TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Renovasi RTLH Milik Warga Pinang Jaya Capai 35 Persen di Hari Keempat

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Memasuki hari keempat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, semangat kebersamaan antara personel Kodim 0410/Kota Bandar Lampung dan masyarakat terus menggelora. Berlokasi di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, kegiatan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Sudirin di Jalan Mata Air terus menunjukkan progres signifikan, Kamis (16/7/2026).

Hingga hari ke-4 ini, progres pengerjaan RTLH dengan ukuran 6×6 meter tersebut telah mencapai 35 persen. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan batu bata dan mobilisasi material bangunan. Saat ini, material yang tersedia di lokasi antara lain 1 meter kubik pasir dan 3 sak semen. Untuk memastikan kelancaran pembangunan, hari ini juga telah masuk tambahan material berupa 5 sak semen.

Komandan Kodim 0410/KBL melalui laporan yang diterima dari pelaksana lapangan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang solid. “TMMD ke-129 ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami sangat terbantu dengan semangat gotong royong dari warga Kelurahan Pinang Jaya. Mari kita terus jaga semangat ini agar semua sasaran pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar salah satu perwira penanggung jawab lapangan.

Partisipasi aktif masyarakat sangat terlihat dalam setiap tahap pengerjaan. Hari ini, sebanyak 2 orang personel TNI bergotong royong dengan 2 orang warga masyarakat setempat. Semangat bahu-membahu ini menjadi ciri khas program TMMD yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara aparat dan warga.

Situasi di lokasi kegiatan berlangsung dengan aman dan terkendali. Cuaca cerah sejak pagi hingga sore hari turut mendukung kelancaran seluruh rangkaian pekerjaan. Seluruh personel dan masyarakat yang terlibat berkomitmen untuk terus bekerja keras dan menjaga kekompakan demi keberhasilan program TMMD ke-129 di Kota Bandar Lampung.

TMMD ke-129 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” ini merupakan wujud sinergi antara TNI, Pemerintah Kota Bandar Lampung, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di tingkat desa dan kelurahan. Selain rehabilitasi RTLH, program ini juga meliputi pembangunan infrastruktur jalan, drainase, sarana air bersih, serta berbagai kegiatan non-fisik lainnya.

Kegiatan TMMD ke-129 ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan. Diharapkan seluruh sasaran fisik dan non-fisik dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. (Red)

Semangat Gotong Royong TNI dan Warga Warnai TMMD ke-129, Pembangunan RTLH Sudirin Terus Dikebut di Kemiling

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Memasuki hari keempat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, semangat kebersamaan antara personel Kodim 0410/Kota Bandar Lampung dan masyarakat terus menggelora. Berlokasi di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, kegiatan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Sudirin di Jalan Mata Air terus menunjukkan progres signifikan, Kamis (16/7/2026).

Hingga hari ke-4 ini, progres pengerjaan RTLH dengan ukuran 6×6 meter tersebut telah mencapai 35 persen. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan batu bata dan mobilisasi material bangunan. Saat ini, material yang tersedia di lokasi antara lain 1 meter kubik pasir dan 3 sak semen. Untuk memastikan kelancaran pembangunan, hari ini juga telah masuk tambahan material berupa 5 sak semen.

Komandan Kodim 0410/KBL melalui laporan yang diterima dari pelaksana lapangan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang solid. “TMMD ke-129 ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami sangat terbantu dengan semangat gotong royong dari warga Kelurahan Pinang Jaya. Mari kita terus jaga semangat ini agar semua sasaran pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar salah satu perwira penanggung jawab lapangan.

Partisipasi aktif masyarakat sangat terlihat dalam setiap tahap pengerjaan. Hari ini, sebanyak 2 orang personel TNI bergotong royong dengan 2 orang warga masyarakat setempat. Semangat bahu-membahu ini menjadi ciri khas program TMMD yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara aparat dan warga.

Situasi di lokasi kegiatan berlangsung dengan aman dan terkendali. Cuaca cerah sejak pagi hingga sore hari turut mendukung kelancaran seluruh rangkaian pekerjaan. Seluruh personel dan masyarakat yang terlibat berkomitmen untuk terus bekerja keras dan menjaga kekompakan demi keberhasilan program TMMD ke-129 di Kota Bandar Lampung.

