Sinergi Warga dan Pemerintah Menguat, Forum RT/RW dan LPMK Sako Resmi Dikukuhkan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Momentum kebersamaan pasca-Idulfitri dimanfaatkan masyarakat Kelurahan Sako untuk mempererat kolaborasi antara warga dan pemerintah.

‎‎Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pelantikan Forum RT/RW serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sako. Acara tersebut digelar di Gedung Ismawardani, Kecamatan Sako, Palembang, pada Sabtu (17/4/2026), dan dihadiri unsur pemerintah serta tokoh masyarakat setempat.

‎‎Camat Sako, H. Rakhman Hidayat Pane, S.STP, menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi langkah awal penting dalam membangun sinergi yang lebih kuat di tingkat kelurahan. Ia menyebut, seluruh pengurus yang dilantik mulai dari ketua, sekretaris hingga bendahara akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.

‎‎“Sebanyak 163 orang resmi dikukuhkan hari ini, termasuk 20 pengurus LPMK. Kami berharap mereka mampu bekerja sama dan berperan aktif dalam mendukung program Pemerintah Kota Palembang demi terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

‎‎Menurut Rakhman, keberadaan Forum RT/RW dan LPMK memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Peran tersebut dinilai krusial dalam menampung aspirasi warga sekaligus mendorong percepatan pembangunan di tingkat kelurahan.

‎‎Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang solid agar setiap program pemerintah dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

‎‎Di kesempatan yang sama, Ketua LPMK Sako, M. Juharman SH, menegaskan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan seluruh pengurus RT dan RW. Ia menilai pelantikan ini sebagai momentum strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

‎‎“Dengan jumlah 141 RT yang ada, koordinasi harus semakin diperkuat. Harapannya, setiap program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” tandasnya.

‎‎Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menandai komitmen bersama dalam membangun lingkungan yang lebih maju, responsif, dan berdaya saing di Kelurahan Sako.

‎‎Sementara itu, Ketua Forum RT/RW Kelurahan Sako, Sahirin, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat fungsi RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan dan penyerap aspirasi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah usulan prioritas telah diajukan, salah satunya terkait perbaikan infrastruktur jalan lingkungan.

‎‎“Kami akan terus mengawal berbagai kebutuhan warga dan mendorong agar program-program prioritas dapat segera direalisasikan dengan dukungan pemerintah,” pungkasnya. (Ning)

‎NasDem Sumsel Siapkan Politisi Muda, Pelajar SMA/SMK Diajak Simulasi Jalankan Jadi Anggota Dewan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Selatan resmi meluncurkan program “Remaja Bernegara”, sebuah langkah nyata untuk meningkatkan literasi politik di kalangan generasi muda. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25–26 April 2026 di Kantor DPW NasDem Sumsel.

‎‎Program ini menjadi bagian dari sekolah politik dan pengkaderan remaja, dengan sasaran utama pelajar tingkat SMA dan SMK di Sumatera Selatan. Melalui kegiatan ini, NasDem ingin menanamkan pemahaman politik sejak dini agar para pelajar lebih mengenal proses demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

‎‎Sekretaris DPW NasDem Sumsel yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Sumsel, Nopianto, didampingi Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumsel Al Frenzi Panggarbesi, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami politik secara teori, tetapi juga mampu melihat langsung bagaimana sistem pemerintahan berjalan.

‎‎“Program ini akan kami launching pada 25 dan 26 April sebagai bagian dari sekolah politik dan pengkaderan remaja bernegara,” ujar Nopianto saat konferensi pers di Aula DPW NasDem Sumsel, Jumat (17/4/2026).

‎‎Menurut Nopianto, konsep “Remaja Bernegara” dirancang berbeda dari kegiatan pendidikan politik pada umumnya. Para peserta nantinya tidak hanya menerima materi di dalam kelas, namun juga akan diajak untuk mensimulasikan secara langsung proses politik di tingkat daerah.

