomba Binsat Kodam XXI/Radin Inten

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menghadiri pembukaan Lomba Pembinaan Satuan (Binsat) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXI/Radin Inten Tahun 2026. Kegiatan dipimpin Kasdam XXI/Radin Inten, Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., di Lapangan Mayonif 143/Tri Wira Eka Jaya (TWEJ), Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (2/8/2026).

Upacara pembukaan diikuti 12 kontingen dari satuan jajaran Kodam XXI/Radin Inten serta dihadiri para Pejabat Utama Kodam XXI/Radin Inten, di antaranya Asintel, Asops, Aslog, Aster Kasdam, Dandenmadam, para Komandan/Kabalakdam, dan Danrem 043/Garuda Hitam.

Dalam amanatnya, Kasdam XXI/Radin Inten menegaskan bahwa HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme, loyalitas, disiplin, dan dedikasi prajurit serta PNS. Menurutnya, Lomba Binsat tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi pembinaan satuan guna meningkatkan kemampuan personel, materiil, pangkalan, administrasi, dan kesiapan operasional.

Kasdam juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan objektivitas selama perlombaan. Tim penilai pun diminta melaksanakan tugas secara profesional, transparan, dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku agar hasil penilaian benar-benar mencerminkan kondisi satuan di lapangan.

Lomba Binsat HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten berlangsung pada 2–9 Agustus 2026 dengan melibatkan 12 kontingen, yakni Yonif 143/TWEJ, Yonif 144/JY, Yonif TP 847/VS, Yonif TP 848/SPC, Yonif TP 891/MS, Yonif TP 892/VS, Yonif TP 943/DPC, Yonif TP 944/RSC, Yonif TP 945/PPC, Denzipur 14/GB, Gabungan Balakrem 041/Gamas, dan Gabungan Balakrem 043/Gatam. Adapun materi yang diperlombakan meliputi lintas medan, ilmu medan, peraturan militer dasar (Permildas), bola voli, pencak silat militer, lari 10 kilometer, bongkar pasang tenda, serta pengangkutan orang luka.

Kasdam XXI/Radin Inten, Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., mengatakan, “Lomba Binsat merupakan sarana untuk mengukur sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan satuan. Jadikan setiap perlombaan sebagai wahana belajar, berkompetisi secara sehat, dan memperkuat profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.”

Usai upacara pembukaan, Danrem 043/Garuda Hitam memberikan motivasi kepada kontingen Gabungan Balakrem 043/Gatam dan prajurit Yonif 143/TWEJ. Danrem berpesan agar seluruh peserta bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan, serta mengerahkan kemampuan terbaik untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama satuan pada Lomba Binsat HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten.(Red)

Polres dan Kodim 1311 Morowali serta Pemerintah Desa Bahomakmur Gerebek Judi Sabung Ayam di Bahodopi

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Personel gabungan Polres Morowali bersama Kodim 1311 Morowali didampingi Pemerintah Desa Bahomakmur melakukan penggerebekan arena yang diduga digunakan sebagai lokasi perjudian sabung ayam di tiga lokasi berbeda di Desa Labota dan Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sabtu, (1/8/2026).

Penggerebekan tersebut dipimpin langsung Wakapolres Morowali Kompol I Nyoman Raya Arya Wiyasa SH bersama 30 personel gabungan. Dalam penggerebekan ini Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa ayam aduan dan arena judi sabung ayam.

Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mencegah praktik perjudian di Kabupaten Morowali.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas perjudian sabung ayam di wilayah hukum Polsek Bahodopi,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu Personel gabungan tidak berhasil mengamankan para pelaku lantaran sebelumnya telah melarikan diri melihat kedatangan para petugas. Lokasi yang jauh di dalam hutan juga menyulitkan kegiatan penggerebekan tersebut.

“Kami melakukan pemeriksaan dan pengamanan terhadap lokasi yang diduga digunakan sebagai arena sabung ayam. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan beberapa ekor ayam aduan beserta perlengkapan terkait judi sabung ayam,” jelasnya.

