Wagub Cik Ujang Apresiasi LCC Empat Pilar MPR RI, Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, menghadiri kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dan diikuti oleh perwakilan siswa SMA, SMK, serta MA dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Selatan. Lomba ini merupakan bagian dari upaya MPR RI dalam memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Dalam sambutannya, Cik Ujang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MPR RI atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai strategis dalam menanamkan semangat nasionalisme kepada para pelajar.

“Saya selaku Wakil Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia atas terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan ini memiliki peran penting dalam menanamkan dan memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dipahami secara mendalam oleh generasi penerus bangsa.

Menurutnya, pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan menjadi bekal penting bagi para pelajar untuk menghadapi tantangan zaman sekaligus menjaga keutuhan bangsa di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi muda Sumatera Selatan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat kebangsaan, serta komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tambahnya.

Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti lomba dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga mengajak para peserta menjadikan ajang tersebut sebagai sarana mengasah kemampuan sekaligus memperluas wawasan kebangsaan.

“Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses, serta memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas generasi muda di Sumatera Selatan,” tutupnya.

Sementara itu, Ahmad Muzani menjelaskan bahwa pelaksanaan LCC Empat Pilar bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda tentang nilai-nilai kebangsaan yang mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kompetisi ini terdiri atas materi wawasan Empat Pilar, sesi tematik, hingga sesi rebutan yang menuntut kecepatan dan ketepatan peserta dalam menjawab pertanyaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar Sumatera Selatan semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan sebagai fondasi utama dalam membangun Indonesia yang maju dan berdaya saing. (Ning)

HD Tekankan Peran SOIna sebagai Ajang Penguatan Kepercayaan Diri Anak Berkebutuhan Khusus

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel akan terus memberikan perhatian ekstra kepada anak didik berkebutuhan khusus. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Kejuaraan Daerah Special Olympics Indonesia (SOIna) 2026 tingkat SLB se-Sumsel yang berlangsung di SLB Negeri Pembina, Kamis (30/04/2026).

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan bahwa para peserta merupakan anak-anak hebat yang memiliki keistimewaan tersendiri. Ia mengapresiasi panitia yang telah menyediakan wadah bagi anak-anak istimewa untuk berkompetisi sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.

“Kalian semua adalah anak-anak hebat. Ini sebuah keistimewaan karena ada ruang bagi kalian untuk menunjukkan kemampuan. Kegiatan seperti ini harus terus ditingkatkan dan sering dilaksanakan agar anak-anak istimewa semakin berani tampil,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, ajang SOIna bukan sekadar persoalan menang atau kalah, melainkan sarana silaturahmi dan membangun rasa kebersamaan. Ia menekankan pentingnya menghadirkan ruang sosial agar anak-anak berkebutuhan khusus merasa tidak sendiri serta memiliki lingkungan pertemanan yang suportif.

“Ini bukan soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita menjadikannya sebagai ajang silaturahmi. Mereka tidak sendirian, mereka punya teman dan saudara,” tambahnya.

Lebih lanjut, Herman Deru menegaskan kesiapan Sumsel dalam menyongsong visi Indonesia Emas. Ia meminta para guru untuk terus memberikan bekal terbaik agar anak-anak berkebutuhan khusus mampu bersaing dan mandiri di masa depan.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru yang dengan penuh kesabaran membimbing para siswa. Menurutnya, tidak sedikit anak berkebutuhan khusus yang mampu meraih kesuksesan dalam karier profesional berkat bimbingan yang tepat.

“Pemerintah akan terus memberikan perhatian lebih, terutama dalam pelayanan pendidikan bagi anak-anak istimewa. Ke depan, kebutuhan khusus mereka akan terus kita tingkatkan,” tegasnya.

Bahkan, Herman Deru mendorong agar ke depan setiap rapat paripurna DPRD dilengkapi dengan penerjemah bahasa isyarat sebagai bentuk inklusivitas bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Mondyaboni, menyampaikan bahwa pelaksanaan Kejurda SOIna 2026 merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan ruang apresiasi dan kesetaraan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Ia melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai daerah di Sumsel, dengan cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi atletik, bulu tangkis, dan lompat jauh.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi mereka. Kehadiran Bapak Gubernur menjadi penyemangat, dan kita berharap mereka mampu berkontribusi serta mengharumkan nama daerah melalui prestasi yang dimiliki,” pungkasnya. (Ning)

Komitmen Gubernur Herman Deru Bangun Literasi Terpadu Sumsel Dapat Apresiasi Kepala Perpusnas

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Komitmen Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru dalam membangun literasi secara terpadu melalui penguatan sektor perpustakaan mendapat apresiasi dari Kepala Perpustakaan Nasional, Prof. Aminudin Aziz.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Rapat Teknis Urusan Perpustakaan se-Sumatera Selatan yang berlangsung di Hotel The Zuri Transmart Palembang, Selasa (28/4/2026).