‎‎Sebanyak 79 peserta akan ambil bagian dalam program ini. Jumlah tersebut disesuaikan dengan struktur pemerintahan daerah, yang terdiri dari 75 anggota DPRD, dua kepala daerah, satu sekretaris dewan, dan satu sekretaris daerah.

‎‎Dalam simulasi tersebut, para peserta akan memerankan berbagai posisi strategis di pemerintahan daerah, mulai dari anggota DPRD hingga kepala daerah. Mereka akan diajak memahami bagaimana sebuah peraturan daerah (Perda) lahir, mulai dari tahap usulan, pembahasan, hingga pengesahan.

‎‎“Peserta akan memerankan langsung bagaimana menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, bahkan hingga kepala daerah. Mereka akan mengikuti seluruh proses lahirnya peraturan daerah, mulai dari usulan hingga pembahasan dan pengesahan,” jelasnya.

‎‎Melalui metode visualisasi dan praktik langsung tersebut, NasDem berharap para pelajar dapat memperoleh pengalaman nyata mengenai mekanisme legislasi dan sistem pemerintahan daerah, sehingga pemahaman politik tidak hanya bersifat teoritis.

‎‎Program “Remaja Bernegara” sendiri merupakan agenda nasional Partai NasDem yang sebelumnya telah dijalankan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di berbagai wilayah Indonesia. DPW NasDem Sumsel menjadi salah satu wilayah yang meneruskan program tersebut dan berencana memperluas pelaksanaannya hingga ke tingkat DPD kabupaten/kota.

‎‎“Setelah pelaksanaan di tingkat provinsi, program ini akan dilanjutkan di kabupaten dan kota dengan sasaran yang sama, yakni pelajar SMA dan SMK yang akan memasuki usia pemilih,” tambah Nopianto.

‎‎Sementara itu, Dewan Pertimbangan DPW NasDem Sumsel, Danar Dahlan, menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka bagi pelajar yang memiliki minat serta bakat di dunia politik.

‎‎“Program ini bersifat personal dan terbuka bagi anak-anak yang memang memiliki ketertarikan untuk belajar politik. Harapannya, dari sini lahir generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan politik ke depan,” ungkap Danar.

‎‎Melalui program ini, DPW NasDem Sumsel berharap dapat melahirkan generasi muda yang lebih sadar politik, kritis terhadap isu kebangsaan, serta siap menjadi bagian dari pembangunan demokrasi di masa mendatang. (Ning)

Program Pembinaan Berkelanjutan, Rutan Kelas I Palembang Lanjutkan Penanaman Melon Tahap Kedua

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Setelah sukses melaksanakan peresmian serta panen perdana melon pada 4 Januari 2026, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang kembali melanjutkan program pembinaan kemandirian melalui penanaman tahap kedua bibit melon jenis Intanon. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan Sarana Edukasi Asimilasi sebagai bentuk kesinambungan program pembinaan berbasis keterampilan bagi warga binaan, Kamis (16/4/2026).

Sebanyak kurang lebih 900 bibit melon baru ditanam oleh Sub Seksi Bimbingan Kegiatan bersama staf, dengan melibatkan empat orang warga binaan yang telah memenuhi persyaratan untuk dipekerjakan. Keterlibatan warga binaan tersebut telah melalui prosedur yang berlaku, termasuk tahapan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), serta mendapatkan izin dari Kepala Rutan Kelas I Palembang, Bapak M. Roland.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan tidak hanya diberikan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan di bidang pertanian, namun juga memperoleh upah premi dari hasil penjualan melon. Hal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga mereka di luar.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan selama masa pidana, tetapi juga sebagai bekal keterampilan yang bermanfaat setelah warga binaan bebas nantinya. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para warga binaan mampu mandiri dan memiliki kemampuan untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik bersama keluarga mereka di masa depan. (Ning)

Gubernur Herman Deru Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah sebagai Kunci Pembangunan Sumsel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah sebagai kunci keberhasilan pembangunan di Sumsel. Hal ini disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sumsel di Griya Agung, Selasa (14/4/2026).

