Babe Zainal Program Bagi Ayam Gratis Tahun Ke-Enam Mengalami Peningkatan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Ketua RT.35 RW.10 Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Zainal Arifin kembali membagikan 180 ayam potong merah kepada warga secara gratis, yang merupakan agenda rutin setiap tahun. Kamis (19/03/2026).

Program yang pelopori Zainal Arifin (Babe) ini sudah memasuki tahun yang ke-enam di tahun ini, yang mana pelaksanaannya dilakukan di penghujung Ramadhan, dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi antara warga dilingkungan RT, tokoh masyarakat dalam rangka meningkatkan semangat gotong royong untuk berbagi sesama, serta menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, kegiatan ini dilakukan sebagai ungkapan berbagi rasa syukur kepada warga,” ujarnya.

Menurut Zainal Arifin yang akrab disapa Babe, berbagi ayam merah kepada warga yang telah menjadi program tahunan selaku ketua RT.35 RW.10 dimana setiap tahun pembagian diberikan bagi warga yang berhak, tanpa pilih kasih karena warga yang memperoleh itu adalah warga yang patut diberikan, termasuk warga dilingkungan sekitar yang meliputi RT.36, 37 dan RT.50, terang zainal.

Adapun ayam merah didapat dari para donatur sebanyak 180 ekor ayam, tampak setelah Ashar antusias warga yang telah mendapat kupon antri di lokasi pembagian ayam merah gratis dan untuk tahun ini ayam yang kita bagikan meningkat jumlahnya dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.

Saya juga mengucapkan terimakasih kepada semua donatur baik itu warga dan pelaku usaha di wilayah RT. 35/10 sehingga kegiatan rutin ini bisa terlaksana sesuai harapan. Semoga di lebaran tahun depan akan bertambah banyak para donatur menyumbang untuk kegiatan pembagian ayam merah gratis ini,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang ikut menerima Rohaya dan Madon mengatakan, kegiatan ini sangat membantu masyarakat ditengah kondisi ekonomi yang sulit saat ini, kami sangat senang dan terima kasih dan berharap tahun mendatang kegiatan ini terus berlanjut, pungkasnya. (Ning).

Anev Ops Ketupat Musi 2026, Kapolda Sumsel Dorong Pelayanan Humanis dan Respons Cepat di Lapangan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)— Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho memimpin langsung Analisa dan Evaluasi (Anev) Konsolidasi Operasi Ketupat Musi 2026 sebagai bagian dari pengendalian pengamanan arus mudik nasional. Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, Kapolda menegaskan bahwa seluruh Pos Pengamanan (Pospam) harus berfungsi sebagai pusat solusi dan pelayanan masyarakat, bukan sekadar titik penjagaan.

Kapolda Sumsel mengarahkan seluruh jajaran untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menekankan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Sumatera Selatan.

Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan agar setiap personel tidak hanya menjalankan rutinitas pengamanan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Pospam harus menjadi pusat informasi, bantuan, serta solusi bagi pemudik yang menghadapi kendala selama perjalanan.

“Pos Pengamanan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas di depannya, tetapi harus memberikan layanan informasi dan solusi. Jangan sampai hanya menjadi simbol tanpa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Kapolda.

Seiring meningkatnya volume kendaraan pada arus mudik, Kapolda memberikan penekanan strategis kepada seluruh jajaran agar memastikan pergerakan kendaraan tetap berjalan. Ia menegaskan bahwa kepadatan arus merupakan hal yang wajar, namun kondisi berhenti total harus diantisipasi secara maksimal.

“Kepadatan arus saat mudik adalah hal yang biasa, tetapi yang harus kita cegah adalah kondisi berhenti total. Selama kendaraan masih bergerak, situasi masih terkendali,” ujarnya.

