BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Berboncengan menggunakan sepeda motor menjadi salah satu cara berkendara yang sering dilakukan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari. Meski terlihat sederhana, masih banyak pengendara maupun penumpang yang mengabaikan aspek keselamatan, seperti tidak menggunakan helm, posisi duduk yang kurang tepat, hingga membawa muatan melebihi kapasitas. Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, PT Tunas Dwipa Matra (TDM) mengajak masyarakat Lampung untuk memahami cara berboncengan yang aman dan nyaman.
Berkendara secara berboncengan membutuhkan keseimbangan dan koordinasi yang baik antara pengendara dan penumpang. Posisi duduk yang tidak benar atau gerakan penumpang yang tiba-tiba dapat memengaruhi stabilitas sepeda motor sehingga meningkatkan risiko kehilangan kendali, terutama saat berbelok, mengerem, atau melintasi jalan yang tidak rata.
Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, PT Tunas Dwipa Matra (TDM) mengimbau agar pengendara dan penumpang selalu menggunakan helm berstandar SNI yang dipasang dengan benar, mengenakan pakaian dan alas kaki yang sesuai, serta memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas yang ditentukan. Penumpang juga dianjurkan duduk menghadap ke depan, memegang pengendara atau hand grip dengan baik, serta menghindari gerakan yang dapat mengganggu keseimbangan sepeda motor selama perjalanan.
PIC Safety Riding PT Tunas Dwipa Matra, Bagus Kurniawan, menyampaikan bahwa keselamatan saat berboncengan merupakan tanggung jawab bersama antara pengendara dan penumpang.
“Pengendara dan penumpang memiliki peran yang sama penting dalam menjaga keselamatan selama perjalanan. Gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, duduk dengan posisi yang benar, dan jangan membawa penumpang atau barang melebihi kapasitas sepeda motor. Dengan disiplin menerapkan budaya #Cari_Aman, perjalanan akan menjadi lebih aman dan nyaman,” ujar Bagus Kurniawan.
Selain itu, PT Tunas Dwipa Matra (TDM) juga mengingatkan agar pengendara menyesuaikan kecepatan saat membawa penumpang karena beban kendaraan bertambah sehingga membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang. Pengendara juga disarankan menghindari manuver mendadak dan selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Melalui edukasi keselamatan berkendara yang dilakukan secara berkelanjutan, PT Tunas Dwipa Matra (TDM) berharap masyarakat Lampung semakin memahami pentingnya teknik berboncengan yang benar. Dengan menerapkan budaya #Cari_Aman, setiap pengendara dapat berkontribusi menciptakan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.