Wagub Sumsel Ajak Lulusan Poltekpar Palembang Jadi Duta Budaya dan Pariwisata Daerah

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang mengajak para lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang menjadi duta budaya dan pariwisata daerah. Ajakan ini disampaikannya saat mendampingi Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Menpar RI) Widiyanti Putri Wardhana dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda VI Poltekpar di Convention Hall Jakabaring, Rabu (15/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 255 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan. Cik Ujang menilai, kehadiran generasi muda yang berkompeten di bidang pariwisata menjadi modal penting bagi Sumsel untuk memperkuat citra sebagai destinasi unggulan nasional.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel, saya mengucapkan selamat dan sukses. Kalian bukan hanya lulusan akademik, tetapi juga duta yang membawa nama baik Palembang dan Sumatera Selatan di kancah nasional dan internasional,” ucapnya.

Menurut Wagub, Poltekpar Palembang memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terampil dan berkarakter. Ia mengapresiasi dedikasi para dosen dan tenaga pengajar yang telah mencetak tenaga profesional di sektor pariwisata dan perhotelan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pariwisata bukan sekadar sektor ekonomi, tetapi juga wahana pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, para lulusan diharapkan membawa semangat pelayanan dan cinta tanah air dalam setiap langkahnya.

“Jadikan ilmu yang kalian peroleh sebagai bekal untuk berkontribusi nyata, baik di dunia kerja maupun di tengah masyarakat. Bangun kolaborasi dan inovasi agar pariwisata Sumsel semakin dikenal luas,” imbuhnya.

Menpar Widiyanti dalam sambutannya turut menyampaikan pesan agar para lulusan tetap rendah hati, berintegritas, dan terus mengasah kemampuan. Ia menyebut, sektor pariwisata saat ini tengah bangkit dengan capaian 10,04 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari–Agustus 2025.

“Ini pencapaian tertinggi sejak pandemi. Artinya, peluang di sektor ini sangat terbuka. Namun, semua itu membutuhkan tenaga profesional yang bisa menjawab kebutuhan wisata modern,” ungkap Menpar.

Menurutnya, wisata masa depan lebih menekankan pada pengalaman otentik dan hubungan emosional antara wisatawan dengan masyarakat lokal. Karena itu, penting menjaga kelestarian alam dan budaya sebagai daya tarik utama.

Menpar juga menitipkan pesan agar para lulusan membawa cerita positif tentang daerah asal mereka. “Kemanapun kalian pergi, tetaplah menjadi duta Palembang dan Nusantara. Jadikan keberagaman kita sebagai kekuatan,” tuturnya.

Cik Ujang menutup sambutannya dengan harapan agar lulusan Poltekpar tidak hanya sukses secara profesional, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mencintai dan mengembangkan pariwisata daerah. (ning)

Peduli Sepak Bola Sumsel, Herman Deru Dengar Aspirasi Suporter Sriwijaya FC di Griya Agung Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola, dengan membuka ruang dialog bersama para suporter Sriwijaya Football Club (SFC). Pertemuan tersebut berlangsung di Griya Agung, Palembang, Selasa (14/10/2025), dalam suasana penuh kehangatan dan keprihatinan terhadap kondisi klub kebanggaan masyarakat Sumsel itu.

Dalam audiensi tersebut, tiga perwakilan kelompok suporter hadir, yakni Singa Mania, Sriwijaya Mania, dan Ultras Sriwijaya. Mereka datang dengan satu tujuan: menyampaikan aspirasi sekaligus kegelisahan terhadap posisi SFC yang kini terpuruk di dasar klasemen sementara Pegadaian Championship 2025/2026.

Ketua Umum Singa Mania, Yayan Hariansyah, menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke Gubernur adalah bentuk kepedulian dan langkah terakhir setelah berbagai upaya untuk membangkitkan klub tak membuahkan hasil. “Kami datang seperti anak yang ingin bercerita kepada orang tuanya. Kami cinta SFC, tapi sekarang klub kami berada di posisi terbawah. Kalau tidak diselamatkan, SFC bisa terdegradasi ke liga 3,” ungkapnya penuh haru.