TMMD ke-129 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” ini merupakan wujud sinergi antara TNI, Pemerintah Kota Bandar Lampung, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di tingkat desa dan kelurahan. Selain rehabilitasi RTLH, program ini juga meliputi pembangunan infrastruktur jalan, drainase, sarana air bersih, serta berbagai kegiatan non-fisik lainnya.

Kegiatan TMMD ke-129 ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan. Diharapkan seluruh sasaran fisik dan non-fisik dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.(Red)

TMMD 129 Bojonegoro Bagikan 200 Paket Sembako untuk Warga Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)– Komitmen untuk mendukung pembangunan wilayah perdesaan melalui kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda).

Dalam rangka mendukung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 Tahun Anggaran 2026, perusahaan perbankan milik Pemerintah Kabupaten Bojonegoro itu menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Rabu (15/7/2026).

Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk partisipasi BPR Bojonegoro dalam mendukung suksesnya program TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda), Moch Arief, mengatakan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam TMMD merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap program kolaboratif antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, bantuan sembako diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ruh pelaksanaan TMMD.

“Melalui bantuan ini, kami ingin hadir dan berbagi manfaat kepada masyarakat. Semoga paket sembako yang kami salurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjadi bentuk dukungan kami terhadap keberhasilan program TMMD di Desa Kesongo,” ujar Moch Arief.

Ia menambahkan, PT BPR Bank Daerah Bojonegoro akan terus berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Program TMMD ke- 129 sendiri merupakan kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dunia usaha dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda), pelaksanaan TMMD diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan demi mewujudkan desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.(Red)

TMMD 129 di Kesongo, Dinkes Bojonegoro Adakan Layanan Pengobatan Gratis

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)– Sinergitas antara TNI Kodim 0813 Bojonegoro dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro pada kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 tahun 2026 semakin solid.

Kali ini, melalui Dinas Kesehatan, Pemkab Bojonegoro menghadirkan layanan pengobatan gratis, Rabu (15/7/2026).

Adapun layanan ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pengecekan tensi, pemberian obat, dan penyuluhan kesehatan.

Kegiatan tersebut untuk membantu mempermudah masyarakat dilokasi berlangsungnya kegiatan program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro dalam mendapatkan akses kesehatan.

Selain menyelenggarakan layanan kesehatan kepada masyarakat, pada kegiatan program terpadu dan lintas sektoral tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro juga memberikan bantuan 50 bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Larvasida (abaate) sebanyak 5 kilogram.

Dansatgas TMMD 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan, selain kegiatan fisik yang menjadi program utama TMMD ke- 129 yang akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026 mendatang, program ini juga melaksanakan kegiatan non fisik bagi masyarakat.

Salah satunya, kegiatan ini yakni memberikan pelayanan pengobatan secara gratis kepada masyarakat. Petugas Kesehatan dari Satgas TMMD dan Dinas Kesehatan, akan membantu warga bila mana ada yang sakit.

“Satgas TMMD yang dilengkapi dengan tenaga kesehatan dari anggota Polkes 05.09.14 Kodim 0813 Bojonegoro terus siaga, walaupun hari Minggu siap memberikan pelayanan,” ujarnya.

Pelayanan tersebut, menurut Dansatgas, merupakan salah satu bentuk komitmen dari Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro dalam memberikan kontribusi positif guna meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat.

Kehadiran tim kesehatan tersebut mempunyai arti sangat penting, selain untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota Satgas, juga memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat penerima manfaat program TMMD.

“Untuk pelayanan kesehatan gratis hari ini kita selenggarakan khusus bagi warga Desa Kesongo yang berada di sekitar lokasi pembukaan TMMD ke- 129. Tetapi, nantinya dalam pelaksanaan pengobatan gratis akan terus dilanjutkan di beberapa dusun lainnya hingga akhir pelaksanaan TMMD 13 Agustus mendatang,” pungkas Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.(Red)

Kades Kesongo: TMMD 129 Bojonegoro Dongkrak Ekonomi dan Ubah Wajah Desa

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)– Kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 tahun 2026 yang digelar TNI bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan masyarakat telah resmi dimulai 15 Juli 2026.

Kegiatan program tahun ini dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” tersebut dipusatkan di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Kehadiran program terpadu dan lintas sektoral tersebut disambut antusias masyarakat, pasalnya dinilai membawa harapan besar bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.

