Satgas TMMD 129 Bojonegoro Tingkatkan Kualitas Rumah Milik Samijan

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro terus berjalan, sekaligus menunjukkan progres nyata.

Salah satu sasaran fisik yang kini memasuki tahap penting adalah peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) milik bapak Samijan, warga Dusun Kerebet RT.013 RW. 007 Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem.

Pada pekerjaan tahap awal pembangunan, personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama masyarakat mulai melaksanakan pengecoran pondasi rumah.

Pekerjaan tersebut menjadi fondasi utama, sebelum proses pembangunan dinding dan bagian rumah lainnya dilakukan.

Semangat gotong royong terlihat begitu kuat di lokasi, anggota Satgas TMMD dan warga bahu-membahu menyiapkan material, mengaduk adonan semen, hingga menuangkan beton ke pondasi agar konstruksi rumah lebih kokoh dan tahan lama.

Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Adi Yuniarto, mengatakan bahwa pembangunan RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.

“Proses pengecoran pondasi, menjadi langkah awal yang sangat penting dalam pembangunan rumah ini. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan lancar sesuai target, sehingga rumah milik Bapak Samijan segera dapat ditempati dengan nyaman dan aman,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan program terpadu dan lintas sektoral TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

“Kolaborasi yang terjalin selama proses pembangunan menjadi modal penting dalam mempercepat penyelesaian setiap sasaran fisik,” kata Letda Inf Adi Yuniarto.

Program peningkatan kualitas RTLH dalam kegiatan TMMD ke-129 di Bojonegoro ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menghadirkan lingkungan hunian yang lebih sehat, aman dan layak bagi keluarga penerima manfaat.

“Dengan dimulainya pengecoran pondasi ini, semoga harapan bapak Samijan untuk memiliki rumah yang lebih kokoh dan nyaman kini semakin dekat menjadi kenyataan,” pungkas Letda Inf Adi Yuniarto.

Pembangunan RTLH tersebut menjadi bukti nyata bahwa kegiatan program TMMD tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun harapan dan masa depan masyarakat di Desa Kesongo.

Permudah Akses Masyarakat, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Bangun Jembatan Dusun Mundu

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar bagi masyarakat.

Kali ini, Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro mulai mengerjakan perbaikan jembatan di Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, sebagai bagian dari sasaran fisik program yang berlangsung hingga 13 Agustus 2026.

Perbaikan jembatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur desa sekaligus memperlancar akses transportasi masyarakat.

Selama ini, jembatan menjadi jalur penghubung yang vital bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari menuju lahan pertanian, mengangkut hasil panen, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan publik.

Sejak pekerjaan dimulai, personel Satgas TMMD bersama masyarakat tampak bergotong royong menyiapkan material dan mengerjakan setiap tahapan pembangunan.

Semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi pemandangan yang mewarnai pelaksanaan proyek tersebut. Perbaikan jembatan dilakukan agar konstruksi menjadi lebih kokoh, aman dan mampu menunjang mobilitas masyarakat dalam jangka panjang.

Infrastruktur yang lebih baik juga diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Kesongo.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengaku bersyukur karena usulan perbaikan jembatan akhirnya dapat direalisasikan melalui program terpadu dan lintas sektoral tahun ini dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.

Menurutnya, keberadaan jembatan yang layak, sangat penting karena menjadi akses utama bagi warga masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Jembatan tersebut menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, terutama bagi para petani yang setiap hari melintas membawa hasil panen.

Kepala Desa Kesongo mengucapkan terima kasih kepada TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dan seluruh pihak yang telah mewujudkan pembangunan ini. “Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Kusnadi.

Sementara itu, Komandan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengataka, kegiatan TMMD tidak hanya memberikan perubahan pada infrastruktur desa, tetapi juga membangkitkan semangat gotong royong masyarakat yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.