Untuk mendukung pengamanan, Polda Sumsel telah mengerahkan sebanyak 2.361 personel yang didukung teknologi pemantauan modern. Kapolda menginstruksikan pemanfaatan drone serta sistem overlay peta kerawanan guna memantau titik-titik rawan secara presisi.

Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya langkah antisipatif. Ia meminta seluruh jajaran hadir lebih awal di titik-titik rawan, termasuk kawasan pasar tumpah, sehingga potensi perlambatan arus dapat diurai sebelum berkembang menjadi kepadatan panjang.

Dalam arahannya, Kapolda juga menyoroti pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah momentum mudik yang berdekatan dengan perayaan keagamaan lainnya.

“Kami mengedepankan empati dan toleransi. Pastikan saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah dapat menjalankan kegiatan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Hal ini menunjukkan bahwa pengamanan Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada lalu lintas, tetapi juga pada stabilitas sosial dan kerukunan masyarakat secara luas.

Kapolda memastikan bahwa sistem pengendalian operasi berjalan optimal melalui pemantauan berkelanjutan. Polda Sumsel juga mengantisipasi kendala komunikasi di lapangan dengan menyiapkan dukungan teknologi, termasuk internet satelit di wilayah blank spot.

Langkah ini bertujuan menjaga koordinasi antar personel tetap solid dan respons terhadap dinamika lapangan dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi hingga periode arus balik.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi 2026 harus dijalankan secara profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Polda Sumatera Selatan berkomitmen memastikan setiap pemudik mendapatkan rasa aman, nyaman, dan pelayanan terbaik sebagai bagian dari pengamanan mudik nasional hingga seluruh rangkaian Lebaran selesai. (ning).

M. Hidayat, “Konsolidasi Dan Buka Puasa Bersama Menjadi Momentum Mempererat Silaturahmi Serta Memperkuat Soliditas Kader Partai Golkar”

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Palembang menggelar kegiatan konsolidasi sekaligus buka puasa bersama dalam rangka Ramadhan 1447 H / 2026 M. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat soliditas kader Partai Golkar di Kota Palembang (14/3/2026).

‎‎Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Palembang sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Palembang, M. Hidayat, S.E., M.Si, yang didampingi Ketua IIPG Kota Palembang, Micha Casovia, S.E.

‎‎Turut hadir Ketua BAPILU Sumatera Bagian Selatan, Anggota DPR-RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua Karang Taruna Sumatera Selatan, Yudha Novanza Utama. Selain itu, hadir pula Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel, Muhammad Yansuri, S.IP, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan, Deny Zainal,

‎‎Turut hadir Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Palembang yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta, S.H., M.H, Bendahara DPD Partai Golkar Kota Palembang, Hendra Tedi Gunawan, S.H, seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang, Ketua Bapilu DPD Partai Golkar Kota Palembang, Dr. Azwar Agus, S.H., M.Hum, serta para pimpinan Partai Golkar tingkat kecamatan se-Kota Palembang.

‎‎Kegiatan konsolidasi dan buka puasa bersama juga dihadiri oleh organisasi sayap yang mendirikan dan didirikan oleh Partai Golkar, seperti Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Kosgoro 1957, serta Himpunan Wanita Karya (HWK) Kota Palembang.

‎‎Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Palembang, M. Hidayat, S.E., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini merupakan momentum penting untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat soliditas seluruh kader Partai Golkar.

‎‎Ia menegaskan bahwa bulan suci Ramadan harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antar kader partai. Menurutnya, kekompakan dan solidaritas menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi dan kekuatan Partai Golkar di tengah masyarakat.

‎‎“Melalui momentum Ramadhan ini kita perkuat silaturahmi, menjaga kekompakan serta terus bekerja dan hadir di tengah masyarakat. Partai Golkar harus selalu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di Kota Palembang,” ujar M. Hidayat.

