Saat Bintang Satu dan Warga Bersujud Bersama: Potret Kebersamaan Tim Wasev TMMD 129 Bojonegoro di Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Suasana di Masjid Nur Rohman, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tampak berbeda dari biasanya pada Jumat (31/7/2026).

Di antara deretan shaf jamaah yang memenuhi ruang utama hingga serambi masjid, terlihat perpaduan hangat antara seragam loreng TNI dan pakaian koko warga setempat yang duduk berdampingan dengan khusyuk.

Momen hangat ini tercipta di sela-sela kunjungan kerja Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Wasev TMMD, Direktur Pembinaan Teritorial (Dir Binter) Ster TNI, Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P., bersama Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, melebur tanpa sekat untuk menunaikan ibadah Sholat Jumat bersama masyarakat pelosok desa.

Kehadiran jenderal berbintang satu beserta jajarannya di tengah warga desa bukan sekadar pemandangan formal prajurit yang tengah bertugas.

Sejak melangkahkan kaki di halaman masjid, senyum ramah dan sapa hangat terpancar jelas dari para perwira tinggi dan pimpinan satgas tersebut.

Kedekatan spiritual dan emosional kian terasa saat ibadah berlangsung. Petinggi TNI dan warga berdiri bahu-membahu, bersujud dalam shaf yang sama, menyimbolkan kesetaraan serta kedekatan yang telah mengakar erat antara prajurit TNI dan rakyat.

Kehangatan tersebut tidak berhenti saat salam penutup Sholat Jumat diucapkan. Di pelataran masjid, suasana kekeluargaan kian menyeruak.

Tim Wasev TNI memberikan perhatian penuh dengan menyerahkan bantuan sarana ibadah berupa karpet sajadah untuk Masjid Nur Rohman.

Senyum meriah dan keceriaan anak-anak desa serta para tokoh masyarakat pecah saat berfoto bersama, mengepalkan tangan penuh semangat di hadapan kamera.

Rasa syukur dan haru tak mampu disembunyikan oleh Takmir Masjid Nur Rohman, Mustaman. Bagi warga Desa Kesongo, kedatangan pimpinan tinggi TNI yang mau duduk bersila dan beribadah bersama merupakan momen yang sangat berkesan dan langka.

“Ini menjadi kebanggaan luar biasa bagi kami. Tidak setiap hari masjid kampung kami dikunjungi pimpinan tinggi TNI. Kehadiran beliau-beliau merupakan kehormatan besar bagi seluruh jamaah dan warga Desa Kesongo,” tutur Mustaman dengan nada haru.

Mustaman menambahkan bahwa kehadiran Program TMMD ke-129 di desanya memberikan wujud nyata dari makna “TNI Manunggal dengan Rakyat”.

Menurutnya, TNI tidak hanya hadir membawa pembangunan fisik seperti jalan dan sarana umum, tetapi juga menyentuh aspek rohani serta nilai kemanusiaan yang mendalam.

Usai ibadah Sholat Jumat dan bersilaturahmi dengan warga, Brigjen TNI M. Herry Subagyo bersama Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto melanjutkan agenda peninjauan ke sejumlah sasaran fisik maupun non-fisik Program TMMD ke-129 di wilayah Kesongo.

Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pengerjaan infrastruktur berjalan presisi, tepat waktu, dan benar-benar siap memberikan dampak ekonomi serta kesejahteraan jangka panjang bagi warga desa.

Momentum sederhana di Jumat berkah tersebut menguji dan membuktikan kembali bahwa esensi utama TMMD bukan sekadar adukan semen atau megahnya bangunan fisik.

Lebih dari itu, TMMD adalah tentang merajut ikatan kekeluargaan, merawat kebersamaan, serta menyalakan api gotong royong di seluruh pelosok negeri.

Potret Hangat TMMD 129 Bojonegoro: Kala Prajurit TNI Jadi Sahabat Anak-Anak Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Di balik deru mesin dan peluh keringat pembangunan infrastruktur TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, terselip kisah humanis yang menyentuh hati.

Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, program TMMD tidak hanya membangun jalan dan jembatan, tetapi juga jembatan hati antara TNI dan masyarakat, terutama anak-anak.