Program ini merupakan bagian dari komitmen TMMD ke-129 dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur jalan, tetapi juga fasilitas pendukung lainnya yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain perbaikan jembatan, TMMD ke-129 di Desa Kesongo juga mengerjakan berbagai sasaran fisik lainnya, seperti pembangunan jalan cor beton, drainase, rehabilitasi Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, rehabilitasi ruang kelas sekolah, hingga normalisasi saluran afvoer.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” program ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

“Dengan rampungnya perbaikan jembatan nanti, masyarakat Dusun Mundu diharapkan dapat menikmati akses yang lebih aman, nyaman, dan lancar,” pungkas Lettu Ckm Purnomo.

Kehadiran infrastruktur yang semakin baik diyakini akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kehidupan sosial masyarakat, sekaligus memperkuat kesejahteraan warga Desa Kesongo.

Bentuk Karakter Sejak Dini, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Latih Baris Berbaris Siswa SD Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Bojonegoro melatih baris-berbaris (PBB) siswa-siswi SDN Kesongo 1. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari sasaran non-fisik program dengan fokus pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa sejak usia dini.

Pagi itu, halaman SDN Kesongo 1 tampak berbeda dari biasanya. Alih-alih rutinitas belajar di dalam kelas, puluhan siswa dari berbagai tingkatan berbaris rapi di lapangan sekolah, mengenakan seragam sekolah lengkap dengan antribut pramuka merah putih dan tanda pengenal yang tergantung di leher masing-masing, menambah suasana kegiatan semakin khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Dalam pelatihan tersebut, personel TNI langsung turun ke lapangan, memberikan instruksi dan mencontohkan gerakan-gerakan dasar baris-berbaris kepada para siswa yang berbaris dalam beberapa kelompok.

Suasana latihan berlangsung tertib namun tetap akrab, dengan sesekali diselingi arahan tegas khas militer yang justru disambut antusias oleh anak-anak yang mengikuti setiap instruksi dengan semangat, sesekali diiringi gelak tawa kecil ketika ada siswa yang keliru mengambil arah saat gerakan hadap kanan maupun hadap kiri.

“Pelatihan dasar PBB dipilih sebagai salah satu metode efektif untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab kepada siswa sejak dini,” ungkap Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Adi Yuniarto, Jum’ at (17/7/2026).

Melalui gerakan-gerakan sederhana seperti sikap sempurna, hadap kanan-kiri, hingga langkah tegap, anak-anak tidak hanya diajarkan keterampilan fisik, tetapi juga dilatih untuk fokus, patuh pada aturan, dan bekerja sama dalam satu barisan yang kompak.

“Nilai-nilai ini diharapkan dapat terus melekat dalam keseharian siswa, tidak hanya saat berada di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat kelak,” ucap Letda Inf Adi Yuniarto.

Kegiatan semacam ini juga menjadi momen berharga bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat sosok anggota TNI, tidak hanya sebagai pelindung negara, tetapi juga sebagai sosok yang peduli terhadap pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Interaksi langsung antara personel TNI dan siswa selama latihan turut memperkuat kedekatan emosional yang telah terjalin sejak awal pelaksanaan TMMD di lingkungan SDN Kesongo 1, sebagaimana tercermin dari berbagai momen kebersamaan yang telah berlangsung sebelumnya di sekolah tersebut.

Pelatihan baris-berbaris ini juga sejalan dengan sasaran fisik yang tengah dikerjakan di SDN Kesongo 1, yakni rehabilitasi empat ruang kelas yang sebelumnya rusak akibat kondisi retak dan bocor.

Dengan kombinasi pembenahan fisik bangunan sekolah dan pembinaan karakter siswa melalui kegiatan seperti PBB, program TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan dapat memberikan manfaat yang menyeluruh, baik dari sisi sarana belajar maupun pembentukan karakter siswa yang lebih disiplin.

Melalui rangkaian kegiatan non-fisik seperti ini, TNI berupaya menunjukkan bahwa kehadiran mereka di tengah masyarakat tidak sebatas mengerjakan proyek pembangunan, tetapi juga turut ambil bagian dalam mencetak generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berkarakter kuat sejak bangku sekolah dasar.

Program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo pun menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, sekolah, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang dirasakan langsung oleh generasi penerus bangsa.