Petugas kemudian melakukan pembongkaran dan pemusnahan arena yang digunakan untuk kegiatan sabung ayam guna mencegah aktivitas serupa kembali terjadi. “Selanjutnya, barang-barang yang diamankan dibawa ke Polsek Bahodopi untuk dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” Pungkasnya.(Rpdm)

Danrem 043/Gatam Terima Taruna Akademi TNI dan Akpol dalam Kegiatan Integratif Bhakti Sekolah Rakyat Tahun 2026

METRO -(deklarasinews.com)– Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menerima kedatangan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dalam rangka Kegiatan Integratif Bhakti di Sekolah Rakyat Wilayah Provinsi Lampung Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Pamungkas Korem 043/Garuda Hitam, Jalan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antartaruna sekaligus menumbuhkan jiwa pengabdian kepada masyarakat melalui program pembinaan di Sekolah Rakyat yang tersebar di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Lampung Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), para pejabat utama Korem 043/Gatam, Danlanal Lampung, perwakilan Danlanud, para Dandim jajaran, unsur Pemerintah Daerah, perwakilan Polri, Kepala Dinas Sosial, Kepala Sekolah Rakyat, serta para Komandan Satuan dan Kepala Badan Pelaksana jajaran Korem 043/Gatam.

Dalam sambutannya, Danrem 043/Gatam menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian di Provinsi Lampung. Menurutnya, kehadiran para taruna merupakan kehormatan sekaligus sarana strategis untuk mempererat integrasi, memperkuat kebersamaan, dan membangun semangat pengabdian sebagai calon pemimpin bangsa.

Program Integratif Bhakti di Sekolah Rakyat Tahun 2026 akan diisi dengan berbagai kegiatan pembinaan, di antaranya kepramukaan, pembentukan karakter, penanaman disiplin, pengembangan kemandirian, serta pembelajaran sosial bagi peserta didik tingkat Sekolah Rakyat Tingkat Dasar (SRT), Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).

Danrem juga berpesan kepada seluruh taruna agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal karakteristik wilayah dan masyarakat Lampung, mengasah jiwa kepemimpinan, menjaga disiplin, kekompakan, serta menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara. Kepada seluruh pendamping, Danrem menekankan pentingnya pengawasan terhadap aspek keamanan, keselamatan, dan kesehatan peserta selama kegiatan berlangsung.

“Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki misi sosial kemanusiaan untuk membangun karakter generasi muda, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menumbuhkan semangat pengabdian sejak dini. Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat maupun para taruna,” ujar Brigjen TNI Sumarlin Marzuki.

Melalui Kegiatan Integratif Bhakti Sekolah Rakyat Tahun 2026, diharapkan terwujud sinergi yang semakin kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membentuk calon pemimpin bangsa yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi demi kemajuan Indonesia.(Red)

Polres Morowali Tetapkan Tiga Orang Tersangka Kasus Pengeroyokan Maut di Bahodopi

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Polres Morowali menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan berujung maut yang terjadi di Indomaret, Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Wakapolres Morowali Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa, S.H., mengatakan ketiga tersangka tersebut, merupakan orang yang terlibat dalam pengeroyokan berujung maut terhadap Almarhum Setiawan alias Wawan Sudirman (33) di tempat kejadian perkara (TKP) Sabtu, 25 Juli 2026 lalu.

Lebih lanjut, Wakapolres Morowali menjelaskan bahwa “Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka di antaranya inisial NR, MS dan MSR. Peran mereka ikut melakukan pemukulan yang mengakibatkan korban meninggal dunia” ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Polisi terus berupaya membuat terang tindak pidana tersebut yang pada akhirnya telah berhasil mengungkap, menemukan dan menetapkan tiga orang pelakunya sebagai tersangka dari sejumlah saksi yang telah diperiksa. Polisi telah memegang bukti yang cukup untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Kompol I Nyoman Raka Arya mengungkapkan selain tiga orang tersangka tersebut, saat ini penyidik masih melakukan pengembangan. Berdasarkan dokumen elektronik berupa video yang di kantongi penyidik, Polisi melihat adanya indikasi keterlibatan pihak lain yang berpotensi menjadi tersangka. “Masih kami dalami siapa saja yang terlibat,” tegasnya.