Yayan menambahkan, para suporter kini kebingungan mencari jalan keluar. Mereka bahkan telah menyarankan manajemen untuk mengganti pelatih demi memicu semangat baru bagi tim. Namun, perubahan besar tentu membutuhkan dukungan finansial yang kuat.

“Kami sadar pelatih bagus butuh biaya besar. Karena itu kami datang kepada Bapak Gubernur, untuk mencari arahan dan solusi. Kami percaya beliau sebagai pemimpin daerah pasti punya jalan keluar terbaik untuk klub kebanggaan Sumsel ini,” jelas Yayan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru menerima aspirasi para suporter dengan tangan terbuka. Ia mendengarkan satu per satu keluhan yang disampaikan dengan sabar, menunjukkan empatinya terhadap kondisi yang dihadapi SFC saat ini.

“Sebagai pemimpin daerah, saya tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Saya tahu bagaimana besarnya kecintaan masyarakat terhadap SFC. Klub ini punya sejarah panjang dan menjadi simbol kebanggaan Sumsel,” ujar Herman Deru.

Ia juga menegaskan, meskipun saat ini SFC telah dikelola secara profesional oleh pihak perusahaan, pemerintah provinsi tetap berkomitmen untuk berperan sebagai jembatan antara manajemen dan pendukung.

“Saya tidak akan lepas tangan. Kita bisa duduk bersama, suporter, manajemen, dan Kadispora, untuk mencari solusi bersama. Apa yang bisa saya bantu, akan saya fasilitasi,” ujarnya menegaskan.

Menurutnya, semangat kebersamaan harus menjadi kunci utama dalam menyelamatkan SFC dari ancaman degradasi. Tanpa kolaborasi yang baik antara semua pihak, mustahil klub ini dapat bangkit kembali.

Herman Deru juga mengapresiasi loyalitas dan ketulusan para suporter yang tetap mendukung SFC di tengah masa sulit. “Kecintaan kalian adalah aset besar. Saya harap semangat ini terus dijaga dan diarahkan secara positif,” pesan Herman Deru.

“Minimal SFC bisa bertahan di Liga 2. Tapi yang paling penting, bagaimana kita semua sama-sama menjaga marwah klub ini agar tetap hidup dan menjadi kebanggaan Sumsel,” tutupnya. (ning)‎

‎Turnamen Karate HUT TNI ke-80 Pecahkan Rekor Peserta, Ribuan Atlet Bersaing Jadi yang Terbaik!

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  ‎Suasana Gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC) berubah semarak saat sebanyak 1.600 karateka dari berbagai daerah di Sumatera dan provinsi tetangga berkumpul untuk mengikuti Open Tournament dan Festival Karate Piala Pangdam II/Sriwijaya. Kejuaraan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan berlangsung selama dua hari, 11–12 Oktober 2025.

‎‎Ajang bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Jasmani Kodam II/Sriwijaya, Kolonel Inf M. Arief Gumelar, S.I.P., M.M., yang hadir mewakili Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. Dalam amanat yang dibacakan, Pangdam menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda melalui semangat sportivitas dan jiwa ksatria.

‎‎“Kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan karakter generasi muda yang disiplin, kuat mental, serta memiliki semangat juang tinggi. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan jati diri prajurit TNI,” tegas Pangdam melalui amanat tertulis.

‎‎Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan, turnamen ini menjadi salah satu kompetisi karate terbesar yang pernah digelar di wilayah Kodam II/Sriwijaya. Para atlet datang dari perguruan karate yang berada di bawah naungan FORKI Sumatera Selatan dan KKI, serta kontingen dari Bengkulu, Jambi, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, hingga Sumatera Utara, bertanding dalam 75 kelas yang diperlombakan.

