30 Tahun Kudatuli, PDI-P Purwakarta Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Demokrasi

PURWAKARTA -(deklarasinews.com)– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta menggelar nonton bareng (nobar) film dokumenter peristiwa Kudatuli atau Kerusuhan 27 Juli 1996 sebagai momentum refleksi sejarah perjuangan demokrasi Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta, Senin (27/7/2026), diikuti jajaran pengurus partai hingga kader di tingkat kecamatan.

Nobar tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, Entis Sutisna, didampingi pengurus DPC. Hadir pula Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Purwakarta, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Purwakarta, badan dan sayap partai, serta kader senior yang menjadi saksi langsung peristiwa Kudatuli.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat. Selain menyaksikan film dokumenter, peserta juga mengikuti sesi refleksi dan mendengarkan kesaksian para kader senior yang mengalami langsung peristiwa 27 Juli 1996. Mereka menceritakan dinamika perjuangan mempertahankan demokrasi di tengah tekanan politik yang terjadi saat itu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, Entis Sutisna, mengatakan peringatan Kudatuli bukan sekadar mengenang sebuah tragedi, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh kader agar tidak melupakan sejarah lahirnya semangat perjuangan demokrasi yang kemudian membesarkan PDI Perjuangan.

Menurut Entis, peristiwa 27 Juli 1996 merupakan tonggak penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Dari tragedi tersebut lahir tekad untuk terus memperjuangkan kebebasan berpendapat, keadilan, serta keberpihakan kepada rakyat.

“Kudatuli mengajarkan kepada kita bahwa demokrasi tidak lahir dengan mudah. Ada perjuangan, pengorbanan, bahkan air mata yang menjadi bagian dari sejarah bangsa. Karena itu, seluruh kader PDI Perjuangan harus terus menjaga nilai-nilai demokrasi dan tidak pernah melupakan akar perjuangan partai, yaitu selalu hadir dan berjuang bersama rakyat,” ujar Entis.

Ia menegaskan, kader partai dan anggota legislatif memiliki tanggung jawab moral untuk terus turun ke tengah masyarakat, mendengar aspirasi rakyat, serta memastikan setiap kebijakan politik berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, kekuatan PDI Perjuangan tidak hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi juga pada kedekatan kader dengan rakyat sebagai sumber utama perjuangan politik.

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Purwakarta, Z. Lambert Lilipaly, menilai refleksi Kudatuli menjadi sarana pendidikan politik bagi generasi muda partai agar memahami sejarah panjang perjuangan demokrasi di Indonesia.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa demokrasi yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan yang panjang. Generasi muda harus memahami sejarah tersebut agar memiliki semangat pengabdian, menjaga persatuan, serta terus mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap langkah perjuangan politik,” kata Lambert.

Ia berharap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para kader senior terus hidup di tengah kader PDI Perjuangan sehingga semangat gotong royong, solidaritas, dan keberpihakan kepada rakyat tetap menjadi jati diri partai.

Peristiwa Kudatuli atau Kerusuhan 27 Juli 1996 merupakan salah satu babak penting dalam sejarah demokrasi Indonesia. Tragedi yang terjadi di Kantor DPP PDI, Jakarta, itu menjadi titik balik perjuangan politik yang kemudian melahirkan semangat kebangkitan PDI Perjuangan sebagai partai yang mengusung demokrasi, keadilan sosial, dan keberpihakan kepada rakyat.

Peringatan Kudatuli tahun 2026 dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran PDI Perjuangan di Indonesia, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pengurus Anak Cabang (PAC), hingga Fraksi PDI Perjuangan di DPRD. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan komitmen kader untuk terus menjaga demokrasi, merawat semangat perjuangan, dan mengabdi kepada masyarakat. (DR)

Ketua DPRD Kabupaten Bandung: Setiap Anak Berhak Bertumbuh

KAB BANDUNG -(deklarasinews.com)- Hari Anak Nasinal menjadi momentum untuk mengingatkan kita semua bahwa setiap anak berhak bertumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, bahagia, dan penuh kasih sayang. Hala tersebut di ucapkan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi, S.H.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mengajak semua masyarakat termasuk Pemda Kabupaten Bandung bersama-sama memberikan perlindungan, pendidikan, serta ruang bagi anak-anak untuk belajar, berkarya, dan meraih cita-cita setinggi-tingginya.

“Mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa. Tahun 2026 ini, Hari Anak Nasional ke-42 mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.” Tema tersebut mengandung pesan penting bahwa membangun masa depan tidak cukup hanya dengan melindungi anak dari kekerasan dan memenuhi kebutuhan fisiknya, tetapi juga dengan membentuk hati, karakter, dan nilai-nilai yang akan mereka bawa sepanjang hidup,” ujarnya.

Menurtnya, Hari Anak Nasinal mengingkatkan semua pihak  bahwa setiap anak berhak bertumbuh, belajar dan bermimpi dalam ruang yang sama.

“Di tengah perubahan sosial yang begitu cepat, kita sering kali terlalu sibuk mempersiapkan anak menghadapi persaingan, tetapi lupa mempersiapkan mereka menjadi manusia,” terangnya.

“Anak didorong mengejar prestasi akademik, menguasai teknologi digital, dan memenangkan berbagai kompetisi. Namun, pada saat yang sama, kita menyaksikan meningkatnya perundungan di sekolah, kekerasan antar anak, intoleransi, serta menurunnya empati di ruang digital. Fenomena ini menunjukkan bahwa kecerdasan tanpa karakter tidak cukup untuk membangun peradaban,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan, anak – anak berkebutuhan khusus tidak membutuhkan belas kasihan, tetapi penerimaan, kesempatan pendampingan dan pendidikan yang memuliakan martabatnya itu yang di perlukan.

“Pendidikan inklusif bukan sekedar menghadirkan mereka dalam kelas, melainkan memastikan setiap perbedaan diterima. Setiap potensi harus dikembangkan, dan tidak satu pun anak tertinggal dalam meraih mas depan. Semua anak mendapatkan hak yang sama tanpa terkecuali,” ungkapnya.

“Akhirnya saya mengucapkan selamat Memperingati Hari Anak Nasional 2026. Semoga seluruh anak Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, sehat, kreatif, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” ucapnya.(Nan)

Sambangi RA Al-Furqon, Yuti Rama Yanti Serahkan Bantuan Gedung dan Pantau Penerapan Menu MBG

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Yuti Rama Yanti, meninjau langsung kegiatan belajar mengajar di RA Al-Furqon, Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, Sabtu, (25/7/2026)

Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan untuk kelanjutan pembangunan gedung sekolah sekaligus menanyakan ketersediaan dan kesesuaian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para peserta didik.

Politisi dari Partai Gerindra itu berharap bantuan yang diserahkan dapat mempercepat penyelesaian gedung agar anak-anak dapat menempati ruang belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Terkait program Makan Bergizi Gratis, Yuti Rama Yanti mengimbau para wali murid dan pengelola sekolah untuk berani menyampaikan jika ditemukan hal yang tidak sesuai.

“Apabila dirasa menu yang disajikan tidak sesuai atau belum memenuhi harapan, silakan disampaikan secara langsung kepada Satuan Pelaksana Pengelola Gizi (SPPG). Hal ini penting agar segera dilakukan evaluasi dan perbaikan sehingga program ini benar-benar tepat guna dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Kunjungan ini juga disambut antusiasme wali murid dan pengurus sekolah yang berharap perhatian pemerintah daerah terus berlanjut demi kemajuan pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.

Kebahagiaan sekaligus keterkejutan dirasakan jajaran pengelola RA Al-Furqon, Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, saat dikunjungi Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Yuti Rama Yanti.

Pasalnya, selama lembaga pendidikan anak usia dini ini berdiri hampir 20 tahun, belum pernah sekalipun menerima kunjungan resmi dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Selama dua dasawarsa mengabdi mencerdaskan generasi penerus, RA Al-Furqon rutin menerima sedikitnya 40 murid baru setiap tahunnya. Namun sayangnya, hingga saat ini lembaga tersebut belum memiliki gedung milik sendiri.

“Para wali murid pun secara musyawarah telah menggalang dana swadaya setiap tahun untuk membangun ruang belajar, namun keterbatasan anggaran membuat pembangunan berjalan lambat dan belum tuntas secara maksimal,” Ucap Kepala RA Al-Furqon Solehati di Hadapan Wakil Rakyat tersebut

Dengan kehadiran Yuti Rama Yanti disambut haru sekaligus pengharapan besar. Ia turut membantu melengkapi kekurangan dana pembangunan yang selama ini diupayakan secara gotong royong oleh masyarakat.

