Sekdaprov Sumsel Hadiri Peresmian Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo

PALEMBANG –(deklarasinews.com)– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., menghadiri peresmian operasionalisasi 1.601 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara virtual dari Jalan TPH Sofyan, Gandus, Palembang, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian secara nasional dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebanggaannya atas percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih yang dinilai berjalan sangat cepat. Menurutnya, mulai dari proses pematangan konsep hingga pembangunan fisik koperasi berhasil diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun.

“Secara fisik, saat ini sudah siap 9.000 gedung beserta sistemnya. Program pemerintah untuk KDMP dengan total 9.294 gerai juga telah selesai dibangun. Mari kita maju dengan rasa percaya diri bahwa koperasi ini akan menjadi kekuatan bersama dalam membangun ekonomi masyarakat dan negara,” ujar Presiden Prabowo.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan inisiatif besar Presiden Prabowo tersebut merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat desa dan kelurahan.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih dirancang agar roda perekonomian masyarakat benar-benar bergerak dan tumbuh dari bawah sehingga mampu menciptakan pemerataan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Dengan diresmikannya operasionalisasi ribuan koperasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyatakan siap mendukung penuh keberadaan KDMP di seluruh wilayah Sumsel.

Koperasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, menjaga ketahanan pangan lokal, serta membuka peluang usaha baru bagi warga di tingkat desa dan kelurahan.(Ning)

Rutan Kelas I Palembang Gelar Kegiatan Sapa Kasih Bersama Warga Binaan

PALEMBANG –(deklarasinews.com)– Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang melaksanakan kegiatan Sapa Kasih bersama Warga Binaan yang berlangsung di area blok hunian. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Palembang dan diikuti oleh pejabat struktural serta seluruh staf pegawai.

Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian, pembinaan, serta upaya membangun komunikasi yang harmonis antara petugas dan warga binaan. Dalam suasana penuh keakraban, jajaran petugas memberikan arahan, motivasi, serta mengajak warga binaan untuk terus menjaga ketertiban dan mengikuti program pembinaan dengan baik.

Selain menjadi sarana komunikasi, kegiatan Sapa Kasih juga bertujuan untuk memperkuat hubungan humanis antara petugas dan warga binaan, sehingga tercipta lingkungan rutan yang aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Palembang menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis sesuai dengan semangat (Ning)

Rutan Kelas I Palembang Laksanakan Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan

PALEMBANG –(deklarasinews.com)- Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang kembali melaksanakan kegiatan razia rutin pada blok hunian warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, Jumat (16/05/2026).

Kegiatan razia ini dipimpin oleh jajaran pengamanan dan diikuti oleh pejabat struktural serta staf pegawai Rutan Kelas I Palembang. Razia dilakukan secara menyeluruh pada kamar hunian warga binaan guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di lingkungan rutan.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam blok hunian, seperti kabel listrik, benda berbahan logam, dan barang lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Kepala Rutan Kelas I Palembang menegaskan bahwa kegiatan razia rutin merupakan bentuk komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan kondusif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi deteksi dini sebagaimana arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Dengan dilaksanakannya razia secara berkala, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Rutan Kelas I Palembang tetap terjaga serta mendukung optimalisasi pembinaan bagi warga binaan.(Ning)

Wagub Cik Ujang Safari Jumat di Masjid Al-Ikhlas

PALEMBANG – (deklarasinews.com)– Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, melaksanakan Safari Shalat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Perumdam Kartika, Jalan Kolonel Sulaiman Amin, Kelurahan Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Jumat (15/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang mengungkapkan rasa syukur karena dapat melaksanakan Shalat Jumat berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al-Ikhlas. Menurutnya, agenda tersebut sebenarnya telah lama dijadwalkan, namun baru dapat terlaksana pada hari ini.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa sama-sama melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Al-Ikhlas ini. Sebenarnya sudah lama dijadwalkan, namun baru hari ini ada kesempatan,” ujarnya.

Menjelang Hari Raya Iduladha, Cik Ujang juga menyampaikan rencananya untuk memberikan bantuan hewan kurban berupa seekor sapi kepada masjid tersebut.

“Sebentar lagi Hari Raya Kurban, insyaallah saya akan memberikan sapi,” katanya.

Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan berupa Al-Qur’an serta bantuan keuangan untuk mendukung pembangunan masjid. Bantuan lainnya, lanjut dia, akan menyusul melalui dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional.

“Tadi banyak sekali yang disampaikan oleh Pak Ketua terkait pembangunan ini. Saya hanya bisa membantu semampunya. Ada bantuan Al-Qur’an, ada bantuan keuangan, dan nanti akan menyusul lagi. Tolong minta nomor rekeningnya, karena ada juga bantuan dari Baznas,” tambahnya.

Safari Jumat tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kedekatan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan masyarakat setempat. (Ning)

Daffa Punya Misi Besar! Sumsel Ditarget Jadi Gudang Fighter MMA Terbaik Indonesia

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Olahraga bela diri campuran atau Mixed Martial Arts (MMA) di Sumatera Selatan diproyeksikan memasuki era baru yang lebih kompetitif dan profesional. Hal itu ditandai dengan terpilihnya M. Daffa Firzatullah secara aklamasi sebagai Ketua Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Art (IBC MMA) Sumsel periode 2026-2030 dalam musyawarah yang berlangsung di rumah dinas Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (15/5/2026).

Kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan MMA di Sumsel. Daffa membawa visi besar untuk menjadikan Sumatera Selatan sebagai salah satu daerah penghasil fighter MMA terbaik di Indonesia.

Usai resmi terpilih, Daffa langsung membeberkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan dalam beberapa tahun ke depan. Fokus utamanya adalah memperkuat pembinaan atlet muda, memperluas popularitas MMA di tengah masyarakat, serta menghadirkan kompetisi yang mampu melahirkan petarung-petarung potensial asal Sumsel.

Menurut Daffa, olahraga MMA memiliki peluang besar untuk berkembang pesat di Sumatera Selatan, terlebih minat generasi muda terhadap olahraga bela diri modern terus meningkat.

“Kami ingin MMA semakin dikenal masyarakat Sumsel. Ke depan akan ada event-event nasional dan para atlet juga akan dilibatkan untuk mengajak anak-anak muda bergabung bersama IBC MMA,” ujarnya.

Ia menilai, kejuaraan dan kompetisi rutin menjadi langkah strategis untuk menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya diproyeksikan tampil di ajang resmi tingkat nasional hingga internasional.

“Kita ingin mencari potensi atlet lewat berbagai pertandingan. Dari event-event itulah nantinya akan lahir fighter baru asal Sumsel yang siap bersaing di level lebih tinggi,” katanya.

Dalam pembinaan nantinya, Daffa memastikan seluruh atlet akan mengikuti sistem klasifikasi resmi sesuai regulasi MMA, mulai dari pembagian kelas berat badan hingga kategori pertandingan lainnya.

“Semua ada aturan dan standarnya. Atlet akan dibagi berdasarkan kelas masing-masing agar pertandingan berjalan profesional dan sesuai regulasi,” jelasnya.

Tak hanya ingin membangun prestasi, Daffa juga memiliki mimpi besar agar nama Sumatera Selatan identik dengan petarung MMA berkualitas di Indonesia.

“Saya ingin ketika orang bicara MMA, mereka langsung ingat fighter-fighter asal Sumsel,” tegasnya penuh optimisme.

Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun ekosistem MMA di daerah, pihaknya juga menargetkan penyediaan fasilitas latihan yang lebih memadai bagi atlet muda. Salah satu program yang tengah direncanakan ialah menghadirkan arena oktagon sendiri sebagai pusat latihan dan penyelenggaraan pertandingan.

“Kami ingin atlet-atlet muda mendapatkan fasilitas latihan yang layak dan perlengkapan yang baik. Target besar kami tentu memiliki oktagon sendiri. Mudah-mudahan nanti ada dukungan sponsor dan berbagai pihak,” ungkapnya.

Daffa berharap dukungan dari pemerintah, sponsor, komunitas olahraga, hingga masyarakat dapat menjadi kekuatan besar untuk mempercepat perkembangan MMA di Sumatera Selatan.