‎‎Sementara itu, Ketua Pelaksana, Yustin Kurniawan Zendrato, S.E., M.M, yang juga merupakan Sekretaris Fraksi Partai Golkar dan Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Palembang menyampaikan bahwa Kegiatan konsolidasi dan buka puasa bersama ini merupakan ajang silaturahmi bagi seluruh kader dan pengurus Partai Golkar di Kota Palembang dan beliau mengucapkan terimakasih kepada pihak panitia yang sudah bekerja keras dalam mensukseskan acara ini.

‎‎Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin mempererat hubungan antar kader serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Partai Golkar yang semakin solid ke depan. (Ning).

‎Wali Kota Palembang Tinjau SMA PAB, Sekolah Gratis untuk Anak Kurang Mampu Jadi Harapan Baru Warga Kertapati ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Menengah Atas Pendidikan Anak Bangsa (SMA PAB) yang terletak di Jalan Nilakandi, Lorong Semendo No.1, Kelurahan Karyajaya, Kecamatan Kertapati, Kamis (12/3/2026).

‎‎Kedatangan orang nomor satu di kota ini disambut hangat oleh Pendiri SMA PAB sekaligus Direktur Utama PT PAB, H. Jamak Udin SH (Kiyai Jamak), serta Kepala SMA PAB Palembang, Ilyas Matra Jaya SPd.

‎‎Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan dukungan pemerintah terhadap hadirnya lembaga pendidikan baru yang menyediakan akses sekolah gratis bagi anak-anak kurang mampu.

‎Kiyai Jamak, pendiri sekolah, mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran Wali Kota di sekolah yang baru saja dibuka ini.

‎‎“Alhamdulillah, meski jadwal beliau padat, Wali Kota Palembang masih menyempatkan diri untuk melihat langsung proses belajar mengajar di sini,” ujarnya.

‎‎SMA PAB Palembang menawarkan pendidikan gratis selama tiga tahun, tanpa biaya pendaftaran maupun iuran pembangunan. Bahkan, seragam dan perlengkapan olahraga siswa juga disediakan tanpa biaya tambahan.

‎‎Pendirian sekolah ini dilatarbelakangi keprihatinan Kiyai Jamak terhadap banyaknya anak-anak di wilayah Karyajaya dan Keramasan yang terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya dan akses transportasi.

‎‎“Sejak lama saya bercita-cita mendirikan sekolah untuk masyarakat di sini. Masih banyak anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena masalah ekonomi. Dari situlah muncul keinginan menghadirkan sekolah yang bisa membantu mereka meraih cita-cita,” kata Kiyai Jamak, yang juga menjabat sebagai Kepala Yayasan Kemanusiaan Sosial Akas Dahlan.

‎‎Meskipun baru berdiri, SMA PAB Palembang telah dilengkapi fasilitas memadai, termasuk ruang kelas ber-AC dan tenaga pengajar yang sebagian besar berpendidikan Sarjana (S1) dengan pengalaman mengajar yang mumpuni. “Berkat doa dan dukungan banyak pihak, sekolah ini sudah memiliki fasilitas yang cukup baik serta guru-guru kompeten,” jelasnya.

‎‎Hadirnya SMA PAB diharapkan menjadi angin segar bagi generasi muda, khususnya mereka yang sebelumnya tidak mampu melanjutkan pendidikan. Pihak yayasan juga memastikan bahwa anak-anak yatim piatu akan mendapatkan pendidikan lengkap tanpa terbebani biaya, sehingga mereka dapat belajar dengan tenang.

‎‎Sementara itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengaku terharu melihat inisiatif Kiyai Jamak dalam membangun sekolah untuk kemajuan pendidikan kota. “Saya sangat terharu dengan apa yang dilakukan Kiyai Jamak. Tentu kami sangat mengapresiasi dan mendukung keberadaan SMA PAB ini,” ucapnya saat berdialog dengan pendiri sekolah.(Ning)

PGK Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Palembang, Perkuat Persaudaraan dan Kepedulian Sosial ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama di Ballroom Hotel Harper, Palembang, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di wilayah Sumatera Selatan.