Usai Dibongkar Paving Lama, Jalan Dusun Mundu Dicor Satgas TMMD 129 Bojonegoro

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, terus menunjukkan progres.

Setelah menyelesaikan tahapan pembongkaran paving lama, kini Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro mulai melaksanakan pengecoran jalan di Dusun Mundu sebagai salah satu sasaran fisik utama program.

Pembangunan jalan cor beton ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur desa sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan diharapkan berubah menjadi akses yang lebih kuat, aman dan nyaman digunakan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sejak pagi, personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama masyarakat Desa Kesongo tampak bergotong royong mengerjakan proses pengecoran jalan.

Semangat kebersamaan terlihat begitu kuat, mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan ucspan terima kasih dan apresiasi tinggi atas dimulainya pengecoran jalan di Dusun Mundu tersebut.

Menurutnya, pembangunan ini merupakan harapan yang telah lama dinantikan masyarakat Dusun Mundu karena jalan tersebut menjadi jalur penting bagi aktivitas warga.

“Atas nama Pemerintah Desa Kesongo dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro melalui program TMMD ke-129. Pengecoran jalan ini sangat bermanfaat bagi warga, dan diharapkan dapat meningkatkan kelancaran aktivitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan ikut merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pengecoran jalan di Dusun Mundu merupakan bagian dari rangkaian sasaran fisik TMMD ke-129 di Kabupaten Bojonegoro yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.

Selain pembangunan jalan beton, program ini juga mencakup pembangunan drainase, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, rehabilitasi ruang kelas sekolah, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kolaborasi yang kuat antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pemerintah desa, dan warga, TMMD ke-129 diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur yang berkualitas sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo secara berkelanjutan.

Refelksikan Semangat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Sambangi Warga Penerima Manfaat Program

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Rangkaian kegiatan program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro terus berjalan, tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga pendekatan sosial kepada warga penerima manfaat.

Diantaranya, seperti yang dilakukan personel TNI Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro yang menyambangi langsung kediaman Tini (50), warga yang menjadi calon penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi lapangan sebelum program rehabilitasi rumah resmi dijalankan. Personel yang datang tidak sekadar mengecek kondisi fisik bangunan, tetapi juga meluangkan waktu untuk duduk dan berbincang langsung dengan Tini di rumahnya.

Dari perbincangan tersebut, tim di lapangan dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi tempat tinggal keluarga Tini, yang sehari-hari tinggal bersama suami dan anak-anaknya, mulai dari struktur dinding dan atap yang sudah lapuk dimakan usia, hingga kebutuhan mendesak yang belum bisa dipenuhi secara mandiri oleh keluarga.

Pendekatan semacam ini menunjukkan bahwa program TMMD tidak hanya berorientasi pada capaian fisik semata, melainkan juga menempatkan interaksi sosial sebagai bagian penting dari keberhasilan program.

Dengan mendengar langsung cerita dan harapan Tini sekeluarga, TNI dapat memastikan bahwa bantuan yang diberikan nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil dilapangan, bukan sekadar berdasarkan data administratif di atas kertas.

Momen obrolan santai antara personel TNI Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro dan Tini tersebut, juga merefleksikan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi inti dari pelaksanaan kegiatan program TMMD.

Bagi keluarga yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, kehadiran personel Satgas TMMD yang datang langsung ke rumahnya turut memberikan dampak psikologis yang berarti, sebuah bentuk nyata yang dirasakan langsung, bukan sekadar janji program.

Peningkatan kualitas RTLH sendiri menjadi salah satu sasaran fisik prioritas dalam pelaksanaan TMMD ke- 129 di Desa Kesongo, sejalan dengan komitmen TNI untuk turut membantu meningkatkan kualitas hunian warga yang secara ekonomi masih membutuhkan uluran tangan untuk memperbaiki rumahnya.

Melalui rangkaian kunjungan dan pendataan seperti ini, diharapkan proses rehabilitasi rumah warga penerima manfaat dan keluarganya dapat berjalan tepat sasaran begitu program TMMD resmi dimulai.