‎‎Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT TNI, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaring bibit atlet berbakat yang kelak bisa mewakili Sumatera Selatan bahkan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang seleksi dan tolak ukur pembinaan olahraga karate di berbagai daerah.

‎‎Pangdam II/Sriwijaya berharap kompetisi ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membangun persaudaraan antar-atlet serta memperkuat semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai kejujuran, sportivitas, dan sikap kesatria.

‎‎“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam dunia pertandingan, tetapi kehormatan sebagai atlet sejati terletak pada cara bertanding yang sportif,” pesan Pangdam.

‎‎Sementara itu, Asisten Operasi Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Rony Fitriyanto, S.Sos., selaku Ketua Umum Pembina Kejuaraan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Kodam II/Sriwijaya, FORKI Sumsel, KKI, dan masyarakat pecinta karate menjadi kekuatan utama dalam membangun kejayaan olahraga karate di Sumatera Selatan.

‎‎ “Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berdisiplin, dan cinta tanah air,” ujarnya.

‎‎Gelaran ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjadi simbol persatuan serta semangat juang generasi muda Sumatera Bagian Selatan. (Ning)

JNE Sumsel Ajak Media dan UMKM “Bergerak Bersama” dalam Semangat Connecting Happiness

PALEMBANG –‎(deklarasinews.com)– ‎Untuk ketiga kalinya, PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Sumatera Selatan kembali menggelar Media Gathering sebagai bentuk apresiasi dan silaturahmi bersama insan pers, di cafe & resto Gardenta Palembang, Jumat (10/10/2025).

‎‎Dengan mengusung tagline “Bergerak Bersama”, kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momentum penting bagi JNE untuk mempererat kolaborasi dengan media sekaligus mendorong semangat pertumbuhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumatera Selatan.

‎‎Acara dibuka langsung oleh Kepala Cabang JNE Sumatera Selatan, Shendy Maulana, dan juga dihadiri Kurnia Nugraha Media Communication Depart Head JNE

‎‎Dalam sambutanya, Shendy mengatakan ‎media selama ini  turut berkontribusi dalam menyebarkan informasi dan memperkuat citra positif JNE di masyarakat dan ia mengapresiasi

‎‎“Tahun ini konten dan partisipasi media jauh lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Kami sangat terbantu dengan kepercayaan media dan customer. Insya Allah tahun depan, JNE akan menghadirkan program yang lebih menarik lagi. Kami harap teman-teman media bisa terus berkontribusi,” ujarnya

‎‎Selain menjalin silaturahmi, acara ini juga menjadi ajang penghargaan bagi para jurnalis melalui JNE Competition, yang tahun ini kembali diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

‎‎Dan yang membuat bangga dari Sumatera Selatan, di mana Tasmalinda wartawan dari media Suara Sumsel berhasil meraih Juara 3 Jurnalis Regional Sumatera

‎‎“Alhamdulillah, tahun ini pemenang JNE content competition 2025 untuk wartawan dari Palembang ada yang berhasil juara 3 Jurnalis Regional Sumatera. Kami berharap di kompetisi tahun depan bisa tembus juara satu dan membawa pulang hadiah utama berupa perjalanan umrah,” ungkap Kurnia Nugraha, selaku Media Communication Depart. Head JNE

‎‎“Media adalah mitra penting kami. Karena itu, JNE berkomitmen untuk terus membuat program khusus bagi rekan rekan media secara rutin,” tambahnya.

‎‎Dengan kolaborasi yang kuat antara JNE, media, dan UMKM, diharapkan semangat “Connecting Happiness” yang menjadi filosofi JNE tak hanya berhenti pada pengiriman paket, tetapi juga pada pengiriman manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat Sumatera Selatan,” tuturnya.

‎‎Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah talk show inspiratif bersama pelaku UMKM asal Sumsel, Muhammad Taufik, pemilik Galeri Sriwijaya—brand lokal yang memproduksi kain wastra khas Sumatera Selatan dan telah menjalin kerja sama erat dengan JNE sejak 2018.