‎‎Acara dihadiri oleh Ketua Umum DPP PGK, Bursah Zarnubi; Ketua DPW PGK Sumatera Selatan, Firdaus Hasbullah; jajaran pengurus DPP dan DPW PGK; anak-anak yatim dari panti asuhan; serta sejumlah tokoh dan tamu undangan lainnya.

‎‎Bursah Zarnubi menyatakan bahwa kunjungannya ke Palembang merupakan undangan resmi dari DPW PGK Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan Firdaus Hasbullah.

‎“Kami hadir bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk memperkuat kebersamaan dan solidaritas antaranggota,” ujarnya.

‎Menurut Bursah, agenda buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana untuk menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial. “Silaturahmi ini sekaligus membangun ketakwaan, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Ketika ada bangsa yang dizalimi, seperti Palestina, kita harus bersimpati. ‎Begitu juga masyarakat yang membutuhkan, kita wajib membantu,” tambahnya.

‎‎Bursah juga menegaskan bahwa basis utama PGK berasal dari kalangan mahasiswa dan generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan bangsa. “Mahasiswa berkumpul di PGK untuk berdiskusi, menyampaikan gagasan, dan berkontribusi bagi kemajuan negara,” katanya.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP PGK juga diperkenalkan dengan jajaran pengurus PGK di Sumatera Selatan. Ia optimistis bahwa organisasi ini akan terus berkembang dan semakin kuat di daerah. “Insya Allah, PGK akan semakin solid di Sumatera Selatan,” ujarnya.

‎‎Selain itu, Bursah menekankan pentingnya ketahanan Indonesia dalam menghadapi dinamika global, termasuk situasi geopolitik di Timur Tengah. Menurutnya, pembangunan nasional harus tetap berjalan dengan fokus pada pemerataan kesejahteraan masyarakat. “Pembangunan harus merata dari desa hingga kota, dan hak-hak masyarakat kecil harus diperjuangkan secara adil,” tegasnya.

‎‎Sementara itu, Ketua DPW PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah, menyampaikan bahwa PGK di Sumatera Selatan secara resmi dikukuhkan pada 25 Agustus 2025 oleh Ketua Umum DPP PGK. Sejak pengukuhan, organisasi ini terus melakukan konsolidasi dan memperluas jaringan di berbagai daerah.

‎“Saat ini PGK sudah terbentuk di 10 kabupaten dan kota. Kami menargetkan hingga akhir 2026 bisa hadir di seluruh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan,” katanya.

‎‎Firdaus menambahkan, PGK hadir sebagai rumah bersama bagi generasi muda dan mahasiswa, untuk berdialog, berkolaborasi, dan menyatukan elemen-elemen yang sebelumnya terpecah. “Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk mempererat kebersamaan dan membangun solidaritas antaranggota,” ujar Firdaus.

‎Organisasi ini juga memiliki sejumlah program kerja yang fokus pada bidang lingkungan hidup, pertanian, dan penguatan kapasitas generasi muda.

‎“PGK berperan sebagai ruang untuk memberikan masukan kepada pemerintah sekaligus melahirkan pemimpin-pemimpin berkualitas di masa depan,” jelasnya.

‎‎Firdaus berharap seluruh anggota dan pengurus PGK terus menjaga soliditas organisasi serta berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan daerah. “Terus jaga semangat, soliditas, dan pikirkan bagaimana memberikan kontribusi nyata bagi negara dan masyarakat,” pungkasnya.

‎‎Pada kegiatan buka puasa bersama ini, PGK Sumsel juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim, menegaskan komitmen organisasi terhadap kepedulian sosial di tengah masyarakat. (ning)

Gubernur Herman Deru Ajak Pelajar Sumsel Berlomba dalam Kebaikan Saat Harmonisasi Ramadhan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Menjelang H-8 Idulfitri 1447 Hijriah atau memasuki puasa ke-22 Ramadan, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H.Herman Deru mengunjungi SMA Negeri Sumsel, Kamis (12/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Anggota DPD RI sekaligus Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva.