Pengurus sekolah berharap bantuan ini menjadi awal perhatian berkelanjutan, sehingga pembangunan gedung dapat segera selesai. Nantinya, anak-anak usia dini di Desa Kalirejo dapat belajar di ruangan yang layak, aman, dan nyaman demi mendukung tumbuh kembang mereka. (Sriwi/ton)

Kejar Target, DPD Golkar Pesawaran Gelar Muscam Di Kecamatan Teluk Pandan

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pesawaran sukses menyelenggarakan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan. Sabtu, 25 Juli 2026.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPD Golkar Pesawaran, Mustika Bahrum, SE., M.M, Sekretaris DPD Muslim Basyar, Bendahara DPD Erlinda, anggota DPRD Pesawaran Fraksi Golkar serta para Pimpinan Desa (Pimdes) dan calon pengurus Kecamatan Teluk Pandan.

Dalam musyawarah tersebut, Firdaus terpilih menjadi Pimpinan Kecamatan (PK) Kecamatan Teluk Pandan Masa Bakti 2026-2031.

Ketua DPD Golkar Pesawaran, Mustika Bahrum dalam arahannya mengingatkan kepada seluruh pengurus tingkat Kecamatan hingga Desa yang hadir bahwa Muscam ini bukan sekedar agenda seremonial belaka, melainkan langkah strategis penguatan mesin Partai.

“Menjadi pengurus Partai Golkar merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua, kita tahu Partai Golkar adalah Partai yang matang, mapan, dan telah telah berbuat banyak untuk bangsa ini. Maka dari itu, ketika bapak ibu pengurus, jangan pernah ada keraguan,” Tegas Mustika.

“Melalui Muscam ini, Partai Golkar Kecamatan Teluk Pandan diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang solid, progesif, dan siap bergerak sinergis bersama masyarakat,” Pungkasnya.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Palembang Rubi Indiarta Minta Pemkot Palembang Perkuat Bapenda untuk Kejar Target PAD 2026

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- 22 Juli 2026. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta,SH.,MH menyatakan dukungan penuh kepada Pemerintah Kota Palembang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 sebesar Rp2,3 triliun.

Berdasarkan data terbaru yang dipublikasikan Bapenda Kota Palembang, realisasi penerimaan pajak daerah saat ini telah mencapai Rp767.953.920.271 atau sekitar 33 % dari target PAD 2026 yang menunjukkan masih di bawah 50% Pendapatanya.

Menurut Rubi, capaian tersebut harus menjadi pemicu bagi Bapenda untuk bekerja lebih maksimal melalui pembenahan internal dan peningkatan kinerja seluruh jajaran.

“Kami mendorong Kepala Bapenda yang baru agar segera mensterilkan potensi-potensi kebocoran penerimaan daerah. Jika ada hal-hal yang menghambat optimalisasi PAD, harus segera dievaluasi dan ditindak,” ujarnya.

Ia juga meminta Pemerintah Kota Palembang melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi dan mutasi pegawai, terutama pejabat yang telah terlalu lama menduduki jabatan strategis seperti kepala bidang maupun kepala seksi.

“Yang sudah bertahun-tahun berada di posisi yang sama sebaiknya dievaluasi dan bila perlu di-rolling. Penyegaran penting agar tidak muncul kecurigaan publik terhadap adanya oknum yang diduga bermain sehingga target PAD berjalan lambat,” tegasnya.

Di sisi lain, Rubi menilai pegawai yang memiliki kinerja baik harus diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi.

“Pegawai yang bekerja dengan baik harus diberi reward. Sebaliknya, yang tidak mampu bekerja sama, masuk radar evaluasi, atau diduga menghambat kinerja organisasi, tidak ada salahnya dilakukan pergantian demi kepentingan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Rubi, membangun kepercayaan publik harus dimulai dari pembenahan internal.

“Kalau mau bersih, pastikan dulu rumah kita bersih. Bapenda hari ini harus menjadi institusi yang profesional, bersih, dan berintegritas agar mampu mengoptimalkan potensi PAD Kota Palembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan mencapai target PAD akan sangat menentukan kelancaran pembangunan dan jalannya pemerintahan di Kota Palembang.