Aminudin menilai langkah Pemerintah Provinsi Sumsel yang memiliki Dinas Perpustakaan terpisah dari Dinas Kearsipan menunjukkan keseriusan dalam memajukan dunia perpustakaan.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Gubernur Herman Deru beserta jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel atas komitmen dalam pengembangan perpustakaan ini,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Herman Deru menyampaikan bahwa kehadiran Kepala Perpustakaan Nasional menjadi bentuk perhatian terhadap perkembangan perpustakaan di Sumsel.

Ia menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam memandang perpustakaan, dari sekadar fasilitas fisik menjadi pusat kegiatan literasi yang berdampak.

“Perpustakaan harus dilihat dari aktivitas dan dampaknya, bukan hanya bangunan, rak, dan buku,” katanya.

Herman Deru juga mengungkapkan bahwa Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di Sumsel masih tergolong rendah, meskipun Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) telah menunjukkan capaian yang cukup baik. Hal ini, menurutnya, menjadi tantangan yang harus diatasi bersama.

“IPLM sudah cukup baik, tetapi TKM masih rendah. Ini menjadi perhatian kita bersama untuk terus menggerakkan budaya membaca,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengembangan literasi harus dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan seluruh sektor, tidak hanya Dinas Pendidikan.

“Saya akan mengajak bupati dan wali kota untuk mengintegrasikan perpustakaan ke semua lini. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Herman Deru juga mengapresiasi kontribusi Bunda Literasi dan para Duta Literasi di berbagai tingkatan yang telah berperan aktif dalam meningkatkan literasi masyarakat.

Ia berharap rapat teknis ini dapat menghasilkan solusi konkret serta langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Kita memiliki tanggung jawab moral terhadap generasi muda, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Fitriana, menjelaskan kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Sinergi Terpadu untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM)”.

Ia menyebutkan, kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara Perpustakaan Nasional, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota dalam menyusun program kerja tahun 2027, sekaligus harmonisasi kebijakan pusat dan daerah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan IPLM dan TKM melalui layanan perpustakaan yang semakin berkualitas,” tandasnya.(Ning)

Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Usai LKPJ 2025 Disetujui DPRD

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, bersama Wakil Gubernur H. Cik Ujang menghadiri Rapat Paripurna XXXIII (33) DPRD Provinsi Sumatera Selatan dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran (TA) 2025, Senin (27/4). Dalam rapat tersebut, DPRD secara resmi menerima dan menyetujui LKPJ Gubernur.

Juru Bicara Tim Perumusan dan Penyelarasan Rekomendasi DPRD Sumsel, Elvaria Novianti, S.E., menyampaikan bahwa persetujuan diberikan setelah melalui proses kajian dan analisis terhadap LKPJ Gubernur Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2025.

Ia juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan selama proses pembahasan.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada panitia khusus DPRD Provinsi Sumatera Selatan atas dedikasi dalam membahas dan menyusun rekomendasi sesuai bidang masing-masing,” katanya.

Dalam rekomendasinya, DPRD menekankan pentingnya inovasi peningkatan pendapatan daerah melalui optimalisasi aset, percepatan digitalisasi administrasi dan manajemen data di lingkungan sekretariat daerah, serta peningkatan kapasitas ASN dalam penyusunan kebijakan berbasis data. Selain itu, DPRD juga mendorong digitalisasi di lingkungan legislatif guna meningkatkan transparansi dan akses dokumen.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas dukungan terhadap penyelenggaraan pembangunan daerah.

Ia menegaskan pentingnya komunikasi, kerja sama, dan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Sinergi harus terus diperkuat agar setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Herman Deru menyatakan bahwa berbagai masukan dan saran dari DPRD, khususnya di bidang pemerintahan, perekonomian, keuangan, pembangunan, dan kesejahteraan rakyat, akan menjadi perhatian serius dan ditindaklanjuti sesuai target pembangunan.