Kehadiran keduanya bertujuan memberikan motivasi sekaligus mood booster bagi para pelajar SMA/SMK/SLB se-Sumatera Selatan dalam kegiatan Harmonisasi Ramadhan.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyampaikan sejumlah pesan positif kepada para pelajar agar tetap bersemangat menjalani aktivitas selama Ramadan.

“Selalu berlomba-lomba dalam kebaikan. Kita harus bisa menjadi orang baik dan menonjol. Jangan lupa selalu bersyukur atas segala nikmat Allah SWT, menjalani hidup dengan sungguh-sungguh, serta memiliki cita-cita setinggi mungkin, jangan tanggung-tanggung,” pesannya.

Menurut Herman Deru, kehidupan sejatinya merupakan sebuah perlombaan. Hidup tidak hanya sekadar mengalir begitu saja, karena setiap perbuatan manusia akan dinilai.

“Saya sengaja hadir di sini bersama anggota DPD RI untuk memberikan motivasi kepada kalian. Ketahuilah, tidak ada sesuatu pun gerak-gerik kalian yang tidak dinilai. Alam pun ikut menilai,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa melalui penelusuran minat dan bakat oleh para guru, potensi serta cita-cita para pelajar dapat diarahkan dengan lebih baik.

“Orang-orang sukses rata-rata adalah orang baik, atau paling tidak memiliki investasi kebaikan,” katanya.

Herman Deru juga berbagi pengalaman pribadinya saat masih bersekolah.

“Saya sendiri tidak pernah juara kelas dari SD hingga SMA, tetapi juga tidak pernah tidak naik kelas. Saya mungkin tidak memiliki kecerdasan akademik yang menonjol, namun bisa jadi karena memiliki investasi kebaikan, seperti selalu menghormati orang tua, terutama ibu saya. Mungkin melalui celah inilah Allah memberikan jalan hingga saya bisa menjadi bupati dan gubernur,” ungkapnya.

Sementara itu, Ratu Tenny Leriva mengaku senang dapat bertemu langsung dengan para pelajar SMA/SMK/SLB Sumsel. Menurutnya, generasi muda merupakan masa depan bangsa Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa sekitar 20 tahun mendatang, tepatnya pada 2045, Indonesia akan memasuki era Indonesia Emas, ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar dan menjadi penggerak pembangunan bangsa.

“Kita harus mempersiapkan diri sejak sekarang dan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki. Saya yakin kalian bisa memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada. Gunakan teknologi dengan baik, karena teknologi bisa menjadi teman kita jika dimanfaatkan secara positif,” katanya.

Ia juga mengutip Surat Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika mereka tidak berusaha mengubah nasibnya sendiri.

“Yang bertanggung jawab atas masa depan Indonesia adalah kita semua, termasuk kalian yang saat ini duduk di bangku sekolah. Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Mondyaboni mengatakan kegiatan Harmonisasi Ramadhan dilaksanakan untuk membentuk karakter peserta didik di jenjang SMA/SMK/SLB.

Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai religius sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar.

“Acara ini dihadiri sekitar 1.500 tamu dan undangan, dengan berbagai kegiatan seperti bazar Ramadan serta perlombaan, di antaranya kultum, saritilawah, dan busana muslim,” jelasnya. (Ning)

Herman Deru Apresiasi Pembangunan Fly Over dan Jalan Khusus Batubara PT Baturona Adimulya

MUBA -(deklarasinews.com)– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru melakukan ground breaking pembangunan fly over sekaligus meresmikan jalan khusus angkutan batubara milik PT Baturona Adimulya di Jalan Palembang–Betung, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet serta jajaran manajemen PT Baturona Adimulya.