“Fraksi Golkar DPRD Kota Palembang mendukung penuh Pemerintah Kota dan Bapenda untuk melakukan pembenahan menyeluruh, meningkatkan pelayanan yang prima, serta memastikan target PAD Tahun 2026 sebesar Rp2,3 triliun dapat tercapai demi kepentingan masyarakat Kota Palembang,” tutup Rubi. (Rls/Ags).

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

KAB. TANGERANG -(deklarasinews.com)- DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Tangerang Raya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke VI tahun 2026, kegiatan Muscab di gelar di Harris Hotel Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Selasa (21/07/2026).

Ketua Panitia Muscab DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Alycia Caesarina Fahmi menjelaskan, DPC Hiswana Migas Tangerang Raya menggelar Muscab setiap 4 tahun sekali dalam satu priode.

“Dalam Muscab kali ini  diikuti sebanyak 381 peserta yang terdiri dari pemilik Agen Gas LPG, SPBU dan SPBE se-Tangerang Raya. Untuk Muscab ke VI DPC Hiswana Migas Tangerang Raya menghadirkan dua kandidat Calon Ketua DPC Hiswana Migas yang sudah mendaftar,” ujarnya.

Alycia menambahkan, untuk saat ini yang mendaftar sebagai Calon Ketua prode 2026 – 2030 yakni, Apolo Tampubolon yang tidak lain inkamben dan Sastra.

“Kami berharap siapapun yang menjadi ketua nanti akan membawa Hiswana Migas Tangerang Raya lebih kompak lagi,” pintanya.

Hadir dalam kegiatan, Asda Dua Kabupaten Tangerang Saepullah mewakili Bupati Tangerang, Wali Kota Tangerang yang di wakili Asda Dua, Wali Kota Tangsel yang di wakili Asda Dua, para Kepala Dinas UMKM Kota Tangerang, Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang, Para Kadis Indag Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel, serta para anggota Hiswana Migas DPC Tangerang Raya.

Seminar Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI: Mempersiapkan Transformasi Dunia Pendidikan Nasional di Era Kecerdasan Buatan

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Universitas Paramadina bekerja sama dengan Komisi X DPR RI menyelenggarakan seminar pendidikan kolaboratif berskala nasional guna membahas disrupsi teknologi di dunia akademik. Bertajuk “Transformasi Dunia Pendidikan di Era AI: Peluang, Tantangan dan Inovasi Masa Depan”, forum strategis ini digelar di Auditorium Firmanzah, Kampus Cipayung, Jakarta Timur, dengan menghadirkan para pemangku kebijakan, akademisi, dan praktisi pendidikan. Acara ini dihadiri oleh 80 peserta guru, dosen, tenaga pendidik, mahasiswa, dan siswa SMA.

Inovasi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) telah membawa pergeseran mendalam pada konstelasi ekonomi dan tatanan global. Universitas Paramadina memandang tantangan ini sebagai momentum emas untuk menyelaraskan penguasaan keahlian teknologi dengan kedalaman integritas akhlak mahasiswa, searah dengan pilar universitas: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKS, Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, M.Si., yang hadir sebagai pembicara kunci (keynote speaker), menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menyikapi disrupsi ini. Menurutnya, penetrasi AI tidak boleh memperlebar kesenjangan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Negara harus memastikan bahwa penetrasi teknologi AI di sektor pendidikan tidak menciptakan jurang pemisah baru di Indonesia. Fungsi pengawasan dan penganggaran DPR RI Komisi X akan terus kami optimalkan demi menjamin pemerataan fasilitas digital dan peningkatan kompetensi guru dari Sabang sampai Merauke, sehingga akselerasi inovasi masa depan ini dapat dirasakan tepat sasaran oleh seluruh anak bangsa.”

Di samping regulasi tingkat makro, kesiapan kurikulum di tingkat pendidikan tinggi juga menjadi instrumen vital dalam merespons tuntutan zaman. Wakil Rektor Universitas Paramadina Bidang Akademik, Dr. Harry T.Y Achsan, dalam sambutannya menekankan agar kampus secara tangkas memperbarui metode ajar agar para lulusan tidak gagap teknologi namun tetap memegang teguh nilai kemanusiaan.