Pelaksanaan kegiatan TMMD ke- 129, akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026 mendatang. Program itu tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Semangat kebersamaan, kekompakan dan budaya gotong royong tampak begitu kuat sejak dimulainya kegiatan program TMMD ke- 129. Warga bersama personel Satgas, bahu-membahu mendukung seluruh rangkaian pelaksanaan program.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengaku bersyukur karena desanya menjadi lokasi pelaksanaan TMMD ke-129. Menurutnya, program tersebut menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan yang selama ini diharapkan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Komandan Kodim 0813 Bojonegoro dan Bupati Bojonegoro yang telah memilih Desa Kesongo sebagai sasaran TMMD ke-129,” tuturnya.

Ia menilai berbagai pembangunan yang dikerjakan melalui kegiatan program TMMD akan memberikan dampak nyata terhadap aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi desa.

Beragam sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pembangunan jalan cor beton, rehab ruang kelas sekolah, pembuatan sumur bor, normalisasi sungai, pembangunan drainase hingga peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) melalui program Aladin (Atap, Lantai dan Dinding).

“Selain itu, kegiatan non fisik, cek kesehatan gratis, pasar murah, bantuan sembako, juga menyasar peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemberian makanan bergizi,” ungkap Kusnadi.

Kombinasi pembangunan infrastruktur dasar dan program pemberdayaan masyarakat, menurut Kusnadi, menjadi modal penting untuk menciptakan desa yang semakin maju, mandiri dan sejahtera.

Ia pun berharap seluruh rangkaian kegiatan program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo nantinya dapat berjalan lancar hingga selesai, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami yakin program ini akan membawa perubahan besar bagi Desa Kesongo. Infrastruktur semakin baik, akses masyarakat semakin mudah, perekonomian meningkat dan berbagai program kesehatan seperti pencegahan stunting juga sangat membantu warga,” pungkas Kusnadi.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan menjadi penggerak pembangunan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa dari akar rumput.(Red)

TMMD 129 Bojonegoro Bergerak, Sungai Kesongo Kedungadem Diperdalam untuk Cegah Hambatan Aliran

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)– Kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 tahun 2026 yang berlangsung di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, mulai merealisasikan pembangunan fisik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Salah satu pekerjaan fisik program TMMD ke- 129 di Kabupaten Bojonegoro yang dimulai sejak Selasa 7 Juli 2026 adalah normalisasi Sungai Afvoer sepanjang 800 meter di Desa Kesongo.

Kegiatan normalisasi dilakukan untuk memperdalam dan memperlancar aliran sungai yang menghubungkan wilayah Kesongo hingga mengalir ke arah Babat Kabupaten Lamongan.

Komandan Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan bahwa kegiatan normalisasi sungai afvoer tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sungai, sehingga aliran air menjadi lebih lancar terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.

“Selain itu juga dilakukan pengerukan sedimentasi juga menjadi langkah penting untuk menjaga fungsi sungai sebagai saluran utama pembuangan air,” ungkapnya.

Dimulainya pekerjaan fisik sasaran program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” di Kabupaten Bojonegoro ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Seperti yang disampaikan salah seorang warga Dusun/Desa Kesongo, Sali (48), mengaku bersyukur karena usulan masyarakat akhirnya dapat direalisasikan melalui kegiatan program TMMD ke- 129 tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kesongo, yang telah menormalisasi kali ini. Harapan kami, sungai menjadi lebih dalam, sehingga aliran air semakin lancar,” ucapnya.

Menurut dia, keberadaan sungai yang lebih dalam dan bersih akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, mulai dari memperlancar aliran air hingga mengurangi potensi genangan yang selama ini dikhawatirkan terjadi ketika hujan deras.

Kegiatan program TMMD ke- 129 yang akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026 ini sendiri menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.

Melalui kegiatan tersebut, berbagai pembangunan yang menjadi kebutuhan warga dapat diwujudkan secara gotong royong demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Normalisasi Sungai Desa Kesongo menjadi salah satu proyek yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi warga, sekaligus mendukung kelancaran sistem aliran sungai yang terhubung ke wilayah Babat, Lamongan.(Red)

Mahasiswa KKNTK Unigoro Siap Bersinergi Sukseskan TMMD ke-129 di Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 Tahun 2026 di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, resmi dimulai pada Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, tetapi juga melibatkan kalangan akademisi melalui kehadiran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) dari Universitas Bojonegoro (Unigoro).