Dalam arahannya, Herman Deru mengaku gembira atas dimulainya pembangunan fasilitas pendukung kegiatan pertambangan tersebut. Ia menegaskan bahwa sejak tahun 2018 dirinya telah mengingatkan seluruh perusahaan tambang agar mulai bertransisi menggunakan jalan khusus dan tidak lagi memanfaatkan jalan milik negara untuk angkutan batubara.

“Sejak 2018 saya sudah mengingatkan seluruh perusahaan tambang untuk bertransisi ke jalan khusus dan tidak lagi menggunakan jalan milik negara. Ini bukan sekadar persoalan lalu lintas, tetapi juga didasarkan pada undang-undang pertambangan,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap langkah PT Baturona Adimulya yang mulai membangun infrastruktur angkutan batubara secara mandiri. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pengawasan dari seluruh pihak tetap diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat bagi daerah.

Herman Deru menambahkan, pembangunan jalan khusus angkutan batubara merupakan investasi jangka panjang yang akan mendukung kelancaran distribusi energi sekaligus mengurangi beban jalan umum.

Ia juga menyinggung kebijakan daerah, termasuk Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 74 Tahun 2018 yang mengatur tata kelola angkutan batubara.

Selain itu, Herman Deru meminta seluruh petugas memberikan pelayanan terbaik serta mengingatkan perusahaan tambang untuk transparan dalam aktivitas pengangkutan batubara dan tidak lagi menggunakan kendaraan ilegal.

“Saya mengapresiasi langkah ini. Pemerintah tentu mendukung investasi, tetapi tetap harus memperhatikan lingkungan. Jika ada kerusakan, perbaiki kembali agar alam tetap asri,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumsel atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur tersebut.

Ia juga mengapresiasi PT Baturona Adimulya yang dinilai berkomitmen menjaga lingkungan serta menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

Toha berharap seluruh perusahaan batubara yang beroperasi di Musi Banyuasin dapat menjaga kelestarian lingkungan serta memberdayakan masyarakat lokal. Ia juga mengingatkan agar keluhan masyarakat terkait dampak aktivitas pertambangan, seperti debu, tidak diabaikan oleh perusahaan.

Direktur Utama PT Baturona Adimulya Hari Kristiono mengatakan pembangunan jalan khusus dan fly over tersebut merupakan langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan konektivitas logistik batubara sekaligus mengurangi ketergantungan pada jalan nasional.

“Ke depan kita tidak bisa lagi mengandalkan jalan nasional. Karena itu kami membangun jalan sendiri sehingga produksi PT Baturona Adimulya dapat meningkat sekaligus mendukung konektivitas dan masa depan energi Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas dan Tanggung Jawab Mutlak pembangunan jalan dan overpass oleh PT Baturona Adimulya sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan proyek sesuai ketentuan yang berlaku. (Ning)

SERAMBI 2026: BI Sumsel Hadirkan Layanan Penukaran Uang di Masjid Agung Palembang pada 9–12 Maret 2026

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama lima perbankan di wilayah Sumatera Selatan menyelenggarakan layanan Kas Keliling Terpadu pada tanggal 9–12 Maret 2026 di Halaman Masjid Agung Palembang.

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 di Provinsi Sumatera Selatan.

‎SERAMBI 2026 merupakan rangkaian kegiatan layanan penukaran uang yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang Rupiah dalam pecahan yang sesuai, tepat waktu, dan dalam kondisi layak edar pada momentum bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

‎Dalam pelaksanaannya, BI Sumsel menyediakan 462 titik layanan penukaran uang di wilayah Palembang dan sekitarnya dengan total kuota mencapai 57.000 penukar.

‎Pelaksanaan layanan Kas Keliling Terpadu ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Hal ini tercermin dari jumlah antrean yang mencapai lebih dari 1.000 penukar setiap harinya.