Menurut Herman Deru, arah pembangunan Sumatera Selatan harus selaras dengan kebijakan nasional, namun tetap responsif terhadap karakteristik dan kebutuhan daerah. Ia menegaskan, gubernur memiliki peran strategis sebagai koordinator sekaligus pembina kabupaten/kota dalam memastikan keselarasan tersebut.

“Pemprov Sumsel siap memastikan perencanaan pembangunan daerah linier dengan perencanaan nasional agar program berjalan terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut, Sumsel saat ini tengah memasuki fase transformasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, akuntabel, dan tetap sesuai regulasi. Kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat sinkronisasi kebijakan.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menyoroti struktur belanja daerah, khususnya belanja pegawai, yang menjadi tantangan bagi kabupaten/kota menyusul batas maksimal 30 persen pada 2027. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan tenaga PPPK agar tidak memicu peningkatan pengangguran.

“Kebijakan efisiensi harus tetap mempertimbangkan aspek sosial dan keberlanjutan pembangunan SDM,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan provinsi sangat bergantung pada kontribusi kabupaten/kota. Karena itu, integrasi dan sinergi perencanaan menjadi hal mutlak.

“Provinsi adalah bingkai dari kabupaten/kota. Kita harus mengintegrasikan seluruh kekuatan agar tidak terjadi disorientasi pembangunan,” katanya.

Herman Deru menambahkan, prioritas pembangunan Sumsel tetap berfokus pada infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi geografis Sumatera.

Selain itu, ia mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dukungan regulasi pusat agar daerah memiliki ruang inovasi yang lebih luas.

Menutup arahannya, Herman Deru meminta seluruh kepala daerah konsisten terhadap dokumen perencanaan dan tidak melakukan revisi yang berpotensi mengganggu sinkronisasi.

“Saya yakin pemerintah pusat akan memberikan perhatian lebih kepada Sumatera Selatan jika kita konsisten,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya memaparkan empat kunci sukses pembangunan nasional, yakni visi nasional lintas generasi, kemandirian nasional, pemerintahan efektif, serta kolaborasi dan inovasi.

Ia juga menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi lima besar ekonomi dunia dengan dukungan bonus demografi, asalkan didukung tata kelola pemerintahan yang adaptif.

Bima Arya turut mengapresiasi capaian Sumsel dalam pengendalian inflasi dan penurunan stunting, serta menanggapi aspirasi Gubernur terkait perlunya penguatan regulasi dan sistem transfer pusat ke daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, perwakilan Bappenas, DPRD Sumsel, TNI/Polri, serta kepala daerah se-Sumatera Selatan.(Ning)

Rutan Kelas I Palembang Ikuti Kunjungan Kerja Komisi XII DPR RI Secara Virtual

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Rutan Kelas I Palembang turut mengikuti kegiatan kunjungan kerja Komisi XII DPR RI dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan di bidang hukum dan hak asasi manusia (HAM) secara virtual melalui Zoom, yang dilaksanakan di Aula Rutan Kelas I Palembang (13/04/2026).

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, bersama jajaran serta para Kepala UPT Pemasyarakatan lainnya di wilayah Sumatera Selatan, di antaranya Lapas IIB Martapura, Lapas Narkotika IIA Muara Beliti, Lapas IIB Kayuagung, dan Lapas IIB Muara Enim.