Sebanyak 29 Mahasiswa KKNTK Unigoro ini diterjunkan untuk mendukung rangkaian kegiatan program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.

Para peserta KKNTK tersebut berasal dari 5 (lima) Fakultas Unigoro yakni Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Sains dan Teknik, serta Fakultas Pertanian.

Disampaikan oleh Ketua KKNTK 01 Universitas Bojonegoro, Wahyu Putro Utomo, keikutsertaan Mahasiswa dalam rangkaian kegiatan TMMD ke- 129 ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, sekaligus kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah.

“Kami Mahasiswa Unigoro siap berkolaborasi dengan Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program baik kegiatan fisik maupun nonfisik yang telah direncanakan selama pelaksanaan TMMD berlangsung,” ucapnya.

Pelaksanaan TMMD ke- 129 di Desa Kesongo sendiri telah menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain pembangunan infrastruktur desa, masyarakat juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, hingga pembagian paket sembako yang disambut antusias oleh warga.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga menyentuh aspek sosial, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi warga.

Melalui keterlibatan mahasiswa KKN, diharapkan program TMMD semakin optimal dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, perguruan tinggi, dan warga menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Ke depan, kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus terjalin sehingga semangat gotong royong dalam membangun desa tetap terpelihara dan mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

TMMD 129 Bojonegoro, Harapan Baru Warga Kesongo Kedungadem

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)– Acara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 tahun 2026 dilapangan Desa Mlideg Kecamatan Kedungadem Kabuapten Bojonegoro Jawa Timur, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan sosial seperti cek Kesehatan dan pengobatan gratis, pasar murah mandiri dan lain-lain, Rabu (15/7/2026).

Program terpadu dan lintas sektoral dengan tema ‘TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa’ tersebut melibatkan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini, dirancang untuk memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat penerima manfaat program.

Ratusan warga dari pelbagai kalangan tokoh masyarakat, pemuda hingga ibu rumah tangga, sejak pagi, turut antusias menyambut kehadiran prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro.

Pelaksanaan program terpadu dan lintas sektoral TMMD ke- 129 yang dipusatkan di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro dinilai membawa energi harapan baru khususnya pembangunan infrastruktur, sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komandan Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan, pelaksanaan kegiatan program TMMD bukan sekadar membangun fisik (infrastruktur), tetapi juga sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui budaya gotong royong, menurut Dansatgas, berbagai sasaran fisik seperti pembangunan jalan cor beton dan pembangunan fasilitas umum lainya, serta kegiatan non fisik berupa penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat akan dilaksanakan secara terpadu.

“TNI hadir bersama rakyat, untuk membantu percepatan pembangunan desa. Dan antusiasme masyarakat, menjadi energi utama agar seluruh sasaran pekerjaan fisik dan non fisik TMMD berjalan lancar, sekaligus memberikan manfaat yang nyata,” ungkap Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Seorang warga Desa Kesongo, Mustajab (55), mengaku senang dengan dilaksanakanya program TMMD ke- 129 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bojonegoro dilapangan Desa Mlideg Kecamatan Kedungadem.

Menurut dia, kegiatan program TMMD tersebut sangat bermanfaat, dan membantu masyarakat terutama dalam memperbaiki akses jalan yang selama ini menjadi kendala bagi aktivitas warga. Program ini juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, penyuluhan kesehatan dan pelatihan-pelatihan untuk warga.

“Terima kasih, dan tentunya kami sebagai warga penerima manfaat program sangat senang sekali. Kami juga berharap, kehadiran TMMD di desa kami ini mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus hubungan TNI dengan rakyat semakin kokoh,” pungkas Mustajab.

Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah, pelaksaan program TMMD ke- 129 tahun 2026 Kodim 0813 Bojonegoro ini diharapkan dapat berjalan optimal, memberikan dampak nyata bagi kemajuan desa, serta menjadi bukti nyata dan kuat semangat gotong royong dalam membangun negeri dari pelosok.(Red)

Komandan SSK Satgas, Lettu Purnomo, Paparkan Program TMMD 129 Kodim Bojonegoro

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)– Sebelum pelaksanaan upacara pembukaan, Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, memaparkan tentang program TMMD yang akan dilaksanakan Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Rabu (15/7/2026).