‎‎“Kami mulai dari membuat kain polos, lalu berkembang jadi produk wastra khas daerah. Sekarang pengiriman produk kami sudah menjangkau luar kota, bahkan di antaranya sudah sampai ke Bali, semuanya dikirim melalui JNE,” ujar Taufik.

‎‎Menurutnya, kolaborasi dengan JNE membawa banyak keuntungan, terutama dalam hal kecepatan pengiriman dan pelayanan yang bertanggung jawab.

‎‎“Kalau ada masalah pengiriman, JNE cepat tanggap. Barang bisa langsung dikembalikan tanpa menunggu lama. Ini sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM, jelasnya.

‎‎Galeri Sriwijaya kini terus berinovasi dengan memadukan nilai tradisi dan tren modern agar produk wastra dapat diterima generasi muda, khususnya Gen Z

‎‎Taufik berharap kerja sama dengan JNE dapat terus berkembang untuk memajukan pemasaran produk lokal dan memperluas jangkauan pasar. (Ning)

Tim Balap Sepeda Lampung Tunjukkan Performa Gemilang di Pornas Korpri XVII Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Tim balap sepeda Provinsi Lampung memulai laga perdananya pada tanggal 07 Oktober 2025 di ajang Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) XVII yang berlangsung di Jakabaring Sport City, Venue Shooting Range, Palembang, Rabu (8/10/2025).

Berdasarkan jadwal pertandingan yang ditetapkan panitia Pornas XVII Palembang, perlombaan balap sepeda dijadwalkan tanggal 07-09 Oktober 2025 dan kategori Individual Time Trial (ITT) telah berlangsung pada 07 Oktober kemarin.

Tim balap sepeda Lampung menurunkan Ari Wijaya (BKD Provinsi Lampung) dan Rahmat Ramadhan (SMPN 21 Bandar Lampung) di Grade A, serta Ardiansyah (SMPN 21 Bandar Lampung) di Grade B.

Dalam nomor Criterium Grade A, setiap atlet dituntut menempuh 10 lap dengan jarak 2 kilometer per lap, sedangkan pada Grade B, peserta harus menyelesaikan 8 lap dengan jarak yang sama. Poin diperoleh setiap dua lap, sehingga strategi, ketahanan, dan konsistensi menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir.

Sementara itu, pada nomor Individual Time Trial (ITT), setiap pesepeda berlomba secara individu melawan waktu, dengan sistem start bergiliran dan tanpa bantuan dari peserta lain. Nomor ini benar-benar menguji kekuatan, ketahanan, serta kemampuan teknis masing-masing atlet.

Hasilnya, Ari Wijaya berhasil mencatat prestasi gemilang dengan menempati peringkat ke-6 dari 39 peserta di nomor Individual Time Trial pada perlombaan yang dilaksanakan pada selasa (07/10/2025), serta peringkat ke-5 pada nomor Criterium Grade A yang berlangsung hari ini (08/10/2025). Capaian ini terasa istimewa mengingat posisi lima besar di kedua nomor tersebut didominasi oleh mantan atlet Sea Games dan PON yang memiliki pengalaman di level nasional dan internasional.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa atlet balap sepeda Lampung memiliki potensi besar untuk terus berkembang, sekaligus menunjukkan semangat juang dan daya saing tinggi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Korpri dan Bapor Korpri Lampung menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah. Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi dan menumbuhkan semangat berkompetisi dalam setiap ajang olahraga ASN.

Keberhasilan para atlet di Pornas Korpri XVII juga menjadi modal berharga bagi Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pornas Korpri XVIII tahun 2027 mendatang. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pembinaan olahraga di kalangan ASN diharapkan semakin maju, melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Lampung di tingkat nasional.(Red).