Dalam kegiatan tersebut, Komisi XII DPR RI melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pelayanan serta pemenuhan hak warga binaan. Diskusi yang berlangsung menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai capaian, tantangan, serta upaya peningkatan kualitas layanan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan jajaran pemasyarakatan. “Melalui pengawasan ini, kami terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta menjalankan tugas dan fungsi secara optimal, khususnya di bidang hukum dan HAM,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja serta penguatan tata kelola pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Ning)

Gubernur Herman Deru Hadiri Pengajian dan Halal Bihalal TP-PKK Sumsel, Pererat Silaturahmi dan Harmoni Keluarga

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menghadiri kegiatan Pengajian Rutin Bulanan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel. Kegiatan tersebut mengusung tema “Halal Bihalal sebagai Sarana Mempererat Silaturahmi dan Harmoni Keluarga” dan berlangsung di Griya Agung, Senin (13/04/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Ratusan anggota TP PKK Sumsel juga mengikuti kegiatan ini. Pengajian turut diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustaz Das’ad Latif.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai momentum pengajian dan halal bihalal menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan.

“Kita mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh ibu-ibu PKK ini. Kita akan mendengarkan nasihat dari Ustaz Das’ad Latif. Semoga kita dapat memetik hikmah dan pelajaran dari apa yang disampaikan,” ujar Herman Deru.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru, mengatakan bahwa pengajian tersebut merupakan agenda rutin bulanan, meskipun pelaksanaannya kini disesuaikan.

“Kegiatan ini biasanya dilaksanakan setiap bulan. Namun, karena efisiensi, kini digelar setiap tiga hingga enam bulan sekali agar dapat menghadirkan penceramah serta memberikan manfaat yang lebih luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara TP PKK Provinsi Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumsel, Dharma Wanita, serta dukungan dari Bank Sumsel Babel.

Menurutnya, pengajian yang biasanya digelar setelah Hari Raya Idulfitri tersebut juga dimaknai sebagai momen untuk saling memaafkan.

“Kita perlu introspeksi diri dan saling memaafkan, karena kita juga belum tentu menjadi pribadi yang sempurna,” ungkapnya.

Febrita berharap tausiah yang disampaikan dapat mempertebal keimanan dan menjadi amalan bagi seluruh peserta.

“Mudah-mudahan apa yang disampaikan ustaz dapat mempertebal keimanan kita dan menjadi amalan bagi kita semua,” pungkasnya.(Ning)

Honda Premium Matic Day Ramaikan Car Free Night ATMO Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Astra Motor Sumatera Selatan kembali menghadirkan kegiatan Honda Premium Matic Day (HPMD) bagi masyarakat Palembang. Kali ini, kegiatan tersebut tampil lebih meriah dengan berkolaborasi bersama event Car Free Night ATMO Art & Culinary yang berlangsung di kawasan Jalan Kolonel Atmo pada Sabtu (11/04/2026) lalu.

Melalui kegiatan ini, Astra Motor Sumsel mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan jajaran sepeda motor matic premium Honda yang tidak hanya mengedepankan desain stylish, tetapi juga performa yang nyaman dan bertenaga, baik untuk kebutuhan berkendara harian maupun perjalanan jarak jauh.

Dalam gelaran HPMD kali ini, pengunjung dapat mengeksplor langsung berbagai lini sepeda motor matic premium Honda, mulai dari Honda Stylo 160 yang tampil fashionable dan menjadi pusat perhatian, Honda PCX 160 dengan kenyamanan dan kesan mewah, hingga Honda ADV 160 yang tangguh untuk berbagai kondisi jalan. Selain itu, hadir pula Honda Vario 160 yang sporty dan responsif, serta motor listrik Honda ICON e: sebagai representasi mobilitas masa depan yang ramah lingkungan.

Tidak hanya sekadar pameran, pengunjung juga dapat merasakan langsung sensasi berkendara melalui test ride gratis yang disediakan, lengkap dengan kesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik.

Keseruan acara semakin lengkap dengan hadirnya berbagai aktivitas interaktif seperti, games menarik hingga Safety Riding Challenge yang mengedukasi pengunjung tentang pentingnya keselamatan berkendara. Momentum kebersamaan juga terasa hangat melalui kegiatan Halal Bi Halal bersama komunitas Honda di Palembang.