‎Pecahan Rupiah yang paling diminati oleh masyarakat antara lain Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000, dengan batas maksimal penukaran sebesar Rp5.300.000 per orang.

‎‎Layanan penukaran ini diperuntukkan bagi masyarakat yang telah melakukan pendaftaran melalui aplikasi PINTAR, yaitu platform yang disediakan oleh Bank Indonesia untuk memudahkan masyarakat melakukan pemesanan layanan penukaran uang secara tertib, aman, dan nyaman.

‎‎Untuk mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan memastikan kecukupan persediaan uang kartal bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

‎Tingginya kebutuhan uang Kartal pada periode Ramadan ini mencerminkan tetap kuatnya aktivitas ekonomi masyarakat, mengingat permintaan uang kartal merupakan salah satu indikator meningkatnya kegiatan ekonomi, khususnya pada periode Ramadan dan Idulfitri.

‎‎Dalam rangka memperluas akses layanan penukaran uang kepada masyarakat, kegiatan SERAMBI 2026 tidak hanya dilaksanakan di Halaman Masjid Agung Palembang.

‎Selama periode Ramadan, BI Sumsel juga menyediakan layanan penukaran uang di berbagai lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, antara lain pasar tradisional, pusat perbelanjaan modern (mall), rest area tol, stasiun kereta api, serta Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

‎‎Selain itu, layanan Kas Keliling juga disediakan di Pelabuhan Bom Baru untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik melalui jalur transportasi air.

‎Bank Indonesia juga berupaya menjangkau masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses distribusi uang kartal melalui kegiatan Susur Sungai Musi, yang dilaksanakan bekerja sama dengan TNI AL Palembang. Kegiatan tersebut menjangkau enam desa di wilayah pesisir Sungai Musi, yaitu Desa Upang, Muara Talang, Makarti, Sungsang, Bunga Karang, dan Pulau Borang.

‎Melalui berbagai layanan tersebut, Bank Indonesia terus mendorong masyarakat untuk semakin mencintai dan menghargai Rupiah melalui kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

‎Masyarakat juga diimbau untuk menerapkan prinsip 5J dalam memperlakukan uang Rupiah, yaitu Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan distapler, Jangan diremas, dan Jangan dibasahi.

‎‎Selain itu, masyarakat diharapkan dapat melakukan penukaran uang Rupiah hanya di tempat resmi, seperti Bank Indonesia dan perbankan, guna menghindari potensi peredaran uang palsu.

‎Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk membelanjakan Rupiah secara bijak, yakni dengan berbelanja sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan, khususnya dalam menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 Hijriah.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan penukaran uang Rupiah serta berbagai kegiatan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dapat dilihat pada akun Instagram @bank_indonesia_sumsel dan @cbp_rupiah_sumsel.  (Ning)

Sekda Sumsel Edward Candra Terima Audiensi BBPOM Palembang, Perkuat Sinergi Program Keamanan Pangan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. Drs. H. Edward Candra M.H menerima audiensi Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang dalam rangka penguatan dukungan dan kolaborasi pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program keamanan pangan di wilayah Sumsel. Pertemuan tersebut berlangsung di Palembang, Selasa (10/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan pengawasan serta memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi antara BBPOM Palembang dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan guna melindungi masyarakat dari pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.

Sekda Sumsel Edward Candra menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap penguatan program keamanan pangan di daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan BBPOM Palembang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat serta pengawasan terhadap produk pangan.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tentu mendukung penuh langkah-langkah pengawasan dan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan pangan. Kolaborasi ini penting agar masyarakat dapat mengonsumsi pangan yang aman, sehat, dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Palembang Yani Ardiyanti menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan dalam memperkuat pelaksanaan program keamanan pangan. Dukungan tersebut, menurutnya, dapat dilakukan melalui pembinaan terhadap pelaku usaha serta peningkatan pengawasan di berbagai sektor pangan.