Sebuah momen sederhana namun penuh makna terekam kamera, saat Komandan SSK Satgas TMMD ke-129, Lettu Ckm Purnomo, bersama Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, menyempatkan diri bercengkrama dengan anak-anak desa sebelum menunaikan ibadah sholat

Pemandangan ini seakan menghapus imej kaku dan formal yang sering melekat pada sosok prajurit, Minggu (2/8/2026).

Saat Lettu Purnomo dan Serka Lasmidi tiba, sejumlah anak dengan penuh antusias menghampiri. Tak ada rasa sungkan atau takut, justru senyum sumringah terpancar dari wajah-wajah polos mereka.

Dua prajurit itu pun menyambut hangat. Dengan sabar mereka melayani celotehan ringan, menyapa satu per satu, dan memberikan perhatian kepada anak-anak yang terlihat senang bisa berada di dekat “om tentara”.

Bagi anak-anak Desa Kesongo, personel TNI bukan lagi sekadar sosok yang membangun infrastruktur di desa mereka. Mereka kini adalah figur sahabat, kakak, atau paman yang mudah diajak berinteraksi dan dekat.

Komandan SSK Satgas TMMD, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat, termasuk anak-anak, adalah esensi dari semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, yang merupakan ruh utama dari setiap pelaksanaan TMMD.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin mereka merasa dekat dengan TNI, tidak sungkan, dan melihat bahwa prajurit selalu hadir untuk masyarakat,” ujar Lettu Purnomo.

“Momen sederhana seperti berbincang bersama mereka menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” tambahnya.

Senada dengan itu, Babinsa Desa Kesongo Serka Lasmidi menambahkan bahwa interaksi semacam ini adalah bagian integral dari tugas Babinsa dalam membangun komunikasi sosial dengan semua lapisan masyarakat.

“Kedekatan dengan anak-anak maupun warga menjadi modal penting untuk mempererat hubungan TNI dan masyarakat,” kata Serka Lasmidi.

“Kami berharap kehadiran Satgas TMMD tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan fisik, tetapi juga kenangan baik dan semangat kebersamaan bagi warga Desa Kesongo,” imbuhnya.

Melalui momen penuh kehangatan ini, TMMD ke-129 kembali membuktikan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui beton dan infrastruktur lainnya, tetapi juga lewat sentuhan kemanusiaan yang mampu menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Merajut Masa Depan Sejahtera: Harmoni TNI, Pemdes dan Warga di TMMD 129 Bojonegoro

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Suasana hangat dan penuh semangat kekeluargaan melingkupi Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur

Rombongan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 hadir meninjau secara langsung geliat pembangunan yang tengah mentransformasi desa tersebut menjadi lebih berdaya dan sejahtera.

Sejak langkah pertama rombongan tiba hingga penutupan seluruh rangkaian agenda, pemandangan indah tentang sinergi antar-elemen pemerintah dan TNI tersaji nyata.

Camat Kedungadem, Sahlan, bersama Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, tampak setia dan sigap mendampingi Ketua Tim Wasev TMMD, Direktur Pembinaan Teritorial (Dir Binter) Ster TNI, Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P., yang hadir berdampingan dengan Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Pendampingan erat ini bukan sekadar formalitas protokoler, melainkan bentuk komitmen kuat dan simbol sahih dari kokohnya pilar kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam menyukseskan seluruh program TMMD di Desa Kesongo.

Dalam kunjungan kerjanya, Tim Wasev menyisir berbagai sasaran fisik maupun non-fisik yang tengah dikerjakan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD dan warga lokal.

Rombongan tidak hanya memeriksa kualitas infrastruktur, tetapi juga melihat langsung fasilitas penunjang kemandirian desa, seperti sarana kesehatan dan pusat usaha ekonomi warga setempat.

Di sela-sela peninjauan fasilitas desa, Brigjen TNI M. Herry Subagyo dan Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto tampak berdialog ramah dengan perangkat desa dan masyarakat.

Kehadiran para pimpinan TNI ini memastikan bahwa setiap pengerjaan TMMD berjalan sesuai rencana dan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga di lapangan.

Dikonfirmasi, Camat Kedungadem, Sahlan, menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mengawal pelaksanaan TMMD hingga tuntas.