Marketing Manager Astra Motor Sumsel, Antofany Yusticia, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman berkendara premium yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Melalui Honda Premium Matic Day, kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat Palembang untuk merasakan langsung kenyamanan dan performa sepeda motor matic premium Honda. Kolaborasi dengan Car Free Night ATMO ini juga menjadi upaya kami untuk menghadirkan pengalaman yang lebih seru, interaktif, sekaligus mempererat kebersamaan dengan komunitas Honda,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Astra Motor Sumsel berharap dapat menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda sekaligus memperkenalkan keunggulan sepeda motor matic premium Honda. Ke depannya, Astra Motor Sumsel akan kembali meramaikan ATMO Art & Culinary dan event lainnya, dengan menghadirkan aktivitas menarik dan promo spesial. (Ning)

Siswi PAUD Asal Muratara Sabet Perak di Kejuaraan Karate Piala Gubernur Sumsel 2026

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Filza Khanesia Rahman yang biasa dipanggil Khanes, siswi PAUD Pembina Karang Jaya berhasil menyumbang medali perak untuk kontingen Forki Muratara di kelas Kumite -20 Kg Pra Usia Dini Putri dalam Kejuaraan Karate Piala Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2026 di GOR Ranau Jakabaring Palembang. Jum’at (10/4/2026).

Khanes yang berasal dari Perguruan Gojukai, telah menunjukkan kemampuan dan semangat juangnya yang tinggi dalam kompetisi hari ini hingga meraih medali perak.

Ketua Umum Forki Muratara, Iwansa, S.H, mengatakan bahwa prestasi ini membuktikan bahwa atlet-atlet Musi Rawas Utara memiliki potensi besar dalam bidang karate. “Olahraga karate sangat bagus sekali untuk diikuti mulai sejak usia dini,” ujarnya.

Beberapa manfaat latihan karate, menurutnya, yaitu meningkatkan disiplin dan tanggung jawab, meningkatkan kepercayaan diri, meningkatkan kemampuan mengelola emosi dan stres, dan membuat anak menghargai proses dan hasil.

Iwansa juga mengatakan bahwa pada kejuaraan ini, Forki Muratara mendaftarkan atlet sebanyak 23 orang di kelas Kejurda dan 15 orang di kelas Festival. “Semoga prestasi hari ini memotivasi untuk atlet-atlet lain yang belum bertanding agar berjuang semaksimal mungkin,” tambahnya.

Sensei M Abdul Rahman, selaku pelatih, menambahkan bahwa pada hari pertama, kontingen Forki Muratara berhasil meraih medali 1 Emas, 1 Perak, dan 2 Perunggu. “Untuk kategori Kejurda, masih ada peluang medali di hari kedua nanti,” ujarnya. (nsy)

Wagub Cik Ujang Resmi Buka Kejurda dan Festival FORKI Sumsel Perebutkan Piala Gubernur

PALEMBANG- (deklarasinews.com)– Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang secara resmi membuka Kejuaraan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumsel, Kejuaraan Daerah (Kejurda), serta Festival FORKI Sumsel yang memperebutkan Piala Gubernur Sumsel dan Piala Ketua Umum FORKI Sumsel. Kegiatan tersebut digelar di GOR Ranau, Jakabaring Sport City, Jumat (10/04/2026).

Dalam sambutannya, Cik Ujang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia menilai ajang ini memiliki peran penting dalam pembinaan olahraga, khususnya cabang karate, sekaligus menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial daerah.

“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Kejuaraan ini merupakan bagian penting dalam upaya pembinaan olahraga, khususnya cabang karate, sekaligus menjadi wadah menjaring atlet-atlet potensial yang akan menjadi kebanggaan daerah di masa depan,” ujarnya.

Ia berharap melalui kejuaraan ini akan lahir generasi atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan.

“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menghormati setiap keputusan wasit dan juri. Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh kejujuran dan integritas,” tambahnya.

Cik Ujang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kejuaraan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi perkembangan olahraga di Sumatera Selatan.