Ia menambahkan para tersangka di jerat Pasal 262 UU Nomor 1 Tahun 2023 ayat 4 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana pengeroyokan atau kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang atau barang di muka umum dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. Tutup Wakapolres

Rpdm

Semangat Gotong Royong Menyala di Kesongo: Satgas TMMD 129 dan Warga Bahu-Membahu Pasang Atap Rumah Mbah Kardo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Sengatan terik matahari pertengahan tahun, tak menyurutkan langkah prajurit TNI dan warga Desa Kesongo.

Tawa renyah dan peluh yang menetes justru menjadi saksi bisu hadirnya harapan baru bagi Mbah Kardo (86), seorang warga Dusun Bekatul RT.014 RW.007 Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-1 29 Kodim 0813 Bojonegoro, rumah Mbah Kardo yang sebelumnya tergolong Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini mulai bersolek anggun.

Memasuki hari Kamis (30/7/2026), proses renovasi telah mencapai tahap krusial, yakni pemasangan genteng dan atap rumah.

Pemandangan penuh kehangatan terlihat jelas di lokasi pembangunan. Tanpa canggung, prajurit loreng Satgas TMMD bersama warga setempat membentuk rantai manusia estafet memindahkan genteng satu per satu dari bawah hingga ke atas kerangka atap kayu.

Tampak prajurit dengan tangkas memanjat tangga bambu, sementara warga dengan sigap menerima dan menata setiap keping genteng di atas kayu usuk.

Kerja sama yang rapi dan alami ini memperlihatkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat desa.

Bagi Mbah Kardo, setiap keping genteng yang terpasang bukan sekadar peneduh dari hujan dan panas, melainkan pilar harapan baru untuk kehidupan yang lebih layak, sehat, dan aman.

Dan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menyampaikan, seluruh sasaran fisik program TMMD terus dipacu agar penyelesaiannya tepat waktu tanpa mengurangi kualitas bangunan.

“Progres pembangunan RTLH terus berjalan dengan baik. Saat ini rumah Mbah Kardo telah memasuki tahap pemasangan atap. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci percepatan pekerjaan di lapangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program rehabilitasi RTLH dalam TMMD ke- 129 bukan sekadar proyek pembangunan fisik atau sekadar mendirikan dinding dan atap.

Lebih dari itu, program ini berfokus pada sentuhan humanis untuk meningkatkan derajat dan kualitas hidup masyarakat perdesaan.

“Kami ingin memastikan bahwa setelah program ini selesai, Mbah Kardo beserta keluarga dapat menghuni rumah yang tidak hanya kokoh, tetapi juga sehat, nyaman, dan memberikan rasa aman,” tambahnya.

Kehadiran Satgas TMMD ke-129 di Kecamatan Kedungadem telah menghidupkan kembali roh gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Dukungan penuh serta swadaya tenaga dari warga Desa Kesongo menjadi energi tambahan bagi para prajurit untuk memberikan hasil terbaik.

Dengan capaian progres positif pada pengerjaan rumah Pak Kardo serta sasaran fisik lainnya, warga optimistis manfaat dari TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro ini dapat segera dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Kesongo.

Dorong Kemandirian Ekonomi Kaum Perempuan: TMMD 129 Bojonegoro Gandeng P4S Latih Ibu PKK Kesongo Buat Roti

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Di tengah geliat pembangunan fisik yang sedang berlangsung dalam program TMMD ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, terekam sebuah momen hangat yang penuh inspirasi.

Di teras Balai Desa Kesongo, kebersamaan antara TNI dan warga tak hanya terjalin dalam adukan semen, namun juga dalam adonan roti manis.

Kamis (30/7/2026), suasana Balai Desa Kesongo berbeda dari biasanya. Aroma harum ragi dan tepung yang sedang difermentasi menguar, mengundang rasa ingin tahu.