FP-UTR Desak DPRD Palembang Batalkan Hasil Seleksi PJLP Diduga Sarat Nepotisme dan KKN

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Forum Pemuda untuk Transparansi (FP-UTR) kembali menyuarakan kepedulian publik terhadap proses penerimaan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang, yang diduga kuat tidak transparan, tidak akuntabel, serta berpotensi mengandung praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) (06/10/ 2025).

Pada Tahun 2025 menurut data BPS Kota Palembang angka pengangguran di Kota Palembang diklaim menurun sebesar 5 persen, tetapi masih tinggi, yaitu 50 ribu orang masih menganggur. Meskipun demikian, angka kemiskinan di Palembang menurun menjadi 9,77 persen. Pemerintah Kota Palembang berkomitmen untuk terus berupaya mengurangi angka pengangguran melalui berbagai program, termasuk bursa kerja.

Dalam aksi yang digelar di depan Kantor DPRD Kota Palembang, FP-UTR menuntut agar Ketua DPRD Kota Palembang segera merekomendasikan pembatalan hasil penerimaan seleksi PJLP tahun 2025, mengingat banyaknya kejanggalan yang ditemukan dalam proses rekrutmen tersebut.

Koordinator Aksi FP-UTR, Oman, menegaskan bahwa pihaknya menerima serta membuka posko pengaduan berbagai laporan masyarakat mengenai dugaan tidak adanya keterbukaan informasi publik terkait tahapan seleksi dan hasil akhir penerimaan PJLP.

“Kami melihat ada indikasi kuat praktik titipan dan nepotisme dalam proses ini. Padahal, seharusnya seleksi PJLP dilakukan secara terbuka dan transparan agar masyarakat umum memiliki kesempatan yang sama,” ujar Bobi Koordinator lapangan.

Melalui aksi ini, FP-UTR menyampaikan lima tuntutan utama, yaitu:

  1. Mendesak Ketua DPRD Kota Palembang untuk merekomendasikan pembatalan hasil seleksi PJLP di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang Tahun 2025.
  2. Meminta Pemerintah Kota Palembang dan Dinas terkait untuk membuka seluruh tahapan serta hasil seleksi PJLP kepada publik.
  3. Mendesak Inspektorat Kota Palembang untuk melakukan audit dan investigasi internal terhadap dugaan KKN dalam penerimaan PJLP.
  4. Meminta DPRD Kota Palembang membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri dugaan pelanggaran prosedural dalam rekrutmen PJLP.
  5. Menuntut Walikota Palembang agar meninjau ulang sistem seleksi PJLP di seluruh OPD agar lebih terbuka, transparan, dan akuntabel.

FP-UTR menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah nyata dari DPRD dan Pemerintah Kota Palembang dalam menegakkan prinsip transparansi, keadilan, serta pemberantasan praktik KKN di lingkungan pemerintahan. Kami akan membuka Posko pengaduan masyarakat terkait seleksi ini serta menyurati Menteri dalam negeri terkait persoalan ini.

“Kami tidak akan diam ketika hak masyarakat diabaikan. Pemerintah harus jujur, terbuka, dan bertanggung jawab terhadap setiap proses penerimaan tenaga kerja di lingkungan Pemkot Palembang,” tegas,’’Oman.

Aksi berjalan damai dengan pengawalan aparat keamanan, dan para peserta aksi membawa spanduk serta poster bertuliskan “Transparansi Bukan Janji, Tapi Kewajiban!” dan “Tolak PJLP Nepotisme!”. (Ags)

Partai Golkar Bagikan 400 Paket Sembako dan Tumbler di Tiga Kecamatan Palembang dalam Rangka HUT ke-61

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar, kader dan pengurus Partai Golkar Kota Palembang menggelar kegiatan sosial berupa pembagian 400 paket sembako dan ratusan tumbler ramah lingkungan kepada masyarakat di Kecamatan Sukarami, Alang-Alang Lebar, dan Kemuning (4/10/2025.