Menurutnya, TMMD merupakan akselerator pembangunan kawasan perdesaan yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kami siap terus mendukung TMMD agar seluruh program dapat selesai tepat waktu dan manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga,” tegas Sahlan, Minggu (2/8/2026)

Bagi masyarakat Desa Kesongo, kehadiran Satgas TMMD ke-129 dirasakan bak angin segar yang mewujudkan mimpi panjang mereka akan fasilitas desa yang representatif.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar TNI dan Pemkab Bojonegoro terhadap desanya.

“Kami mewakili seluruh warga Desa Kesongo mengucapkan terima kasih kepada TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dan seluruh pihak yang telah mendukung TMMD.

Kehadiran program ini menjadi berkah, karena pembangunan yang selama ini diimpikan masyarakat kini dapat terwujud,” ungkap Kusnadi penuh haru.

Kusnadi menambahkan, antusiasme warga yang turun langsung bahu-membahu bersama prajurit TNI setiap harinya menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih mengakar kuat di hati masyarakat Kesongo.

Kunjungan Tim Wasev TMMD ke-129 yang berlangsung dalam nuansa penuh keakraban ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

TMMD tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik atau perbaikan jalan, tetapi juga menyemai benih harapan, merawat persatuan, serta memperkokoh pondasi ekonomi masyarakat perdesaan secara berkelanjutan.

Kekompakan yang ditunjukkan oleh Camat Kedungadem, Kepala Desa Kesongo, jajaran TNI, serta seluruh warga Kesongo menjadi kunci utama terwujudnya desa yang mandiri, sejahtera, dan penuh daya hidup.

TMMD 129 Bojonegoro: Ketika Jenderal Bintang Satu Menunggang Trail Menembus Pelosok Kesongo Demi Senyum Warga

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Teriknya sengatan matahari siang di pedesaan Bojonegoro tak sedikit pun menyurutkan langkah prajurit dan para pimpinan TNI.

Demi memastikan roda pembangunan di pelosok desa berjalan presisi, Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 TA 2026, Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P., turun langsung meninjau progres pengerjaan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Ada pemandangan menarik dan penuh kehangatan saat peninjauan berlangsung. Didampingi Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, sang jenderal bintang satu memilih mengendarai motor trail menyusuri lorong-lorong desa dan jalur proyek TMMD.

Pilihan menunggangi roda dua jenis trail bukan tanpa alasan. Medan perdesaan yang khas dengan jalanan berdebu, berkelok, serta beberapa titik yang sukar dijangkau kendaraan roda empat dapat ditaklukkan dengan lebih lincah dan leluasa.

Perjalanan berdebu di bawah terik matahari tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Tim Wasev.

Mereka tidak sekadar menerima laporan di balik meja, tetapi turun langsung memastikan setiap jengkal pembangunan fisik berjalan sesuai standar mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi warga lokal.

Di setiap sudut lokasi proyek yang disinggahi, Brigjen TNI M. Herry Subagyo tak ragu berhenti untuk menyapa dan berdialog hangat.

Perbincangan mengalir akrab, baik bersama personel Satgas TMMD yang berpeluh keringat, jajaran pemerintah daerah, hingga warga desa yang menyambut rombongan dengan senyum sumringah.

“Kita berharap apa yang sudah dilakukan oleh Kodim 0813 melalui kegiatan TMMD ini hasilnya benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harapannya, pembangunan yang dilakukan juga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran,” ujar Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P.

Ia menegaskan, setiap daerah memiliki karakteristik geografi dan kebutuhan masyarakat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pengawasan dilakukan secara objektif berdasarkan realitas di lapangan.

“Setiap kabupaten memiliki target sasaran yang berbeda-beda. Kami melihat kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat serta kualitas pekerjaan yang nantinya menjadi acuan dalam menilai kinerja Satgas TMMD di masing-masing Kodim,” tambahnya.

Kehadiran Tim Wasev dengan cara yang sederhana dan merakyat ini memberikan dorongan semangat tersendiri bagi jajaran pemerintah kecamatan dan warga setempat.

Camat Kedungadem, Sahlan, mengungkapkan rasa optimisnya terhadap peninjauan langsung ini.