Nginap Dirumah Warga, Jadi Pengalaman Berkesan bagi Anggota Satgas TMMD 129 Bojonegoro

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro menempati rumah-rumah warga di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, sebagai tempat tinggal sementara selama masa pelaksanaan program TMMD berlangsung.

Seperti suasana di rumah sederhana milik Sumardi (61), warga Dusun Krebet RT.013 Desa Kesongo, kini menjadi tempat singgah para prajurit yang akan bertugas menuntaskan berbagai sasaran fisik dan non-fisik program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo dalam beberapa pekan ke depan.

Sejak awal kedatangan, suasana kekeluargaan sudah terlihat jelas antara bapak Sumardi, dan anggota Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro yang baru tiba di rumahnya.

Tanpa canggung, ia menyambut para prajurit layaknya menyambut anak sendiri yang pulang ke rumah, menandakan dimulainya hubungan hangat yang akan terjalin sepanjang masa pelaksanaan program.

Momen sederhana, berupa jabat tangan dan obrolan ringan di ruang tamu rumah menjadi gambaran nyata bagaimana kedekatan antara TNI dan masyarakat yang dibangun sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan TMMD.

Menempati rumah warga seperti ini, memang menjadi salah satu ciri khas pelaksanaan TMMD di berbagai daerah. Berbeda dengan penugasan militer pada umumnya, anggota Satgas TMMD tidak ditempatkan di barak atau penginapan khusus, melainkan tinggal langsung berbaur bersama warga selama masa tugas berlangsung.

Pendekatan ini bukan tanpa alasan, dengan tinggal bersama, prajurit dapat merasakan langsung kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, sekaligus membangun kepercayaan dan kedekatan emosional yang sulit didapat lewat pendekatan formal semata.

Bagi Sumardi sendiri, kehadiran para prajurit di rumahnya bukan sekadar menambah penghuni sementara, melainkan sebuah kehormatan tersendiri. Ia kini berperan sebagai orang tua asuh, siap menemani, membimbing, dan memastikan kebutuhan sehari-hari para prajurit terpenuhi selayaknya anggota keluarga sendiri selama mereka bertugas di Desa Kesongo.

Kehadiran anggota TNI, memberi warna baru dalam keseharian keluarga Sumardi di Dusun Krebet Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

“Rasanya seperti punya keluarga baru. Mereka sopan, ramah dan ringan tangan untuk membantu,” tutur Sumardi, Jum’at (17/7/2026).

Komandan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk dari sasaran non-fisik program TMMD, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan hubungan sosial antara TNI dan masyarakat melalui interaksi langsung dalam kehidupan sehari-hari.

“Momen berbagi tempat tinggal, meja makan, hingga cerita keseharian menjadi bagian penting dari filosofi kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi bagian tak kalah penting dari pelaksanaan TMMD disetiap wilayah sasaran,” ungkapnya.

Dengan tinggal bersama warga, anggota Satgas dapat membangun komunikasi lebih intens, menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan merasakan kehidupan warga deda dari dekat.

“Kami ingin benar-benar menyatu dengan warga. Tinggal dirumah mereka, adalah wujud kebersamaan dan saling percaya,” kata Lettu Ckm Purnomo.

Sementara, pelaksanaan kegiatan program dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” yang berlangsung di Desa Kesongo ini dibawah Komando Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, selaku Komandan Satgas.

Ia dibantu seorang Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK), serta 3 (tiga) Komandan Satuan Setingkat Peleton (SST) untuk memimpin langsung personel Satgas TMMD dilapangan selama masa penugasan.

Kehadiran personel Satgas TMMD di rumah-rumah warga, seperti di kediaman Sumardi, diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat Desa Kesongo, sekaligus menjadi kenangan tersendiri bagi kedua belah pihak begitu masa tugas TMMD ke-129 rampung dan para prajurit harus kembali ke satuan masing-masing.