‎‎Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Yudha Novanza Utama, Anggota DPR RI Komisi I sekaligus Ketua Pemenangan Pemilu Sumatera II DPP Partai Golkar; Rubi Indiarta, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang; Ketua Karang Taruna Kota Palembang Ahmad Catur Nugraha; Ketua RT 47 Kebun Bunga Fitry Henna Yanti; serta sejumlah pengurus Partai Golkar dan masyarakat yang antusias menyambut kegiatan tersebut.

‎‎Dalam sambutannya, Rubi Indiarta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Partai Golkar terhadap masyarakat sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi.

‎“Ulang tahun ke-61 ini menjadi momentum bagi kami untuk berbagi dan hadir langsung di tengah warga. Selain sembako, kami juga memberikan tumbler sebagai ajakan untuk hidup sehat dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” ujarnya.

‎‎Yudha Novanza Utama menambahkan, kegiatan sosial seperti ini merupakan tradisi Partai Golkar untuk terus mendengar dan menyapa masyarakat.

‎“Golkar tidak hanya bekerja di parlemen, tetapi juga berbuat nyata di lapangan. Kami ingin kegiatan sederhana seperti ini membawa manfaat dan semangat kebersamaan,” tuturnya.

‎‎Warga RT 47 Kelurahan Kebun Bunga, Heri, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Partai Golkar.

‎“Bantuan sembako dan tumbler ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada Pak Yudha dan Pak Rubi yang sudah hadir langsung. Semoga Golkar semakin dekat dengan rakyat,” ucapnya.

‎‎Kegiatan pembagian sembako dan tumbler tersebut berjalan lancar dan penuh keakraban. Masyarakat tampak antusias menyambut kehadiran para kader Partai Golkar yang datang langsung ke lingkungan mereka. (Ning).

Yustin Kurniawan Zendrato, Di HUT Ke-61 Partai Golkar, Fraksi Golkar Gelar Bakti Sosial

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Rangkaian Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-61 tahun 2025, Anggota Fraksi Golkar DPRD kota Palembang dari Dapil 1. Yustin Kurniawan Zendrato, SE.,MM menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako. Sabtu, (04/10/2025)

‎Hadir dalam kegiatan Baksos HUT Partai Golkar ke – 61 Tahun 2025 di Dapil 1 Golkar kota Palembang, Yudha Novanza Utama, anggota Komisi I DPR-RI sekaligus Ketua Bappilu Sumatera I DPP Partai Golkar, Ketua Karang Taruna Kota Palembang Ahmad Catur Nugraha, Pengurus, Kader dan Simpatisan Partai Golkar di Kecamatan Ilir Barat Satu, Masyarakat dilingkungan RW.06 Kel.Bukit Lama.

‎Sebanyak 270 paket sembako berupa beras dibagikan kepada keluarga penerima manfaat dilingkungan RW.06 Jl.Padang Selasa Kel.Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat Satu – Palembang, kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan ketua DPD Golkar kota Palembang agar  pembagian sembako dilaksanakan di setiap daerah pemilihan (Dapil) oleh anggota DPRD Fraksi Golkar kota Palembang.

‎‎Sekretaris Fraksi Golkar  DPRD Kota Palembang yang juga Ketua Kecamatan Partai Golkar Ilir Barat Satu H.Yustin Kurniawan Zendrato, dalam laporannya

menyampaikan kegiatan hari ini sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun Partai Golkar yang ke-61, kami Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang dari Dapil 1 Palembang khususnya, bersama Bapak Yudha Novanza Utama Anggota Komisi I Fraksi Golkar DPR-RI ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial ini, jelas Yustin.

Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan bentuk rasa terima kasih kami atas dukungan dan kepercayaan masyarakat yang selama ini telah diberikan kepada Partai Golkar dan kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami selalu membawa manfaat dan kebaikan bagi warga kota Palembang khususnya.

Semoga apa yang kami berikan hari ini dapat membawa manfaat, partai Golkar akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi dan berjuang demi kesejahteraan masyarakat.