Sementara itu, dosen Teknik Informatika Universitas Paramadina, M. Darwis, M.Kom., menjelaskan dari sisi keilmuan teknologi informasi bahwa kecerdasan buatan merupakan mesin pengolah data dengan kapasitas luar biasa, namun mutlak membutuhkan batasan etis manusia dalam penggunaannya.

“Artificial intelligence adalah alat yang luar biasa kuat, namun ia tidak memiliki nurani. Di ruang-ruang kelas digital masa depan, kemampuan critical thinking dan pemecahan masalah secara etis jauh lebih berharga daripada sekadar menghafal timbunan informasi. Kita harus melatih mahasiswa untuk menguasai AI secara teknis, sekaligus memiliki pola pikir adaptif yang berakar pada nilai humanitas.”

Darwis menekankan, orientasi mengajar guru dan dosen harus bertransformasi secara radikal. Fokus pendidikan tidak boleh lagi sekadar mentransfer pengetahuan hafalan yang dengan mudah dicari melalui mesin AI, melainkan wajib bergeser untuk mengasah penalaran tingkat tinggi dan pemecahan kasus nyata di masyarakat.

Meninjau dari perspektif ekonomi makro, Wakil Kepala Center for Sharia Economic Development (CSED) INDEF, Dr. Handi Rizsa, M.Ec., memaparkan ancaman nyata dari hilangnya beberapa sektor pekerjaan konvensional akibat otomatisasi AI. Ia mendesak adanya rekonstruksi kurikulum pendidikan tinggi nasional secara masif.

“Pergeseran ekonomi dunia berbasis AI menuntut transformasi total pada kurikulum perguruan tinggi. Jika kita tidak menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri masa depan yang dinamis, maka risiko pengangguran intelektual akan meningkat. Pendidikan harus diarahkan pada fleksibilitas keahlian dan penguatan integritas berbasis nilai kemodernan serta kebangsaan.”

Dari sektor praktisi pendidikan menengah, Kepala SMAN 7 Bekasi, Drs. Fajar Heryadi Trimawardi, M.Pd., menyatakan bahwa siswa-siswi di level sekolah menengah paling rentan terpapar dampak negatif teknologi jika tanpa pengawasan yang tepat. Dirinya mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga ini sebagai acuan praktis bagi pihak sekolah.

“Sebagai praktisi di tingkat pendidikan menengah, kami melihat AI sebagai peluang besar sekaligus tantangan moral. Guru tidak lagi berperan sebagai satu-satunya sumber ilmu, melainkan sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa memanfaatkan teknologi secara bijak. Kolaborasi seperti seminar ini memberikan panduan strategis bagi sekolah dalam mendesain inovasi pembelajaran sejak dini.”

Penanggung Jawab Acara yang juga menjabat sebagai Direktur Pemasaran dan Beasiswa Universitas Paramadina, Dr. Peni Hanggarini, S.IP., M.A., menambahkan bahwa seminar nasional ini berhasil mengumpulkan aspirasi dari praktisi dan akademisi untuk dirangkum menjadi draf rekomendasi kebijakan strategis.

PKB Palembang Tancap Gas! Harlah ke-28 Jadi Awal Menyusun Jurus Hadapi Pemilu 2029

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran pengurus dan kader untuk memperkuat soliditas organisasi, mempererat tali silaturahmi, sekaligus meneguhkan komitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Memasuki usia yang hampir tiga dekade, PKB menegaskan tekadnya untuk terus memperkuat eksistensi sebagai partai politik yang hadir di tengah masyarakat, responsif terhadap berbagai persoalan rakyat, serta konsisten mengawal aspirasi demi mewujudkan kesejahteraan bersama.

Semangat tersebut tercermin dalam peringatan Harlah ke-28 PKB yang digelar di Kantor DPC PKB Kota Palembang, Jalan Letjen H. Alamsyah, Minggu (19/7/2026). Kegiatan itu dihadiri jajaran pengurus, kader, simpatisan, hingga relawan PKB Kota Palembang yang memanfaatkan momentum tersebut sebagai ajang konsolidasi organisasi sekaligus mempererat kebersamaan menghadapi dinamika politik ke depan.