TMMD 129 Bojonegoro Tingkatkan Kapasitas Linmas Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, terus memperkuat peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai ujung tombak keamanan dan ketertiban masyarakat ditingkat desa.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Satlinmas Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, yang digelar di Balai Desa Kesongo, pada Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dalam rangka mendukung rangkaian pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, Kecamatan Kedungadem, Polsek Kedungadem dan Koramil 0813-08/Kedungadem.

Adapun tujuannya tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis anggota Linmas, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan TMMD berlangsung.

Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Masirin, saat membacakan sambutan Kepala Satpol PP Laela Nor Aeny, menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari keberhasilan membangun ketahanan sosial masyarakat.

Menurutnya, TMMD saat ini tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, melainkan juga diperkaya dengan berbagai kegiatan nonfisik seperti edukasi, penyuluhan, hingga peningkatan kapasitas masyarakat termasuk pembinaan anggota Satlinmas.

“Linmas memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah desa, TNI dan Polri. Mereka menjadi garda terdepan dalam membantu menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif dilingkungan masyarakat,” ujar Masirin.

Ia berharap, seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius agar ilmu yang diperoleh nantinya bisa diterapkan saat menjalankan tugas di lapangan.

Selain itu, Masirin, juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terhadap peningkatan kesejahteraan bagi anggota Linmas.

Selain mendapatkan insentif, para anggota juga telah memperoleh perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk jaminan sosial saat menjalankan tugas.

“Perlindungan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada anggota Linmas. Semoga dapat memberikan rasa aman saat mereka menjalankan tugas di tengah masyarakat,” ungkap Masirin.

Ia juga mengajak seluruh anggota Linmas terus menjaga semangat gotong royong dan memperkuat kolaborasi dengan tiga pilar desa yakni pemerintah desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Harapannya, pelaksanaan kegiatan terpadu dan lintas sektoral dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” ini berjalan aman hingga selesai.

Sementara itu, turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Kedungadem, Sahlan, menegaskan bahwa keberadaan Linmas saat ini semakin penting, karena memiliki fungsi yang semakin luas.

Selain membantu menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, Linmas juga berperan dalam penanganan awal bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga mendukung pelaksanaan pesta demokrasi seperti pemilihan kepala desa maupun pemilu.

“Setiap kejadian di lingkungan harus diketahui Linmas, jangan menunggu masalah menjadi besar. Pencegahan jauh lebih penting, daripada penanganan setelah kejadian,” tegas Sahlan.

Dia juga meminta, anggota Linmas aktif mendokumentasikan setiap kegiatan pengamanan maupun penanganan bencana sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus laporan kinerja.

Ditempat yang sama, Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, dalam materinya mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali budaya ronda dan pos keamanan lingkungan sebagai langkah pencegahan tindak kriminal.

Menurutnya, Linmas harus mengenali kondisi wilayahnya, mengetahui setiap pendatang baru, serta cepat melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

“Linmas adalah ujung tombak keamanan desa. Kepekaan terhadap lingkungan menjadi modal utama untuk mencegah tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Ia juga membekali peserta dengan pengetahuan dasar pengaturan lalu lintas, teknik menghentikan kendaraan secara aman, hingga kewaspadaan terhadap potensi penyebaran paham radikalisme dilingkungan masyarakat.

Kapolsek Kedungadem juga menekankan pentingnya untuk menjaga kerukunan, dan memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Bintara Tinggi Tata Usaha dan Urusan Dalam (Bati Tuud) Koramil 0813-08/Kedungadem, Peltu Lasuri, mengajak seluruh anggota Linmas untuk berpartisipasi aktif mendukung seluruh rangkaian kegiatan program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo.

Linmas tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga siap membantu tenaga dalam pelaksanaan pembangunan fisik maupun kegiatan sosial selama TMMD berlangsung dari tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2026.

“Kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun bencana, harus dimiliki setiap anggota Linmas. Sehingg setiap persoalan dapat dicegah, sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” pungkasnya.

Diakhir kegiatan, para peserta mengikuti praktik lapangan berupa latihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) seperti sikap sempurna, penghormatan hingga simulasi tugas pengamanan yang dipandu langsung oleh personel TNI-Polri Kedungadem.