Selamat ulang tahun ke-61 untuk Partai Golkar. Semoga terus jaya “Golkar Solid, Indonesia Maju”. Suara Rakyat Suara Golkar.

‎Yudha Novanza Utama menambahkan, kegiatan bakti sosial hari ini dilakukan serentak diseluruh Indonesia, hal ini merupakan tradisi Partai Golkar untuk terus mendengar dan menyapa masyarakat. “Golkar tidak hanya bekerja di parlemen, tetapi juga berbuat nyata di lapangan. Kami ingin kegiatan sederhana seperti ini membawa manfaat dan semangat kebersamaan,” tuturnya.

‎‎Sigit (39) warga di RW.06 Kelurahan Bukit Lama, mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih untuk kegiatan yang dilaksanakan oleh Partai Golkar berupa pembagian sembako beras dan tumbler, dengan kegiatan ini menandakan partai Golkar semakin dekat dan selalu dihati rakyat,” ucapnya. (Ning).

Gubernur Herman Deru Sebut Rakernas dan Pornas KORPRI 2025 Jadi Momentum Berkah Bagi Sumsel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menyambut dengan penuh sukacita pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KORPRI tahun 2025 yang digelar di Kota Palembang. Menurutnya, dipercayanya  Sumsel sebagai tuan rumah bukan hanya sebuah kehormatan, melainkan juga momentum berkah yang membawa manfaat besar bagi daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran KORPRI pusat yang telah mempercayakan Sumsel sebagai tempat pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut. “Atas nama masyarakat Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih karena daerah kami dipercaya menjadi tuan rumah Rakernas KORPRI. Ini kehormatan besar yang diinginkan banyak daerah,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025).

Rakernas KORPRI 2025 yang dipusatkan di Griya Agung Palembang menjadi magnet tersendiri bagi ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas antar anggota KORPRI sekaligus mempertegas peran ASN sebagai motor penggerak pembangunan nasional.

Herman Deru menilai bahwa kegiatan besar seperti Rakernas dan Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) KORPRI memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. “Ini berkah bagi Sumsel. Setelah Rakernas, kita juga akan menggelar Pornas KORPRI yang akan dihadiri lebih dari 10 ribu orang, belum termasuk keluarga dan suporter,” katanya.

Dampak ekonomi langsung terlihat dari meningkatnya aktivitas sektor perhotelan, transportasi, hingga kuliner lokal. Gubernur mencontohkan, produk khas Sumsel seperti pempek mengalami lonjakan permintaan yang signifikan selama kegiatan berlangsung.

“Kita mencatat ada 11 ton pempek diproduksi setiap hari, 7 ton dikirim keluar dan 4 ton dikonsumsi warga lokal. Sekarang penjualan meningkat dua kali lipat. Hotel-hotel penuh, bahkan homestay pun terisi. Ini berkah luar biasa,” ujarnya bangga.

Menurut Herman Deru, kegiatan Rakernas dan Pornas bukan hanya ajang organisasi, tetapi juga kesempatan strategis bagi masyarakat Sumsel untuk mempromosikan potensi budaya, kuliner, dan pariwisata daerah.

“Kita manfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan seni dan budaya Sumsel. Bahkan anggota KORPRI juga tampil dalam berbagai pertunjukan sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan lokal,” tambahnya.

Dalam Rakernas tersebut, Herman Deru menyoroti pentingnya menjaga marwah jabatan struktural di lingkungan birokrasi. Ia berharap posisi eselon tetap dihargai sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangan yang diemban.

Ia menegaskan bahwa kehadiran KORPRI harus tetap menjadi kekuatan yang solid dalam mendukung reformasi birokrasi. “Rakernas ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi momentum strategis merumuskan kebijakan organisasi ke depan,” jelasnya.

Gubernur juga berharap agar hasil Rakernas kali ini dapat segera diimplementasikan baik di tingkat pusat maupun daerah. “Selamat melaksanakan Rakernas. Kami bangga menjadi tuan rumah. Semoga hasilnya memberikan manfaat nyata bagi seluruh ASN Indonesia,” pungkasnya.