Melalui kolaborasi tersebut diharapkan program keamanan pangan di Sumatera Selatan dapat berjalan lebih optimal, sehingga masyarakat semakin terlindungi dari risiko pangan yang tidak layak konsumsi.(Ning)

Kisah Inspiratif Kiyai H. Jamak! Dari Perusahaan Keamanan hingga Bangun Sekolah Gratis untuk Anak Tak Mampu

PALEMBANG–  ‎(deklarasinews.com)– ‎Dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian, keluarga besar PT Pengamanan Anak Bangsa (PAB) yang dipimpin oleh H. Jamak Udin, SH menggelar kegiatan buka puasa bersama anak-anak yatim piatu serta masyarakat kurang mampu, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Amaris, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang.

‎‎Acara yang berlangsung hangat tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus ajang silaturahmi antara manajemen PT PAB dengan masyarakat. Sejumlah anak yatim dan warga kurang mampu tampak hadir untuk menikmati kebersamaan dalam momen berbuka puasa.

‎‎Direktur Utama PT Pengamanan Anak Bangsa, H. Jamak Udin, SH yang akrab disapa Kiyai H. Jamak menjelaskan bahwa perusahaan yang ia dirikan sejak tahun 2012 itu memiliki visi untuk memberikan pelayanan terbaik di bidang jasa pengamanan. Selain itu, PT PAB juga memiliki misi untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi para mitra perusahaan.

‎‎Menurutnya, sejak berdiri hingga saat ini PT PAB terus berkomitmen menjaga kualitas serta profesionalisme dalam memberikan layanan keamanan kepada berbagai perusahaan.

‎‎“Alhamdulillah, sejak berdirinya PT PAB kami juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi para lulusan sekolah yang ingin bekerja di bidang keamanan,” ujar Kiyai H. Jamak.

‎‎Ia menjelaskan, hingga saat ini perusahaan yang dipimpinnya telah menyalurkan sekitar 700 tenaga kerja yang tersebar di berbagai perusahaan, baik di dalam maupun luar Kota Palembang. Beberapa daerah yang menjadi tempat penempatan tenaga kerja tersebut antara lain Jakarta, Lampung,Lubuklinggau hingga ‎Kalimantan.

‎‎Kiyai H. Jamak berharap PT PAB ke depan dapat terus berkembang dan semakin sukses, sekaligus mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

‎‎Tidak hanya bergerak di sektor jasa pengamanan, H. Jamak juga aktif di bidang sosial dan pendidikan. Ia mendirikan Yayasan Akas Haji Khotib Dahlan yang menaungi lembaga pendidikan Pendidikan Anak Bangsa (PAB) tingkat SMA.

‎‎Sekolah tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan tidak memungut biaya pendidikan. Para siswa dibebaskan dari biaya pembangunan serta SPP selama tiga tahun masa pendidikan.

‎‎Keberadaan sekolah gratis tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya orang tua yang mengalami kesulitan membiayai pendidikan anak-anak mereka. Banyak orang tua murid menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh Kiyai H. Jamak melalui program pendidikan tersebut.

‎‎Ke depan, ia juga memiliki cita-cita untuk mengembangkan lembaga pendidikan PAB agar tidak hanya berhenti di tingkat SMA, tetapi juga membuka jenjang pendidikan lain mulai dari TK, SD, SMP hingga perguruan tinggi.

‎‎Sekolah tersebut diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tinggal di wilayah Kertapati dan sekitarnya. Meski demikian, pihaknya tetap membuka kesempatan bagi warga Palembang maupun dari luar daerah yang memiliki keinginan bersekolah tetapi terkendala biaya.

‎‎“Kami berharap ke depan sekolah PAB bisa terus eksis, berkembang, dan mampu melahirkan generasi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Siapa tahu di antara mereka kelak ada yang menjadi pemimpin atau pejabat daerah. Kita tidak pernah tahu masa depan seseorang,” pungkasnya. (Ning)