Bupati Lampung Barat Ajak Jadikan Semangat Maulid Sebagai Energi Membangun Daerah.

LAMBARĀ -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri Tabligh Akbar Dzikir Manaqib Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Santunan, Tasyakuran, dan Temu Alumni Haji di Pondok Pesantren Al-Hasyimiah, Kecamatan Air Hitam, Rabu (29/07/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, pimpinan pondok pesantren, serta ratusan masyarakat dan alumni haji.

Dalam sambutannya, Parosil menegaskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar seremonial tahunan. Momentum ini harus menjadi pengingat untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, kejujuran, amanah, kerja keras, serta kepedulian terhadap sesama.

“Rasulullah mengajarkan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain. Oleh karena itu, kegiatan santunan hari ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang sangat mulia,” ujar Bupati.

Ia berharap santunan tersebut menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang berkontribusi dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Lampung Barat juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya temu alumni haji. Menurutnya, silaturahmi ini penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah.

“Saya berharap para alumni haji dapat menjadi teladan di tengah masyarakat. Jaga kemabruran haji melalui akhlak, keteladanan, dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” kata Parosil.

“Kegiatan dzikir dan manaqib yang digelar ini sebagai ikhtiar batin untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah berbagai tantangan agar kita diberi perlindungan, kedamaian, keberkahan rezeki, kesehatan, serta dijauhkan dari musibah, bencana, dan perpecahan,” harapnya.

Dengan mengusung tema doa untuk negeri “Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur”, Bupati Lampung Barat menekankan bahwa cita-cita negeri yang baik, aman, damai dan makmur tidak hanya diwujudkan lewat pembangunan fisik, namun pembangunan juga harus diiringi penguatan akhlak, nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan kepedulian sosial.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, kata dia, berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan karakter masyarakat yang religius, harmonis, dan berbudaya.

“Kami meyakini kemajuan daerah akan semakin kokoh apabila dibangun di atas pondasi iman, ilmu, persatuan, dan gotong royong,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Bupati Lampung Barat mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan dan mendukung pembangunan sesuai peran masing-masing.

“Mari kita jadikan semangat meneladani Rasulullah SAW sebagai energi untuk membangun Lampung Barat yang HEBAT dan SETIA, menuju masyarakat yang maju, sejahtera, religius, dan berakhlakul karimah,” pungkasnya.(andri)

Tinggalkan Balasan