Kehadiran jajaran pimpinan TNI menjadi pemicu semangat untuk mempercepat penyelesaian proyek tanpa mengorbankan kualitas.

“Dengan adanya kegiatan pengawasan dan evaluasi dari Dirbinter Ster TNI, kami optimistis progres pembangunan akan semakin cepat dengan kualitas yang tetap terjaga, sehingga seluruh sasaran dapat selesai tepat waktu sesuai perencanaan,” ungkap Sahlan, Minggu (2/8/2026).

Menurut Sahlan, sentuhan pembangunan infrastruktur TMMD ke-129 ini bakal membawa dampak multiplier yang sangat besar bagi denyut nadi kehidupan warga Desa Kesongo.

“Pembangunan ini terutama sangat penting dalam memperlancar aktivitas sehari-hari warga, meningkatkan aksesibilitas antarwilayah, serta menjadi penggerak roda pertumbuhan ekonomi desa,” pungkasnya.

Kunjungan menggunakan motor trail di bawah terik Bojonegoro ini memancarkan pesan tersirat yang mendalam bahwa TNI Manunggal Membangun Desa bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan simfoni kebersamaan antara TNI dan rakyat.

Lewat kerja keras di lapangan dan pengawasan yang transparan serta humanis, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro membuktikan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga kokoh, berkualitas, dan membawa senyum serta kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat Desa Kesongo dan sekitarnya.

Sinergitas Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan Mahasiswa KKN-TK Unigoro Dongkrak Ekonomi Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Melimpahnya hasil panen pisang di pedesaan sering kali menyisakan cerita lama: harga yang anjlok saat panen raya tiba.

Namun, potensi lokal Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro ini kini tak lagi dipandang sebelah mata.

Lewat kolaborasi hangat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 TA 2026, puluhan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik Kolaboratif (KKN-TK) 01 Universitas Bojonegoro (Unigoro) bersama Satgas TMMD diajak mengolah komoditas pisang menjadi produk pangan bergengsi dan bernilai jual tinggi.

Bertempat di Balai Desa Kesongo pada Minggu (2/8/2026), suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat.

Menghadirkan narasumber dari Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Gading, Kristianingsih, para mahasiswa dilatih mengolah tepung pisang menjadi beragam kreasi kuliner menarik seperti brownies, cookies, dan jajanan pasar modern yang tidak hanya lezat, tetapi juga kaya gizi.

Kristianingsih menjelaskan bahwa pisang dipilih karena ketersediaannya yang sangat melimpah di Desa Kesongo.

Menurutnya, pengolahan hasil panen menjadi bahan olahan turunan merupakan kunci utama menciptakan nilai tambah (added value).

“Ketika musim panen tiba, harga hasil pertanian sering mengalami penurunan. Jika diolah menjadi produk pangan, nilai jualnya akan meningkat sehingga mampu memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga,” ungkap Kristianingsih.

Ia juga mengapresiasi antusiasme para mahasiswa KKN Unigoro yang begitu aktif mengikuti setiap tahapan, mulai dari teknik adonan, pencetakan, hingga tata cara penyajian produk agar menarik secara visual.

Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, yang turut mendampingi langsung kegiatan ini menegaskan bahwa pembangunan desa tidak melulu tentang fisik dan infrastruktur jalan, melainkan juga penguatan kapasitas ekonomi warga.

“Pelatihan kewirausahaan ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan setelah kegiatan KKN berakhir,” jelas Lettu Ckm Purnomo.

Ia berharap, bekal keterampilan ini menjadikan mahasiswa sebagai motor penggerak (agent of change) yang mampu menularkan ilmunya kepada masyarakat setempat.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh mahasiswa dapat dikembangkan dan diterapkan bersama masyarakat sehingga mampu melahirkan pelaku usaha baru yang mandiri serta meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.

Melalui sinergi erat antara TNI, lembaga pelatihan, dan perguruan tinggi, TMMD ke-129 di Desa Kesongo membuktikan komitmen nyatanya dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

Pemanfaatan potensi lokal yang dipadukan dengan kreativitas anak muda kini menjadi langkah awal dalam mencetak kemandirian ekonomi desa menuju masyarakat yang lebih sejahtera.