Ketua DPC PKB Kota Palembang, Hermanto Syayuti, mengatakan bahwa usia ke-28 bukan sekadar penanda perjalanan organisasi, melainkan menjadi tonggak penting untuk melakukan evaluasi, pembenahan, dan penguatan struktur partai agar semakin solid dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Hermanto, sejak didirikan, PKB lahir dengan semangat memperjuangkan kepentingan rakyat melalui nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah yang dipadukan dengan semangat kebangsaan. Perpaduan tersebut, kata dia, menjadikan PKB sebagai partai yang inklusif, terbuka, dan mampu diterima oleh berbagai kalangan masyarakat.

“Harlah ke-28 PKB bukan sekadar peringatan hari jadi, tetapi momentum untuk memperkuat soliditas seluruh kader, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Hermanto.

Ia menjelaskan, setiap peringatan hari lahir partai harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh kader terhadap perjalanan panjang PKB dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Menurutnya, keberhasilan sebuah partai politik tidak hanya diukur dari capaian suara dalam pemilu, melainkan juga dari sejauh mana partai tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kerja-kerja politik yang produktif dan berkelanjutan.

Karena itu, DPC PKB Kota Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan partai yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak hanya menyerap aspirasi warga, PKB juga ingin menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari sektor sosial, ekonomi, pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan.

Hermanto menegaskan bahwa setiap kader PKB harus selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan secara langsung berbagai keluhan warga, serta mengawal setiap kebutuhan masyarakat agar dapat diperjuangkan melalui jalur politik yang konstruktif.

“PKB Kota Palembang akan terus berkomitmen menjadi partai yang selalu hadir membela kepentingan rakyat, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga,” tegasnya.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal terbesar yang harus dijaga dan dirawat. Oleh sebab itu, seluruh kader diminta untuk tetap mengedepankan politik yang santun, menjaga integritas, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.

Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan penguatan organisasi secara berkelanjutan, PKB akan terus berkembang dan memperoleh kepercayaan yang semakin besar dari masyarakat Kota Palembang.

“Dengan kerja keras, kebersamaan, dan kepercayaan masyarakat, kami optimistis PKB akan semakin besar dan semakin dicintai masyarakat Kota Palembang,” katanya.

Lebih lanjut, Hermanto mengajak seluruh pengurus, kader, simpatisan, hingga relawan PKB untuk terus menjaga kekompakan organisasi. Menurutnya, soliditas internal merupakan fondasi utama dalam membangun partai yang kuat dan mampu menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.

Ia menilai proses konsolidasi organisasi harus terus dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari tingkat kota hingga ke tingkat ranting. Dengan demikian, seluruh kader memiliki visi, semangat perjuangan, dan arah gerak yang sama dalam menjalankan amanah partai.

Selain menjadi ajang memperkuat organisasi, Harlah ke-28 PKB juga dijadikan titik awal untuk menyusun strategi menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Hermanto berharap seluruh kader mulai meningkatkan intensitas kerja politik melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kemenangan dalam pemilu tidak hanya ditentukan oleh strategi politik semata, tetapi juga oleh tingkat kepercayaan masyarakat yang dibangun melalui kerja nyata, pelayanan yang konsisten, serta komitmen dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Kami mengajak seluruh pengurus dan kader PKB Kota Palembang untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta bekerja secara nyata demi mewujudkan target kemenangan PKB pada Pemilu 2029,” tutupnya. (Ning)

Pemimpin Muda Berprestasi”Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai” Dinobatkan Best Legislative Leader IPSEA 2026

BALI -(deklarasinews.com)- Pada malam penganugerahan Indonesia Public Service Excellence Award (IPSEA) 2026 yang digelar oleh Seven Media Asia di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Jumat (17/7/2026), Ebzon menerima penghargaan sebagai Best Legislative Leader for Public Service Oversight, Cultural Protection, and Youth Empowerment — Pemimpin Legislatif Terbaik untuk Pengawasan Pelayanan Publik, Perlindungan Kebudayaan, dan Pemberdayaan Pemuda.

Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kinerja nyata yang telah ditunjukkan DPRK Kepulauan Yapen di bawah kepemimpinan Ebzon. Penilaian dilakukan melalui proses kurasi independen oleh Seven Media Asia, yang menilai capaian di lapangan berdasarkan data dan bukti kerja yang konkret.