Ia juga menegaskan bahwa rekomendasi DPRD memiliki nilai strategis dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran daerah ke depan.

“Kami akan memastikan seluruh rekomendasi tersebut ditindaklanjuti dan terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah selanjutnya,” pungkasnya.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, S.E., M.M., dan turut dihadiri Sekretaris Daerah Sumsel Dr. Drs. Edward Candra. (Ning)

Simulasi Jadi Anggota DPRD?Ini Langkah Nyata NasDem Cetak Pemimpin Muda Sumsel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Selatan resmi meluncurkan program Sekolah Politik dan Pengkaderan Remaja Bernegara. Kegiatan ini digelar di Sekretariat DPW NasDem Sumsel pada Minggu (26/4/2026) sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan politik di kalangan generasi muda.

‎Sekretaris DPW NasDem Sumsel, H. Nopianto, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa program tersebut merupakan turunan dari agenda nasional partai yang sebelumnya telah dijalankan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Kini, program itu diimplementasikan secara serentak di seluruh provinsi hingga kabupaten/kota di Indonesia.

‎“Program Remaja Bernegara ini bersifat berkelanjutan secara nasional. Di Sumatera Selatan, kami mengemasnya dalam bentuk sekolah politik dan pengkaderan sebagai bagian dari konsolidasi partai yang dilakukan secara terus-menerus,” ujar Nopianto.

‎Ia menegaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi politik kepada generasi muda, khususnya Generasi Z, agar memiliki pemahaman yang kuat tentang wawasan kebangsaan, nilai-nilai demokrasi, serta ideologi negara dan partai.

‎Sebanyak 79 peserta dari berbagai SMA dan SMK di Kota Palembang ambil bagian dalam angkatan perdana program ini. Mayoritas peserta merupakan siswa aktif dalam organisasi sekolah seperti OSIS serta pelajar berprestasi, sehingga menciptakan suasana diskusi yang dinamis dan kompetitif.

‎Tak hanya menerima materi teori, para peserta juga dilibatkan dalam simulasi praktik bernegara. Mereka memainkan berbagai peran strategis, mulai dari anggota DPRD Sumsel, kepala daerah, sekretaris daerah, hingga sekretaris dewan.

‎“Peserta langsung mensimulasikan proses kerja legislatif, mulai dari inisiatif rancangan peraturan daerah (Perda), pembahasan di tingkat komisi dan Badan Pembentukan Perda (Bapemperda), pembentukan panitia khusus (pansus), hingga tahap pengesahan Perda,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Nopianto menyampaikan bahwa program ini tidak berhenti pada pelatihan awal. Para peserta akan mendapatkan pembinaan lanjutan dari Partai NasDem sebagai bagian dari proses mencetak kader muda yang siap menjadi pemimpin di masa depan.

‎Sebagai tindak lanjut, panitia juga merancang agenda kunjungan langsung ke gedung DPRD Sumsel. Kegiatan ini bertujuan agar peserta dapat merasakan secara nyata atmosfer kerja lembaga legislatif.

‎“Setelah ini, mereka akan kami ajak ke gedung DPRD agar bisa melihat dan merasakan langsung bagaimana suasana menjadi anggota dewan,” tambahnya.

‎Program ini terbuka untuk umum dengan sistem rekrutmen mandiri tanpa keterlibatan pihak sekolah. Calon peserta mendaftar secara independen dan harus melalui proses seleksi teknis yang telah ditentukan oleh panitia.

‎Di akhir keterangannya, Nopianto turut menyampaikan pesan dari Ketua DPW NasDem Sumsel. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum positif bagi generasi muda untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus mengubah stigma negatif terhadap dunia politik.

‎“Kami ingin mengikis anggapan bahwa politik itu kotor atau jahat. Melalui kegiatan ini, generasi muda bisa memahami bahwa politik adalah sarana untuk berbuat kebaikan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ning)

The Robin Perkenalkan Karya Perdana ke Media, Langkah Serius ke Industri Musik

PALEMBANG -‎(deklarasinews.com)– Band asal Palembang, The Robin, yang telah eksis sejak 2006/2007, kini bersiap melangkah lebih serius ke industri musik dengan menggelar kegiatan media gathering di Rooftop Club House Privilege Palembang, Jalan Masjid Az Zikra, Sabtu (25/04/2026).