Melalui peningkatan kapasitas ini, diharapkan Satlinmas Desa Kesongo semakin profesional, sigap dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah, TNI, serta Polri dalam menjaga keamanan masyarakat sekaligus menyukseskan pelaksanaan TMMD ke- 129 di Kabupaten Bojonegoro.

Sinergi Tanpa Batas: Peltu Dwi Gerakkan Warga Kemiling, Dansatgas TMMD Beri Apresiasi di Lapangan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat tergambar nyata dalam pelaksanaan TMMD Kodim 0410/KBL di wilayah Kecamatan Kemiling. Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD bersama masyarakat Kelurahan Pinang Jaya saling bahu-membahu meratakan semen, menyusun batu, dan menggali saluran air di sepanjang Jalan Nangka, Jumat (17/7/2026).

Aksi gotong royong ini dipimpin langsung oleh Babinsa Pinang Jaya, Peltu Dwi. Dedikasi dan kedekatan emosional yang dibangun oleh sang Babinsa berhasil menggerakkan swadaya masyarakat untuk terlibat aktif setiap harinya. Momentum kemanunggalan ini mendapat perhatian khusus dari Dansatgas TMMD Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, yang datang langsung ke lokasi untuk memberikan motivasi dan apresiasi atas dedikasi para prajurit serta warganya.

“Apa yang kita lihat hari ini di Jalan Nangka adalah roh asli dari TMMD, yaitu kemanunggalan. Ketika TNI dan rakyat bersatu, pekerjaan seberat apa pun akan menjadi ringan. Saya sangat mengapresiasi kinerja Peltu Dwi dan seluruh warga Pinang Jaya yang telah memberikan keringat dan waktunya demi kemajuan kampung halaman mereka,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan saat meninjau pembuatan gorong-gorong dan drainase.

Peltu Dwi di sela kegiatan melaporkan bahwa pengerjaan fisik yang meliputi pembuatan talud, rabat jalan, drainase, dan gorong-gorong berjalan lancar berkat tingginya antusiasme warga. Menurutnya, masyarakat sadar betul bahwa infrastruktur yang sedang dibangun ini adalah jalan menuju kesejahteraan mereka sendiri, karena akan mempermudah akses angkutan hasil bumi dan aktivitas harian anak-anak sekolah.

Selain memantau infrastruktur jalan, Dansatgas dan Babinsa juga meninjau perkembangan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kehadiran program RTLH ini menjadi oase bagi warga kurang mampu di kawasan tersebut. Pertemuan hangat antara Dansatgas dan penerima manfaat RTLH di Jalan Nangka menutup rangkaian kunjungan kerja lapangan ini dengan penuh haru, sekaligus menegaskan bahwa TNI akan selalu menjadi garda terdepan dalam membantu kesejahteraan masyarakat pedesaan dan pinggiran kota. (Red)

Akselerasi Infrastruktur TMMD Kodim 0410/KBL: Dansatgas Tinjau Progres Talud Hingga RTLH di Pinang Jaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang diinisiasi oleh Kodim 0410/KBL di wilayah Kota Bandar Lampung terus menunjukkan grafik kemajuan yang signifikan. Guna memastikan seluruh pengerjaan fisik berjalan sesuai dengan perencanaan dan target waktu yang ditentukan, Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, turun langsung meninjau lokasi pembangunan di Jalan Nangka, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, pada Jumat (17/7/2026).

Kehadiran Dansatgas di lokasi sasaran fisik ini disambut langsung oleh Babinsa Kelurahan Pinang Jaya, Peltu Dwi, yang sejak pagi memimpin jalannya gotong royong bersama puluhan warga setempat. Peninjauan ini difokuskan pada sejumlah proyek infrastruktur vital yang sedang dikebut pengerjaannya, meliputi pembuatan dinding penahan tanah (talud), pengecoran jalan (rabat beton), pembuatan sistem drainase, hingga pemasangan gorong-gorong.