Ternyata, para personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro dan ibu-ibu PKK Desa Kesongo sedang asyik mengikuti praktik pembuatan roti.

Kegiatan ini dipandu oleh Ibu Kristin, seorang narasumber yang terampil dari P4S, yang dengan sabar berbagi ilmu tentang dunia perotian.

Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan cara membuat roti, tetapi juga membuka wawasan peserta tentang pemilihan bahan baku yang tepat.

Teknik mengolah adonan yang benar, agar roti terasa empuk dan lembut, serta proses fermentasi yang krusial untuk menghasilkan roti yang berkualitas.

“Kami diajarkan bahwa untuk menghasilkan roti yang enak, tidak hanya soal resep, tapi juga soal perhatian dan kasih sayang saat mengolah adonan,” kata Tari, seorang peserta dengan antusias.

Selain materi teknis, Ibu Kristin juga memberikan tips-tips berharga tentang pemasaran produk roti yang dihasilkan.

Ia menekankan pentingnya kreativitas dalam pengemasan dan branding agar roti buatan rumahan mampu bersaing di pasar.

“Jangan takut untuk mencoba dan berinovasi. Roti yang unik dan memiliki ciri khas akan lebih mudah menarik perhatian konsumen,” ujarnya.

Dan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa.

“Pelatihan keterampilan seperti ini adalah bentuk nyata dari sasaran nonfisik TMMD, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar mampu mengembangkan UMKM dan meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Kebersamaan yang terjalin antara TNI dan warga dalam pelatihan pembuatan roti ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Tak hanya berbagi tugas dalam mengolah adonan, mereka juga saling bertukar cerita dan canda, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Semangat pemberdayaan yang terpancar dari wajah-wajah peserta menjadi harapan baru bagi kemajuan ekonomi di Desa Kesongo.

Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu membuka peluang usaha rumahan yang mandiri dan berkelanjutan.

Aroma harum roti manis di Balai Desa Kesongo tak hanya membawa kebahagiaan saat ini, tetapi juga menjanjikan masa depan yang lebih cerah bagi warga Desa Kesongo, terutama bagi kaum perempuan yang siap berdaya.

Keran Kebahagiaan Mulai Mengalir: Cerita Gotong Royong Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan Warga Bekatul

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Air adalah kehidupan, dan bagi warga Dusun Bekatul, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, hadirnya aliran air bersih hingga depan halaman rumah adalah sebuah impian yang kini berubah menjadi kenyataan.

Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 yang digelar oleh Kodim 0813 Bojonegoro, semangat membangun negeri tercermin nyata di balik galian tanah dan pemasangan instalasi pipa.

Tak hanya sekadar membangun fisik desa, momen ini menghadirkan kembali hangatnya nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan, Jum’at (31/7/2026).

Di sudut RT.015 RW.007 Dusun Bekatul, pemandangan hangat tersaji saban hari. Personel Satgas TMMD berkaos loreng tampak bahu-membahu bersama warga setempat. Dengan sekop, cangkul, dan adukan semen di tangan, mereka memicu ritme kerja yang harmonis.

Tak ada sekat antara prajurit TNI dan rakyat. Canda tawa mengiringi proses penggalian jalur pipa hingga pemasangan meteran air (flow meter) di depan rumah-rumah warga.

Keringat yang menetes terbayar tuntas oleh harapan akan akses air bersih yang tak lagi sulit didapat.

Pekerjaan ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-129 yang dirancang khusus untuk memperluas akses sanitasi dan air bersih.

Dengan hadirnya jaringan pipa langsung ke pemukiman, warga kini tak perlu lagi bersusah payah menampung atau mencari air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci. Kebutuhan dasar mereka kini terpenuhi secara lebih mudah, aman, dan berkelanjutan.

Rasa haru dan syukur tak mampu disembunyikan oleh Kepala Dusun Bekatul, Waridi. Bagi Waridi dan seluruh warga Dusun Bekatul, kehadiran fasilitas air bersih ini adalah kabar paling menggembirakan yang telah lama ditunggu-tunggu.