Dengan suksesnya pelaksanaan Rakernas dan persiapan PORNAS 2025, Sumsel semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai provinsi yang siap menjadi pusat kegiatan nasional dengan fasilitas dan dukungan masyarakat yang optimal.(ning)

‎Diduga Lalai, RS Hermina Palembang Dilaporkan Anak Pasien ke Polda Sumsel

PALEMBANG- ‎(deklarasinews.com)-‎ ‎Kasus dugaan kelalaian tenaga kesehatan kembali mencuat di Kota Palembang. Seorang pria bernama Veri Afrianto melaporkan manajemen Rumah Sakit Hermina Palembang ke Polda Sumatera Selatan setelah ayah kandungnya meninggal dunia usai menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Laporan resmi itu dilayangkan pada Sabtu sore (4/10/2025).

‎‎Melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Dr. Hasanal Mulkan, S.H., M.H. & Partner, yakni Sagito S.H., M.H., Muhammad Ricko Prateja S.H., Ardiansah S.H., Medi Rama Doni S.H., M.H., Arissa S.H., dan Dian Chandra Kirana S.H., pihak keluarga menyampaikan bahwa kasus ini telah didaftarkan secara resmi ke kepolisian.

‎‎Laporan polisi tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/1380/X/2025/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN, tertanggal 4 Oktober 2025 pukul 16.34 WIB.

‎‎Dalam keterangannya, Sagito S.H., M.H. menjelaskan bahwa laporan ini terkait dugaan tindak pidana kejahatan tenaga kesehatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Pasal 440 Ayat (2).

‎‎Peristiwa bermula ketika korban, yang diketahui mengidap penyakit TBC, dibawa oleh keluarganya ke Rumah Sakit Hermina Palembang di Jalan Basuki Rahmat, pada Jumat, 29 Agustus 2025 sekitar pukul 17.00 WIB.

‎‎” Sesampainya di sana, korban langsung ditangani di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebelum akhirnya dipindahkan ke ruang perawatan pada malam harinya, sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Sagito.

‎‎” Pasien kemudian dipasangi infus. Namun pada Sabtu dini hari, 30 Agustus 2025 pukul 01.30 WIB, terjadi masalah serius. Darah korban masuk ke dalam selang infus. Kondisi ini segera dilaporkan oleh keluarga kepada perawat yang bertugas. Meski sempat dibenahi, selang infus tersebut masih bermasalah hingga pagi hari. Bahkan, selang infus kemudian terlepas dengan sendirinya,” Jelas Sagito.

‎‎Bahkan yang mengejutkan yakni saat kejadian dilaporkan kembali kepada pihak perawat, perawat justru menyampaikan bahwa infus tidak perlu lagi dipasang dengan alasan kondisi pasien bisa semakin sesak.

‎‎”Tak hanya itu, keluarga pasien juga menyoroti adanya sejumlah obat yang diresepkan dokter namun tidak diberikan oleh perawat selama tiga hari perawatan,” katanya.

‎‎Setelah melewati rangkaian kejadian tersebut, kondisi korban tidak membaik. Pada Selasa, 2 September 2025 sekitar pukul 23.20 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di RS Hermina Palembang.

‎‎Kejadian tragis ini membuat pihak keluarga merasa adanya unsur kelalaian yang berujung fatal. Veri Afrianto selaku anak kandung korban akhirnya melaporkan kasus ini ke Polda Sumsel dan menuntut agar pihak terlapor diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

‎‎” Sesuai dengan aturan hukum, kami menuntut baik perdata maupun pidana,  yakni 5 tahun hukuman penjara dan denda Rp 500 juta. Apalagi kami sudah memberikan somasi ke RS Hermina. Namun belum ada pertanggungjawabanya,” tutupnya.(Ning)