Di akhir sambutan, Cik Ujang secara resmi membuka Kejuaraan FORKI Sumsel, Kejurda, serta Festival FORKI Sumsel yang memperebutkan Piala Gubernur Sumsel dan Piala Ketua Umum FORKI Sumsel.

Sementara itu, Ketua Umum FORKI Sumsel, Taufik Husni, menyatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan kejuaraan tersebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi kejuaraan nasional.

“Kami sangat mendukung penuh. Perlu kami laporkan, bulan depan para atlet karate yang menang di Kejurda akan menghadapi Kejurnas. Kami berharap dukungan dari Pemprov Sumsel agar dapat meraih setidaknya satu medali emas,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan ajang ini sebagai sarana belajar dan mengukur kemampuan.

“Junjung tinggi sportivitas, jadikan ajang ini sebagai sarana belajar dan mengukur kemampuan, serta mengharumkan nama Sumsel hingga ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.(Ning)

Indrayani Pimpin Asosiasi Pengusaha Advertising Sumsel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Indrayani resmi dilantik sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Advertising Sumatera Selatan dalam sebuah seremoni yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Kamis (8/4/2026). Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam.

‎‎Usai pelantikan, Indrayani menegaskan bahwa asosiasi yang dipimpinnya akan segera mengambil langkah strategis untuk memperkuat peran pelaku usaha periklanan dalam mendukung pembangunan daerah. Salah satu fokus utama adalah mendorong peningkatan kontribusi sektor periklanan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang.

‎‎Menurutnya, momentum pelantikan ini menjadi awal dari kolaborasi konkret antara asosiasi dengan Pemerintah Kota Palembang, khususnya dalam penataan dan penertiban reklame agar lebih tertib dan sesuai regulasi.

‎‎Indrayani, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah kota. Ia memastikan asosiasi akan menjadi mitra aktif dalam mengawal seluruh aktivitas periklanan agar berjalan sesuai aturan, memiliki izin resmi, serta memberikan kontribusi maksimal bagi kas daerah.

‎‎“Ke depan, kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan usaha anggota, tetapi juga berperan dalam menciptakan ekosistem periklanan yang tertib, transparan, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan PAD Kota Palembang,” ujar Indrayani, Kamis (9/4/2026).

‎‎Selain itu, asosiasi juga berencana mendorong percepatan proses perizinan reklame melalui koordinasi intensif dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Upaya ini diharapkan mampu menekan praktik reklame ilegal sekaligus meningkatkan kepatuhan para pelaku usaha terhadap aturan yang berlaku.

‎‎Pemerintah Kota Palembang sendiri menyambut positif kehadiran asosiasi ini. Keberadaannya dinilai sebagai mitra strategis dalam pengawasan serta penataan reklame di kota tersebut. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha diyakini dapat menciptakan wajah kota yang lebih rapi, estetis, serta berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah.

‎‎Wakil Wali Kota Prima Salam menilai pembentukan asosiasi ini sebagai langkah penting untuk menyatukan para pengusaha advertising dalam satu wadah. Dengan demikian, penyampaian informasi terkait peraturan daerah dan petunjuk teknis dapat dilakukan lebih efektif.

‎‎“Pembentukan asosiasi advertising ini sangat luar biasa. Seluruh pengusaha advertising di Kota Palembang dikumpulkan dalam satu wadah agar memahami peraturan daerah serta juknis yang harus dijalankan dengan baik dan benar, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya.

‎‎Pemerintah kota pun berharap sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut, khususnya dalam penyusunan kebijakan dan pengawasan di sektor periklanan. Dengan begitu, keberadaan reklame tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga tetap menjaga ketertiban dan estetika kota.

‎‎Dengan semangat kolaborasi yang diusung, Asosiasi Pengusaha Advertising Palembang optimistis mampu menjadi garda terdepan dalam mendorong industri periklanan yang profesional, tertib regulasi, serta memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat daerah maupun nasional. (Ning)