Kolonel Arm Roni Hermawan menjelaskan bahwa proyek infrastruktur di Jalan Nangka ini dirancang secara terintegrasi. Kehadiran talud dan drainase berfungsi untuk mencegah erosi dan genangan air saat musim hujan, sementara rabat beton dan gorong-gorong akan membuka aksesibilitas transportasi warga yang selama ini kerap terkendala akibat kondisi jalan yang rusak. “Pembangunan ini bukan sekadar mengejar target formalitas selesai, melainkan tentang bagaimana kita menghadirkan fasilitas publik yang kokoh dan memiliki daya tahan lama untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Dansatgas.

Setelah memeriksa kualitas material dan ketebalan rabat beton, Kolonel Arm Roni Hermawan beserta rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau langsung progres program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang juga berlokasi di wilayah Jalan Nangka. Program bedah rumah ini menjadi salah satu prioritas TMMD dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat melalui hunian yang sehat.

Di sela-sela pemantauan RTLH, Dansatgas menyempatkan diri berdialog dengan pemilik rumah dan warga sekitar. Ia menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi solusi. Sinergi antara Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat Pinang Jaya diharapkan mampu mempercepat selesainya seluruh sasaran fisik sebelum penutupan program, sehingga roda perekonomian di wilayah perbatasan kota ini dapat bergerak lebih cepat. (Red)

TMMD 129 Bojonegoro, Semangat Pengabdian TNI untuk Masyarakat Terus Bergelora

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Semangat pengabdian kepada masyarakat, terus ditunjukkan oleh ratusan TNI dari Tiga Matra Angkatan yakni Angkatan Darat (AD), AL dan AU. Mereka, tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem.

Seperti yang dilakukan Satuan Setingkat Peleton (SST)-I SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, pagi ini Jum’at (17/7/2026), puluhan anggota TNI membentuk barisan rapi, untuk mengikuti Apel Pagi.

Dihadapan mereka, berdiri seorang Komandan SST-I SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Adi Yuniarto, yang memimpin pelaksanaan Apel sebagai awal dimulainya aktivitas pembangunan.

Suasana pagi yang sejuk itu, dipenuhi semangat pengabdian. Dengan sikap tegap, para prajurit mendengarkan arahan yang disampaikan Komandan SST-I SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro.

Kegiatan Apel Pagi, bukan sekadar rutinitas militer, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan tekad, membangun kekompakan, serta memastikan seluruh pekerjaan hari itu berjalan aman, tertib dan sesuai target yang ditentukan.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan program terpadu dan lintas sektoral yang berlangsung di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”.

Tema yang diangkat dalam kegiatan TMMD ke- 129 tahun 2026 ini mencerminkan kebersamaan, kekompakan dan soliditas antara TNI bersama pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.

Dalam arahannya, Komandan SST-I SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Adi Yuniarto, mengingatkan seluruh anggota agar selalu mengutamakan keselamatan kerja, menjaga kesehatan dan terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Keberhasilan program TMMD, menurut dia, tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik saja, tetapi juga dari eratnya hubungan antara TNI dan rakyat. Sehingga, setiap pekerjaan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

“Jaga kekompakan, utamakan faktor keamanan dan tetap semangat memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” pesan Letda Inf Adi Yuniarto.

Usai melaksanakan Apel Pagi, masing-masing personel Satgas TMMD ini langsung bergerak menyebar menuju sektor pekerjaan yang telah ditentukan, diantaranya ada yang bertugas dilokasi pembongkaran paving jalan dan pembangunan drainase.

Selain itu, mereka juga ada yang bertugas dilokasi pekerjaan peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, rehabilitasi sekolah dan normalisasi sungai afvoer.

Seperti dilokasi pekerjaan peningkatan kualitas RTLH, semangat kerja anggota TNI Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro ini langsung terlihat. Bersama warga sekitar, mereka bersatu dan bergotong-royong menjadikan sejumlah rumah warga agar menjadi layak huni.

Apresiasi tinggi kepada warga masyarakat Desa Kesongo yang berpartisipasi aktif ikut mendukung kelancaran dan kesuksesan kegiatan program yang akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026 mendatang.