Kopi Tulus Ibu Muji: Bukti Kemanunggalan TNI-Rakyat di TMMD 129 Bojonegoro

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Suara deru mesin molen beton beradu dengan dentingan sekop di Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, Minggu (2/8/2026).

Di bawah terik matahari Kabupaten Bojonegoro, puluhan pasang tangan sebagian berbalut seragam loreng TNI, sebagian lagi bertangan telanjang legam khas petani bahu-membahu.

Mereka tidak sedang berperang, melainkan sedang ‘menyerbu’ keterisolasian melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026.

Namun, di tengah kesibukan pengecoran jalan RT.017 RW.008 Dusun Mundu itu, tersaji sebuah pemandangan yang menyejukkan hati.

Bukan tentang seberapa cepat beton mengeras, melainkan tentang seberapa hangat hubungan manusia yang terjalin.

Adalah Ibu Muji Utami, seorang warga setempat, yang mencuri perhatian. Di sela-sela deru pekerjaan, ia mendekat dengan senyum tulus, membawa baki berisi cangkir-cangkir kopi hangat.

Tanpa canggung, ia menyuguhkan minuman penyegar raga itu kepada para personel Satgas TMMD yang tengah bermandikan keringat.

Secangkir kopi itu bukan sekadar minuman biasa. Ia menjelma menjadi simbol kedekatan, rasa terima kasih, dan penghormatan yang mendalam dari masyarakat kepada para prajurit yang bekerja tanpa lelah membangun desa mereka.

Bagi Ibu Muji, kehadiran program TMMD adalah berkah yang nyata. Jalan di depan rumahnya, yang selama ini menjadi sumber debu saat angin kemarau bertiup dan mengganggu aktivitas warga, kini bertransformasi menjadi jalan beton yang kokoh.

“Saya sangat senang dengan adanya pembangunan ini. Jalan di depan rumah saya sekarang jauh lebih bagus. Nantinya tidak lagi berdebu saat musim kemarau,” ungkap Muji dengan mata berbinar penuh syukur.

Keakraban yang tercipta antara Ibu Muji dan para prajurit menegaskan kembali esensi sejati dari TMMD.

Program ini bukan melulu soal target fisik seperti panjang jalan, jumlah jembatan, atau renovasi rumah.

TMMD adalah tentang merajut kembali simpul-simpul kebersamaan dan kepedulian antara TNI dengan rakyat, yang merupakan ruh pertahanan negara.

Suasana humanis di Dusun Mundu ini juga dirasakan betul oleh para prajurit di lapangan.

Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, mengakui, antusiasme warga adalah suntikan moral terbesar bagi pasukannya.

Bagi Letda Ady, dukungan masyarakat tidak melulu harus besar. Hal-hal sederhana seperti suguhan minuman, tumpangan tenaga, hingga sekadar sapaan penyemangat adalah energi tak kasat mata yang membuat lelah para prajurit sirna.

“Semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat seperti yang ditunjukkan Ibu Muji menjadi energi bagi kami. TMMD bukan hanya membangun jalan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Letda Inf Ady Yuniarto.

Ia berharap, sinergi yang terbangun di Desa Kesongo ini dapat terus terjaga dan hasil pembangunan fisik yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam meningkatkan kenyamanan dan mobilitas warga dalam beraktivitas sehari-hari.

Melalui TMMD ke-129, Kodim 0813 Bojonegoro kembali membuktikan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus merawat hubungan harmonis TNI-Rakyat.

Dan dari secangkir kopi hangat di tengah debu pengecoran jalan Dusun Mundu Desa Kesongo, kita belajar bahwa gotong royong dan persaudaraan di negeri ini masih tumbuh sangat kuat.

Tinggal Finishing, Rumah Pak Hasanudin Hampir Rampung Berkat Program TMMD

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Salah satu sasaran fisik berupa rumah milik Bapak Hasanudin yang berlokasi di Jalan Walet kini telah memasuki tahap akhir penyelesaian dengan progres pembangunan mencapai sekitar 95 persen.