‎‎Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi The Robin untuk memperkenalkan diri secara lebih luas kepada publik. Melalui pertemuan bersama awak media, band yang digawangi Ryoga sebagai keyboardist dan synth player, Dika sebagai vokalis, serta Derga sebagai bassist, berharap dapat memperluas jangkauan eksistensi sekaligus mengenalkan karya musik mereka kepada masyarakat, tidak hanya di Palembang tetapi juga secara nasional.

‎‎Dalam agenda tersebut, The Robin mengungkapkan secara lengkap identitas band, mulai dari formasi personel, arah bermusik, hingga rencana peluncuran karya perdana.

‎‎Derga, yang mewakili band, menegaskan bahwa kegiatan media gathering ini menjadi titik awal untuk tampil lebih profesional di industri musik.

‎‎“Ini langkah awal kami untuk benar benar g0 public secara serius. Kami membutuhkan dukungan dari rekan rekan media agar karya kami bisa dikenal luas, tidak hanya di Palembang tetapi juga di tingkat nasional,” ujar Derga.

 

‎‎Langkah ini menunjukkan keseriusan The Robin dalam membangun fondasi karier yang lebih matang, sekaligus menempatkan diri sebagai band yang siap bersaing di tengah dinamika industri musik Indonesia.

‎‎Media gathering ini dikemas dalam suasana santai namun tetap terstruktur dengan tiga agenda utama yang dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai karakter musik The Robin.

‎‎Agenda pertama adalah sesi perkenalan personel, di mana masing masing anggota berbagi latar belakang serta peran mereka dalam proses kreatif band.

‎‎Agenda kedua berupa showcase eksklusif, yakni penampilan live lagu andalan yang memungkinkan para jurnalis merasakan langsung karakter musik yang diusung The Robin. Melalui sesi ini, band ingin menunjukkan kualitas aransemen serta kekuatan musikalitas yang mereka miliki.

‎‎Agenda ketiga adalah sesi tanya jawab, yang membuka ruang bagi awak media untuk menggali lebih dalam terkait proses kreatif, strategi pemasaran, hingga rencana perjalanan karier ke depan.

‎‎Pemilihan Rooftop Club House Privilege Palembang sebagai lokasi acara dinilai tepat karena memiliki kualitas akustik yang mendukung serta suasana yang nyaman untuk diskusi bersama media.

‎‎Tidak ingin hanya dikenal sebagai band lokal, The Robin menargetkan langkah yang lebih besar dengan mempersiapkan peluncuran karya secara digital di berbagai platform musik.

‎‎Ryoga menyebutkan bahwa band ini membawa warna baru dalam industri musik dengan menonjolkan kekuatan pada lirik dan aransemen yang matang.

‎‎“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Setelah ini kami akan merilis karya secara digital di berbagai platform. Karena itu, kami mengundang media agar gaungnya bisa langsung terasa sejak awal,” jelas Ryoga.

‎‎Langkah menuju distribusi digital ini dinilai sebagai strategi penting untuk memperluas jangkauan pendengar serta meningkatkan visibilitas karya musik mereka di era digital.

‎‎Di akhir kegiatan, Derga kembali menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung perjalanan karier musik The Robin ke depan.

‎‎Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan antara musisi dan masyarakat luas.

‎‎“Kami percaya media adalah corong paling efektif. Dengan bantuan media, karya kami bisa hidup dan sampai ke banyak orang” tutupnya.

‎‎Melalui kegiatan media gathering ini, The Robin berharap dapat membangun hubungan yang kuat dengan insan media sekaligus memperkenalkan identitas musikal mereka secara lebih luas. Langkah ini menjadi sinyal awal bahwa band asal Palembang tersebut siap melangkah menuju panggung nasional dengan semangat baru dan visi yang lebih besar. (Ning)

Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Setelah melalui proses penilaian panjang dan ketat dalam mengukur kemampuan daerah mengelola pembiayaan secara inovatif, Kabupaten Lampung Selatan akhirnya berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Daerah ini meraih peringkat kedua kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam acara yang digelar di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sabtu malam (25/4/2026).

Ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan detik.com ini menilai sejauh mana pemerintah daerah mampu menerapkan konsep entrepreneur government, yakni pendekatan inovatif dalam menggali serta mengelola sumber pembiayaan pembangunan secara kreatif dan berkelanjutan.