Menurut pernyataan resmi Seven Media Asia, “Ebzon Y. Sembai, S.Pi., M.H. dinilai berhasil menampilkan kepemimpinan legislatif yang akomodatif, tegas, dan solutif. Beliau tidak hanya memperketat pengawasan kinerja pelayanan publik eksekutif, tetapi juga berhasil menginisiasi fungsi legislasi yang memihak pada perlindungan budaya lokal dan pengarusutamaan pemuda. Sinergi tiga pilar ini menjadikan beliau role model pemimpin legislatif terbaik di tingkat nasional.”

Tiga indikator penilaian yang menjadi fokus kepemimpinan Ebzon adalah.

Pengawasan pelayanan publik. Ebzon aktif memperkuat fungsi pengawasan DPRK melalui inspeksi mendadak ke puskesmas, sekolah, dan pusat layanan publik hingga ke distrik terpencil di Kepulauan Yapen. DPRK juga membuka kanal pengaduan masyarakat untuk transparansi aspirasi, serta melakukan pengawasan terhadap penggunaan APBD agar lebih tepat sasaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar.

Perlindungan kebudayaan lokal. Di bawah kepemimpinannya, DPRK mendorong regulasi daerah yang melindungi hak-hak masyarakat hukum adat dan keberlangsungan wilayah adat. Ebzon juga mendukung alokasi anggaran untuk festival budaya, pengembangan sanggar seni, dan pelestarian bahasa daerah Yapen, serta rutin berkomunikasi dengan lembaga adat dalam perumusan kebijakan strategis.

Pemberdayaan pemuda. Ebzon aktif memfasilitasi program pelatihan kewirausahaan, dukungan permodalan untuk usaha perikanan dan ekonomi kreatif, serta pembangunan sarana olahraga dan ruang kreasi bagi generasi muda. Organisasi kepemudaan dilibatkan dalam forum Musrenbang tingkat kabupaten sebagai langkah kaderisasi dan peningkatan partisipasi pemuda dalam perencanaan pembangunan.

Kembali menerima penghargaan nasional ini menempatkan Ebzon Sembai sebagai salah satu figur muda berprestasi yang membawa nama baik Papua, khususnya Kabupaten Kepulauan Yapen.

Keberhasilan ini bukan hanya penghargaan pribadi, tetapi pengakuan terhadap kerja kolektif DPRK dan masyarakat Yapen dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang berpihak pada warga.

Sosok Ebzon digambarkan sebagai pemimpin muda yang berkomitmen tinggi dan setia menjalankan amanah rakyat. Kepemimpinannya dipandang langka dan inspiratif: representasi “anak muda emas Papua” yang tulus, berdedikasi, dan visioner dalam menyelesaikan persoalan publik serta menjaga warisan budaya.

Penghargaan IPSEA 2026 ini diharapkan menjadi motivasi bagi DPRK Kepulauan Yapen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perlindungan budaya, dan membuka lebih banyak ruang bagi pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.

AMPG Kabupaten Pesawaran Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Guna mempererat kebersamaan, dan memberikan hiburan positif bagi masyarakat, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Pesawaran akan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026 yang akan digelar Hari Minggu, 19 Juli 2026. di Rumah ketua DPD Partai Golkar Pesawaran di Desa Tanjung Agung Kecamatan Way Lima.

Ketua AMPG Kabupaten Pesawaran, Dedi Arpani mengatakan bahwa kegiatan Nonton Bareng Final Piala Dunia ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan juga menjadi ajang silaturahmi.

“Nonton bareng Final Piala Dunia ini selain hiburan positif bagi masyarakat juga menjadi ajang kebersamaan dan silaturahmi,” Ujarnya. Jum’at, (17/7/2026).

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada DPD Golkar Pesawaran yang sudah mendukung penuh kegiatan Nobar Final Piala Dunia 2026.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPD Partai Golkar Mustika Bahrum yang sudah mendukung penuh kegiatan AMPG,” Tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran Mustika Bahrum sangat mengapresiasi kegiatan nonton bareng yang diadakan oleh AMPG Pesawaran.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Nobar yang diadakan AMPG, sebab momentum ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara partai Golkar dengan Masyarakat,” Kata Mustika.

“Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi kita untuk bertemu , berdiskusi, menyerap aspirasi masyarakat,” Pungkasnya.(Dedi)