Pada kegiatan hari ini, personel Satgas TMMD Ke-129 bersama warga melaksanakan pekerjaan pengecatan di seluruh bagian rumah sebagai sentuhan akhir sebelum bangunan dinyatakan selesai. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk menyempurnakan kualitas bangunan sehingga rumah tidak hanya kokoh dan layak huni, tetapi juga tampil lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi penghuninya.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan RTLH tersebut merupakan wujud nyata sinergi yang kuat antara TNI, Pemerintah Daerah, serta masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong yang terjalin selama pelaksanaan TMMD menjadi kunci utama dalam mempercepat penyelesaian seluruh sasaran fisik sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Program TMMD bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberhasilan pembangunan RTLH ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan oleh warga. Kami berharap rumah ini dapat memberikan kenyamanan, keamanan, serta menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi keluarga Bapak Hasanudin,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan.

Selama proses pembangunan, personel Satgas TMMD bekerja secara maksimal dengan penuh dedikasi bersama masyarakat setempat. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi salah satu tujuan utama pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa.

Dengan progres yang telah mencapai 95 persen, penyelesaian rumah kini hanya menyisakan beberapa pekerjaan akhir sebelum dilakukan pemeriksaan dan penyempurnaan. Dalam waktu dekat, rumah tersebut dijadwalkan akan segera diserahterimakan kepada Bapak Hasanudin sehingga dapat segera ditempati bersama keluarga dengan kondisi yang jauh lebih layak, aman, dan nyaman.

Melalui Program TMMD Ke-129, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di wilayah Kota Bandar Lampung. (Red)

Mushola Pinang Jaya Bersolek, Renovasi Tempat Wudhu dan MCK Jadi Prioritas TMMD

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 yang dilaksanakan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah warga, tetapi juga memberikan perhatian terhadap sarana ibadah masyarakat. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan adalah renovasi mushola yang meliputi pembangunan tempat wudhu, MCK, serta fasilitas cuci guna meningkatkan kenyamanan dan kebersihan bagi para jamaah (2/8/2026).

Pekerjaan renovasi tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD Ke-129 bersama masyarakat setempat. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi gambaran nyata sinergi antara TNI dan warga dalam mewujudkan fasilitas umum yang lebih layak, bersih, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan bahwa keberadaan rumah ibadah memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus tempat mempererat silaturahmi masyarakat. Oleh karena itu, fasilitas pendukung seperti tempat wudhu, MCK, dan area cuci harus dibangun dengan baik agar memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah.

“Rumah ibadah bukan hanya menjadi tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan masyarakat dan kebersamaan warga. Melalui TMMD, kami ingin menghadirkan fasilitas yang lebih representatif sehingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman, aman, dan bersih,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan.

Di lokasi kegiatan, personel Satgas TMMD bersama warga tampak bekerja bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan. Mulai dari proses pengecoran, pemasangan material bangunan, hingga penyelesaian fasilitas pendukung dilakukan dengan penuh semangat kebersamaan. Antusiasme masyarakat yang ikut terlibat menjadi salah satu faktor utama dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik TMMD.

Selain meningkatkan kualitas sarana ibadah, kegiatan ini juga menjadi media untuk menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang telah lama menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat tidak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Program TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Dengan tersedianya fasilitas ibadah yang lebih layak dan memadai, warga dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan lebih nyaman, sekaligus menjadikan mushola sebagai pusat kegiatan sosial dan pembinaan generasi muda di lingkungan sekitar.

Semangat gotong royong yang terus terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga. Melalui kebersamaan tersebut, TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun persatuan, kepedulian, dan harapan demi terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera.(Red)

MCK-5 Jalan Nangka 1 Terus Dibangun, Warga Sambut Gembira Kehadiran Fasilitas Baru di TMMD ke-129

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0410/KBL terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Salah satu sasaran fisik berupa pembangunan MCK-5 yang berlokasi di Jalan Nangka 1, Kelurahan Pinang Jaya, dengan ukuran 3 x 2,5 meter, kini terus dikerjakan secara intensif oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat (2/8/2026).

Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD tampak bergotong royong bersama warga menyelesaikan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari pemasangan dinding, perapian struktur bangunan, hingga persiapan penyelesaian fasilitas pendukung lainnya. Semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas MCK merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas hidup. Menurutnya, keberadaan sarana sanitasi yang layak akan membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.