Dalam kategori kabupaten, posisi pertama diraih Kabupaten Bintar, disusul Kabupaten Lampung Selatan di posisi kedua, dan Kabupaten Batu Bara di peringkat ketiga. Sementara di tingkat kota, Kota Bandar Lampung menempati posisi pertama, diikuti Kota Medan dan Kota Palembang. Adapun penghargaan tingkat provinsi diraih oleh Sumatera Utara.

Selain penghargaan, para pemenang juga memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat sebagai stimulus daerah. Juara kedua seperti Lampung Selatan berhak atas bantuan sebesar Rp2 miliar, sementara juara pertama mendapatkan Rp3 miliar dan juara ketiga Rp1 miliar.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan instrumen untuk mendorong terciptanya iklim kompetisi yang sehat antar pemerintah daerah.

“Penghargaan ini menjadi metode untuk mendorong kinerja pemerintah daerah agar lebih optimal. Tantangan kepala daerah tidak mudah, sehingga capaian positif perlu dipublikasikan agar diketahui masyarakat luas,” ujar Tito.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan media arus utama dalam menjaga kredibilitas ajang penghargaan tersebut.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih. Ia menyebut penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari wakil bupati, sekda, perangkat daerah, hingga masyarakat di tingkat desa. Penghargaan ini kami persembahkan untuk Kabupaten Lampung Selatan,” kata Egi.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam pengelolaan pembiayaan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Red)

Gubernur Herman Deru: Saatnya Putra Daerah Bersatu Bangun Sumbagsel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Gubernur Sumatera Selatan, Dr.H. Herman Deru, menegaskan pentingnya kolaborasi putra daerah sebagai langkah strategis dalam mempercepat pembangunan wilayah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Griya Agung, Sabtu (25/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Herman Deru yang mewakili lima gubernur di wilayah Sumbagsel menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pertemuan ini memiliki nilai strategis karena mampu menyatukan tokoh-tokoh penting asal Sumbagsel.

“Pertemuan ini bukan untuk unjuk kekuatan, melainkan memperkuat silaturahmi dan kebersamaan dalam memajukan daerah,” ujarnya.

Ia juga menyebut Sumatera Selatan merasa terhormat menjadi tuan rumah pertemuan perdana ini. Herman Deru berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna memperkuat sinergi antar daerah.

Menurutnya, kolaborasi yang dibangun tidak perlu muluk-muluk, melainkan fokus pada penajaman program yang sudah ada dan benar-benar dibutuhkan masyarakat. Ia mencontohkan sejumlah proyek strategis seperti pembangunan Pelabuhan Samudra Tanjung Carat, Tol Palembang–Jambi, serta Tol Palembang–Bengkulu.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, untuk menghimpun para pemangku kebijakan agar dapat berkontribusi bagi negara dan daerah.

Menurut Tito, pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk para menteri koordinator. Ia menekankan pentingnya kehadiran lima gubernur Sumbagsel dalam merumuskan program prioritas ke depan.

“Silaturahmi seperti ini sudah lama tidak terjadi. Kita ingin berbuat sesuatu untuk Sumbagsel. Ini hal yang wajar di negara besar, ketika putra daerah ingin memberikan solusi bagi wilayahnya,” kata Tito.

Ia juga mencontohkan sejumlah proyek strategis, seperti pengembangan kawasan Tanjung Carat yang dinilai dapat direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan. Selain itu, percepatan konektivitas, termasuk jalan tol Trans Sumatera, dinilai masih perlu dioptimalkan untuk membuka akses pariwisata antarwilayah.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam sambutannya secara virtual menegaskan pentingnya memperkuat persaudaraan dan kerja sama antar daerah di Sumbagsel.

“Kita ingin menyatukan kekuatan daerah Sumbagsel dalam bidang ekonomi dan sumber daya manusia, serta mendukung program pemerintah. Ini bukan soal kedaerahan sempit, tetapi membangun kekuatan bersama seperti masa kejayaan Sriwijaya,” ujarnya.

Senada, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai potensi Sumbagsel sangat besar, baik dari sisi sumber daya manusia, budaya, maupun ekonomi. Namun, ia mengingatkan pentingnya sinergi dan pemetaan potensi agar tidak tertinggal dibanding wilayah lain.

“Silaturahmi ini harus menjadi kebutuhan bersama untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Kita ingin pemerataan pembangunan dan kemajuan di Sumbagsel,” katanya.

Acara ini turut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal Yandri Susanto, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, serta tokoh nasional Hatta Rajasa dan Aburizal Bakrie.