Komandan SSK Satgas TMMD ke- 129, memaparkan bahwa kegiatan program terpadu dan lintas sektoral tersebut akan berlaangsung selama 30 hari mulai dari tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2026, dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.

“Kegiatan program ini berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar seperti pembangunan jalan cor beton, peningkatan sarana pendidikan, pembangunan drainase, peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni, pembuatan sumur bor dan normalisasi sungai afveor,” ungkap Lettu Ckm Purnomo.

Disisi lain, kegiatan TMMD tersebut memiliki peran yang sangat strategis, artinya mampu membangkitkan Kembali nilai-nilai luhur bangsa dengan semangat kebangsaan, sehingga dapat lahir Kembali rasa cinta tanah air dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Harapannya, dengan adanya kegiatan TMMD ini aksesibilitas masyarakat Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro terbuka, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya sektor pertanian, serta potensi-potensi local lainnya,” ungkap Komandan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro Lettu Ckm Purnomo.

Sementara itu pada pelaksanaan upacara pembukaan TMMD ke- 129 dilapangan Desa Mlideg, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan apresiasi langkah TNI Kodim 0813 Bojonegoro yang selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui TMMD.

Menurutnya, program TMMD tersebut selaras dengan komitmen Pemkab Bojonegoro untuk memperkuat pembangunan dari tingkat desa melalui peningkatan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Program TMMD ini menjadi salah satu instrumen strategis untuk mempercepat terwujudnya desa-desa di Bojonegoro yang maju, mandiri dan sejahtera,” kata Setyo Wahono.

Kegiatan paparan program TMMD tersebut menjadi tahapan awal sebelum masuk pada pelaksanaan dilapangan. Dengan adanya program TMMD ke- 129 tahun 2026 ini diharapkan percepatan pembangunan, penguatan kemanunggalan TNI bersama rakyat dapat terus terwujud di Kabupaten Bojonegoro.(Red)

Tari Api Kayangan Bikin Pembukaan TMMD 129 Bojonegoro Spektakuler

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)– Pelaksanaan upacara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (15/7/2026), berlangsung meriah.

Selain menandai dimulainya program pembangunan terpadu antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Polri, dan masyarakat, acara pembukaan juga dihiasi pertunjukan budaya yang memukau. Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah Tari Api Kayangan.

Tarian khas yang dibawakan tim dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro itu berhasil menghadirkan suasana semarak sejak awal upacara yang digelar dilapangan Desa Mlideg Kecamatan Kedungadem.

Gerakan para penari yang kompak dipadukan dengan iringan musik tradisional mampu memikat tamu undangan, peserta upacara, hingga masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Kehadiran Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, jajaran Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat semakin menambah kemeriahan acara.

Seorang penari, Heni, siswi kelas IX SMP Negeri 3 Kedungadem, mengaku senang dan bangga bisa mendapat kesempatan untuk tampil dalam momen penting tersebut. Bagi dia, keterlibatan dalam pembukaan TMMD menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan.

“Senang sekali bisa ikut tampil di depan Bapak Bupati, Bapak Dandim, jajaran TNI dan seluruh tamu undangan. Ini menjadi kebanggaan bagi saya, dan teman-teman karena bisa menunjukkan kreativitas melalui seni budaya daerah,” ucapnya.

Ia berharap pelaksanaan TMMD ke- 129 tidak hanya membawa percepatan pembangunan infrastruktur di Desa Kesongo, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kemajuan Kecamatan Kedungadem secara keseluruhan.

“Pelestarian seni budaya lokal, juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah agar tetap berakar pada nilai-nilai budaya sekaligus mampu menarik perhatian masyarakat,” tambah Heni.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro mengungkapkan, program TMMD sendiri menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

“Melalui program ini, berbagai sasaran fisik maupun nonfisik akan dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Sementara penampilan Tari Api Kayangan menjadi bukti bahwa pembangunan juga dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian budaya lokal,” kata Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Kemeriahan pertunjukan pun mendapat apresiasi dari masyarakat yang hadir. Banyak warga mengabadikan penampilan para penari menggunakan telepon genggam sebagai bentuk antusiasme terhadap sajian budaya yang menjadi pembuka rangkaian kegiatan TMMD ke- 129 di Kabupaten Bojonegoro.(Red)