Sementara itu, Sekretaris KONI Sumsel, H. Tubagus Sulaiman, M.H., menyatakan pihaknya saat ini memang tengah fokus menghidupkan kembali sejumlah cabang olahraga bela diri campuran yang sebelumnya sempat vakum atau kurang aktif.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan olahraga daerah dalam menghadapi berbagai agenda nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

“Kami sedang mencoba mengaktifkan kembali cabang olahraga bela diri campuran yang sebelumnya sempat mati suri. Sekarang pembinaannya mulai dibuka lagi dan mudah-mudahan bisa berkembang lebih baik,” ujarnya.

Tubagus menjelaskan, selain cabang olahraga bela diri yang selama ini populer seperti karate, taekwondo, dan pencak silat, kini MMA serta Muaythai juga mulai mendapat perhatian serius dalam pembinaan KONI Sumsel.

“Perkembangan olahraga bela diri sekarang semakin luas. MMA dan Muaythai menjadi cabang yang mulai dipersiapkan secara serius untuk masa depan,” katanya.

Ia menyebutkan, cabang olahraga bela diri campuran tersebut direncanakan akan dipersiapkan mengikuti event nasional yang digelar di Manado pada November mendatang.

Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama dalam proses pembinaan maupun pemberangkatan atlet.

“Anggaran kita memang masih terbatas. Karena itu kita harus lebih selektif melihat perkembangan atlet dan hasil pembinaannya sebelum menentukan siapa yang diberangkatkan,” jelasnya.

Selain menargetkan event jangka pendek, KONI Sumsel juga mulai menyusun pola pembinaan jangka panjang menuju PON NTT-NTB. Tubagus menegaskan, pola pembinaan atlet kini dibuat lebih fokus dan terarah dibanding sebelumnya.

“Kalau dulu kita mengirim atlet dalam jumlah besar, sekarang lebih fokus pada atlet yang benar-benar dipersiapkan untuk meraih prestasi,” tegasnya.

Saat ini, KONI Sumsel disebut telah melakukan pendataan terhadap puluhan atlet potensial yang diproyeksikan tampil di berbagai kompetisi nasional mendatang.

Tubagus juga menyoroti pentingnya profesionalisme dalam organisasi olahraga, termasuk menghindari rangkap jabatan di kepengurusan cabang olahraga.

“Kalau saya pribadi memilih tidak merangkap jabatan sebagai ketua cabang olahraga agar organisasi bisa berjalan lebih fokus dan profesional,” katanya.

Ia berharap kepengurusan baru IBC MMA Sumsel mampu membawa semangat baru bagi perkembangan olahraga bela diri campuran sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Sumatera Selatan di tingkat nasional. (Ning)

Hadiri Pelantikan PaSKI Sumsel, Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Tekankan Komedi yang Mendidik dan Beretika

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Sumsel dan Koordinator Wilayah (Korwil) PaSKI se-Sumsel periode 2026–2030 di Griya Agung, Kamis (14/5) sore.

Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PaSKI, Jarwo Kwat. Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Herman Deru menilai keberadaan PaSKI Sumsel memiliki peran penting dalam membangun kreativitas dan membentuk karakter para komedian agar lebih profesional serta mandiri.

“Saya bangga sekali. Organisasi ini membangun anggotanya menjadi pribadi mandiri,” ujar Herman Deru.

Ia mengatakan, komedian harus mampu memahami karakter masyarakat di setiap daerah karena selera humor memiliki perbedaan sesuai budaya dan lingkungan masing-masing.

“Kadang yang lucu di Empat Lawang belum tentu lucu di Palembang, begitu juga yang lucu di Lahat belum tentu lucu di Ogan Ilir,” katanya.

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga menyampaikan empat pesan penting bagi para komedian agar mampu bertahan di tengah perkembangan zaman. Pesan tersebut meliputi kemampuan artikulasi yang baik, penguasaan intonasi, penguatan narasi materi, serta pengaturan durasi penampilan.

“Kalau terlalu lama, orang juga bosan. Jadi durasi itu penting,” tegasnya.

Herman Deru juga mengingatkan agar komedian masa kini tidak lagi identik dengan citra negatif. Menurutnya, pelaku seni komedi harus terus memperkaya wawasan dan memahami situasi sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Dulu komedian identik dengan aksi dan tingkah seolah-olah menjadi orang yang tidak pintar. Sekarang komedian harus update dengan kondisi lapangan,” ujarnya.