Turut hadir para gubernur di wilayah Sumbagsel, yakni Rahmat Mirzani Djausal, Helmi Hasan, Al Haris, dan Hidayat Arsani.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun langkah konkret dan kolaboratif untuk mendorong kemajuan Sumbagsel tanpa mengesampingkan kepentingan nasional. (Ning)

Bidik Emas! 8 Atlet Taekwondo Sumsel Siap Guncang Kejurnas 2026 di Samarinda

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Sumatera Selatan menunjukkan optimisme tinggi dengan mematok target prestasi maksimal pada dua kejuaraan bergengsi tingkat nasional yang akan berlangsung berdekatan.

Delapan atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Cadet dan Junior 2026 yang akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur, pada tanggal 22 hingga 26 April 2026.

‎‎Tidak hanya itu, kontingen Sumsel juga akan turun tangan di ajang Kejuaraan Laskar Pelangi Sport Tourism Taekwondo Challenge yang berlangsung di Kepulauan Bangka Belitung pada 24 April 2026.

‎‎Ketua Pengprov TI Sumsel, Hj. Meilinda, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa pemilihan atlet telah dilakukan secara selektif. Total ada delapan atlet andalan yang diturunkan untuk mewakili daerah di ajang resmi yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar (PB) Taekwondo Indonesia tersebut.

‎‎“Agenda utama dalam rapat komisi hari ini adalah finalisasi pemberangkatan delapan atlet ke Samarinda. Karena ini merupakan ajang resmi dari PB TI, kami menargetkan medali emas sebagai indikator capaian prestasi ke depan,” tegas Meilinda saat ditemui di kantor DPRD Provinsi Sumsel, Senin (20/04/2026).

‎‎Berikut adalah daftar delapan atlet yang akan membela harum nama Sumatera Selatan:

‎ ‎- Ridho Ahmad Maulana Raditya (Kategori Junior U-48)

‎- Muhammad Arya Raditya (Kategori Junior U-51)

‎- Saddam Muda Putra Lubay (Kategori Junior U-55)

‎- Abdul Zaky Arshavin (Kategori Junior U-59)

‎- Kimi Damar Umi Hermawan (Kategori Cadet U-41)

‎- Laras Marsyahira (Kategori Junior U-52)

‎- Christian Lie (Kategori Recognized Poomsae Junior Individual Putra)

‎- Habil Al Rasyid (Kategori Junior U-68)

‎‎Seluruh atlet ini akan didampingi langsung oleh pelatih Dwi Andriyan Fathorozi selama periode pertandingan berlangsung.

‎‎Sementara itu, Sekretaris Pengprov TI Sumsel, Charli Junicef Vratama, S.Pi., M.Si., menambahkan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan pilihan terbaik dari kelompok usia Cadet (di bawah 14 tahun) dan Junior (di bawah 17 tahun). Mereka dinilai telah memenuhi standar kompetisi nasional, baik dari segi kemampuan teknis maupun mentalitas bertanding.

‎‎“Seluruh atlet yang kami turunkan sudah teruji performanya dan memiliki jam terbang yang cukup,” ujar Carli

‎‎Selain fokus ke Samarinda, Pengprov TI Sumsel juga mengirimkan delegasi khusus ke Belitung untuk mengikuti Kejuaraan Piala Kementerian Hukum dan HAM pada tanggal yang sama, 24 April 2026. Untuk event ini, sebanyak empat atlet dan satu pelatih diturunkan dengan misi yang tidak kalah berat.

‎‎“Targetnya tentu juara umum. Kami menurunkan atlet yang sudah matang secara fisik dan mental,” jelas Charli.

‎‎Dalam upaya menjaga performa atlet, Charli mengungkapkan bahwa dukungan pembinaan terus digencarkan. Para atlet mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari uang pembinaan rutin hingga masuk dalam program unggulan seperti Sriwijaya Gold dan pembinaan di bawah naungan Balai Pelatihan Olahraga Pelajar (BPLP).

‎ ‎“Dukungan ini sangat penting untuk menjaga konsistensi dan peningkatan prestasi mereka,” tambahnya.

‎‎Namun, pihaknya menyadari bahwa saat ini basis pembibitan atlet masih terpusat di Kota Palembang. Oleh karena itu, ke depannya Pengprov TI Sumsel berkomitmen kuat untuk memperluas jangkauan pembinaan ke seluruh kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Selatan.