“Program ini benar-benar sangat membantu warga kami. Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro yang sudah bekerja keras membawa air bersih langsung ke rumah-rumah warga. Semoga manfaatnya terus dirasakan hingga anak cucu kami nanti,” tutur Waridi dengan nada haru.

Penyediaan sarana air bersih ini menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan kepedulian nyata terhadap hal paling mendasar dalam kehidupan warga.

Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menjelaskan, program TMMD sengaja didesain secara holistik.

Pembangunan fisik tidak hanya berkutat pada pengerasan jalan atau perbaikan fasilitas umum, tetapi juga menyentuh aspek-aspek yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga.

“Air bersih adalah kebutuhan mendasar. Pemasangan instalasi pipa dan flow meter ini kami harapkan bisa langsung menyentuh kehidupan harian warga. Kami ingin hasil kerja keras TMMD ini benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Lettu Ckm Purnomo.

Melalui tetesan air bersih yang siap mengalir ke rumah-rumah warga Dusun Bekatul, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kembali mempertegas perannya sebagai jembatan pembawa perubahan di pedesaan.

Program terpadu ini tidak hanya berhasil mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur, tetapi juga merawat roh kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Di Kesongo, pipa-pipa air yang tertanam di dalam tanah tak hanya mengalirkan kehidupan, tetapi juga mengunci erat ikatan persaudaraan antara prajurit dan warga.

Setetes Air, Sejuta Asa: Kala Satgas TMMD 129 Bojonegoro Hadir Penawar Dahaga Warga Krebet di Musim Kemarau

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Terik matahari musim kemarau mulai menyengat tanah Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kamis (30/7/2026).

Di saat sumur-sumur warga perlahan mengering dan debit air kian menyusut, deru mesin truk tangki putih berlogo Kodim 0813 Bojonegoro hadir bagai penyejuk di tengah gerah.

Kepedulian nyata ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 tahun anggaran 2026.

Tak hanya fokus mengoperasikan alat berat untuk pembangunan fisik, para prajurit TNI ini bergerak sigap menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang mulai terdampak kekeringan.

Senyum lega dan antusiasme warga membuncah saat armada air bersih tiba di pemukiman mereka.

Bagi masyarakat Dusun Krebet, bantuan ini bukan sekadar aliran air, melainkan sambungan napas untuk kehidupan sehari-hari.

Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, menegaskan bahwa aksi sosial ini adalah komitmen moral TNI untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat.

Pembangunan infrastruktur desa seperti jalan, drainase, hingga rehabilitasi rumah memang penting, namun keselamatan dan kesejahteraan warga adalah yang utama.

“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada warga Dusun Krebet yang saat ini mulai mengalami kesulitan air akibat musim kemarau. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Serka Lasmidi di lokasi distribusi.

Serka Lasmidi menambahkan, Satgas TMMD akan terus memantau dinamika di lapangan bersama pemerintah desa.

Jika dampak kekeringan meluas, pendorongan bantuan air bersih akan kembali digencarkan sesuai kemampuan dan kapasitas yang ada.

Ungkapan terima kasih yang mendalam disampaikan oleh Kepala Dusun Krebet, Wargito. Mewakili warganya, ia mengapresiasi kepekaan para prajurit Kodim 0813 Bojonegoro yang merespons cepat krisis air di wilayahnya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Satgas TMMD. Bantuan air bersih ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah musim kemarau yang mulai menyusutkan sumber-sumber air kami,” tutur Wargito penuh haru.

Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo sejatinya merajut dua dimensi penting, yakni pembangunan fisik dan sentuhan kemanusiaan.

Mulai dari pembangunan jalan, perbaikan drainase, pembuatan sumur bor, hingga aksi bakti sosial penyaluran air bersih seperti hari ini.

Lewat tetesan air bersih yang mengalir ke wadah-wadah warga, kemanunggalan TNI dan rakyat tak sekadar menjadi slogan, melainkan bukti nyata persaudaraan yang menguat di tengah tantangan musim kemarau.