Ia berpesan agar anggota PaSKI banyak mendengar, melihat, dan membaca guna memperkaya materi humor yang cerdas dan mendidik tanpa merendahkan pihak lain.

“Bisa masuk ke kalangan politisi, pedagang, maupun agamis supaya tahu anekdot yang berlaku di lingkungan itu. Tapi jangan mencaci dan merendahkan orang lain,” tambahnya.

Menurut Herman Deru, komedian senior seperti Jarwo Kwat dan Abdel Achrian mampu bertahan lintas generasi karena terus mengikuti perkembangan situasi dan selera masyarakat.

“Jadikan profesi ini secara serius, jangan setengah-setengah. Hati-hati memilih diksi karena banyak yang tumbang gara-gara itu. Marah pun harus terkelola,” pesannya.

Sementara itu, Jarwo Kwat menyampaikan apresiasi atas perkembangan PaSKI Sumsel yang dinilai sangat aktif dan solid. Ia menyebut Sumsel menjadi salah satu wilayah dengan kepengurusan korwil paling lengkap di Indonesia.

“Saya bangga dengan kinerja PaSKI Sumsel. Tantangan dari Pak Herman Deru mampu dipenuhi pengurus. Semoga terus meningkatkan program, kegiatan, dan kerja sama dengan Pemda Sumsel,” katanya.

Ketua PaSKI Sumsel, Fikri Haikal, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas dukungan terhadap keberadaan PaSKI selama ini.

Ia mengatakan, PaSKI tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjalankan program edukatif seperti pelatihan public speaking bagi masyarakat.

“Ada program mengajar dan belajar public speaking. Kami juga berpesan kepada anggota agar jangan hanya mengejar viral dan viewer, tetapi jangan sampai menyakiti orang lain. Semoga PaSKI menjadi organisasi yang hebat dan luar biasa,” tandasnya. (Ning)

Sekolah Lansia di Palembang Resmi Dibuka, Pesertanya Bakal Diwisuda!

PALEMBANG- (deklarasinews.com)– Pemerintah Kota Palembang bersama Tim Penggerak PKK terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia. Hal itu ditandai dengan peresmian Program Sekolah Lansia oleh Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, di Kantor Lurah Kelurahan 20 Ilir Satu, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Rabu (13/05/2026).

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam menghadirkan ruang pembelajaran sekaligus pemberdayaan bagi para lansia agar tetap memiliki kualitas hidup yang baik di usia senja. Program ini tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pembinaan kesehatan serta penguatan peran sosial para lanjut usia di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Dewi Sastrani Ratu Dewa menyampaikan bahwa Sekolah Lansia diharapkan menjadi wadah edukasi dan ruang inspiratif bagi para warga senior agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Menurutnya, usia lanjut bukanlah penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan menjalani kehidupan dengan penuh semangat.

Program tersebut mengusung konsep lansia SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif. Melalui program ini, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan wawasan, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta mempererat hubungan sosial antar peserta.

Tak hanya itu, Sekolah Lansia juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk terus beraktivitas secara positif melalui materi-materi edukatif yang disampaikan secara rutin. Dewi menilai, kegiatan ini penting untuk membantu para lansia tetap percaya diri dan merasa dihargai di lingkungan sosialnya.

“Melalui Sekolah Lansia ini, kami berharap para orang tua tetap semangat menjalani aktivitas, memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang kesehatan, serta terus berperan di lingkungan masyarakat,” ujar Dewi.

Ia juga menjelaskan, pada tahap awal terdapat sebanyak 30 peserta yang mengikuti program tersebut. Para peserta merupakan warga lanjut usia dengan rentang umur mulai dari 60 tahun hingga di atas 70 tahun.

Kegiatan belajar akan dilaksanakan sebanyak dua kali dalam satu bulan dengan total 10 kali pertemuan. Menariknya, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran, para peserta nantinya akan mengikuti prosesi wisuda sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam belajar di usia lanjut.

Sebelumnya, TP PKK Kota Palembang juga telah melaksanakan program serupa di beberapa wilayah lain, salah satunya di Posyandu Nusa Indah, Kecamatan Kalidoni. Kehadiran Sekolah Lansia mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan motivasi baru bagi para lansia untuk tetap aktif, produktif, dan berdaya guna.