“Pembangunan MCK ini bukan sekadar membangun sebuah fasilitas umum, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dengan tersedianya sanitasi yang baik, diharapkan risiko munculnya berbagai penyakit akibat lingkungan yang kurang bersih dapat diminimalkan. Inilah bentuk kepedulian TNI melalui program TMMD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan.

Ia menambahkan bahwa seluruh sasaran fisik TMMD dikerjakan dengan mengutamakan kualitas agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang. Sinergi antara Satgas TMMD, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi faktor utama yang mendukung kelancaran setiap proses pembangunan di lapangan.

Masyarakat sekitar juga menyambut baik pembangunan MCK tersebut. Mereka berharap fasilitas yang sedang dibangun dapat segera selesai sehingga dapat digunakan sebagai sarana sanitasi bersama yang bersih, nyaman, dan memenuhi standar kesehatan. Kehadiran fasilitas ini diyakini akan memberikan manfaat besar bagi warga, terutama dalam mendukung pola hidup bersih dan sehat di lingkungan permukiman.

Melalui Program TMMD Ke-129, Kodim 0410/KBL tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong yang terus terjalin selama pelaksanaan TMMD menjadi cerminan bahwa pembangunan akan lebih cepat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat bersatu dan bekerja sama demi kemajuan daerah.

Dengan progres pembangunan yang terus mengalami peningkatan, MCK-5 di Jalan Nangka 1 diharapkan segera rampung dan dapat menjadi fasilitas umum yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kelurahan Pinang Jaya dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, bersih, dan berkualitas. (Red)

Rumah Pak Siswanto Terus Berubah, Pembuatan Kamar Mandi Jadi Bukti Kepedulian TMMD kepada Warga

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)– Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Salah satu sasaran fisik yang saat ini tengah dikerjakan adalah renovasi rumah milik Bapak Siswanto yang berlokasi di Jalan Nangka, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung (2/8/2026).

Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, personel Satgas TMMD Ke-129 bersama warga setempat melaksanakan pembangunan kamar mandi sebagai bagian dari penyempurnaan rumah agar memenuhi standar kesehatan dan kelayakan huni. Pekerjaan dilakukan secara bergotong royong dengan penuh semangat kebersamaan, sehingga proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan hasil yang maksimal.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa pembangunan kamar mandi bukan sekadar melengkapi fasilitas rumah, melainkan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi setiap keluarga. Menurutnya, keberadaan sanitasi yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Melalui program RTLH ini, kami tidak hanya memperbaiki kondisi bangunan rumah, tetapi juga memastikan setiap keluarga memiliki fasilitas dasar yang layak, seperti kamar mandi. Sanitasi yang baik akan membentuk pola hidup bersih dan sehat serta membantu mencegah berbagai penyakit yang dapat timbul akibat lingkungan yang kurang higienis,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan.

Ia juga menambahkan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, setiap pembangunan yang dilaksanakan selalu mengedepankan manfaat jangka panjang bagi warga, sehingga hasilnya benar-benar dapat dirasakan dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selama proses pembangunan, personel Satgas TMMD tampak bekerja bahu-membahu bersama masyarakat. Suasana penuh keakraban dan semangat gotong royong menjadi pemandangan yang mencerminkan kuatnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan setiap sasaran program TMMD secara efektif dan tepat waktu.

Program TMMD Ke-129 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah-tengah warga memberikan motivasi, semangat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa kepedulian untuk bersama-sama membangun lingkungan yang lebih baik.

Melalui berbagai sasaran pembangunan yang dilaksanakan, termasuk program RTLH, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL berharap mampu menghadirkan harapan baru bagi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup warga, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Dengan semangat “Bersama Rakyat TNI Kuat”, Satgas TMMD Ke-129 akan terus bekerja tanpa mengenal lelah demi menyelesaikan seluruh sasaran program. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen untuk terus mengabdi, membantu mengatasi berbagai kesulitan rakyat, serta mewujudkan kesejahteraan, lingkungan yang sehat, dan kemajuan yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Bandar Lampung. (Red)