‎‎“Kami berharap ke depan tidak hanya Palembang yang mendominasi, tetapi daerah lain juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” tutup Charli. (Ning)

Open House IPEKA Palembang “A Fun Family Day”! Bentuk Murid Cerdas & Berkarakter

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Sekolah Kristen Iman Pengharapan dan Kasih (IPEKA) Palembang menghadirkan suasana penuh kehangatan dalam kegiatan Open House bertajuk “A Fun Family Day” yang digelar pada Sabtu (18/4/2026). Acara ini menjadi ajang interaktif bagi keluarga untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah sekaligus sistem pembelajaran yang diterapkan.

‎Kegiatan yang terbuka untuk umum ini berhasil menarik ratusan pengunjung, mulai dari orang tua hingga anak-anak. Beragam aktivitas edukatif dan hiburan disuguhkan melalui sejumlah booth tematik seperti Science, Art, dan Music. Tak sekadar melihat-lihat fasilitas, para pengunjung juga diberi kesempatan merasakan langsung metode belajar yang digunakan di IPEKA.

‎Di area Science, pengunjung diajak menjelajahi laboratorium serta mencoba eksperimen sederhana yang menarik. Sementara itu, booth Art menampilkan berbagai karya kreatif hasil tangan murid, dan area Music dimeriahkan dengan penampilan live band serta pertunjukan yang menunjukkan bakat seni para siswa.

‎Keseruan acara semakin terasa dengan berbagai aktivitas interaktif lainnya, mulai dari permainan basket 3-point shooting, permainan matematika berbasis konsep edukatif, hingga tantangan seru yang mengasah kemampuan anak.

‎Pengunjung juga dapat mengikuti program stamps collection yang dapat ditukar dengan souvenir menarik. Selain itu, tersedia pula area bazar yang menawarkan beragam kuliner, produk anak, serta layanan edukasi.

‎Head of School IPEKA Palembang, Tjong Leng Jie atau yang akrab disapa Ling Er, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat.

‎“Melalui Open House ini, kami ingin menciptakan ruang kebersamaan yang hangat bagi keluarga, sekaligus memberikan gambaran nyata tentang proses pembelajaran di IPEKA. Kami juga ingin menunjukkan perkembangan murid, baik dari sisi akademik maupun karakter,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa IPEKA mengusung konsep pendidikan holistik, yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, serta nilai-nilai spiritual.

‎“Harapannya, murid tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, dan pengenalan akan Tuhan, sehingga mampu menemukan panggilan hidupnya di masa depan,” tambahnya.

‎Direktur Sekolah Internasional IPEKA, Yuliana, menjelaskan bahwa pendekatan holistik tersebut diterapkan secara konsisten di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Nursery hingga Senior High School.

‎Hal ini didukung oleh fasilitas lengkap seperti laboratorium fisika, biologi, komputer, serta program pengembangan minat baca dan kemandirian siswa.

‎Ia juga mengungkapkan bahwa IPEKA memiliki jaringan sekolah di sejumlah kota besar di Indonesia, di antaranya Jakarta, Bekasi, Tangerang, Balikpapan, Makassar, dan Palembang. Untuk menjaga kualitas pembelajaran, jumlah murid di setiap kelas dibatasi.

‎“Pendidikan holistik membutuhkan perhatian lebih intensif, sehingga kami memastikan setiap siswa mendapatkan pendampingan optimal,” jelasnya.

‎Sementara itu, Ketua Pelaksana Open House sekaligus Wakil Kepala SMP IPEKA Palembang, Kurjini Gayami Simatupang, menilai antusiasme masyarakat Palembang terhadap IPEKA terus mengalami peningkatan.

‎“Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan IPEKA semakin tinggi,” ungkapnya.

‎Dalam proses pembelajaran, IPEKA menerapkan sistem full day school dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama, serta dilengkapi dengan program bahasa Mandarin untuk memperkaya kemampuan komunikasi siswa.

‎Saat ini, IPEKA Palembang juga membuka pendaftaran murid baru untuk Tahun Pelajaran 2027/2028, dengan berbagai penawaran menarik seperti potongan uang sumbangan dan program beasiswa.

‎Melalui konsep pendidikan yang menyeimbangkan aspek akademik, karakter, dan spiritualitas, IPEKA Palembang optimistis dapat terus berperan dalam mencetak generasi muda yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Ning)