Program ini pun diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah di Kota Palembang sehingga semakin banyak lansia yang mendapatkan manfaat, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun kehidupan sosial mereka.(Ning)

Muscab X PPP Palembang Jadi Momentum Evaluasi dan Konsolidasi Internal Partai

PALEMBANG- (deklarasinews.com)– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Palembang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) X di Kantor DPC PPP Jalan Merdeka, Talang Semut, Palembang, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi partai berlambang Ka’bah itu untuk melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat konsolidasi internal, sekaligus menyusun arah perjuangan politik lima tahun mendatang.

Muscab X PPP Kota Palembang berlangsung dengan semangat kebersamaan dan harapan besar untuk mengembalikan kejayaan partai di Kota Palembang. Agenda ini juga menjadi wadah strategis dalam membahas program kerja, mengevaluasi capaian kepengurusan sebelumnya, hingga menyusun langkah-langkah baru demi memperkuat eksistensi PPP di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif.

Ketua DPW PPP Sumatera Selatan, H. Ahmad Palo SE, mengatakan bahwa pelaksanaan Muscab merupakan amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai serta aturan organisasi yang wajib dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

Menurutnya, Muscab tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan semata, melainkan forum penting untuk merumuskan strategi dan arah baru partai ke depan.

“Melalui Muscab ini, kami melakukan evaluasi terhadap apa yang sudah dikerjakan selama lima tahun terakhir dan merumuskan program kerja untuk lima tahun ke depan. Selain itu, dilakukan juga konsolidasi organisasi termasuk perubahan struktur kepengurusan harian DPC PPP Kota Palembang beserta bidang-bidangnya,” ujar H. Ahmad Palo.

Ia menjelaskan, mekanisme pemilihan kepengurusan di PPP memiliki perbedaan dibandingkan sejumlah partai politik lainnya. Dalam Muscab, peserta tidak langsung memilih ketua DPC, melainkan memilih tim formatur yang nantinya bertugas menyusun struktur kepengurusan lengkap.

“Di PPP, Muscab tidak langsung menetapkan siapa ketua terpilih. Yang dipilih adalah formatur. Tim formatur inilah yang nantinya bermusyawarah menentukan susunan kepengurusan mulai dari ketua, sekretaris, bendahara hingga pengurus harian lainnya,” jelasnya.

Dalam Muscab X tersebut, terpilih tujuh formatur yang terdiri dari empat perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC), satu perwakilan DPC yakni Muhammad Sulaiman, satu perwakilan DPW, dan satu perwakilan dari DPP PPP. Ketujuh formatur tersebut nantinya akan kembali bermusyawarah untuk menentukan susunan kepengurusan baru DPC PPP Kota Palembang periode mendatang.

Ahmad Palo berharap Muscab X dapat menjadi titik awal kebangkitan PPP di Kota Palembang. Ia mengingatkan bahwa PPP pernah menjadi salah satu kekuatan politik besar dengan raihan hingga 17 kursi legislatif, meskipun pada periode berikutnya mengalami penurunan signifikan hingga hanya memperoleh lima kursi.

Menurutnya, hasil Pemilu 2024 menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh kader dan pengurus partai untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.

“Pemilu 2024 menjadi bahan evaluasi besar bagi kami. Kami berharap momentum Muscab ini menjadi langkah terbaik untuk memperbaiki dan membangkitkan kembali PPP di Kota Palembang,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Palembang periode 2021-2026, Muhammad Sulaiman, menegaskan komitmennya untuk membangun struktur kepengurusan yang lebih solid, kuat, dan mampu membawa PPP kembali berjaya di Kota Palembang.

Ia mengaku optimistis dapat kembali dipercaya memimpin PPP Kota Palembang. Pengalaman pada periode sebelumnya, menurutnya, menjadi pelajaran berharga sekaligus motivasi untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kinerja partai ke depan.

“Dengan mengucap Bismillah, saya optimistis bisa kembali dipercaya memimpin PPP Kota Palembang. Pengalaman pada periode sebelumnya menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki kekurangan dan mengembalikan marwah PPP agar kembali meraih kursi di Palembang,” ungkapnya.

Sulaiman juga menegaskan komitmennya untuk tetap tegak lurus terhadap arahan DPP maupun DPW PPP demi kemajuan partai. Ia menilai dukungan, arahan, serta bimbingan dari para senior partai sangat dibutuhkan untuk memperkuat soliditas kader sekaligus membesarkan PPP di Kota Palembang.

“Kami membutuhkan bimbingan dari pengurus DPP, DPW maupun kader senior. Apa pun arahan partai akan kami jalankan demi kebaikan dan kemajuan PPP di Kota Palembang,” tandasnya.(Ning)

Gedung Baru SD Advent 2 Palembang Diresmikan Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berkarakter

PALEMBANG –(deklarasinews.com)– SD Advent 2 Palembang meresmikan gedung sekolah baru yang berlokasi di Jalan Nusa Indah Lorong Kemuning, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Selasa (12/05/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi keluarga besar SD Advent 2 Palembang dalam upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan demi mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal.

Suasana penuh sukacita dan rasa syukur mewarnai acara peresmian tersebut. Kegiatan dihadiri oleh pimpinan sekolah, dewan guru, orang tua siswa, tokoh masyarakat, hingga sejumlah tamu undangan. Acara diawali dengan ibadah syukur dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengguntingan pita sebagai tanda resmi digunakannya gedung baru SD Advent 2 Palembang.

Ketua GMAHK DSKS, Pendeta Victor Joe Sinaga, M.Pil., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung sekolah tersebut. Ia berharap kehadiran fasilitas baru ini mampu memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.

Menurutnya, gedung baru tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol komitmen sekolah dalam menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih representatif dan nyaman, sekolah diharapkan mampu mencetak generasi muda yang unggul, baik dalam karakter, iman, maupun prestasi akademik.

“Selain menghadirkan ruang belajar yang lebih layak, sekolah juga ingin menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mampu mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, President LIAM (Loma Linda Indonesian Agape Ministry), Marudut Marbun, menjelaskan bahwa LIAM merupakan komunitas perantau Indonesia yang menetap di California, Amerika Serikat. Organisasi tersebut memiliki kepedulian besar terhadap dunia pendidikan di Indonesia, khususnya dalam membantu pembangunan sekolah-sekolah yang kondisinya tidak layak, terutama di daerah pedalaman.

Ia mengatakan, LIAM terdiri dari beberapa keluarga Indonesia yang bersatu untuk membantu para siswa memperoleh fasilitas belajar yang lebih baik. Menurutnya, masih banyak sekolah di pelosok Indonesia yang kondisi bangunannya memprihatinkan dan tidak aman digunakan.

Marudut menjelaskan, setiap bantuan pembangunan dilakukan melalui proses seleksi dan penilaian terhadap proposal yang diajukan sekolah. Jika sekolah dinilai benar-benar membutuhkan bantuan dan bangunannya sudah tidak layak, maka LIAM akan membantu proses pembangunan kembali dari awal.

“Baru-baru ini kami juga meresmikan gedung sekolah baru di Bangko Kiri, Riau, Pekanbaru, pada 8 Mei lalu. Itu menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian para perantau Indonesia terhadap pendidikan anak-anak di Tanah Air,” katanya.

Ia menambahkan, kepedulian para perantau Indonesia tersebut lahir dari keinginan agar anak-anak di berbagai daerah dapat menikmati fasilitas pendidikan yang lebih aman dan layak sehingga mampu menunjang proses pembelajaran dengan baik.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang turut memberikan apresiasi atas berdirinya gedung baru SD Advent 2 Palembang. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, melalui Asisten III Ir. H. Akhmad Bastari, ST., MT., menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Pendidikan Advent serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan sekolah tersebut.

Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan daerah. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter, moral, disiplin, dan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi penerus bangsa.

“Saya menyambut baik hadirnya fasilitas pendidikan yang semakin representatif, nyaman, dan modern seperti yang kita resmikan hari ini. Semoga gedung baru ini mampu melahirkan generasi muda Palembang yang cerdas, berintegritas, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Sebab, menurutnya, kemajuan sebuah kota sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya.

Tak lupa, pesan khusus juga disampaikan kepada para siswa agar memanfaatkan fasilitas sekolah dengan sebaik-baiknya. Mereka diharapkan terus rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta mempersiapkan diri untuk meraih masa depan yang gemilang.

Acara peresmian kemudian ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol rasa syukur dan kebahagiaan atas pencapaian penting SD Advent 2 Palembang dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Palembang.(Ning)

Herman Deru dan Cik Ujang Dorong Sinergi Daerah Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menegaskan pentingnya sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Penegasan tersebut disampaikan saat Launching Sensus Ekonomi 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta bupati dan wali kota se-Sumsel.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengatakan pelaksanaan sensus ekonomi memiliki arti penting sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan di masa mendatang. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, khususnya para camat hingga kepala desa, turut mengawal suksesnya sensus tersebut.

“Alhamdulillah, pada kesempatan baik ini kita dapat melaksanakan rakor camat dan launching sensus ekonomi. Era saat ini merupakan era yang sangat berbeda, sehingga persepsi kita harus sama agar langkah kita juga sama, dengan fokus untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, camat memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintahan di wilayah masing-masing. Camat bukan hanya perpanjangan tangan kepala daerah, tetapi juga pengawal pembangunan dan pemimpin masyarakat di tingkat kecamatan.

“Camat sebagai ujung tombak negara memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Hasil sensus nanti akan menjadi navigasi dalam menentukan arah kebijakan para pengambil keputusan,” katanya.

Herman Deru juga menegaskan pentingnya keterbukaan masyarakat dalam memberikan data yang akurat. Sebab, Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus terintegrasi yang akan menggambarkan kondisi nyata di lapangan, termasuk dinamika penduduk dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Tanpa data yang benar, para pengambil kebijakan tidak bisa mengambil keputusan dengan benar. Karena itu, saya mengajak seluruh pemimpin daerah menjadikan data BPS sebagai navigasi utama dalam menentukan kebijakan,” tegasnya.

Ia meminta para camat segera memberikan pemahaman kepada kepala desa dan lurah mengenai pentingnya sensus ekonomi agar data yang dihasilkan benar-benar valid dan akurat.

“Kita ingin data ini menjadi seperti Google Maps yang menuntun arah kebijakan pemerintah di tahun-tahun mendatang. Data tidak bisa diambil dengan feeling, semuanya harus berbasis data yang akurat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel yang juga Ketua Tim Terpadu Sensus Ekonomi, Edward Candra, mengatakan pelaksanaan sensus ekonomi merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Sumsel dengan pemerintah kabupaten/kota se-Sumsel.

Menurut Edward, salah satu langkah penting dalam menyukseskan sensus ekonomi adalah pembentukan Tim Terpadu yang telah disahkan langsung oleh Gubernur Sumsel.

“Tim Terpadu sudah terbentuk dan akan mulai bekerja hari ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan arahan Menteri Dalam Negeri, pemerintah daerah diminta mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dalam pelaksanaannya, kepala desa dan lurah menjadi garda terdepan dalam pengumpulan data di lapangan.

“Di Sumsel terdapat 3.259 desa dan kelurahan yang akan dikoordinasikan oleh 241 camat se-Sumsel. Diharapkan terbangun sinergi, komitmen, dan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Moh. Edy Mahmud, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumsel, khususnya Gubernur Herman Deru, atas dukungan besar terhadap pelaksanaan sensus ekonomi.

Menurutnya, pembentukan Tim Terpadu Sensus Ekonomi di Sumsel menjadi langkah luar biasa dan dapat menjadi role model bagi provinsi lain di Indonesia.

“Launching Tim Terpadu Sensus Ekonomi ini luar biasa, karena belum ada provinsi lain yang membentuk seperti ini. Terima kasih kepada Gubernur Sumsel atas inisiatif yang sangat baik,” ujarnya.

Ia menilai Sumsel memiliki potensi besar untuk berkembang lebih maju, terlebih sebagai daerah lumbung pangan dan lumbung energi nasional.

“Sensus ekonomi ini milik kita bersama, sehingga perlu kolaborasi seluruh stakeholder. Kami berharap BPS kabupaten/kota terus berkoordinasi dengan kepala daerah,” tandasnya. (Ning)